Breaking News
light_mode
Beranda » Lifestyle » Kenapa Bau Daging Kurban Sulit Hilang? Ini 5 Cara Membersihkannya

Kenapa Bau Daging Kurban Sulit Hilang? Ini 5 Cara Membersihkannya

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
  • visibility 188
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, LIFESTYLE – Bau daging kurban sering menempel cukup lama di alat-alat masak setelah Idul Adha. Mulai dari panci, talenan, pisau, blender, hingga wajan kadang masih menyisakan aroma khas daging meski sudah dicuci berkali-kali.

Masalah ini sebenarnya sangat umum terjadi.

Apalagi jika dapur dipakai memasak banyak olahan kurban sekaligus dalam satu hari.

Di beberapa rumah, aroma bawang, lemak sapi, dan asap panggangan bahkan masih terasa sejak pagi hingga malam. Kadang bau itu bercampur dengan aroma rempah yang menempel di serbet dapur atau gagang panci.

Dan suasananya sangat khas Idul Adha.

Kadang yang paling susah justru bau di talenan kayu. Apalagi kalau habis motong lemak sapi.

Dan aroma itu kadang bertahan lebih lama dari yang dibayangkan.

Namun jika tidak segera dibersihkan dengan benar, bau tersebut bisa membuat alat masak terasa kurang nyaman digunakan kembali.

Berikut beberapa cara sederhana yang sering dipakai banyak orang untuk menghilangkan bau bekas olahan daging kurban di dapur.

1. Gunakan Air Panas dan Jeruk Nipis

Cara paling sederhana ialah menggunakan air panas dicampur perasan jeruk nipis.

Air panas membantu meluruhkan lemak yang menempel di permukaan alat masak. Sementara jeruk nipis membantu mengurangi aroma amis dan bau kuat dari daging.

Caranya cukup mudah:

  • siram alat masak dengan air panas,
  • gosok menggunakan sabun,
  • lalu tambahkan perasan jeruk nipis.

Diamkan beberapa menit sebelum dibilas kembali.

Biasanya cara ini cukup efektif untuk talenan, pisau, dan wadah plastik yang mulai menyerap aroma daging.

Di beberapa dapur, suara air panas yang menyentuh wajan bekas sate kadang langsung mengeluarkan aroma lemak yang masih tertinggal sejak siang.

Dan kadang bau itu benar-benar bikin lapar lagi.

2. Pakai Baking Soda untuk Bau Membandel

Jika bau masih terasa, baking soda bisa menjadi solusi sederhana berikutnya.

Bahan ini cukup terkenal karena mampu menyerap aroma tidak sedap.

Taburkan baking soda ke permukaan alat masak yang sudah dibasahi sedikit air. Setelah itu gosok perlahan menggunakan spons.

Diamkan sekitar 10 sampai 15 menit sebelum dibilas bersih.

Cara ini biasanya cukup membantu untuk:

  • blender,
  • wadah penyimpanan daging,
  • hingga panci besar bekas gulai atau tongseng.

Selain murah, baking soda juga cukup aman digunakan sehari-hari di dapur.

Dan hasilnya sering mengejutkan.

Di beberapa rumah, spons cuci piring bahkan ikut menyerap aroma sate sampai harus diganti baru setelah Idul Adha.

Lucunya, aroma sate justru sering paling susah hilang.

3. Jemur Alat Masak di Bawah Sinar Matahari

Banyak orang langsung menyimpan alat dapur setelah dicuci. Padahal alat yang masih lembap sering membuat aroma tertinggal lebih lama.

Karena itu, cobalah menjemur alat masak di bawah sinar matahari beberapa saat setelah dicuci.

Sinar matahari membantu mengurangi kelembapan sekaligus menghilangkan aroma yang masih tersisa.

Di beberapa rumah, talenan kayu bekas memotong daging bahkan sengaja dijemur sejak pagi sambil disandarkan di dekat pagar rumah agar benar-benar kering.

Kadang hal kecil seperti itu justru paling efektif.

4. Gunakan Cuka untuk Wadah Plastik dan Karet

Wadah plastik sering menjadi bagian paling sulit dibersihkan karena mudah menyerap bau.

Apalagi jika dipakai menyimpan daging mentah terlalu lama.

Untuk mengatasinya, campurkan sedikit cuka dengan air hangat lalu gunakan untuk merendam wadah sekitar 15 menit.

Setelah itu cuci kembali menggunakan sabun seperti biasa.

Aroma cuka memang cukup tajam di awal. Namun biasanya bau tersebut akan hilang setelah dibilas bersih.

Absurdnya, ada juga orang yang lebih sibuk memotret hasil masakan kurban untuk media sosial dibanding membersihkan dapurnya sendiri setelah acara selesai.

Dan itu cukup sering terjadi sekarang.

5. Jangan Biarkan Sisa Lemak Menempel Terlalu Lama

Ini salah satu kesalahan paling umum.

Semakin lama lemak dan sisa daging menempel di alat masak, semakin sulit juga aromanya hilang.

Karena itu, biasakan langsung mencuci alat dapur setelah selesai digunakan.

Jangan menunggu sampai keesokan hari.

Selain menjaga kebersihan, cara ini juga membantu dapur terasa lebih segar dan nyaman dipakai kembali.

Di beberapa rumah, suara gesekan spons dengan wajan besar kadang masih terdengar hingga malam setelah acara masak besar Idul Adha selesai. Sementara aroma sate dan kuah gulai masih samar tercium dari arah dapur.

Ada juga yang sampai merebus ulang sendok sayur besar karena aroma gulai masih menempel meski sudah dicuci berkali-kali.

Dan semua itu terasa sangat khas.

Dapur Bersih Membuat Suasana Rumah Lebih Nyaman

Banyak orang fokus pada masakan kurban, tetapi lupa bahwa kebersihan dapur juga penting dijaga setelahnya.

Padahal dapur yang bersih membuat suasana rumah terasa lebih nyaman, segar, dan enak dipandang.

Selain itu, alat masak yang bebas bau biasanya lebih awet dan nyaman digunakan kembali untuk memasak sehari-hari.

Karena itu, membersihkan alat masak sebaiknya tidak dilakukan asal cepat selesai.

Kadang detail kecil justru paling menentukan.

Pada akhirnya, bau bekas daging kurban memang bisa hilang perlahan.

Namun dapur yang bersih selalu meninggalkan rasa berbeda.

Bukan hanya soal aroma yang menghilang, tetapi juga tentang rumah yang kembali terasa nyaman setelah hiruk-pikuk Idul Adha selesai. (ARR)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi seseorang mendapat pujian banyak orang sementara Allah menutup aib manusia yang tidak diketahui orang lain.

    Saat Orang Memuji Anda, Bisa Jadi Allah Sedang Menutup Aib Anda

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 136
    • 0Komentar

    albadarpost.com, OPINI – Allah menutup (menghijab) aib manusia. Kalimat ini sering terdengar sederhana, tetapi maknanya sangat dalam. Banyak orang menikmati pujian manusia, padahal bisa saja pujian itu muncul karena aib manusia yang sebenarnya belum terlihat. Dengan kata lain, orang lain memuji karena Allah menutup keburukan yang tidak mereka ketahui. Fenomena ini sering terlihat dalam kehidupan […]

  • Video viral menampilkan lima pekerja asal Jawa Barat yang terlantar di Papua dan meminta bantuan agar bisa pulang ke kampung halaman.

    Viral di TikTok! Warga Wado dan Cicalengka Terlantar di Papua

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 153
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Sebuah video viral tentang pekerja terlantar di Papua mengundang perhatian besar pengguna media sosial. Rekaman tersebut memperlihatkan lima pria dewasa dan satu orang kamerawan yang diduga menjadi korban penelantaran pekerjaan setelah ditinggal mandor sebuah perusahaan. Video mengenai pekerja yang terlantar di Papua, pekerja yang tidak mendapatkan kepastian kerja, serta pekerja yang meminta […]

  • Susi Pudjiastuti BJB

    Susi Pudjiastuti Masuk BJB, Dunia Perbankan Daerah Diprediksi Berubah

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 276
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Nama Susi Pudjiastuti tidak pernah benar-benar hilang dari perhatian publik Indonesia. Setelah lama dikenal sebagai pengusaha nyentrik, pemilik maskapai, hingga menteri dengan gaya bicara tanpa tedeng aling-aling, kini ia muncul di panggung berbeda: dunia perbankan. Dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahun Buku 2025, Bank BJB resmi menunjuk Susi sebagai Komisaris […]

  • Muktamar NU ke-35 menjadi titik balik kepemimpinan PBNU dengan sorotan pada Kiai Said Aqil Siroj dan Gus Salam

    Muktamar NU ke-35 Jadi Titik Balik Kepemimpinan Baru

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 140
    • 0Komentar

    albadarpost.com, CAKRAWALA – Nahdlatul Ulama sedang berada di persimpangan penting sejarahnya. Menjelang Muktamar NU ke-35, satu pertanyaan terus bergema di kalangan warga nahdliyin: apakah NU membutuhkan kepemimpinan baru? Pertanyaan itu tidak muncul tiba-tiba. Dinamika internal yang menguat, perbedaan arah pandang, hingga kegelisahan warga terhadap soliditas organisasi membuat Muktamar kali ini terasa berbeda. NU tidak sekadar […]

  • kesbangpol ciamis

    Bakesbangpol Ciamis Dorong Literasi Politik Desa untuk Perkuat Demokrasi

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Penguatan literasi politik desa di Ciamis dipandang krusial untuk menjaga kualitas demokrasi dan partisipasi warga. albadarpost.com, PELITA – Perbincangan mengenai literasi politik desa kembali mencuat di Ciamis. Kepala Bakesbangpol Ciamis, DR. R. Yadi Tisyadi, S.E., M.Si., menegaskan bahwa kualitas demokrasi di tingkat lokal bergantung pada sejauh mana warga desa memahami hak dan peran mereka dalam […]

  • Mutasi Polresta Tasikmalaya

    Mutasi Besar di Polresta Tasikmalaya, Dua Jabatan Strategis Resmi Berganti

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 65
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH — Mutasi Polresta Tasikmalaya kembali menjadi perhatian publik setelah dua posisi strategis resmi berganti pada Selasa (9/6/2026). Pergantian Wakapolresta dan Kasat Reskrim ini menjadi bagian dari upaya memperkuat keamanan, pelayanan masyarakat, dan penegakan hukum di Tasikmalaya. Suasana khidmat terlihat di halaman Mapolresta Tasikmalaya saat Kapolresta Tasikmalaya AKBP Andi Purwanto memimpin langsung Upacara […]

expand_less