Breaking News
light_mode
Beranda » Humaniora » DPR Desak Negara Perkuat Perlindungan Anak demi Tekan Risiko Penculikan

DPR Desak Negara Perkuat Perlindungan Anak demi Tekan Risiko Penculikan

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
  • visibility 13
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kasus penculikan Bilqis dan Alvaro memicu desakan DPR agar negara memperkuat perlindungan anak secara menyeluruh.

albadarpost.com, HUMANIORA – Kasus penculikan anak di beberapa daerah kembali menempatkan perlindungan anak sebagai isu mendesak dalam kebijakan publik. Dua peristiwa yang menyita perhatian, yakni hilangnya Bilqis di Makassar dan Alvaro di Jakarta Selatan, menunjukkan bahwa sistem keselamatan anak di Indonesia belum bekerja sebagaimana mestinya. Situasi ini penting karena bersinggungan langsung dengan keamanan warga dan kewajiban negara dalam melindungi kelompok rentan.

Anggota Komisi VIII DPR, Selly Andriany, menilai rangkaian kasus tersebut merupakan peringatan keras tentang celah pengawasan yang masih terbuka lebar. Menurut dia, penculikan tidak bisa semata dipandang sebagai tindak kriminal individual. Peristiwa itu mengungkap lemahnya ekosistem perlindungan mulai dari keluarga hingga otoritas publik. “Kasus penculikan Bilqis di Makassar dan Alvaro di Jakarta Selatan adalah sinyal serius bagi kita semua,” kata Selly, Sabtu, 15 November 2025.

Ia menjelaskan, sistem perlindungan anak seharusnya bekerja secara berlapis dan saling menguatkan. Namun pengawasan keluarga, lingkungan tempat tinggal, sekolah, hingga kemampuan pemerintah mendeteksi potensi risiko belum terintegrasi. Situasi itu membuat kejahatan terhadap anak lebih mudah terjadi, terutama di wilayah urban yang memiliki mobilitas tinggi.

Baca juga: Ma’ruf Amin Soroti Tata Kelola Wakaf yang Lemah dan Dampaknya bagi Publik

Selly juga menyebut faktor lain yang membuat anak semakin rentan, seperti rendahnya pengetahuan masyarakat mengenai keselamatan anak, lemahnya koordinasi antarinstansi, serta maraknya aktivitas digital yang memudahkan pelaku mengamati calon korban. Kondisi tersebut menuntut pendekatan perlindungan anak yang lebih menyeluruh dan berbasis data.

Kebutuhan Mendesak Memperkuat Perlindungan Anak

Dalam konteks perlindungan anak, Selly mendorong pengawasan berbasis komunitas sebagai langkah paling realistis yang bisa segera dilakukan. Penguatan peran RT/RW, kader perlindungan anak, serta sekolah dianggap penting untuk menutup celah pada tingkat paling dekat dengan anak. Ia juga menekankan perlunya pendidikan publik mengenai tanda bahaya, modus pelaku, dan prosedur darurat. Tujuannya agar masyarakat mampu bertindak cepat ketika melihat situasi mencurigakan.

Baca juga: Pemerintah Dorong Pencegahan Penculikan Anak Lewat Edukasi Dini dan Pengawasan Digital

Ia menilai teknologi perlu digunakan secara lebih sistematis. CCTV lingkungan, aplikasi pelaporan cepat, serta pemetaan wilayah rawan penculikan dapat membantu pemerintah merespons kejadian dengan lebih presisi. Menurutnya, penegakan hukum yang tegas dan konsisten juga menjadi faktor penentu keberhasilan negara dalam mencegah penculikan. “Penegakan hukum harus diperkuat agar efek jera muncul. Sekolah pun wajib menata protokol penjemputan dan mengajarkan anak mengenali risiko,” ucapnya.

Kasus Bilqis memperlihatkan betapa lemahnya mekanisme pengawasan di ruang publik. Balita berusia empat tahun itu ditemukan hampir satu minggu setelah dilaporkan hilang. Ia diduga dibawa ke Jambi dan dijual kepada komunitas Suku Anak Dalam menggunakan dokumen palsu. Kasus tersebut tidak hanya menyorot tindakan kriminal, tetapi juga celah administrasi kependudukan yang bisa dimanfaatkan pelaku.

perlindungan anak

Sementara itu, kasus Alvaro di Jakarta Selatan menunjukkan sisi lain dari persoalan ini: lambatnya proses pencarian. Delapan bulan berlalu sejak Alvaro dilaporkan hilang, dan hingga kini polisi masih melakukan penelusuran. Ketidakpastian itu menambah tekanan psikologis bagi keluarga dan menunjukkan bahwa sistem pencarian anak hilang belum memiliki standar operasional yang kuat.

Negara dan Kewajiban Perlindungan Warga Rentan

Fakta di lapangan memperlihatkan bahwa negara belum sepenuhnya hadir dalam memastikan keselamatan anak. Meningkatnya angka penculikan pada tahun-tahun terakhir menandakan kebutuhan mendesak untuk memperbarui kebijakan dan memperketat pelaksanaannya. Tantangannya bukan hanya pada kualitas penegakan hukum, tetapi juga kemampuan pemerintah menggerakkan masyarakat sebagai lapisan pengawasan pertama.

Baca juga: Pemerintah Tetapkan Kebijakan Baru Politik-Hukum dan Dampaknya bagi Publik

Dalam skema perlindungan anak, koordinasi lintas sektor menjadi kebutuhan utama. Kementerian Sosial, Kementerian Pendidikan, aparat penegak hukum, hingga pemerintah daerah perlu memiliki protokol bersama. Tanpa koordinasi yang konsisten, upaya perlindungan akan berhenti pada imbauan tanpa kehadiran nyata di lapangan.

Kasus Bilqis dan Alvaro menunjukkan polanya. Hilangnya Bilqis melibatkan lintas daerah, sedangkan hilangnya Alvaro di perkotaan memperlihatkan kompleksitas kasus di wilayah padat penduduk. Keduanya menuntut negara bergerak lebih cepat, responsif, dan terukur.

Penguatan perlindungan anak menjadi kebutuhan mendesak agar negara mampu menutup celah penculikan dan memastikan keamanan warga paling rentan. (Red/Arrian)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi meal prep mingguan dengan sayuran, daging, dan buah tersimpan rapi dalam wadah kedap udara di kulkas.

    Cara Food Prep Agar Tahan Seminggu

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 19
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Banyak orang bersemangat saat belanja mingguan. Keranjang penuh sayuran segar, daging pilihan, dan buah berwarna cerah terasa seperti investasi untuk tujuh hari ke depan. Namun ironisnya, sebelum pekan berakhir, sebagian bahan justru berakhir di tempat sampah. Sayuran menguning, daun layu, bahkan daging mulai berbau. Padahal, dengan teknik food prep yang benar, bahan […]

  • arsitektur Islam

    Mengapa Arsitektur Islam Selalu Memukau? Ini Jawabannya

    • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 41
    • 0Komentar

    albadarpost.com, CAKRWALA – Banyak orang mengagumi keindahan masjid, kubah, dan ornamen Timur Tengah. Namun, tidak semua orang memahami bahwa arsitektur Islam bukan hanya soal bangunan yang indah. Seni arsitektur Islam, desain bangunan Islam, dan gaya arsitektur masjid justru menyimpan nilai spiritual, filosofi, serta pesan kehidupan yang sangat dalam. Karena itu, bangunan dalam tradisi Islam selalu […]

  • roller coaster USS

    Universal Studios Evakuasi Penumpang Roller Coaster USS

    • calendar_month Minggu, 30 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Roller coaster USS Singapura berhenti mendadak saat hujan deras. Evakuasi penumpang berlangsung aman tanpa korban luka. albadarpost.com, LENSA – Wahana roller coaster USS Battlestar Galactica: Human vs Cylon berhenti mendadak saat beroperasi di Universal Studios Singapore, Jumat sore, 28 November 2025. Evakuasi manual dilakukan di tengah hujan, memaksa penumpang berjalan menuruni lintasan, dan situasi memicu […]

  • karakter murid

    Guru dan Rahasia Membaca Karakter Murid dalam 5 Menit Pertama di Kelas

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 33
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Banyak guru mengira karakter murid baru terlihat setelah berhari-hari mengajar. Padahal, karakter murid, kepribadian siswa, dan sikap anak di kelas sering muncul dalam 5 menit pertama. Saat murid masuk ruangan, memilih tempat duduk, lalu merespons sapaan guru, mereka sebenarnya sedang menunjukkan pola perilaku yang penting. Karena itu, guru yang peka tidak hanya […]

  • Sate Maranggi khas Purwakarta dengan potongan daging empuk, bumbu meresap, disajikan bersama sambal oncom dan nasi hangat.

    Kenapa Sate Maranggi Rasanya Lebih Nagih? Ini Rahasianya

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 14
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Banyak orang mengira Sate Maranggi hanya sate biasa tanpa bumbu kacang. Namun faktanya, justru di situlah letak rahasia terbesar yang selama ini jarang dibahas. Rasa khasnya tidak muncul dari saus tambahan, melainkan dari teknik tradisional yang hampir terlupakan. Ketika pecinta kuliner mencari Sate Maranggi asli, sate khas Purwakarta ini selalu muncul sebagai […]

  • KPK larang ASN gunakan kendaraan dinas untuk mudik Lebaran

    KPK Warning Pejabat: Kendaraan Dinas Bukan untuk Mudik

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 14
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengingatkan pejabat negara dan aparatur sipil negara (ASN) agar tidak menggunakan kendaraan dinas untuk mudik saat Lebaran. Imbauan ini menegaskan bahwa kendaraan dinas tidak boleh dipakai untuk kepentingan pribadi, termasuk perjalanan pulang kampung. Larangan kendaraan dinas untuk mudik tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga integritas aparatur […]

expand_less