Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Menjelang Laga Penentuan Juara, Polres Pangandaran Minta Bobotoh Tetap Tertib

Menjelang Laga Penentuan Juara, Polres Pangandaran Minta Bobotoh Tetap Tertib

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
  • visibility 109
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Euforia Bobotoh Persib mulai terasa menjelang laga penentuan juara melawan Persijap Jepara. Namun di tengah antusiasme besar suporter, Polres Pangandaran justru mengirim pesan yang berbeda: kemenangan tidak cukup dirayakan dengan konvoi dan teriakan semata, tetapi juga lewat ketertiban dan sikap dewasa.

Pesan itu muncul dalam himbauan resmi Kapolres Pangandaran, AKBP Ikrar Potawari, yang meminta Bobotoh Persib menjaga sportivitas selama pertandingan hingga perayaan usai laga.

Ajakan tersebut langsung ramai dibagikan di media sosial. Tidak sedikit akun suporter yang ikut mengunggah ulang poster himbauan itu sambil menambahkan ajakan agar perayaan kemenangan berlangsung aman dan tidak merugikan masyarakat lain.

Dan suasananya mulai terasa sejak sore ini.

Di beberapa titik Pangandaran, bendera Persib bahkan sudah mulai dipasang sejak siang. Ada yang dipasang di depan warung kopi, ada juga yang diikat seadanya di belakang motor sambil berkibar kecil tertiup angin pantai.

Warung kopi penuh. Suara klakson mulai terdengar.

Dan malam pertandingan seperti ini biasanya memang panjang.

Polisi Ingatkan Bobotoh: Jangan Sampai Euforia Berubah Jadi Masalah

Dalam himbauannya, Polres Pangandaran menekankan lima poin penting kepada Bobotoh Persib.

Mulai dari menjaga sportivitas, tidak mengonsumsi miras dan narkoba, tidak menyalakan flare atau petasan, menjaga kebersihan lingkungan, hingga menghindari sikap arogan saat merayakan kemenangan.

Pesan itu terlihat sederhana. Namun polisi tampaknya belajar dari berbagai euforia sepak bola sebelumnya yang sering berubah menjadi gangguan keamanan dan kemacetan panjang.

Karena itu, pendekatan yang dipakai kali ini terasa lebih persuasif.

Bukan ancaman. Tetapi ajakan.

“Rayakan kemenangan dengan menjaga ketertiban,” demikian tulisan besar dalam poster himbauan Polres Pangandaran.

Kalimat itu justru menarik perhatian banyak suporter.

Sebab di tengah panasnya rivalitas sepak bola, pesan seperti ini terasa lebih menenangkan dibanding sekadar larangan keras.

Flare, Petasan, dan Miras Jadi Sorotan

Salah satu fokus utama polisi adalah penggunaan flare dan petasan saat konvoi atau nobar berlangsung.

Dalam beberapa tahun terakhir, flare memang sering dianggap bagian dari budaya tribun sepak bola. Namun di sisi lain, benda tersebut juga berisiko memicu kepanikan, gangguan pernapasan, hingga kecelakaan di tengah kerumunan massa.

Apalagi sebagian suporter biasanya bergerak beriringan di jalan raya sambil membawa atribut besar dan menyalakan petasan.

Kadang suasananya memang terlihat meriah di kamera ponsel.

Tetapi pengguna jalan lain belum tentu merasa nyaman.

Polres Pangandaran juga menyoroti konsumsi minuman keras yang sering menjadi pemicu keributan selepas pertandingan. Polisi menilai euforia kemenangan akan jauh lebih aman jika suporter tetap dalam kondisi sadar dan mampu mengontrol emosi.

Publik sepak bola Indonesia sebenarnya sudah cukup sering melihat bagaimana konvoi kecil bisa berubah ricuh hanya karena satu provokasi sederhana.

Dan itu sering bermula dari hal-hal sepele.

Bobotoh Mulai Dorong Budaya Suporter yang Lebih Dewasa

Menariknya, sebagian Bobotoh justru menyambut baik himbauan tersebut. Di media sosial, beberapa akun komunitas Persib mulai mengajak suporter menjaga citra Bobotoh agar tidak selalu identik dengan kericuhan jalanan.

Ada yang mengingatkan soal keselamatan pengguna jalan lain. Ada juga yang meminta konvoi tidak menutup akses ambulans dan kendaraan umum.

Bahkan beberapa unggahan mulai memakai istilah “supporter modern” untuk menggambarkan budaya dukungan yang lebih tertib dan tidak emosional berlebihan.

Lucunya, sebagian netizen malah lebih sibuk mendebat flare di kolom komentar dibanding membahas strategi pertandingan Persib melawan Persijap.

Sebagian anak muda bahkan sudah menyiapkan template Instagram Story kemenangan sebelum pertandingan dimulai.

Dan debatnya melebar ke mana-mana.

Dari urusan sepak bola, masuk ke budaya tribun, lalu bergeser lagi ke keselamatan jalan raya.

Tetapi satu hal mulai terlihat jelas: publik kini semakin sadar bahwa sepak bola bukan hanya soal menang dan kalah.

Ada tanggung jawab sosial di dalamnya.

Sepak Bola Memang Tentang Emosi, Tetapi Ketertiban Tetap Nomor Satu

Laga penentuan juara memang selalu membawa atmosfer berbeda. Jalanan lebih ramai. Warung kopi penuh. Suara klakson mulai terdengar bahkan sebelum pertandingan dimulai.

Namun polisi berharap semangat itu tidak berubah menjadi gangguan yang merugikan masyarakat lain.

Karena pada akhirnya, kemenangan terbesar bukan hanya ketika tim favorit mengangkat trofi. Tetapi ketika ribuan orang bisa merayakannya tanpa kerusakan, tanpa korban, dan tanpa rasa takut di jalanan.

Publik Indonesia memang sangat emosional soal sepak bola.

Tetapi justru di situlah kedewasaan suporter diuji.

Trofi mungkin hanya diangkat pemain di lapangan. Tetapi martabat sebuah klub sering terlihat dari cara suporternya merayakan kemenangan di jalanan. (Red)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • cuaca Nataru

    BMKG Ingatkan Risiko Cuaca Pada Nataru

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 167
    • 0Komentar

    BMKG memetakan cuaca Nataru 2025/2026. Hujan lebat, angin kencang, dan gelombang tinggi perlu diwaspadai. albadarpost.com, FOKUS – Libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 berlangsung di tengah dinamika cuaca yang tidak sepenuhnya ekstrem, namun menyimpan risiko nyata. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memetakan potensi hujan lebat, angin kencang, dan gelombang tinggi di sejumlah wilayah. […]

  • nasi liwet solo dimasak dengan magic com gurih dan pulen

    Rahasia Nasi Liwet Rice Cooker ala Solo, Praktis tapi Nagih

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 146
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Nasi liwet magic com kini jadi solusi favorit bagi pecinta kuliner rumahan. Cara masak nasi liwet Solo di magic com menawarkan kepraktisan tanpa mengorbankan rasa tradisional. Bahkan, nasi liwet khas Solo yang terkenal gurih, wangi santan, dan kaya rempah bisa Anda buat sendiri di rumah dengan alat sederhana. Selain hemat waktu, metode […]

  • Tafsir Al-Insyirah

    Tafsir Al-Insyirah: Rahasia di Balik Kesulitan

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 112
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH – Tidak sedikit orang mencari Tafsir Al-Insyirah ketika hidup terasa berat, pikiran mulai penuh, dan jalan keluar tampak semakin jauh. Surat pendek dalam Al-Qur’an ini justru menjadi salah satu ayat yang paling sering dikutip saat seseorang berada dalam tekanan hidup, kesedihan, kegagalan, atau ujian yang terasa melelahkan. Sebab di dalam Surat Al-Insyirah terdapat […]

  • klasifikasi jalan Indonesia

    Jangan Salah Lagi! Ini Bedanya Jalan Nasional, Provinsi, hingga Desa

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 154
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Pernah merasa heran kenapa ada jalan yang lebar, halus, dan nyaman dilalui, tetapi di tempat lain justru sempit bahkan rusak? Jawabannya berkaitan erat dengan *klasifikasi jalan Indonesia*, mulai dari jalan nasional, jalan provinsi, hingga jalan kabupaten dan jalan desa. Sistem ini menentukan siapa yang mengelola, memperbaiki, dan memprioritaskan setiap ruas jalan. […]

  • Konsolidasi kader PKS Tasikmalaya dengan pembentukan PJRW untuk pemenangan Pemilu 2029 di tingkat RW

    PKS Tasik Ngebut! 160 PJRW Disiapkan, Target Menang Besar 2029

    • calendar_month Minggu, 19 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 125
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – PJRW PKS Tasikmalaya menjadi kunci strategi baru dalam pemenangan politik menuju 2029. Skema penanggung jawab pemenangan di tingkat RW ini langsung digerakkan sebagai tulang punggung mesin partai. Selain itu, strategi akar rumput PKS Tasikmalaya semakin diperkuat untuk menjaga kedekatan dengan konstituen. DPD PKS Kota Tasikmalaya tidak menunggu waktu mendekat ke pemilu. […]

  • bersih sungai Tasikmalaya

    Tak Sekadar Seremonial, HKB 2026 di Tasikmalaya Diisi Aksi Lapangan

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 120
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Bersih sungai Tasikmalaya menjadi aksi nyata dalam peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) 2026. Kegiatan yang juga dikenal sebagai aksi bersih sungai dan pembersihan saluran air ini digelar di Kelurahan Tugujaya, Kecamatan Cihideung, Minggu (26/4/2026), saat ancaman genangan masih kerap muncul di sejumlah titik kota. Sejak pagi, ratusan orang sudah berkumpul di […]

expand_less