Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Kasus TBC Garut Tinggi, Klinik Rotinsulu Siap Ekspansi

Kasus TBC Garut Tinggi, Klinik Rotinsulu Siap Ekspansi

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
  • visibility 25
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kasus penyakit paru, khususnya Tuberkulosis (TBC), masih menjadi perhatian serius di Kabupaten Garut. Di tengah tingginya angka pasien paru setiap tahun, rencana penguatan layanan Klinik Paru Garut melalui pengembangan Klinik Utama Dr. H. A. Rotinsulu mulai mendapat sorotan publik.

Bupati Garut Abdusy Syakur Amin bahkan menyambut langsung kunjungan Direktur Utama Rumah Sakit Paru (RSP) Rotinsulu Bandung, dr. Dijah Rochmad, beserta jajaran di Ruang Pamengkang, Garut Kota, Kamis (21/5/2026).

Pertemuan tersebut membahas langkah strategis pengembangan fasilitas kesehatan paru, termasuk rencana pembangunan layanan rawat inap di Klinik Utama Rotinsulu Garut.

Dan isu ini terasa semakin penting hari ini.

Garut Dinilai Membutuhkan Penguatan Layanan Penyakit Paru

Bupati Garut menilai pengembangan layanan kesehatan paru sangat dibutuhkan masyarakat, terutama karena tingginya kasus penyakit pernapasan di wilayah tersebut.

Menurutnya, peningkatan fasilitas kesehatan harus berjalan seiring dengan kebutuhan masyarakat yang terus bertambah.

“Ini sesuai dengan kebutuhan kami dalam meningkatkan pelayanan kesehatan di Kabupaten Garut khususnya penyakit paru-paru,” ujar Syakur.

Tidak sedikit warga Garut hari ini masih harus melakukan perjalanan cukup jauh ketika membutuhkan penanganan medis lanjutan untuk penyakit paru.

Apalagi bagi pasien dengan kondisi yang membutuhkan pemantauan intensif.

Dan itu tidak mudah.

Kasus TBC di Garut Capai 9 hingga 10 Ribu per Tahun

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Garut, Leli Yuliani, mengungkapkan bahwa angka kasus Tuberkulosis di Garut saat ini berada pada kisaran 9 hingga 10 ribu kasus per tahun.

Jumlah tersebut menunjukkan bahwa penyakit paru masih menjadi tantangan besar di daerah dengan jumlah penduduk mencapai jutaan jiwa tersebut.

Menurut Leli, kehadiran fasilitas kesehatan paru yang lebih lengkap di Garut diharapkan mampu mempercepat penanganan pasien dan meningkatkan angka kesembuhan.

“Semoga dengan kehadiran Klinik Utama Rotinsulu ini pelayanan kesehatan di Kabupaten Garut khususnya untuk pasien penyakit paru bisa lebih baik lagi,” katanya.

Belakangan, masyarakat memang semakin sadar pentingnya kesehatan paru. Tidak sedikit orang mulai rutin memeriksa kondisi batuk yang tak kunjung sembuh setelah melihat meningkatnya kasus TBC di berbagai daerah.

Ada juga yang mulai memakai masker lagi ketika berada di keramaian atau ruang tertutup.

Dan kekhawatiran itu terasa nyata.

Klinik Rotinsulu Siapkan Pengembangan Bertahap

Direktur Utama RSP Rotinsulu Bandung, dr. Dijah Rochmad, menjelaskan pihaknya berkomitmen memperkuat infrastruktur medis di Garut secara bertahap.

Fokus utama pengembangan akan diarahkan pada layanan rawat inap untuk pasien penyakit paru.

Menurutnya, pengembangan tersebut diharapkan mampu memberikan akses pelayanan kesehatan yang lebih dekat bagi masyarakat Garut.

“Semoga dengan kehadiran rawat inap di Klinik Utama Rotinsulu Garut bisa memberikan dampak positif kepada masyarakat,” ujarnya.

Langkah ini dinilai penting karena penanganan penyakit paru sering membutuhkan pemantauan medis yang tidak bisa dilakukan secara singkat.

Apalagi bagi pasien dengan kondisi yang sudah cukup berat.

Bupati Garut menerima kunjungan Direktur RSP Rotinsulu Bandung membahas pengembangan layanan klinik paru di Garut.

Bupati Garut menerima kunjungan Direktur RSP Rotinsulu Bandung membahas pengembangan layanan klinik paru di Garut, Jumat (22/5/2026).

Penyakit Paru Masih Jadi Ancaman yang Sering Diremehkan

Meski terdengar umum, penyakit paru masih menjadi salah satu persoalan kesehatan yang sering datang diam-diam.

Banyak orang menganggap batuk berkepanjangan sebagai hal biasa.

Padahal sebagian kasus justru membutuhkan pemeriksaan lebih serius.

Tidak sedikit masyarakat tetap bekerja seperti biasa meski sudah batuk berminggu-minggu. Ada yang memilih membeli obat sendiri di warung. Ada pula yang baru datang ke fasilitas kesehatan ketika kondisi tubuh mulai melemah.

Karena kadang orang merasa dirinya masih kuat.

Padahal tubuhnya sedang memberi tanda bahaya.

Garut Mulai Bergerak Perkuat Layanan Kesehatan

Rencana pengembangan Klinik Utama Rotinsulu juga dinilai menjadi bagian dari langkah besar Garut dalam memperkuat sistem layanan kesehatan daerah.

Selain meningkatkan kualitas fasilitas medis, pemerintah daerah berharap akses layanan kesehatan masyarakat bisa semakin cepat dan merata.

Apalagi Garut memiliki wilayah yang cukup luas dengan kondisi geografis yang beragam.

Karena itu, penguatan fasilitas kesehatan tidak hanya soal pembangunan gedung.

Tetapi juga tentang menghadirkan rasa tenang bagi masyarakat ketika membutuhkan pertolongan medis.

Lucunya, sebagian orang hari ini lebih cepat mengganti ponsel baru dibanding memeriksa kondisi paru-parunya sendiri.

Padahal napas yang sehat jauh lebih mahal daripada benda apa pun yang bisa dibeli.

Harapan Baru untuk Pasien Penyakit Paru di Garut

Kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Garut dan RSP Rotinsulu Bandung diharapkan menjadi langkah nyata dalam memperkuat layanan kesehatan paru di daerah.

Masyarakat pun berharap kehadiran layanan rawat inap khusus penyakit paru dapat membantu pasien mendapatkan penanganan lebih cepat tanpa harus pergi jauh keluar daerah.

Dan harapan itu mulai tumbuh.

Kadang seseorang baru benar-benar menghargai arti bernapas dengan lega… setelah pernah merasa sesak begitu lama. (GZ).

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tokoh Quraisy

    Tokoh Quraisy Paling Berpengaruh: Dari Penentang Jadi Pembela

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 62
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Tokoh Quraisy selalu berada di pusat sejarah Islam. Dalam perjalanan Quraisy di Mekkah, kita melihat kontras yang tajam: ada tokoh Quraisy penentang Islam, ada pula tokoh Quraisy pendukung Islam. Namun yang jarang disadari, sebagian dari mereka justru berbalik arah—dari musuh menjadi pembela. Di titik inilah sejarah terasa hidup. Konflik tidak hanya terjadi di […]

  • tunjangan pensiun DPR

    Tunjangan Pensiun DPR Diuji ke MK, Akademisi UII Pertanyakan Keadilan

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 75
    • 0Komentar

    Uji konstitusionalitas tunjangan pensiun DPR digugat akademisi UII ke MK karena dinilai tidak proporsional. albadarpost.com, CENDIKIA – Pengaturan tunjangan pensiun DPR kembali menjadi sorotan publik setelah sekelompok dosen dan mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia (UII) resmi mengajukan uji materi ke Mahkamah Konstitusi (MK). Mereka menilai skema pensiun seumur hidup bagi anggota legislatif tidak sejalan […]

  • Musda KNPI Tasikmalaya

    Tegang! Musda KNPI Tasikmalaya Jadi Ujian Soliditas Pemuda

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 50
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Musda KNPI Tasikmalaya mendadak jadi sorotan. Bukan sekadar agenda rutin, forum ini berubah menjadi momen krusial yang menguji soliditas pemuda sekaligus menentukan arah organisasi ke depan. Musda KNPI Tasikmalaya, atau musyawarah pemuda daerah, kini berada di titik penting. Di satu sisi, forum ini diharapkan berjalan lebih lancar dibanding daerah lain. Namun […]

  • zakat pertanian

    Zakat Pertanian Desa Babadan Jadi Contoh Kemandirian Sosial Petani Indramayu

    • calendar_month Sabtu, 4 Okt 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 64
    • 0Komentar

    Zakat pertanian Desa Babadan sukses tingkatkan hasil panen dan kesejahteraan petani Indramayu. albadarpost.com, HIKMAH. Petani di Desa Babadan, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, kini dikenal bukan hanya karena hasil panennya yang melimpah, tetapi juga karena kepedulian sosial mereka yang tinggi. Melalui praktik zakat pertanian, para petani di desa ini menunjukkan bagaimana nilai-nilai agama dan […]

  • Ilustrasi anak dan remaja Indonesia menggunakan smartphone dengan pembatasan akses media sosial oleh pemerintah

    Mulai 28 Maret, Aturan Medsos RI Berubah Total!

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 64
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Larangan medsos RI mulai 28 Maret langsung menjadi perbincangan hangat. Kebijakan ini menyasar sekitar 70 juta warga Indonesia, terutama anak dan remaja. Aturan pembatasan media sosial, pembatasan usia pengguna, hingga kebijakan digital pemerintah menjadi sorotan karena dampaknya dinilai besar terhadap kebiasaan masyarakat. Namun demikian, di balik angka fantastis tersebut, ada sejumlah […]

  • pendidikan pesantren

    Wapres ke Cipasung Soroti Peran Strategis Pendidikan Pesantren

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 56
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH — Pondok Pesantren Cipasung kembali menegaskan posisinya sebagai simpul penting kehidupan sosial dan pendidikan di Kabupaten Tasikmalaya. Hal itu tercermin dalam kunjungan kerja Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, ke pesantren yang telah lama menjadi rujukan pendidikan keagamaan di wilayah Priangan Timur tersebut. Kunjungan tersebut tidak hanya dimaknai sebagai agenda seremonial […]

expand_less