Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Chef Pesantren dan Siswa SMK Ramaikan Kurasi Chef Halal di Ciamis

Chef Pesantren dan Siswa SMK Ramaikan Kurasi Chef Halal di Ciamis

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
  • visibility 183
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Suasana Rest Area Karangkamulyan, Kabupaten Ciamis, Selasa (19/5/2026), terlihat berbeda dari biasanya. Aroma masakan khas Nusantara bercampur dengan semangat kompetisi para peserta yang sibuk menata hidangan terbaik mereka. Di lokasi itu, puluhan peserta mengikuti kegiatan kurasi Chef Halal Ciamis yang digelar Kantor Perwakilan Bank Indonesia Tasikmalaya sebagai bagian dari penjaringan talenta kuliner halal terbaik menuju ajang FESyar.

Menariknya, peserta tidak hanya berasal dari chef profesional. Sejumlah chef pesantren, akademisi kampus, hingga siswa SMKN Banjar Jurusan Kuliner ikut menunjukkan kemampuan mereka dalam mengolah makanan halal dengan cita rasa modern dan khas daerah.

Dan perhatian publik justru tertuju pada kreativitas anak-anak muda yang mulai berani membawa kuliner lokal naik kelas.

Bupati Ciamis Soroti Potensi Besar Kuliner Halal

Bupati Ciamis H. Herdiat Sunarya hadir langsung dalam kegiatan tersebut bersama jajaran Bank Indonesia Tasikmalaya.

Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas inisiatif BI Tasikmalaya yang dinilai mampu membuka peluang baru bagi pengembangan ekonomi halal daerah.

“Alhamdulillah, saya merasa bahagia sekali bisa bertemu dan bersilaturahmi dalam kegiatan ini. Terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Bank Indonesia Tasikmalaya yang telah menginisiasi kegiatan luar biasa ini,” ujar Herdiat.

Menurutnya, perkembangan dunia kuliner saat ini bergerak sangat cepat dan mampu menjadi identitas daerah yang kuat jika dikelola secara serius.

Karena itu, ia berharap generasi muda Ciamis mulai melihat sektor kuliner halal bukan hanya sebagai hobi memasak, tetapi juga peluang ekonomi masa depan.

“Sekarang kuliner berkembang sangat pesat dan tidak kalah dengan makanan-makanan dari luar daerah bahkan luar negeri,” tambahnya.

Chef Pesantren dan Siswa SMK Jadi Sorotan

Salah satu hal yang menarik perhatian dalam kegiatan tersebut adalah keterlibatan chef dari lingkungan pesantren dan siswa SMK.

Mereka tampil percaya diri membawa berbagai sajian khas daerah dengan tampilan modern.

Ada hidangan tradisional yang disajikan menggunakan plating ala restoran profesional. Ada pula menu khas Sunda yang dipadukan dengan teknik memasak kekinian.

Di beberapa meja peserta, pengunjung tampak berhenti cukup lama hanya untuk memperhatikan detail penyajian makanan.

Sementara di sudut lain, sejumlah siswa SMKN Banjar sibuk merapikan garnish dan mengecek kembali hasil masakan mereka sebelum dinilai juri.

Dan suasana itu terasa lebih hidup dibanding lomba memasak biasa.

Karena yang dipertaruhkan bukan hanya rasa makanan, tetapi juga peluang membawa nama daerah ke level yang lebih tinggi.

Peserta Chef Halal dari pesantren dan SMK menampilkan sajian kuliner halal di Rest Area Karangkamulyan Ciamis.

Peserta Chef Halal dari pesantren dan SMK menampilkan sajian kuliner halal di Rest Area Karangkamulyan Ciamis, Selasa (19/5/2026).

BI Tasikmalaya Siapkan Talenta untuk Kompetisi Regional

Kepala Unit Pelaksana Pengembangan UMKM, Keuangan Inklusif dan Syariah Bank Indonesia Tasikmalaya, Indah Ratiwi, turut hadir mendampingi jalannya kegiatan.

Program kurasi tersebut menjadi bagian dari penjaringan peserta dari berbagai daerah di wilayah kerja BI Tasikmalaya.

Peserta terbaik nantinya akan dipilih untuk mewakili daerah dalam kompetisi tingkat regional Jawa hingga berpeluang tampil di ajang internasional.

Karena itu, kegiatan ini tidak sekadar lomba memasak biasa.

Bank Indonesia mencoba membangun ekosistem ekonomi halal dengan melibatkan pelaku UMKM, lembaga pendidikan, hingga komunitas pesantren.

Langkah tersebut dinilai penting karena industri halal kini menjadi salah satu sektor ekonomi dengan pertumbuhan tercepat di Indonesia.

Ciamis Siapkan Zona Khas Pertama di Area Non Tol Jawa Barat

Dalam kesempatan itu, Bupati Herdiat juga mengungkapkan rencana pembentukan Zona Khas di Kabupaten Ciamis.

Program tersebut sedang digagas bersama Bank Indonesia, Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDKS) Jawa Barat, BPJPH Jabar, dan sejumlah pihak terkait lainnya.

Rencananya, kawasan tersebut akan diluncurkan bertepatan dengan Hari Jadi Kabupaten Ciamis ke-384 pada Juni mendatang.

Jika terealisasi, kawasan itu akan menjadi Zona Khas pertama di area non tol di Jawa Barat.

Langkah tersebut dinilai menjadi peluang besar untuk memperkuat identitas kuliner halal Ciamis sekaligus menarik perhatian wisatawan.

Apalagi kawasan Karangkamulyan selama ini sudah dikenal sebagai titik persinggahan strategis jalur selatan Jawa Barat.

Kuliner Halal Kini Jadi Identitas Daerah

Perkembangan industri kuliner halal saat ini memang tidak lagi hanya bicara soal makanan.

Lebih dari itu, kuliner mulai menjadi bagian dari identitas budaya dan kekuatan ekonomi daerah.

Karena itu, kegiatan seperti kurasi Chef Halal dinilai penting untuk mendorong lahirnya generasi muda kreatif yang mampu bersaing di level nasional hingga internasional.

Di tengah acara, beberapa peserta terlihat masih sibuk berdiskusi soal teknik memasak dan penyajian makanan meski sesi penilaian hampir selesai.

Ada yang memotret hasil plating sebelum makanan disajikan. Ada juga yang diam-diam memperhatikan meja peserta lain sambil mencatat detail kecil.

Dan suasana kompetitif seperti itu justru menunjukkan bahwa dunia kuliner lokal mulai bergerak lebih serius.

Harapan Baru untuk Industri Halal Daerah

Pemerintah Kabupaten Ciamis berharap kegiatan ini mampu melahirkan talenta kuliner halal yang bukan hanya piawai memasak, tetapi juga mampu membangun usaha dan membawa nama daerah lebih dikenal luas.

Karena pada akhirnya, makanan bukan cuma soal rasa.

Ada cerita daerah, budaya, hingga identitas masyarakat yang ikut tersaji di dalamnya.

Hari itu bukan cuma tentang lomba memasak.

Di atas meja-meja penuh aroma rempah dan sajian halal itu, ada mimpi besar yang sedang dimasak perlahan: membawa kuliner daerah naik kelas… sampai dikenal dunia. (GZ)


 

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Program Lebaran Bersayap SWAKKA membagikan hadiah lebaran untuk anak yatim piatu tidak mampu melalui sistem Kupon Digital transparan.

    Lebaran Bersayap SWAKKA: Hadiah Lebaran untuk Anak Yatim Piatu

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 182
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Lebaran Bersayap SWAKKA hadir sebagai gerakan sosial Ramadan yang menguatkan semangat berbagi untuk anak yatim piatu tidak mampu. Program donasi yatim ini menjadi wujud nyata kepedulian di bulan suci. Melalui sistem Kupon Digital SWAKKA, gerakan ini memastikan transparansi sekaligus menghadirkan hadiah lebaran yang benar-benar dibutuhkan setiap anak. Ramadan selalu menghadirkan dua rasa […]

  • Ilustrasi pengamatan hilal saat matahari terbenam sebagai bagian dari metode penanggalan Hijriah dalam Islam.

    Penanggalan Hijriah: Rukyat, Hisab, dan Dalilnya

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 202
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Penanggalan Hijriah merupakan sistem kalender Islam yang berpijak pada peredaran bulan atau kalender komariah. Sistem ini, yang juga dikenal sebagai kalender Hijriah, menentukan awal bulan melalui rukyat dan hisab. Oleh karena itu, pembahasan tentang penanggalan Hijriah selalu melibatkan dalil syar’i sekaligus pendekatan astronomi modern. Secara ilmiah, kalender ini mengikuti revolusi bulan […]

  • PPh 22 Shopee

    PPh 22 Shopee Ditunda, Kapan Uang Seller Dikembalikan?

    • calendar_month Senin, 10 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 49
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Kabar terbaru soal PPh 22 Shopee membawa perubahan bagi para penjual online. Pemerintah menunda pemungutan PPh Pasal 22 marketplace, sementara Shopee menghentikan pemungutan dan menyiapkan pengembalian dana bagi seller yang sebelumnya sempat terkena pungutan. Perubahan ini tentu menarik perhatian. Pasalnya, kebijakan PPh marketplace baru saja berjalan dan langsung menyentuh transaksi para pedagang […]

  • biduan joget

    Etika Perayaan Keagamaan dan Batas Hiburan di Ruang Publik

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 175
    • 0Komentar

    albadarpost.com, PERSPEKTIF – Polemik biduan joget di panggung peringatan Isra Mikraj bukan sekadar soal selera hiburan atau viralitas media sosial. Ia membuka pertanyaan yang lebih mendasar: bagaimana etika perayaan keagamaan dikelola di ruang publik, dan sejauh mana simbol-simbol religius dilindungi dari banalitas acara seremonial. Reaksi keras dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) menandai bahwa isu ini […]

  • Pengelolaan Sampah Tasikmalaya

    Tasikmalaya Bergerak Cepat Atasi Sampah, Wakil Bupati Turun Tangan

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 173
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pengelolaan Sampah Tasikmalaya kini tidak lagi bisa ditunda. Di tengah tekanan volume sampah yang terus meningkat, pemerintah daerah mulai bergerak lebih agresif. Fokusnya jelas: membangun sistem yang tidak hanya rapi di atas kertas, tetapi benar-benar berjalan dari tingkat kecamatan hingga desa. Pengelolaan Sampah Tasikmalaya—atau tata kelola sampah daerah—menjadi isu yang semakin mendesak. […]

  • sampah Pasar Pancasila

    Sampah Pasar Pancasila Menumpuk, Pedagang Jadi Korban

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Editorial Albadarpost: lambannya Dinas LH tangani sampah Pasar Pancasila merugikan warga dan kesehatan publik. albadarpost.com, EDITORIAL – Tumpukan sampah Pasar Pancasila di Kota Tasikmalaya dibiarkan meluber hingga lima hari. Lebih dari sekadar gangguan visual, bau menyengat menutup kios-kios, jalan, dan ruang aktivitas warga. Pedagang kehilangan kenyamanan kerja dan pembeli menahan diri datang ke pasar. Ketika […]

expand_less