Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Bandung Diguyur Hujan Deras, Seorang Pria Hilang Terbawa Arus Sungai

Bandung Diguyur Hujan Deras, Seorang Pria Hilang Terbawa Arus Sungai

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
  • visibility 81
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Seorang pria bernama Johan (56) dilaporkan hilang setelah terseret arus deras di kawasan sungai Kelurahan Ciumbuleuit, Kecamatan Cidadap, Kota Bandung, Kamis (14/5/2026). Insiden pria terseret arus Bandung itu terjadi saat korban membersihkan alat kerja di pinggiran sungai ketika debit air tiba-tiba meningkat akibat hujan deras.

Peristiwa berlangsung cepat. Menurut saksi di lokasi, korban sempat terpeleset sebelum akhirnya terbawa arus sungai yang mendadak membesar.

Tidak ada yang sempat menolong.

Air datang begitu cepat. Suara hujan masih terdengar deras di sekitar lokasi. Beberapa warga yang berada dekat sungai hanya bisa berteriak ketika tubuh korban mulai terbawa aliran air.

Situasi berubah panik dalam hitungan detik.

Debit Air Sungai Naik Mendadak Saat Korban Bersihkan Alat Kerja

Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian Permana, membenarkan laporan tersebut saat dihubungi pada Jumat (15/5/2026).

Menurut Ade, korban saat itu sedang membersihkan alat kerja di area pinggir sungai sebelum akhirnya terpeleset karena kondisi arus yang semakin deras.

“Menurut saksi, saat itu debit air meningkat. Korban terpeleset dan langsung terbawa arus dan saksi tidak sempat memberikan pertolongan,” ujar Ade.

Kondisi cuaca di wilayah Bandung dalam beberapa hari terakhir memang didominasi hujan dengan intensitas cukup tinggi. Aliran sungai yang sebelumnya terlihat normal bisa berubah deras dalam waktu singkat.

Dan sering kali, perubahan itu datang tanpa tanda yang benar-benar disadari warga.

Di sekitar lokasi kejadian, sebagian warga masih berkumpul hingga malam hari. Ada yang berdiri di tepi jalan sambil memperhatikan sorot lampu petugas SAR. Ada juga yang sesekali mencoba melihat ke arah aliran sungai yang gelap.

Suasana terasa sunyi. Hanya suara air dan komunikasi petugas yang terdengar bergantian.

Tim SAR Bergerak Malam Hari Lakukan Pencarian

Menindaklanjuti laporan warga, Kantor SAR Bandung langsung memberangkatkan tim rescue pada Kamis malam sekitar pukul 20.25 WIB.

Tim membawa Rescue Car Double Cabin lengkap dengan peralatan SAR air serta perangkat komunikasi lapangan.

Jarak tempuh menuju lokasi sekitar 33 kilometer dan tim diperkirakan tiba pukul 22.10 WIB.

Pencarian kemudian dilakukan bersama unsur gabungan yang terdiri dari Basarnas Bandung, Polsek Cidadap, Damkar Kota Bandung, Pesantren Nurul Huda, dan TRC KSB Cidadap.

Petugas menyisir area sungai menggunakan penerangan tambahan sambil memantau titik-titik yang dinilai berpotensi menjadi lokasi korban tersangkut arus.

Di kondisi seperti itu, pencarian malam bukan pekerjaan mudah.

Arus sungai masih bergerak deras. Lumpur ikut terbawa air. Beberapa bagian bantaran juga terlihat licin akibat hujan yang terus turun sejak sore.

Namun tim tetap bergerak.

Warga Diminta Waspada Saat Curah Hujan Tinggi

Ade Dian Permana mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama saat beraktivitas di sekitar sungai ketika curah hujan tinggi.

Menurutnya, debit air sungai dapat naik sewaktu-waktu dan berpotensi membahayakan warga yang berada terlalu dekat dengan aliran air.

“Kami akan berupaya maksimal. Masyarakat juga kami imbau waspada, karena curah hujan masih tinggi dan debit air sungai bisa naik sewaktu-waktu,” tegasnya.

Imbauan tersebut bukan tanpa alasan.

Di musim hujan seperti sekarang, banyak warga masih beraktivitas normal di sekitar aliran sungai. Ada yang mencuci alat kerja. Ada yang memancing. Dan ada juga yang sekadar melintas karena sudah terbiasa dengan kondisi lingkungan sekitar.

Padahal dalam beberapa menit saja, situasi bisa berubah drastis.

Hujan Deras Kembali Jadi Ancaman di Wilayah Bandung

Peristiwa Johan terseret arus kembali mengingatkan warga terhadap risiko meningkatnya debit sungai saat hujan deras melanda wilayah Bandung.

Selain banjir dan longsor, arus sungai deras menjadi ancaman yang sering muncul tiba-tiba, terutama di kawasan padat penduduk yang berdekatan dengan aliran air.

Karena itu, petugas meminta masyarakat tidak meremehkan kondisi sungai meskipun permukaan air terlihat biasa pada awalnya.

Kadang sungai terlihat tenang beberapa menit sebelumnya.

Lalu hujan turun lebih deras di bagian hulu. Air berubah cokelat. Arus membesar. Dan semuanya bergerak terlalu cepat.

Hingga Jumat siang, proses pencarian korban masih terus berlangsung oleh tim SAR gabungan.

Di musim hujan, sungai yang terlihat tenang bisa berubah menjadi arus yang merenggut nyawa hanya dalam hitungan menit. (GZ)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • BSMSS 2026

    Dandim Tasikmalaya Resmikan BSMSS 2026, Desa Jahiang Dapat Jalan Baru

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 83
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH — Program BSMSS 2026 resmi dimulai di Desa Jahiang, Kecamatan Salawu, Kabupaten Tasikmalaya. Melalui program pembangunan jalan desa sepanjang 1,5 kilometer tersebut, pemerintah daerah bersama TNI berharap akses ekonomi masyarakat semakin terbuka dan mobilitas warga menjadi lebih mudah. Pembangunan jalan desa melalui BSMSS 2026 menjadi salah satu upaya memperkuat konektivitas wilayah pedesaan. […]

  • Learning Loss

    Nilai TKA Rendah: Learning Loss dan Kesenjangan Sekolah

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Nilai TKA rendah mencerminkan learning loss dan kesenjangan struktural pendidikan yang belum tertangani secara sistemik. albadarpost.com, HUMANIORA – Nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang rendah di berbagai daerah tidak dapat dipahami sekadar sebagai kegagalan siswa dalam menjawab soal. Data hasil TKA justru membuka persoalan yang lebih dalam: masalah struktural pendidikan nasional yang belum tertangani secara […]

  • Peserta muda mengikuti kegiatan relawan KSR PMI Pangandaran dalam pelatihan kepalangmerahan tahun 2026.

    Open Recruitment KSR PMI Pangandaran 2026 Resmi Dibuka, Ini Cara Daftarnya

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 246
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Semangat menjadi relawan kemanusiaan kembali menggema di Kabupaten Pangandaran. Melalui akun resminya, Palang Merah Indonesia atau PMI Kabupaten Pangandaran resmi membuka Open Recruitment KSR PMI Pangandaran 2026 bagi generasi muda yang ingin terjun langsung membantu masyarakat. Program relawan ini langsung menarik perhatian publik karena membuka kesempatan luas bagi anak muda yang ingin […]

  • KA Purwojaya anjlok

    KA Purwojaya Anjlok di Kedunggedeh, KAI Pastikan Seluruh Penumpang Selamat

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 175
    • 0Komentar

    KA Purwojaya anjlok di Kedunggedeh, seluruh penumpang selamat. KAI lakukan perbaikan jalur dan atur perjalanan. albadarpost.com, LENSA — Perjalanan sejumlah kereta api di lintas Jawa Barat dan Jawa Tengah mengalami keterlambatan setelah KA Purwojaya anjlok di Emplasemen Stasiun Kedunggedeh, Kabupaten Karawang, pada Sabtu (25/10/2025) sekitar pukul 14.14 WIB. PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI […]

  • NasDem demo Tempo

    NasDem Geruduk Tempo: Batas Kebebasan Pers Dipertanyakan

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 111
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Aksi NasDem demo Tempo ini bukan sekadar unjuk rasa biasa. Ada emosi, ada kekecewaan—dan mungkin juga ada luka yang belum reda. Di di depan Kantor Redaksi Tempo, di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, pada Selasa (14/4/2026) ini, sebagian kader menyampaikan bahwa pemberitaan terbaru Tempo sudah melewati batas. Awalnya dari Sampul, Berujung Gelombang […]

  • Ilustrasi ayat fala taqul lahuma uffin QS Al-Isra 23 tentang larangan berkata ah kepada orang tua dan pentingnya birrul walidain.

    Arti Fala Taqul Lahuma Uffin dan Besarnya Dosa Durhaka

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 156
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Fala taqul lahuma uffin adalah peringatan tegas dalam Al-Qur’an tentang larangan berkata “ah” kepada orang tua. Frasa ini berasal dari QS Al-Isra ayat 23 dan menjadi fondasi utama ajaran birrul walidain atau berbakti kepada ayah dan ibu. Melalui ayat ini, Allah menegaskan adab kepada orang tua dengan sangat serius, bahkan menyandingkannya langsung […]

expand_less