Chaos di QRIS UTHM 2026, Pelari 21K Kehilangan Momentum
- account_circle redaktur
- calendar_month Minggu, 10 Mei 2026
- visibility 17
- comment 0 komentar
- print Cetak

Kewalahan Halau Kendaraan, Ratusan Pelari Terhenti Mendadak, Minggu (10/5/2026).
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
albadarpost.com, BERITA DAERAH – Suasana QRIS Unsil Tasik Half Marathon 2026 yang semula tertib mendadak berubah tegang pada Minggu pagi, 10 Mei 2026.
Ratusan pelari yang sedang memasuki ritme terbaiknya tiba-tiba harus mengerem langkah. Beberapa bahkan berhenti mendadak di persimpangan setelah kendaraan nekat menerobos jalur steril lomba.
Di lokasi, petugas gabungan dari Dinas Perhubungan, Satlantas, dan relawan terlihat kewalahan menghalau arus kendaraan yang terus mencoba masuk ke lintasan pelari.
Peluit panjang terdengar berkali-kali. Teriakan peringatan bersahutan. Namun situasi tetap sulit dikendalikan selama beberapa menit.
“Kita udah teriak-teriak, tapi masih ada yang maksa lewat. Kasian pelari udah pace bagus jadi rusak,” ujar seorang pengatur lalu lintas di lokasi.
Pelari 21K Paling Terdampak
Insiden paling terasa dialami peserta kategori 21 kilometer atau half marathon.
Saat itu, sebagian pelari tengah menjaga pace dan ritme napas setelah melewati beberapa kilometer awal. Namun momentum mereka buyar ketika kendaraan tiba-tiba masuk ke jalur steril.
Beberapa pelari terlihat mengangkat tangan dengan ekspresi kesal. Ada juga yang memilih melambat sambil melihat kondisi di depan karena khawatir terjadi tabrakan.
Situasi tersebut membuat konsentrasi peserta pecah.
Padahal dalam lomba jarak jauh, menjaga ritme lari menjadi faktor penting. Sedikit gangguan saja bisa memengaruhi performa hingga garis finis.
Penonton di sekitar lokasi ikut tampak gemas melihat kondisi tersebut.
“Aduh, udah dikasih tau dari kemarin jalurnya ditutup. Kok masih nerobos,” keluh Ibu Yayah, warga sekitar yang menonton dari pinggir jalan.
Petugas Sempat Kewalahan Sterilkan Jalur
Di tengah situasi yang memanas, petugas gabungan berusaha membentuk barikade manual agar kendaraan tidak semakin masuk ke lintasan pelari.
Namun arus kendaraan yang datang dari beberapa arah membuat pengamanan sempat goyah.
Seorang relawan terlihat terus meniup peluit sambil memberi isyarat tangan agar pengendara memutar arah. Di sisi lain, beberapa pelari mulai kehilangan fokus karena jalur tidak lagi steril sepenuhnya.
Butuh waktu hampir lima menit sampai persimpangan kembali bisa dikendalikan.
Setelah area berhasil disterilkan, pelari akhirnya kembali melanjutkan lomba meski sebagian besar sudah kehilangan momentum.
Beberapa peserta tampak langsung mempercepat langkah untuk mengejar ritme yang sempat terputus.
Atmosfer Lomba Sempat Menegang
Insiden itu membuat suasana QRIS UTHM 2026 mendadak berubah tegang.
Padahal sejak pagi, atmosfer lomba terasa meriah. Ribuan peserta memadati area start. Warga berdiri di pinggir jalan sambil memberi semangat kepada para pelari.
Suara musik, tepuk tangan, dan sorakan sempat mendominasi suasana kota.
Namun ketika kendaraan mulai menerobos jalur steril, kepanikan kecil langsung terasa di titik persimpangan.
Beberapa warga bahkan ikut membantu memberi tahu pengendara agar tidak masuk ke area lomba.
“Kasian kalau pelari sampai jatuh gara-gara motor,” ujar seorang warga lainnya.
Panitia Langsung Lakukan Evaluasi
Pihak panitia QRIS Unsil Tasik Half Marathon 2026 langsung melakukan evaluasi setelah insiden tersebut.
Mereka mengakui masih ada kendala di lapangan, terutama terkait pengamanan jalur dan kesadaran sebagian pengendara terhadap penutupan jalan sementara.
“Kami minta maaf atas insiden ini. Ke depan pengamanan dan sosialisasi penutupan jalan akan diperketat. Apresiasi untuk petugas,” ujar salah satu crew di lokasi.
Meski sempat terjadi gangguan, lomba akhirnya tetap berjalan hingga selesai.
Sebagian peserta bahkan tetap mengapresiasi atmosfer acara yang dinilai cukup meriah dan antusiasme warga Tasikmalaya yang tinggi sepanjang rute lomba.
Di lomba lari, lawan terberat biasanya rasa lelah. Tetapi di QRIS UTHM 2026 pagi itu, ratusan pelari justru harus melawan satu hal lain yang tak masuk hitungan: kendaraan yang nekat menerobos jalur perjuangan mereka. (GZ)
- Penulis: redaktur

Saat ini belum ada komentar