Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Chaos di QRIS UTHM 2026, Pelari 21K Kehilangan Momentum

Chaos di QRIS UTHM 2026, Pelari 21K Kehilangan Momentum

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Minggu, 10 Mei 2026
  • visibility 74
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Suasana QRIS Unsil Tasik Half Marathon 2026 yang semula tertib mendadak berubah tegang pada Minggu pagi, 10 Mei 2026.

Ratusan pelari yang sedang memasuki ritme terbaiknya tiba-tiba harus mengerem langkah. Beberapa bahkan berhenti mendadak di persimpangan setelah kendaraan nekat menerobos jalur steril lomba.

Di lokasi, petugas gabungan dari Dinas Perhubungan, Satlantas, dan relawan terlihat kewalahan menghalau arus kendaraan yang terus mencoba masuk ke lintasan pelari.

Peluit panjang terdengar berkali-kali. Teriakan peringatan bersahutan. Namun situasi tetap sulit dikendalikan selama beberapa menit.

“Kita udah teriak-teriak, tapi masih ada yang maksa lewat. Kasian pelari udah pace bagus jadi rusak,” ujar seorang pengatur lalu lintas di lokasi.

Pelari 21K Paling Terdampak

Insiden paling terasa dialami peserta kategori 21 kilometer atau half marathon.

Saat itu, sebagian pelari tengah menjaga pace dan ritme napas setelah melewati beberapa kilometer awal. Namun momentum mereka buyar ketika kendaraan tiba-tiba masuk ke jalur steril.

Beberapa pelari terlihat mengangkat tangan dengan ekspresi kesal. Ada juga yang memilih melambat sambil melihat kondisi di depan karena khawatir terjadi tabrakan.

Situasi tersebut membuat konsentrasi peserta pecah.

Padahal dalam lomba jarak jauh, menjaga ritme lari menjadi faktor penting. Sedikit gangguan saja bisa memengaruhi performa hingga garis finis.

Penonton di sekitar lokasi ikut tampak gemas melihat kondisi tersebut.

“Aduh, udah dikasih tau dari kemarin jalurnya ditutup. Kok masih nerobos,” keluh Ibu Yayah, warga sekitar yang menonton dari pinggir jalan.

Petugas Sempat Kewalahan Sterilkan Jalur

Di tengah situasi yang memanas, petugas gabungan berusaha membentuk barikade manual agar kendaraan tidak semakin masuk ke lintasan pelari.

Namun arus kendaraan yang datang dari beberapa arah membuat pengamanan sempat goyah.

Seorang relawan terlihat terus meniup peluit sambil memberi isyarat tangan agar pengendara memutar arah. Di sisi lain, beberapa pelari mulai kehilangan fokus karena jalur tidak lagi steril sepenuhnya.

Butuh waktu hampir lima menit sampai persimpangan kembali bisa dikendalikan.

Setelah area berhasil disterilkan, pelari akhirnya kembali melanjutkan lomba meski sebagian besar sudah kehilangan momentum.

Beberapa peserta tampak langsung mempercepat langkah untuk mengejar ritme yang sempat terputus.

Atmosfer Lomba Sempat Menegang

Insiden itu membuat suasana QRIS UTHM 2026 mendadak berubah tegang.

Padahal sejak pagi, atmosfer lomba terasa meriah. Ribuan peserta memadati area start. Warga berdiri di pinggir jalan sambil memberi semangat kepada para pelari.

Suara musik, tepuk tangan, dan sorakan sempat mendominasi suasana kota.

Namun ketika kendaraan mulai menerobos jalur steril, kepanikan kecil langsung terasa di titik persimpangan.

Beberapa warga bahkan ikut membantu memberi tahu pengendara agar tidak masuk ke area lomba.

“Kasian kalau pelari sampai jatuh gara-gara motor,” ujar seorang warga lainnya.

Panitia Langsung Lakukan Evaluasi

Pihak panitia QRIS Unsil Tasik Half Marathon 2026 langsung melakukan evaluasi setelah insiden tersebut.

Mereka mengakui masih ada kendala di lapangan, terutama terkait pengamanan jalur dan kesadaran sebagian pengendara terhadap penutupan jalan sementara.

“Kami minta maaf atas insiden ini. Ke depan pengamanan dan sosialisasi penutupan jalan akan diperketat. Apresiasi untuk petugas,” ujar salah satu crew di lokasi.

Meski sempat terjadi gangguan, lomba akhirnya tetap berjalan hingga selesai.

Sebagian peserta bahkan tetap mengapresiasi atmosfer acara yang dinilai cukup meriah dan antusiasme warga Tasikmalaya yang tinggi sepanjang rute lomba.

Di lomba lari, lawan terberat biasanya rasa lelah. Tetapi di QRIS UTHM 2026 pagi itu, ratusan pelari justru harus melawan satu hal lain yang tak masuk hitungan: kendaraan yang nekat menerobos jalur perjuangan mereka. (GZ)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Asbabun Nuzul Al-Jumu'ah

    Surat Al-Jumu’ah: Saat Dagangan Mengalahkan Khutbah

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 62
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH – Tidak banyak yang mengetahui bahwa Asbabun Nuzul Surat Al-Jumu’ah berawal dari sebuah peristiwa yang sangat manusiawi. Saat Rasulullah ﷺ sedang menyampaikan khutbah Jumat, sebagian jamaah justru meninggalkan masjid demi menyambut rombongan dagang yang baru tiba di Madinah. Kisah turunnya Surat Al-Jumu’ah ini bukan sekadar catatan sejarah Islam. Di baliknya terdapat pelajaran besar […]

  • child grooming

    Waspada Child Grooming di Ruang Digital

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 104
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Praktik child grooming di ruang digital menjadi ancaman nyata bagi keamanan anak dan remaja. Modusnya halus, sering tak terlihat, namun berdampak serius terhadap keselamatan dan kesehatan mental anak. Pemerintah dan masyarakat kini didorong untuk memperkuat pencegahan melalui edukasi, pendampingan, dan lingkungan digital yang lebih aman. Child grooming bukan peristiwa tunggal, melainkan proses. […]

  • Sahabat Zaid bin Tsabit

    Zaid bin Tsabit: Sosok Kunci Penjaga Keaslian Al-Qur’an

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 125
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE — Siapakah Sahabat Zaid bin Tsabit? Pertanyaan ini sering muncul ketika membahas sejarah penulisan Al-Qur’an. Sahabat Zaid bin Tsabit, atau dikenal juga sebagai penulis wahyu Nabi, memiliki peran krusial dalam menjaga kemurnian Al-Qur’an. Bahkan, kisah hidupnya sering dikaitkan dengan keilmuan, kecerdasan, dan amanah yang luar biasa. Tokoh ini bukan sekadar sahabat biasa. Ia […]

  • Ilustrasi Ali bin Abi Thalib, khalifah keempat Khulafaur Rasyidin, dikenal sebagai Asadullah dan Babul Ilmi dalam sejarah Islam.

    Ali bin Abi Thalib: Singa Allah yang Jadi Pintu Ilmu

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 139
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Ali bin Abi Thalib RA, khalifah keempat dalam Khulafaur Rasyidin, dikenal sebagai Singa Allah, Babul Ilmi, dan simbol keberanian serta kecerdasan dalam sejarah Islam. Sosok Ali bukan hanya sepupu dan menantu Rasulullah SAW, tetapi juga pemimpin yang meninggalkan jejak kuat dalam kepemimpinan, ilmu, dan keteladanan. Sejak usia belia, Ali telah menunjukkan komitmen […]

  • Tafsir Al-Kahfi 79

    Tafsir Al-Kahfi 79: Kadang Allah Melukai untuk Menyelamatkan

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 80
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH – Setiap Jumat pagi, Surah Al-Kahfi dibaca di banyak masjid. Ada jamaah yang membukanya dari mushaf dengan sampul yang mulai pudar karena sering disentuh. Ada pula yang membacanya dari layar ponsel sambil menunggu khatib naik mimbar. Ayat demi ayat dilantunkan. Lalu berlalu. Padahal di antara ayat-ayat itu terdapat satu kisah yang sangat dekat […]

  • Gedung pemerintahan Kota Tasikmalaya sebagai simbol transparansi dan akuntabilitas pengelolaan anggaran daerah.

    Akuntabilitas Anggaran Dipertanyakan, Tasikmalaya Jadi Perhatian

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 113
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Isu transparansi anggaran daerah kembali menjadi sorotan publik. Kali ini, perhatian masyarakat tertuju pada Kota Tasikmalaya setelah muncul kabar mengenai anggaran bernilai ratusan miliar rupiah yang belum disertai laporan pertanggungjawaban secara terbuka. Situasi ini bukan sekadar persoalan administratif, melainkan menyentuh inti kepercayaan publik terhadap tata kelola pemerintahan daerah. Dalam sistem demokrasi, […]

expand_less