Breaking News
light_mode
Beranda » Lifestyle » Siapa Dzulqarnain, Raja Adil dalam Al-Qur’an?

Siapa Dzulqarnain, Raja Adil dalam Al-Qur’an?

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
  • visibility 42
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, LIFESTYLE – Nama Dzulqarnain kembali ramai dibahas publik setelah banyak orang mencari kisah Yajuj dan Majuj dalam Al-Qur’an. Sosok Dzulqarnain memang selalu memancing rasa penasaran karena ia dikenal sebagai pemimpin besar yang berhasil membangun dinding raksasa untuk menghalangi kaum perusak menjelang akhir zaman.

Dalam Al-Qur’an, ia digambarkan sebagai raja kuat, adil, dan beriman kepada Allah SWT. Namun hingga sekarang, identitas asli Dzulqarnain masih menjadi misteri yang terus diperdebatkan oleh ulama dan sejarawan dunia.

Sebagian orang mengaitkannya dengan raja besar penakluk dunia. Sementara yang lain meyakini beliau adalah sosok berbeda yang identitasnya sengaja tidak dijelaskan secara detail dalam Al-Qur’an.

Kisah yang Diceritakan dalam Al-Qur’an

Allah SWT menceritakan perjalanan Dzulqarnain dalam Surah Al-Kahfi ayat 83–98.

Dalam ayat tersebut, Dzulqarnain digambarkan melakukan perjalanan ke berbagai wilayah bumi. Ia tidak hanya memiliki kekuatan militer besar, tetapi juga menggunakan kekuasaannya untuk melindungi manusia.

Allah SWT berfirman:

“Sesungguhnya Kami telah memberi kekuasaan kepadanya di bumi, dan Kami telah memberikan jalan untuk mencapai segala sesuatu.”
(QS. Al-Kahfi: 84)

Salah satu kisah paling terkenal terjadi ketika ia bertemu suatu kaum yang ketakutan terhadap Yajuj dan Majuj.

Kaum itu meminta bantuan agar Dzulqarnain membangun penghalang besar untuk menghentikan kerusakan yang dilakukan Yajuj dan Majuj.

Kemudian ia membangun dinding raksasa dari besi dan tembaga cair.

Allah SWT berfirman:

“Maka tolonglah aku dengan kekuatan agar aku membuatkan dinding antara mereka dan kalian.”
(QS. Al-Kahfi: 95)

Kisah inilah yang membuat nama Dzulqarnain terus dikenang hingga sekarang.

Benarkah Dzulqarnain Adalah Iskandar Agung?

Perdebatan soal identitas Dzulqarnain terus berlangsung selama ratusan tahun.

Sebagian ulama klasik pernah mengaitkan Dzulqarnain dengan Alexander the Great atau Iskandar Agung karena sama-sama dikenal sebagai penakluk besar yang menjelajahi banyak wilayah.

Selain itu, nama “Dzulqarnain” yang berarti “pemilik dua tanduk” sering dikaitkan dengan simbol mahkota Alexander dalam sejarah Yunani kuno.

Namun banyak ulama modern menolak pendapat tersebut.

Mereka menilai Alexander dalam catatan sejarah dikenal sebagai penyembah dewa, sedangkan Dzulqarnain dalam Al-Qur’an justru digambarkan sebagai pemimpin beriman dan rendah hati.

Karena itu, sebagian mufasir berpendapat bahwa Dzulqarnain kemungkinan merupakan sosok lain yang tidak disebutkan namanya secara jelas.

Mengapa Kisah Ini Selalu Menarik?

Pembahasan tentang Dzulqarnain selalu menarik perhatian karena menyentuh tiga hal sekaligus: misteri sejarah, akhir zaman, dan kepemimpinan ideal.

Di media sosial, banyak orang mulai mencari tahu kisahnya setelah video tentang Yajuj dan Majuj viral di berbagai platform.

Tidak sedikit pula yang penasaran apakah tembok penghalang Yajuj dan Majuj benar-benar ada hingga sekarang.

Namun para ulama mengingatkan bahwa inti kisah Dzulqarnain bukan terletak pada lokasi tembok atau identitas dirinya.

Pesan terbesarnya justru berada pada cara ia menggunakan kekuasaan.

Jadi Gambaran Pemimpin Ideal dalam Islam

Dalam banyak tafsir, Dzulqarnain dianggap sebagai contoh pemimpin ideal.

Ia kuat, tetapi tidak sombong.

Ia berkuasa, tetapi tidak menindas.

Bahkan ketika membantu suatu kaum dari ancaman Yajuj dan Majuj, ia tidak meminta upah.

Ia justru mengajak masyarakat bekerja bersama membangun dinding perlindungan.

Sikap itu menunjukkan bahwa kekuasaan dalam Islam seharusnya dipakai untuk menjaga keamanan, bukan mencari keuntungan pribadi.

Selain itu, Dzulqarnain juga selalu mengembalikan segala keberhasilannya kepada Allah SWT.

Setelah berhasil membangun dinding besar, ia berkata:

“Ini adalah rahmat dari Tuhanku.”
(QS. Al-Kahfi: 98)

Kalimat itu menjadi pelajaran penting tentang kerendahan hati seorang pemimpin.

Pelajaran Besar dari Kisah Dzulqarnain

Kisah Dzulqarnain bukan sekadar cerita masa lalu.

Di tengah dunia modern yang penuh perebutan kekuasaan, kisah ini justru terasa semakin relevan.

Banyak orang kuat hari ini memiliki kekuasaan besar, tetapi sedikit yang benar-benar menggunakannya untuk melindungi manusia.

Karena itu, Al-Qur’an menghadirkan Dzulqarnain bukan hanya sebagai tokoh sejarah, melainkan sebagai pengingat bahwa kekuatan tanpa iman hanya melahirkan kerusakan.

Dunia mungkin terus mencari di mana tembok Dzulqarnain berada, tetapi pesan terbesarnya justru ada di depan mata: kekuasaan paling kuat adalah yang dipakai untuk melindungi manusia, bukan menghancurkannya. (Red)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tumpukan sampah di Kota Tasikmalaya saat sukwan mogok kerja dan DPRD mendesak solusi cepat dari pemerintah.

    Krisis Sampah Tasikmalaya Meledak, Sukwan Mogok Kerja

    • calendar_month 10 jam yang lalu
    • account_circle redaktur
    • visibility 7
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Krisis Sampah Tasikmalaya kembali menjadi sorotan setelah tumpukan sampah terlihat di sejumlah titik kota dalam beberapa hari terakhir. Persoalan sampah Kota Tasikmalaya itu memuncak saat para sukarelawan pemungut sampah atau sukwan menghentikan aktivitas mereka sebagai bentuk protes terhadap minimnya perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan mereka. Dampaknya langsung terasa. Di beberapa sudut kota, […]

  • Ilustrasi seorang muslim membaca doa keselamatan perjalanan sebelum memulai perjalanan jauh.

    Doa Safar Lengkap dengan Dalil, Amalan Penting Sebelum Bepergian

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 56
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Doa keselamatan perjalanan merupakan amalan penting yang dianjurkan dalam Islam ketika seseorang hendak bepergian. Doa memohon keselamatan di perjalanan atau doa safar menjadi bentuk ikhtiar spiritual agar perjalanan berlangsung aman, lancar, dan mendapatkan perlindungan dari Allah SWT. Sejak zaman Rasulullah SAW, umat Islam dianjurkan untuk membaca doa perjalanan sebelum memulai safar. Selain […]

  • ngarumat hulu cai

    Hari Ini Rawat Alam, Besok Alam Jaga Kita: Momen Menggetarkan di Tasikmalaya

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 35
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Udara pagi di kawasan Gunung Kokosan Kelurahan Cibunigeulis Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya, terasa berbeda pada peringatan Hari Bumi 2026, Rabu 22 April 2026. Di tengah hijaunya pepohonan dan gemericik air, gaung ngarumat hulu cai menggema—bukan sekadar seremoni, melainkan ajakan nyata menjaga sumber kehidupan: air. Sejak awal kegiatan dimulai, pesan tentang pelestarian […]

  • Guru Indonesia sedang mengajar di kelas dengan laptop dan buku pelajaran menggambarkan tantangan guru di era digital

    Bukan Gaji: Ini Masalah Guru Indonesia yang Jarang Dibahas

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 45
    • 0Komentar

    albadarpost.com, PERSPEKTIF – Masalah guru Indonesia sering dikaitkan dengan gaji rendah. Namun kenyataannya, realita profesi guru di Indonesia jauh lebih kompleks. Banyak guru mengaku bahwa persoalan utama bukan sekadar pendapatan, melainkan tekanan pekerjaan, administrasi berlebihan, hingga tantangan guru di era digital yang terus berubah. Kondisi ini juga sangat terasa dalam kehidupan guru honorer di Indonesia, […]

  • gratifikasi hari raya

    Larangan THR untuk ASN: Bupati Tasikmalaya Terbitkan Surat Edaran

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 54
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya mengeluarkan kebijakan tegas terkait gratifikasi hari raya. Melalui Surat Edaran Bupati Tasikmalaya Nomor 0018 Tahun 2026, seluruh aparatur sipil negara (ASN) diminta tidak meminta maupun menerima hadiah atau tunjangan hari raya dari masyarakat maupun perusahaan. Kebijakan ini merupakan langkah pencegahan korupsi dan pengendalian gratifikasi hari raya, yang sering […]

  • Beasiswa Indonesia Bangkit 2026

    Kabar Baik! Beasiswa Indonesia Bangkit 2026 Permudah Akses S1–S3

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 32
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Kabar baik bagi lulusan madrasah. Beasiswa Indonesia Bangkit 2026 resmi dibuka dengan skema baru yang lebih fleksibel. Program BIB 2026 ini langsung membuka peluang lebih luas bagi alumni pendidikan keagamaan untuk melanjutkan studi S1, S2, hingga S3, baik di dalam maupun luar negeri. Selama ini, banyak lulusan madrasah menghadapi kendala karena jalur […]

expand_less