Breaking News
light_mode
Beranda » Lifestyle » Siapa Dzulqarnain, Raja Adil dalam Al-Qur’an?

Siapa Dzulqarnain, Raja Adil dalam Al-Qur’an?

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
  • visibility 200
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, LIFESTYLE – Nama Dzulqarnain kembali ramai dibahas publik setelah banyak orang mencari kisah Yajuj dan Majuj dalam Al-Qur’an. Sosok Dzulqarnain memang selalu memancing rasa penasaran karena ia dikenal sebagai pemimpin besar yang berhasil membangun dinding raksasa untuk menghalangi kaum perusak menjelang akhir zaman.

Dalam Al-Qur’an, ia digambarkan sebagai raja kuat, adil, dan beriman kepada Allah SWT. Namun hingga sekarang, identitas asli Dzulqarnain masih menjadi misteri yang terus diperdebatkan oleh ulama dan sejarawan dunia.

Sebagian orang mengaitkannya dengan raja besar penakluk dunia. Sementara yang lain meyakini beliau adalah sosok berbeda yang identitasnya sengaja tidak dijelaskan secara detail dalam Al-Qur’an.

Kisah yang Diceritakan dalam Al-Qur’an

Allah SWT menceritakan perjalanan Dzulqarnain dalam Surah Al-Kahfi ayat 83–98.

Dalam ayat tersebut, Dzulqarnain digambarkan melakukan perjalanan ke berbagai wilayah bumi. Ia tidak hanya memiliki kekuatan militer besar, tetapi juga menggunakan kekuasaannya untuk melindungi manusia.

Allah SWT berfirman:

“Sesungguhnya Kami telah memberi kekuasaan kepadanya di bumi, dan Kami telah memberikan jalan untuk mencapai segala sesuatu.”
(QS. Al-Kahfi: 84)

Salah satu kisah paling terkenal terjadi ketika ia bertemu suatu kaum yang ketakutan terhadap Yajuj dan Majuj.

Kaum itu meminta bantuan agar Dzulqarnain membangun penghalang besar untuk menghentikan kerusakan yang dilakukan Yajuj dan Majuj.

Kemudian ia membangun dinding raksasa dari besi dan tembaga cair.

Allah SWT berfirman:

“Maka tolonglah aku dengan kekuatan agar aku membuatkan dinding antara mereka dan kalian.”
(QS. Al-Kahfi: 95)

Kisah inilah yang membuat nama Dzulqarnain terus dikenang hingga sekarang.

Benarkah Dzulqarnain Adalah Iskandar Agung?

Perdebatan soal identitas Dzulqarnain terus berlangsung selama ratusan tahun.

Sebagian ulama klasik pernah mengaitkan Dzulqarnain dengan Alexander the Great atau Iskandar Agung karena sama-sama dikenal sebagai penakluk besar yang menjelajahi banyak wilayah.

Selain itu, nama “Dzulqarnain” yang berarti “pemilik dua tanduk” sering dikaitkan dengan simbol mahkota Alexander dalam sejarah Yunani kuno.

Namun banyak ulama modern menolak pendapat tersebut.

Mereka menilai Alexander dalam catatan sejarah dikenal sebagai penyembah dewa, sedangkan Dzulqarnain dalam Al-Qur’an justru digambarkan sebagai pemimpin beriman dan rendah hati.

Karena itu, sebagian mufasir berpendapat bahwa Dzulqarnain kemungkinan merupakan sosok lain yang tidak disebutkan namanya secara jelas.

Mengapa Kisah Ini Selalu Menarik?

Pembahasan tentang Dzulqarnain selalu menarik perhatian karena menyentuh tiga hal sekaligus: misteri sejarah, akhir zaman, dan kepemimpinan ideal.

Di media sosial, banyak orang mulai mencari tahu kisahnya setelah video tentang Yajuj dan Majuj viral di berbagai platform.

Tidak sedikit pula yang penasaran apakah tembok penghalang Yajuj dan Majuj benar-benar ada hingga sekarang.

Namun para ulama mengingatkan bahwa inti kisah Dzulqarnain bukan terletak pada lokasi tembok atau identitas dirinya.

Pesan terbesarnya justru berada pada cara ia menggunakan kekuasaan.

Jadi Gambaran Pemimpin Ideal dalam Islam

Dalam banyak tafsir, Dzulqarnain dianggap sebagai contoh pemimpin ideal.

Ia kuat, tetapi tidak sombong.

Ia berkuasa, tetapi tidak menindas.

Bahkan ketika membantu suatu kaum dari ancaman Yajuj dan Majuj, ia tidak meminta upah.

Ia justru mengajak masyarakat bekerja bersama membangun dinding perlindungan.

Sikap itu menunjukkan bahwa kekuasaan dalam Islam seharusnya dipakai untuk menjaga keamanan, bukan mencari keuntungan pribadi.

Selain itu, Dzulqarnain juga selalu mengembalikan segala keberhasilannya kepada Allah SWT.

Setelah berhasil membangun dinding besar, ia berkata:

“Ini adalah rahmat dari Tuhanku.”
(QS. Al-Kahfi: 98)

Kalimat itu menjadi pelajaran penting tentang kerendahan hati seorang pemimpin.

Pelajaran Besar dari Kisah Dzulqarnain

Kisah Dzulqarnain bukan sekadar cerita masa lalu.

Di tengah dunia modern yang penuh perebutan kekuasaan, kisah ini justru terasa semakin relevan.

Banyak orang kuat hari ini memiliki kekuasaan besar, tetapi sedikit yang benar-benar menggunakannya untuk melindungi manusia.

Karena itu, Al-Qur’an menghadirkan Dzulqarnain bukan hanya sebagai tokoh sejarah, melainkan sebagai pengingat bahwa kekuatan tanpa iman hanya melahirkan kerusakan.

Dunia mungkin terus mencari di mana tembok Dzulqarnain berada, tetapi pesan terbesarnya justru ada di depan mata: kekuasaan paling kuat adalah yang dipakai untuk melindungi manusia, bukan menghancurkannya. (Red)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sertifikat Pantai Madasari

    Harim Laut Pangandaran Diduga Dipenuhi Sertifikat, Ada Apa?

    • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 87
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Sertifikat Pantai Madasari kembali menjadi sorotan publik. Pemerintah Kabupaten Pangandaran menduga persoalan sertifikat tanah di kawasan pesisir tidak hanya terjadi di Pantai Madasari, Kecamatan Cimerak. Bupati Pangandaran Citra Pitriyami bahkan menyebut kasus serupa kemungkinan ditemukan di lebih dari satu lokasi. Pernyataan itu memunculkan pertanyaan baru: berapa banyak sertifikat yang telah terbit […]

  • kisah Mushab bin Umair

    Kisah Haru Mushab bin Umair: Kaya Raya Hingga Gugur Tanpa Kafan

    • calendar_month Minggu, 12 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 197
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Kisah Mushab bin Umair yang mengharukan menjadi salah satu cerita paling menyentuh dalam sejarah Islam. Sosok Mushab bin Umair dikenal sebagai pemuda tampan, kaya, dan terpandang di Makkah. Namun, perjalanan hidupnya berubah drastis setelah mengenal Islam. Kisah Mushab bin Umair ini bukan sekadar cerita sejarah, melainkan inspirasi tentang keimanan, pengorbanan, dan keteguhan […]

  • literasi Al-Qur’an guru PAI

    Kementerian Agama: Masa Depan Literasi Al-Qur’an Dipertaruhkan

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 195
    • 0Komentar

    Editorial Albadarpost menilai rendahnya literasi Al-Qur’an guru PAI sebagai masalah serius kebijakan pendidikan agama. albadarpost.com, EDITORIAL – Temuan Kementerian Agama tentang rendahnya literasi Al-Qur’an guru Pendidikan Agama Islam (PAI) tingkat sekolah dasar seharusnya menggugah nurani kebijakan publik. Data resmi menunjukkan bahwa lebih dari separuh guru PAI SD di Indonesia belum fasih membaca Al-Qur’an. Ini bukan […]

  • Garut International Kite Festival 2026

    Garut International Kite Festival 2026 Segera Dimulai

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 108
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Langit Garut dipastikan akan tampil berbeda pada akhir Juli 2026. Ribuan layang-layang dari berbagai daerah di Indonesia hingga mancanegara dijadwalkan menghiasi kawasan Agrowisata Tepas Papandayan dalam Garut International Kite Festival 2026 atau GIKF 2026. Festival layang-layang internasional tersebut akan berlangsung selama lima hari, mulai 29 Juli hingga 2 Agustus 2026, dan menjadi salah […]

  • Siswa SMA berdiskusi dengan orang tua menyiapkan strategi pendaftaran SNBP 2026 di rumah

    SNBP 2026 dan Peran Orang Tua Menentukan Peluang Lolos

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 218
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Pendaftaran Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 resmi dibuka mulai 3 Februari. Di atas kertas, jalur ini tampak ramah bagi siswa berprestasi. Namun di lapangan, banyak siswa justru gugur bukan karena nilai, melainkan karena salah membaca strategi. Di titik inilah peran orang tua dan sekolah menjadi penentu yang sering diabaikan. SNBP 2026 […]

  • lima kesempatan hidup

    Lima Kesempatan Hidup Manusia yang Sering Disia-siakan

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 210
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Ulama kembali mengingatkan umat Islam tentang bahaya mengabaikan lima kesempatan hidup yang ditegaskan Rasulullah SAW. Peringatan ini bukan sekadar nasihat moral, melainkan kritik terbuka terhadap pola hidup umat yang kian lalai mengelola waktu, kesehatan, dan kemampuan. Ketika peluang hidup disia-siakan, dampaknya tidak berhenti pada individu, tetapi meluas menjadi krisis sosial dan spiritual. […]

expand_less