Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Nasional » Kuswandi Ditangkap Tanpa Surat, Pengacara Donny Soroti Dugaan Pelanggaran KUHAP

Kuswandi Ditangkap Tanpa Surat, Pengacara Donny Soroti Dugaan Pelanggaran KUHAP

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
  • visibility 181
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA NASIONAL — Suasana lobi Satreskrim Polresta Pati, Kamis siang, 7 Mei 2026, mendadak ramai. Sejumlah wartawan mengerubungi seorang pria yang baru keluar dari ruang pemeriksaan. Wajahnya tampak letih. Sesekali ia memegangi bagian rusuk kanannya.

Pria itu adalah Kuswandi.

Namanya mendadak ramai di media sosial setelah video penangkapannya di Bekasi viral. Namun bukan hanya soal penangkapan yang menjadi sorotan. Pengakuan Kuswandi di depan wartawan justru memancing perhatian lebih besar.

“Bahkan saya dipukuli nih, badan saya sakit nih,” ujar Kuswandi sambil menunjuk bagian rusuknya.

Nada bicaranya pelan, tetapi terdengar jelas.

Seorang wartawan lalu bertanya singkat, “Yang mukul siapa, Pak?”

“Anggota,” jawab Kuswandi tegas.

Pernyataan itu langsung menyebar cepat di media sosial. Potongan video wawancara di lobi Satreskrim Polresta Pati mulai beredar di berbagai grup percakapan dan akun lokal sejak Kamis sore.

Keluarga Sempat Kehilangan Kontak

Kasus Kuswandi ditangkap bermula pada Rabu, 6 Mei 2026 sekitar pukul 17.00 WIB. Saat itu, Kuswandi diamankan pihak Polresta Pati di wilayah Bekasi.

Namun hingga malam berganti hari, keluarganya mengaku tidak mengetahui keberadaan Kuswandi.

Telepon genggamnya tidak aktif. Ia juga tidak pulang ke rumah.

Di rumah, suasana disebut sempat tegang. Anak dan istrinya berusaha menghubungi kerabat serta mencari informasi keberadaan Kuswandi. Akan tetapi, mereka tak mendapat jawaban pasti.

Karena panik, keluarga akhirnya meminta bantuan hukum kepada Advokat Donny Andretti dan Assisten Advokat Surip dari Firma Hukum Subur Jaya.

“Keluarga khawatir karena tidak ada kabar sama sekali. Bahkan sampai malam berikutnya,” kata Donny kepada wartawan.

Keesokan harinya, Kamis pagi, tim kuasa hukum langsung menuju Polresta Pati. Setelah melakukan pengecekan, mereka memastikan Kuswandi memang berada di Unit I Satreskrim Polresta Pati.

Kuswandi ditangkap

Kuswandi didampingi kuasa hukum di lobi Satreskrim Polresta Pati usai pemeriksaan, Jumat (8/5/2026).

Kuasa Hukum Soroti Tidak Adanya Surat Penangkapan

Di tengah proses pendampingan hukum itu, persoalan lain muncul. Pihak keluarga dan kuasa hukum mengaku tidak menerima surat penangkapan maupun pemberitahuan resmi dari kepolisian.

Donny Andretti, yang juga Ketua Umum FERADI WPI mengaku sempat meminta dokumen penangkapan kepada penyidik. Namun hingga Kuswandi diperbolehkan pulang, surat tersebut disebut belum pernah diterima.

“Kami mempertanyakan prosedurnya. Keluarga juga tidak diberi informasi sejak awal,” ujarnya.

Menurut Donny, kliennya akhirnya hanya diperiksa sebagai saksi dalam perkara Ashari. Karena itu, pihaknya menyoroti lamanya waktu pemeriksaan yang mencapai lebih dari satu hari.

Kuswandi mulai menjalani pemeriksaan sekitar Kamis sore pukul 17.00 WIB. Proses BAP berlangsung cukup lama hingga Jumat dini hari sekitar pukul 01.00 WIB.

Di luar ruang pemeriksaan, beberapa anggota keluarga terlihat mondar-mandir menunggu kabar. Sesekali mereka berbicara pelan dengan tim kuasa hukum yang keluar masuk ruangan.

Sekitar pukul 01.30 WIB, Kuswandi akhirnya diperbolehkan pulang.

Jika dihitung sejak diamankan di Bekasi, total waktu Kuswandi berada dalam penguasaan aparat mencapai sekitar 32,5 jam.

Dugaan Pelanggaran KUHAP Jadi Sorotan

Kuasa hukum Kuswandi kemudian menyoroti ketentuan dalam KUHAP pasal 96 terkait batas waktu penangkapan.

Menurut Donny Andretti, seseorang yang hanya diperiksa sebagai saksi seharusnya tidak menjalani penanganan melebihi batas waktu yang diatur undang-undang.

“Klien kami bukan tersangka. Itu yang menjadi perhatian kami,” katanya.

Selain itu, pihaknya juga menyesalkan dugaan tidak adanya surat penangkapan kepada keluarga maupun kepada Kuswandi sendiri.

Meski demikian, Donny meminta kliennya tetap kooperatif mengikuti proses hukum yang berjalan di Polresta Pati.

Saat ini Kuswandi diwajibkan menjalani wajib lapor setiap Senin dan Kamis di Unit I Satreskrim Polresta Pati.

“Kami minta tetap hadir dan mengikuti prosedur,” ujar Donny.

Pulang Dini Hari, Keluarga Pecah Tangis

Momen Kuswandi kembali ke rumah berlangsung dini hari. Suasana yang sejak sehari sebelumnya dipenuhi kecemasan perlahan berubah haru.

Keluarganya disebut langsung menyambut Kuswandi ketika turun dari kendaraan bersama tim kuasa hukum.

Setelah lebih dari 32 jam tanpa kepastian, akhirnya Kuswandi bisa kembali berkumpul dengan anak dan istrinya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Polresta Pati terkait pengakuan dugaan pemukulan maupun dugaan pelanggaran prosedur penangkapan.

Redaksi membuka ruang hak jawab kepada seluruh pihak terkait sesuai Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik. (Redaksi)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • macam-macam gempa bumi

    Macam-Macam Gempa Bumi dan Cara Siaga Menghadapinya

    • calendar_month Selasa, 22 Nov 2022
    • account_circle redaktur
    • visibility 241
    • 0Komentar

    Macam-Macam Gempa Bumi dan Cara Siaga Menghadapinya. albadarpost.com, PERSPEKTIF — Indonesia berada pada salah satu kawasan paling aktif secara geologis di dunia. Kondisi ini membuat negara kepulauan tersebut kerap merasakan guncangan dalam berbagai skala. Karena itulah, memahami macam-macam gempa bumi menjadi penting, bukan hanya bagi lembaga penanggulangan bencana, tetapi juga bagi masyarakat yang hidup di […]

  • Resep Cilung

    Rahasia Resep Cilung Kenyal Anti Pecah, Bikin Nagih

    • calendar_month Minggu, 2 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 70
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Saat bel istirahat berbunyi, tidak sedikit anak sekolah langsung berlari menuju gerobak jajanan di depan pagar sekolah. Di antara beragam camilan yang dijual, cilung hampir selalu menjadi incaran. Adonan tepung yang digulung di atas wajan datar, lalu diberi bumbu gurih atau disiram kuah pedas, menghadirkan rasa sederhana yang sulit dilupakan. Kini, resep […]

  • Permendagri 18 Tahun 2024

    Permendagri 18 Tahun 2024 Atur Kertas dan Tinta Naskah Dinas

    • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 70
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Permendagri 18 Tahun 2024 menjadi acuan terbaru dalam penyusunan Tata Naskah Dinas di lingkungan Kementerian Dalam Negeri. Salah satu ketentuan yang mungkin sering luput dari perhatian adalah standar penggunaan kertas dan tinta. Padahal, kedua unsur tersebut berperan penting dalam menjaga keaslian dokumen, memperkuat legalitas administrasi, serta memastikan arsip tetap bertahan dalam […]

  • ilustrasi sistem pendidikan islam klasik dengan murid belajar bersama ulama di masjid secara tradisional

    Tanpa Teknologi, Begini Cara Belajar Ulama Zaman Dulu

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 187
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Bayangkan sebuah ruang sederhana tanpa kursi modern, tanpa proyektor, bahkan tanpa buku cetak seperti sekarang. Seorang murid duduk di lantai, mendengarkan gurunya dengan penuh fokus. Tidak ada gangguan. Tidak ada distraksi. Namun, dari sistem sederhana inilah lahir para ulama besar dunia. Inilah pendidikan islam klasik, sebuah sistem pendidikan tradisional Islam yang […]

  • UAS Madrasah Diniyah

    Saat Anak Lain Libur, Santri Diniyah Tasikmalaya Justru Sibuk Ujian

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 150
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA — Saat sebagian sekolah formal mulai memasuki suasana akhir semester dan aktivitas belajar berangsur lebih longgar, para peserta UAS Madrasah Diniyah di Kabupaten Tasikmalaya justru sedang menghadapi pekan yang padat. Santri diniyah masih duduk di ruang kelas, membuka lembar soal, dan mengulang hafalan yang telah mereka pelajari selama berbulan-bulan. Pemandangan itu terlihat pada […]

  • Pendamping PAMSIMAS 2026

    Lowongan PAMSIMAS 2026 Dibuka, Cari Pendamping untuk Seluruh Indonesia

    • calendar_month Sabtu, 6 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 211
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Di sejumlah desa di Indonesia, pagi hari sering dimulai dengan suara ember yang saling beradu di dekat sumber air. Di sudut lain, jeriken berwarna biru dan kuning berjajar di pinggir jalan setapak menunggu giliran diisi. Ketika musim kemarau datang lebih panjang dari biasanya, sebagian warga bahkan harus berjalan lebih jauh hanya […]

expand_less