Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Nasional » Ini 3 Mekanisme Prioritas Keberangkatan Haji yang Resmi dan Legal

Ini 3 Mekanisme Prioritas Keberangkatan Haji yang Resmi dan Legal

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
  • visibility 174
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Antrean haji reguler di Indonesia yang terus memanjang membuat informasi soal percepatan porsi haji semakin banyak dicari masyarakat. Tidak sedikit calon jemaah berharap bisa berangkat lebih cepat, terutama mereka yang ingin mendampingi orang tua lanjut usia atau berangkat bersama pasangan.

Di sejumlah daerah, masa tunggu haji bahkan sudah mencapai lebih dari 30 tahun. Berdasarkan data Kementerian Agama (Kemenag), antrean haji reguler di beberapa provinsi seperti Sulawesi Selatan, Jawa Timur, dan Kalimantan Selatan termasuk yang paling panjang di Indonesia.

Situasi tersebut membuat banyak masyarakat mulai mencari tahu soal mekanisme prioritas keberangkatan haji reguler yang diatur pemerintah.

Selama ini, sebagian orang mengira nomor porsi haji tidak bisa berubah sama sekali. Padahal, Kementerian Agama melalui Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) telah membuka beberapa mekanisme resmi yang memungkinkan calon jemaah berangkat lebih cepat dalam kondisi tertentu.

Skema tersebut meliputi penggabungan mahram, pendamping lansia, hingga prioritas lanjut usia melalui sistem SISKOHAT.

Penggabungan Mahram Jadi Mekanisme yang Paling Banyak Diajukan

Salah satu mekanisme prioritas keberangkatan yang paling sering digunakan ialah penggabungan mahram. Jalur ini memungkinkan suami-istri atau orang tua dan anak kandung berangkat bersama meski nomor porsinya terpaut cukup jauh.

Biasanya, kondisi tersebut terjadi ketika salah satu anggota keluarga lebih dulu masuk jadwal keberangkatan, sementara anggota lainnya masih harus menunggu bertahun-tahun.

“Banyak pasangan lansia datang ingin berangkat bersama karena khawatir jika harus terpisah jadwal terlalu lama,” ujar seorang petugas pelayanan haji di Jawa Barat.

Namun, penggabungan mahram memiliki syarat ketat. Calon jemaah wajib menunjukkan dokumen hubungan keluarga seperti akta nikah, kartu keluarga, atau akta kelahiran yang sudah dilegalisasi.

Selain itu, pihak yang digabung harus sudah melunasi Bipih Tahap I. Masa pendaftaran minimal lima tahun sebelum keberangkatan juga menjadi syarat utama dalam mekanisme ini.

Aturan tersebut mengacu pada:

  • Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019
  • PMA Nomor 13 Tahun 2021
  • SK Dirjen PHU Nomor 83 Tahun 2024

Pendamping Lansia Jadi Perhatian Banyak Keluarga

Selain penggabungan mahram, mekanisme prioritas keberangkatan juga diberikan kepada jemaah lanjut usia yang membutuhkan pendamping keluarga.

Dalam aturan yang berlaku, jemaah berusia minimal 65 tahun dan sudah masuk kuota prioritas dapat membawa satu orang pendamping keluarga inti.

Pendamping dapat berasal dari suami, istri, atau anak kandung.

Kebijakan ini banyak dimanfaatkan keluarga karena perjalanan ibadah haji membutuhkan kondisi fisik yang cukup kuat. Di sisi lain, banyak lansia memerlukan bantuan selama proses ibadah berlangsung di Arab Saudi.

“Anak-anak biasanya ingin mendampingi langsung orang tuanya karena faktor kesehatan dan mobilitas,” kata petugas pelayanan haji tersebut.

Meski begitu, pemerintah tetap menetapkan sejumlah syarat. Pendamping harus sudah terdaftar minimal lima tahun sebelum keberangkatan. Sementara itu, jemaah lansia wajib sudah melunasi Bipih sesuai jadwal yang ditetapkan Kemenag.

Dasar hukumnya meliputi:

  • Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019
  • PMA Nomor 13 Tahun 2021
  • KMA Nomor 142 Tahun 2025

Prioritas Lansia Diproses Otomatis Lewat SISKOHAT

Berbeda dari dua mekanisme sebelumnya, prioritas lansia tidak memerlukan pengajuan manual. Sistem Komputerisasi Haji Terpadu atau SISKOHAT akan memproses otomatis berdasarkan usia dan masa tunggu calon jemaah.

Kriteria prioritas tersebut meliputi:

  • Usia 65–84 tahun dengan masa tunggu minimal 10 tahun
  • Usia 85–94 tahun dengan masa tunggu minimal 5 tahun
  • Usia di atas 95 tahun dengan masa tunggu minimal 3 tahun

Karena sistem bekerja berdasarkan data administrasi, Kementerian Agama mengingatkan masyarakat agar memastikan seluruh data pribadi sudah benar, terutama tanggal lahir.

Petugas haji menyebut masih ada calon jemaah yang baru menyadari kesalahan data ketika proses pelunasan hampir dimulai.

“Kadang hanya beda satu digit tanggal lahir, tetapi dampaknya bisa memengaruhi prioritas keberangkatan di sistem,” ujarnya.

Kemenag Ingatkan Masyarakat Waspadai Jalur Tidak Resmi

Di tengah panjangnya antrean haji reguler, berbagai tawaran percepatan keberangkatan juga mulai bermunculan. Karena itu, Kementerian Agama meminta masyarakat lebih berhati-hati terhadap oknum yang menjanjikan jalur cepat di luar prosedur resmi.

Kemenag menegaskan bahwa mekanisme prioritas keberangkatan hanya berlaku sesuai regulasi dan sistem resmi pemerintah.

Masyarakat juga disarankan rutin mengecek status nomor porsi melalui kantor Kemenag daerah atau layanan SISKOHAT agar terhindar dari informasi palsu maupun pungutan liar.

Di tengah antrean haji yang makin panjang dari tahun ke tahun, memahami mekanisme prioritas keberangkatan bukan hanya soal berangkat lebih cepat, tetapi juga tentang menjaga ibadah tetap berjalan melalui jalur yang resmi, aman, dan sesuai aturan. (Red)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pertandingan Liga Champions antara tim top Eropa dengan analisis prediksi semifinal

    Prediksi Lolos Semifinal Liga Champions: Siapa Bertahan di 4 Besar?

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 209
    • 0Komentar

    albadarpost.com, PERSPEKTIF – Prediksi semifinal UCL menjadi topik panas menjelang babak perempat final. Banyak penggemar mulai membahas peluang lolos semifinal Liga Champions, kandidat kuat juara, hingga tim kejutan yang berpotensi mencuri perhatian. Dengan duel besar seperti Real Madrid vs Bayern Munich dan Paris Saint-Germain vs Liverpool, persaingan dipastikan semakin ketat. Selain itu, faktor pengalaman, kedalaman […]

  • menunda amal baik

    Ulama Ingatkan Bahaya Menunda Amal Baik dan Dampaknya

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 217
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Menunda amal baik bukan sekadar persoalan waktu, tetapi menyangkut kualitas iman dan arah hidup seorang Muslim. Ulama tasawuf Syekh ‘Athaillah As-Sakandari menegaskan, kebiasaan menunda kebaikan dengan alasan menunggu momen yang lebih tepat merupakan tanda kebodohan yang nyata. Peringatan ini relevan di tengah masyarakat modern yang kerap menunda ibadah, sedekah, dan tanggung jawab […]

  • Kebakaran Pangandaran

    Cafe di Pangandaran Terbakar Hebat, Warga Panik

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 151
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kebakaran terjadi di Pangandaran dan menyita perhatian publik setelah api melalap Cafe & Resto Pamugaran Lounge yang berada di kawasan Kampung Turis, Kabupaten Pangandaran, Kamis sore (21/5/2026). Kobaran api terlihat membesar dengan cepat hingga membuat warga sekitar panik dan berhamburan menuju lokasi kejadian. Asap hitam pekat membumbung tinggi dari bangunan cafe […]

  • Ilustrasi cabai merah segar disimpan dalam wadah kedap udara dengan tisu kering agar tahan lama dan tidak cepat busuk.

    Jangan Taruh Sembarangan! Ini Rahasia Simpan Cabai yang Benar

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 182
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Simpan Cabai Agar Awet ternyata tidak bisa sembarangan. Banyak orang mengira cara menyimpan cabai agar tidak cepat busuk cukup dengan memasukkannya ke kulkas. Padahal, teknik yang kurang tepat justru membuat cabai cepat lembek, berair, lalu berjamur. Karena itu, memahami cara simpan cabai agar awet sekaligus menjaga kesegarannya menjadi kunci agar tidak sering […]

  • UMKM bertahan saat ekonomi sulit

    6 Cara UMKM Bertahan Saat Ekonomi Lesu

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 187
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Perlambatan ekonomi global mulai berdampak pada sektor usaha kecil di berbagai daerah. Namun menariknya, data menunjukkan tidak semua bisnis mengalami penurunan drastis. Justru sebagian pelaku UMKM bertahan saat ekonomi sulit karena menerapkan strategi berbasis data, efisiensi usaha, dan perubahan perilaku konsumen. Sejumlah laporan ekonomi nasional memperlihatkan bahwa usaha mikro dan kecil […]

  • PMT stunting

    PMT Stunting Jadi Fokus PKK Tasikmalaya Percepat Perbaikan Gizi

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Upaya PKK Tasikmalaya percepat penurunan stunting dengan penyaluran PMT di 39 kecamatan. albadarpost.com, HUMANIORA – Tingkat stunting di Kabupaten Tasikmalaya yang masih berada di kisaran 17,1 persen mendorong PKK memperluas penyaluran PMT stunting bagi balita. Program ini digerakkan serentak di 39 kecamatan sebagai upaya percepatan penurunan kasus melalui intervensi gizi langsung. Ketua TP PKK Kabupaten […]

expand_less