UABN MDT Sukaratu 2026 Resmi Berakhir, 93 Siswa Ikuti Ujian Diniyah
- account_circle redaktur
- calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
- visibility 41
- comment 0 komentar
- print Cetak

Suasana pelaksanaan UABN MDT 2026 di Madrasah Diniyah Al-Mansuriah Sinagar Sukaratu Tasikmalaya, Kamis (7/5/2026).
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
albadarpost.com, HUMANIORA – Pelaksanaan UABN MDT Sukaratu Tahun Pelajaran 2025–2026 resmi berakhir pada Kamis (7/5/2026). Ujian Akhir Bersama Nasional Madrasah Diniyah Takmiliyah jenjang Ula tersebut berlangsung selama empat hari dengan suasana tertib, khidmat, dan penuh semangat belajar dari para siswa.
Kegiatan ujian dipusatkan di Madrasah Diniyah Al-Mansuriah Sinagar, Desa Sinagar, Kecamatan Sukaratu, Kabupaten Tasikmalaya, di bawah koordinasi Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah Kabupaten Tasikmalaya bersama struktur FKDT tingkat provinsi dan pusat.
Sebanyak 93 siswa dari 9 Madrasah Diniyah di Kecamatan Sukaratu mengikuti ujian tersebut. Mereka menjalani evaluasi akhir pembelajaran diniyah sebagai bagian dari standarisasi mutu pendidikan MDT tingkat nasional.
Halaman Madrasah Ramai Sejak Siang Hari
Suasana halaman madrasah tampak ramai sejak siang hari. Para siswa datang lebih awal sambil mempersiapkan diri sebelum memasuki ruang ujian.
Beberapa siswa terlihat kembali membuka catatan pelajaran sambil berdiskusi dengan teman-temannya. Di sisi lain, para guru dan panitia tampak sibuk memastikan seluruh proses ujian berjalan sesuai jadwal.
Pelaksanaan ujian berlangsung mulai Senin (4/5/2026) hingga Kamis (7/5/2026) dengan dua sesi setiap harinya:
- Sesi pertama pukul 13.30–15.00 WIB
- Sesi kedua pukul 15.30–17.00 WIB
Materi yang diujikan meliputi:
- Aqidah,
- Akhlaq,
- Fiqih,
- SKI/Tarikh,
- Bahasa Arab,
- Al-Qur’an,
- dan Hadits.
Selain fokus pada materi akademik, panitia juga mengingatkan para peserta agar memulai ujian dengan membaca basmalah dan menutup kegiatan dengan hamdalah sebagai bagian dari adab siswa dalam menuntut ilmu.

Para siswa menerima arahan dari Panitia UABN MDT 2026. Kamis (7/5/2026).
FKDT Sukaratu Apresiasi Panitia dan Guru
Ketua KKDT Kecamatan Sukaratu, Cecep Amin S.Pd.I., menyampaikan rasa syukur atas kelancaran seluruh rangkaian ujian yang telah berlangsung selama empat hari.
“Alhamdulillah kegiatan ujian selesai dilaksanakan dengan lancar. Hatur nuhun kepada panitia serta guru-guru,” ujarnya.
Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan UABN MDT tidak lepas dari kerja sama seluruh pihak, mulai dari pengurus FKDT, tenaga pendidik, hingga pengelola madrasah di wilayah Sukaratu.
Selain itu, kedisiplinan para siswa selama mengikuti ujian juga mendapat apresiasi dari para pengawas dan panitia pelaksana.
UABN Jadi Standarisasi Pendidikan Diniyah
Bagi Madrasah Diniyah Takmiliyah, UABN bukan sekadar agenda tahunan. Ujian bersama nasional tersebut menjadi bagian penting dalam mengukur kemampuan siswa terhadap pelajaran diniyah yang telah dipelajari selama jenjang Ula.
Karena itu, pelaksanaannya dilakukan secara terstruktur melalui koordinasi:
- DPC FKDT Kabupaten Tasikmalaya,
- DPW FKDT Jawa Barat,
- hingga DPP FKDT pusat.
Standarisasi ujian nasional dinilai penting untuk menjaga kualitas pendidikan diniyah di tengah perkembangan zaman dan perubahan sistem pendidikan modern.
Selain menjadi evaluasi akademik, kegiatan ini juga melatih disiplin, tanggung jawab, dan mental belajar siswa.
Pendidikan Diniyah Dinilai Tetap Relevan
Di tengah derasnya arus digitalisasi, keberadaan Madrasah Diniyah Takmiliyah masih menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter generasi muda.
MDT tidak hanya mengajarkan ilmu agama dasar, tetapi juga membangun akhlak, etika, dan kebiasaan positif dalam kehidupan sehari-hari.
Karena itu, pelaksanaan UABN MDT dinilai menjadi simbol bahwa pendidikan diniyah tetap bertahan dan berkembang mengikuti kebutuhan zaman tanpa kehilangan nilai dasar keislaman.
Banyak orang tua berharap pendidikan diniyah terus menjadi pondasi moral bagi anak-anak di tengah tantangan era modern yang semakin kompleks.
Semangat Siswa Jadi Sorotan
Meski ujian berlangsung cukup panjang setiap harinya, semangat para siswa tetap terlihat tinggi hingga hari terakhir pelaksanaan.
Sebagian guru mengaku bangga melihat antusiasme peserta yang tetap serius belajar dan hadir tepat waktu selama empat hari ujian berlangsung.
Bagi para siswa, UABN MDT menjadi pengalaman penting sebelum melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.
Di tengah dunia yang terus berubah cepat, ruang-ruang madrasah masih menjaga sesuatu yang tidak boleh hilang: ilmu, adab, dan akhlak generasi muda. Dan lewat UABN MDT 2026, para siswa kembali membuktikan bahwa pendidikan diniyah tetap menjadi pondasi penting untuk menjaga masa depan umat. (GZ)
- Penulis: redaktur

Saat ini belum ada komentar