Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » 36 PNS Baru Dilantik, Ini Pesan Tegas Bupati Soal BerAKHLAK

36 PNS Baru Dilantik, Ini Pesan Tegas Bupati Soal BerAKHLAK

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
  • visibility 81
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Nilai BerAKHLAK ASN kembali ditegaskan sebagai fondasi utama birokrasi modern. Bupati Tasikmalaya, Cecep Nurul Yakin, langsung menyampaikan tujuh core values tersebut usai melantik 36 pegawai negeri sipil (PNS) baru, Senin (4/5/2026).

Dalam arahannya, ia tidak sekadar meminta nilai BerAKHLAK ASN dihafal. Sebaliknya, ia menekankan agar prinsip tersebut menjadi kompas kerja di tengah perubahan zaman yang semakin cepat dan penuh ketidakpastian.

“Perubahan begitu cepat. Hanya yang adaptif yang akan survive,” tegasnya di hadapan para PNS yang baru saja mengucapkan sumpah jabatan.

Sebanyak 36 PNS yang dilantik terdiri dari 4 orang terhitung mulai tanggal (TMT) 1 April 2026 dan 32 orang TMT 1 Mei 2026.

Momentum pelantikan tersebut tidak hanya menjadi seremoni administratif. Lebih dari itu, Pemkab Tasikmalaya ingin menanamkan budaya kerja baru sejak hari pertama pengabdian ASN.

BerAKHLAK Jadi Kompas di Tengah Perubahan

Dalam arahannya, Bupati menekankan bahwa tujuh nilai BerAKHLAK ASN bukan sekadar slogan atau hiasan di dinding kantor.

Sebaliknya, nilai tersebut harus menjadi dasar berpikir dan bertindak setiap aparatur sipil negara.

Ia mengingatkan bahwa tantangan birokrasi saat ini semakin kompleks. Perubahan teknologi, tuntutan pelayanan publik, serta dinamika sosial menuntut ASN untuk lebih responsif dan adaptif.

Karena itu, BerAKHLAK ASN hadir sebagai panduan agar aparatur tetap memiliki arah yang jelas dalam menjalankan tugasnya.

Tanpa nilai yang kuat, birokrasi berpotensi kehilangan orientasi.

Tujuh Nilai yang Tak Bisa Ditawar

Bupati kemudian merinci tujuh nilai utama dalam BerAKHLAK ASN yang wajib diimplementasikan secara nyata:

1. Berorientasi Pelayanan
Setiap pekerjaan harus memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. ASN tidak boleh sekadar menyelesaikan tugas tanpa dampak.

2. Akuntabel
Kejujuran, ketelitian, disiplin, serta tanggung jawab menjadi kunci menjaga kepercayaan publik.

3. Kompeten
ASN dituntut terus belajar dan meningkatkan kemampuan. Tantangan baru tidak bisa dihadapi dengan cara lama.

4. Harmonis
Kerja tim menjadi keharusan. “Tidak ada Superman dan Superwoman. Kita harus menjadi superteam,” ujar Bupati.

5. Loyal
Setiap ASN wajib memegang teguh Pancasila, UUD 1945, serta setia kepada negara, instansi, dan pimpinan.

6. Adaptif
Kemampuan beradaptasi menjadi syarat utama bertahan di era disrupsi yang tidak selalu bisa diprediksi.

7. Kolaboratif
Sinergi antarinstansi harus diperkuat. Tidak boleh ada sekat ego sektoral dalam pelayanan publik.

Ketujuh nilai tersebut, menurutnya, tidak bisa ditawar. ASN yang mengabaikan prinsip tersebut berisiko tertinggal dalam sistem birokrasi modern.

Budaya Kerja Baru Mulai Dibangun

Pelantikan 36 PNS baru menjadi titik awal pembentukan budaya kerja yang lebih kolaboratif di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya.

Bupati menegaskan bahwa pola kerja lama yang individualistis harus segera ditinggalkan.

Sebaliknya, ASN dituntut bekerja sebagai satu tim yang solid, saling mendukung, dan fokus pada hasil nyata.

Menurutnya, birokrasi tidak lagi cukup hanya menjalankan rutinitas administratif. ASN harus mampu memberikan solusi konkret terhadap kebutuhan masyarakat.

Karena itu, nilai BerAKHLAK ASN diharapkan mampu mendorong perubahan pola pikir dari sekadar “bekerja” menjadi “melayani”.

Tantangan ASN di Era Disrupsi

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyinggung perubahan global yang semakin cepat akibat perkembangan teknologi dan informasi.

Era disrupsi membuat banyak hal sulit diprediksi. Kebijakan yang relevan hari ini belum tentu masih sesuai besok.

Situasi tersebut menuntut ASN untuk tidak kaku dalam bekerja.

Kemampuan beradaptasi, berpikir kritis, dan berinovasi menjadi hal yang wajib dimiliki oleh aparatur negara.

ASN yang tidak mau berubah berisiko tertinggal. Sebaliknya, mereka yang mampu menyesuaikan diri akan tetap relevan dalam sistem pemerintahan modern.

Sumpah Jabatan Harus Dibuktikan

Di akhir arahannya, Bupati menegaskan bahwa sumpah jabatan yang telah diucapkan bukan sekadar formalitas.

Sumpah tersebut harus dibuktikan melalui kinerja nyata dan integritas dalam pelayanan publik.

Ia berharap 36 PNS baru mampu menjadi bagian dari perubahan positif di lingkungan birokrasi Tasikmalaya.

Bukan hanya menjalankan tugas, tetapi juga membawa dampak nyata bagi masyarakat.

Sumpah sudah diucapkan, jabatan telah diberikan. Kini yang diuji bukan lagi kata-kata, melainkan konsistensi. Di tengah perubahan yang tak menunggu siapa pun, hanya ASN yang benar-benar BerAKHLAK yang akan tetap berdiri dan memberi arti. (GZ)


 

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Resep Bubur Syuro

    Rahasia Bubur Syuro Kampung yang Sulit Ditiru

    • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 46
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE — Resep Bubur Syuro selalu menjadi perbincangan ketika Muharram atau Tahun Baru Islam tiba. Bubur Syuro, yang juga dikenal sebagai Bubur Suro di sebagian wilayah Sunda, bukan hanya makanan tradisional. Di banyak kampung Tasikmalaya, kuliner ini menjadi bagian dari tradisi yang menyatukan warga dari berbagai usia dalam satu suasana penuh kebersamaan. Menjelang malam […]

  • Hidup Hemat

    Anak 90-an Baru Sadar, Ternyata Orang Tua Dulu Sangat Hebat Mengatur Uang

    • calendar_month Minggu, 10 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 78
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Generasi 90-an mungkin masih ingat suara tutup kaleng biskuit yang dibuka perlahan, lalu ternyata isinya bukan kue — melainkan uang receh, benang jahit, atau nota belanja lama. Hal-hal kecil seperti itu dulu terasa biasa saja. Namun sekarang, banyak orang justru mulai merindukan cara hidup sederhana orang tua zaman dulu. Di tengah biaya […]

  • Muscab HIPMI

    Wakil Bupati Dorong Penguatan Ekonomi Lewat Muscab HIPMI Tasikmalaya

    • calendar_month Sabtu, 6 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Muscab HIPMI Tasikmalaya dorong kolaborasi pengusaha muda dan pemerintah untuk memperkuat ekonomi daerah. albadarpost.com, PELITA – Kabupaten Tasikmalaya menggelar Musyawarah Cabang VI Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Muscab HIPMI) sebagai ajang konsolidasi organisasi dan regenerasi kepengurusan. Acara yang berlangsung di Hotel Horison Tasikmalaya, Kamis, 4 Desember 2025, ini menjadi ruang strategis untuk memperkuat peran pengusaha muda […]

  • Prediksi pertandingan Arema FC vs Bali United Liga Indonesia di Stadion Kanjuruhan dengan analisis statistik performa kedua tim.

    Arema vs Bali United Malam Ini: Statistik Bicara, Siapa Lebih Siap?

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 105
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Pertandingan prediksi Arema vs Bali United atau duel Arema melawan Bali United dalam lanjutan kompetisi Liga Indonesia diprediksi berlangsung sengit. Laga yang mempertemukan dua tim papan tengah ini menarik perhatian karena statistik performa keduanya menunjukkan tren yang berbeda namun sama kuat. Arema tampil solid saat bermain di kandang, sementara Bali United justru cukup tajam ketika menjalani laga […]

  • peran pesantren

    Pesantren Kini Tak Lagi Hanya Mengajar Agama

    • calendar_month Minggu, 5 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 125
    • 0Komentar

    albadarpost.com, CAKRAWALA – Pesantren selama ini dikenal sebagai tempat belajar agama. Namun, peran pesantren di tengah masyarakat jauh lebih besar. Lembaga pendidikan Islam, pondok pesantren, dan pusat pembinaan umat kini menjadi kekuatan penting yang membentuk karakter, menjaga budaya, sekaligus menggerakkan ekonomi warga. Di banyak daerah, pesantren tidak hanya mencetak santri yang memahami ilmu agama. Sebaliknya, […]

  • Tafsir Al-Insyirah

    Tafsir Al-Insyirah: Rahasia di Balik Kesulitan

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 71
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH – Tidak sedikit orang mencari Tafsir Al-Insyirah ketika hidup terasa berat, pikiran mulai penuh, dan jalan keluar tampak semakin jauh. Surat pendek dalam Al-Qur’an ini justru menjadi salah satu ayat yang paling sering dikutip saat seseorang berada dalam tekanan hidup, kesedihan, kegagalan, atau ujian yang terasa melelahkan. Sebab di dalam Surat Al-Insyirah terdapat […]

expand_less