Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » 36 PNS Baru Dilantik, Ini Pesan Tegas Bupati Soal BerAKHLAK

36 PNS Baru Dilantik, Ini Pesan Tegas Bupati Soal BerAKHLAK

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
  • visibility 138
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Nilai BerAKHLAK ASN kembali ditegaskan sebagai fondasi utama birokrasi modern. Bupati Tasikmalaya, Cecep Nurul Yakin, langsung menyampaikan tujuh core values tersebut usai melantik 36 pegawai negeri sipil (PNS) baru, Senin (4/5/2026).

Dalam arahannya, ia tidak sekadar meminta nilai BerAKHLAK ASN dihafal. Sebaliknya, ia menekankan agar prinsip tersebut menjadi kompas kerja di tengah perubahan zaman yang semakin cepat dan penuh ketidakpastian.

“Perubahan begitu cepat. Hanya yang adaptif yang akan survive,” tegasnya di hadapan para PNS yang baru saja mengucapkan sumpah jabatan.

Sebanyak 36 PNS yang dilantik terdiri dari 4 orang terhitung mulai tanggal (TMT) 1 April 2026 dan 32 orang TMT 1 Mei 2026.

Momentum pelantikan tersebut tidak hanya menjadi seremoni administratif. Lebih dari itu, Pemkab Tasikmalaya ingin menanamkan budaya kerja baru sejak hari pertama pengabdian ASN.

BerAKHLAK Jadi Kompas di Tengah Perubahan

Dalam arahannya, Bupati menekankan bahwa tujuh nilai BerAKHLAK ASN bukan sekadar slogan atau hiasan di dinding kantor.

Sebaliknya, nilai tersebut harus menjadi dasar berpikir dan bertindak setiap aparatur sipil negara.

Ia mengingatkan bahwa tantangan birokrasi saat ini semakin kompleks. Perubahan teknologi, tuntutan pelayanan publik, serta dinamika sosial menuntut ASN untuk lebih responsif dan adaptif.

Karena itu, BerAKHLAK ASN hadir sebagai panduan agar aparatur tetap memiliki arah yang jelas dalam menjalankan tugasnya.

Tanpa nilai yang kuat, birokrasi berpotensi kehilangan orientasi.

Tujuh Nilai yang Tak Bisa Ditawar

Bupati kemudian merinci tujuh nilai utama dalam BerAKHLAK ASN yang wajib diimplementasikan secara nyata:

1. Berorientasi Pelayanan
Setiap pekerjaan harus memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. ASN tidak boleh sekadar menyelesaikan tugas tanpa dampak.

2. Akuntabel
Kejujuran, ketelitian, disiplin, serta tanggung jawab menjadi kunci menjaga kepercayaan publik.

3. Kompeten
ASN dituntut terus belajar dan meningkatkan kemampuan. Tantangan baru tidak bisa dihadapi dengan cara lama.

4. Harmonis
Kerja tim menjadi keharusan. “Tidak ada Superman dan Superwoman. Kita harus menjadi superteam,” ujar Bupati.

5. Loyal
Setiap ASN wajib memegang teguh Pancasila, UUD 1945, serta setia kepada negara, instansi, dan pimpinan.

6. Adaptif
Kemampuan beradaptasi menjadi syarat utama bertahan di era disrupsi yang tidak selalu bisa diprediksi.

7. Kolaboratif
Sinergi antarinstansi harus diperkuat. Tidak boleh ada sekat ego sektoral dalam pelayanan publik.

Ketujuh nilai tersebut, menurutnya, tidak bisa ditawar. ASN yang mengabaikan prinsip tersebut berisiko tertinggal dalam sistem birokrasi modern.

Budaya Kerja Baru Mulai Dibangun

Pelantikan 36 PNS baru menjadi titik awal pembentukan budaya kerja yang lebih kolaboratif di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya.

Bupati menegaskan bahwa pola kerja lama yang individualistis harus segera ditinggalkan.

Sebaliknya, ASN dituntut bekerja sebagai satu tim yang solid, saling mendukung, dan fokus pada hasil nyata.

Menurutnya, birokrasi tidak lagi cukup hanya menjalankan rutinitas administratif. ASN harus mampu memberikan solusi konkret terhadap kebutuhan masyarakat.

Karena itu, nilai BerAKHLAK ASN diharapkan mampu mendorong perubahan pola pikir dari sekadar “bekerja” menjadi “melayani”.

Tantangan ASN di Era Disrupsi

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyinggung perubahan global yang semakin cepat akibat perkembangan teknologi dan informasi.

Era disrupsi membuat banyak hal sulit diprediksi. Kebijakan yang relevan hari ini belum tentu masih sesuai besok.

Situasi tersebut menuntut ASN untuk tidak kaku dalam bekerja.

Kemampuan beradaptasi, berpikir kritis, dan berinovasi menjadi hal yang wajib dimiliki oleh aparatur negara.

ASN yang tidak mau berubah berisiko tertinggal. Sebaliknya, mereka yang mampu menyesuaikan diri akan tetap relevan dalam sistem pemerintahan modern.

Sumpah Jabatan Harus Dibuktikan

Di akhir arahannya, Bupati menegaskan bahwa sumpah jabatan yang telah diucapkan bukan sekadar formalitas.

Sumpah tersebut harus dibuktikan melalui kinerja nyata dan integritas dalam pelayanan publik.

Ia berharap 36 PNS baru mampu menjadi bagian dari perubahan positif di lingkungan birokrasi Tasikmalaya.

Bukan hanya menjalankan tugas, tetapi juga membawa dampak nyata bagi masyarakat.

Sumpah sudah diucapkan, jabatan telah diberikan. Kini yang diuji bukan lagi kata-kata, melainkan konsistensi. Di tengah perubahan yang tak menunggu siapa pun, hanya ASN yang benar-benar BerAKHLAK yang akan tetap berdiri dan memberi arti. (GZ)


 

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • penyaluran beras Bulog

    Bulog Pastikan Penyaluran Beras Bulog ke 222 Ribu KPM Garut Terjaga Mutunya

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Bulog memastikan penyaluran beras Bulog untuk 222 ribu KPM Garut terjaga kualitasnya. albadarpost.com, BERITA DAERAH – Perum Bulog menjamin penyaluran beras Bulog untuk 222.778 keluarga penerima manfaat (KPM) di Kabupaten Garut berlangsung dengan kualitas terjaga. Komitmen ini ditegaskan setelah pengecekan langsung distribusi bantuan pangan yang dilakukan Bulog Ciamis sebagai pelaksana penyaluran di wilayah Priangan Timur. […]

  • perbaikan jalan desa

    Perbaikan Jalan “Insya Alloh” oleh Warga Tasikmalaya, Sindiran untuk Pejabat

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Warga dua desa di Tasikmalaya gotong royong perbaiki jalan rusak karena janji pemerintah tak kunjung terealisasi. albadarpost.com, HUMANIORA – Warga Desa Purwarahayu dan Desa Kertaraharja, Kecamatan Taraju, Kabupaten Tasikmalaya, turun langsung memperbaiki jalan desa pada Rabu, 3 Desember 2025. Perbaikan dilakukan secara sukarela melalui gotong royong. Jalan rusak yang menghubungkan dua desa itu selama bertahun-tahun […]

  • Bare Minimum Monday

    Kenapa Senin Terasa Berat? Ini Jawaban dari Tren Bare Minimum Monday

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 164
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Bare Minimum Monday kini viral di media sosial sebagai strategi kerja yang lebih realistis. Tren ini juga dikenal sebagai cara menghadapi Senin tanpa stres, sekaligus menjadi solusi untuk mengatasi Monday blues setelah libur panjang. Banyak pekerja mulai menerapkan konsep ini karena ritme kerja sering berubah drastis usai masa istirahat. Alih-alih langsung bekerja […]

  • Begal Jawa Barat

    Marak Begal, Warga Jabar Kini Lebih Waspada

    • calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 64
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Begal Jawa Barat kembali menjadi perhatian publik. Maraknya aksi begal, kejahatan jalanan, dan kriminalitas malam dalam beberapa pekan terakhir membuat sebagian warga mengubah kebiasaan mereka. Ada yang memilih pulang lebih awal, menghindari jalan sepi, hingga mencari rute yang lebih ramai. Di tengah situasi tersebut, Polda Jawa Barat meningkatkan patroli sebagai langkah […]

  • Iran AS Pakistan diplomasi

    Iran–AS Gelar Diplomasi di Pakistan, Ini Alasan Indonesia Tidak Terlibat

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 162
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Iran AS Pakistan diplomasi kembali menjadi sorotan internasional setelah Pakistan resmi menjadi tuan rumah pembicaraan tidak langsung antara Teheran dan Washington. Isu Iran AS diplomasi di Pakistan ini memunculkan tanda tanya besar di panggung global: mengapa Pakistan yang dipilih, sementara negara-negara netral seperti Indonesia justru tidak masuk dalam skema perundingan? Keputusan […]

  • Kebakaran Cikatomas

    Diduga Korsleting Listrik, Kebakaran Hebohkan Warga Cikatomas

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 158
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH — Kebakaran Cikatomas menggegerkan warga Desa Pakemitan, Kecamatan Cikatomas, Kabupaten Tasikmalaya, Kamis (4/6/2026) dini hari. Peristiwa yang diduga dipicu korsleting listrik itu menyebabkan bangunan yang digunakan sebagai toko parfum dan Bank Mitra mengalami kerusakan berat. Kebakaran terjadi sekitar pukul 03.00 WIB di Kampung Pakemitan 1 RT 001 RW 001. Saat sebagian besar […]

expand_less