Breaking News
light_mode
Beranda » Lifestyle » Manusia Sibuk Cari Tuhan di Langit, Padahal Nafasnya Saja Pemberian Allah

Manusia Sibuk Cari Tuhan di Langit, Padahal Nafasnya Saja Pemberian Allah

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
  • visibility 15
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

analbadarpost.com, LIFESTYLE – Ada manusia yang setiap hari sibuk mencari bukti keberadaan Tuhan. Ia memandangi langit, menghitung bintang, mengagumi gunung, lalu berkata, “Ini bukti Allah ada.” Padahal sejak bangun tidur sampai malam datang, jantungnya berdetak tanpa ia pernah tahu tombol “ON”-nya di mana.

Inilah yang dijelaskan Syekh Ibnu Athoillah dalam Kitab Hikam tentang hakikat mengenal Allah. Menurut ulama sufi tersebut, ada perbedaan besar antara orang yang melihat Allah lebih dahulu lalu memahami alam, dengan orang yang baru percaya kepada Allah setelah melihat alam semesta.

Ironisnya, manusia modern sering merasa paling rasional. Semua ingin dibuktikan. Semua harus terlihat. Dan semua harus masuk logika. Namun lucunya, mereka percaya sinyal WiFi tanpa pernah melihat bentuknya, tetapi masih meminta bukti tentang Tuhan yang menghidupkan dirinya.

Syekh Athoillah seakan menampar cara berpikir manusia yang terlalu sibuk mencari Tuhan di luar dirinya sendiri.

Ketika Alam Dijadikan Bukti Tuhan

Dalam salah satu hikmahnya, Syekh Athoillah menjelaskan bahwa orang yang benar-benar mengenal Allah tidak membutuhkan alam sebagai bukti utama keberadaan-Nya.

Mereka justru melihat alam sebagai akibat dari adanya Allah.

Sebaliknya, orang yang menjadikan alam sebagai satu-satunya jalan mengenal Tuhan menunjukkan bahwa hatinya belum benar-benar sampai kepada Allah.

Kalimat itu terasa sederhana, tetapi maknanya cukup dalam.

Sebab hari ini manusia begitu kagum pada ciptaan, tetapi lupa kepada Yang Menciptakan.

Orang menangis melihat matahari terbit di pegunungan. Orang terpukau melihat laut dan hutan. Namun setelah itu, ia kembali sombong, kembali lalai, dan kembali hidup seolah dunia berdiri sendiri tanpa Tuhan.

Padahal Al-Qur’an sudah mengingatkan:

“Dan Allah mengeluarkan kamu dari perut ibumu dalam keadaan tidak mengetahui apa-apa, lalu Dia memberi kamu pendengaran, penglihatan, dan hati agar kamu bersyukur.”
(QS. An-Nahl: 78)

Ayat itu menjelaskan bahwa sejak lahir manusia sebenarnya sudah dibekali alat untuk mengenal Allah.

Pendengaran, penglihatan, akal, dan hati bukan sekadar alat mencari uang atau mengejar jabatan.

Semua itu adalah jalan untuk mengenal siapa yang menciptakan kehidupan.

Manusia Modern: Pintar, Tapi Kosong

Hari ini manusia berhasil membuat kecerdasan buatan, roket, dan teknologi canggih. Namun anehnya, semakin tinggi ilmu pengetahuan, semakin banyak manusia kehilangan ketenangan.

Banyak orang hafal teori motivasi, tetapi tidak mampu tidur nyenyak.

Banyak yang paham cara investasi, tetapi hidupnya penuh kecemasan.

Dan banyak yang merasa modern, tetapi mudah marah hanya karena komentar media sosial.

Mengapa?

Karena manusia modern sering mengenal segala sesuatu kecuali dirinya sendiri.

Ia tahu isi dunia, tetapi lupa kepada pemilik dunia.

Padahal Imam Al-Ghazali pernah mengingatkan:

“Barang siapa mengenal dirinya, maka ia akan mengenal Tuhannya.”

Sayangnya, manusia hari ini lebih sibuk mempercantik citra daripada memperbaiki hati.

Feed media sosial dirawat seperti taman istana, tetapi jiwanya sendiri dibiarkan kosong dan berdebu.

Tuhan Tidak Pernah Jauh, Manusialah yang Menjauh

Syekh Athoillah sebenarnya sedang menjelaskan satu hal penting: Allah tidak pernah jauh.

Manusialah yang terlalu sibuk dengan dunia sampai lupa melihat tanda-tanda Tuhan dalam dirinya sendiri.

Nafas gratis.

Jantung berdetak otomatis.

Mata bisa melihat.

Otak bisa berpikir.

Namun manusia tetap berkata, “Mana bukti Tuhan?”

Lucunya lagi, manusia sering baru ingat Tuhan ketika hidup mulai sempit.

Saat sakit datang, doa mendadak panjang.

Saat kehilangan pekerjaan, sajadah mulai dicari.

Dan saat hati hancur, barulah malam terasa sunyi.

Padahal Allah sudah mengingatkan dalam Al-Qur’an:

“Kami akan memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda Kami di segenap penjuru dan pada diri mereka sendiri.”
(QS. Fussilat: 53)

Artinya, bukti keberadaan Allah bukan hanya ada di langit atau gunung.

Buktinya ada di tubuh manusia sendiri.

Bersyukur Adalah Bentuk Tertinggi Mengenal Allah

Menurut para ulama tasawuf, orang yang benar-benar mengenal Allah akan lebih mudah bersyukur.

Ia sadar bahwa hidup bukan semata hasil kerja kerasnya.

Ada pertolongan Allah dalam setiap langkah kehidupan.

Karena itu, rasa syukur bukan hanya ucapan “alhamdulillah”.

Syukur adalah kesadaran bahwa manusia tidak memiliki apa-apa tanpa Allah.

Sayangnya, banyak orang baru sadar ketika nikmat mulai dicabut sedikit demi sedikit.

Ketika sehat hilang, baru sadar pentingnya tubuh.

Ketika hati gelisah, baru sadar pentingnya kedekatan kepada Tuhan.

Dan ketika dunia mulai terasa sesak, manusia akhirnya paham bahwa uang ternyata tidak bisa membeli ketenangan.

Manusia hari ini terlalu sibuk mencari Tuhan di ujung langit, padahal sejak lahir Allah sudah mengetuk hatinya lewat setiap detak jantung yang tidak pernah ia bayar.

وَاللَّهُ أَعْلَمُ بِالصَّوَابِ

Penulis: Diki Samani (Pemimpin Redaksi AlbadarPost)

 

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi lahan kering retak saat musim kemarau 2026 dengan latar langit cerah dan suhu panas ekstrem.

    Kemarau 2026 Capai Puncak Agustus, BMKG Minta Waspada!

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 32
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi musim kemarau 2026 atau kemarau 2026 akan mencapai puncaknya pada Agustus mendatang. Selain datang lebih awal di sejumlah wilayah, periode kering tahun ini juga berpotensi memicu kekeringan serta kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Karena itu, masyarakat dan pemerintah daerah diminta segera menyiapkan langkah antisipasi. […]

  • pendidikan karakter

    Pemkab Tasikmalaya Perkuat Pendidikan Karakter lewat Kampung Pramuka

    • calendar_month Minggu, 14 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Kampung Pramuka Cikareo diperkuat sebagai basis pendidikan karakter dan pembinaan generasi muda Tasikmalaya. albadarpost.com, BERITA DAERAH – Peresmian Kampung Pramuka Cikareo di Kecamatan Cibalong bukan sekadar agenda seremonial kepramukaan. Langkah ini menandai upaya Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya memperluas investasi sosial berbasis pendidikan karakter di tingkat desa—sebuah pendekatan yang semakin relevan di tengah tantangan degradasi nilai sosial […]

  • kosmetik berbahaya

    BPOM Ungkap 23 Kosmetik Berbahaya Mengandung Merkuri dan Zat Terlarang

    • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 52
    • 0Komentar

    BPOM temukan 23 kosmetik berbahaya mengandung merkuri dan zat terlarang yang ancam kesehatan konsumen. albadarpost.com, PELITA – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) kembali menemukan puluhan kosmetik berbahaya yang beredar di pasaran. Dari hasil pengawasan intensif selama Juli hingga September 2025, sebanyak 23 produk kosmetik dinyatakan positif mengandung bahan kimia berbahaya dan dilarang, termasuk merkuri […]

  • Video viral menampilkan lima pekerja asal Jawa Barat yang terlantar di Papua dan meminta bantuan agar bisa pulang ke kampung halaman.

    Viral di TikTok! Warga Wado dan Cicalengka Terlantar di Papua

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 43
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Sebuah video viral tentang pekerja terlantar di Papua mengundang perhatian besar pengguna media sosial. Rekaman tersebut memperlihatkan lima pria dewasa dan satu orang kamerawan yang diduga menjadi korban penelantaran pekerjaan setelah ditinggal mandor sebuah perusahaan. Video mengenai pekerja yang terlantar di Papua, pekerja yang tidak mendapatkan kepastian kerja, serta pekerja yang meminta […]

  • miras ilegal

    Pemkot Tasikmalaya Musnahkan Ribuan Miras Ilegal

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 30
    • 0Komentar

    Pemkot Tasikmalaya musnahkan ribuan botol miras ilegal demi ketertiban dan perlindungan kesehatan warga. albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pemerintah Kota Tasikmalaya memusnahkan ribuan botol minuman keras ilegal hasil pengamanan aparat. Langkah ini menegaskan arah kebijakan daerah dalam menjaga ketertiban umum sekaligus melindungi kesehatan warga dari dampak peredaran miras yang tidak terkendali. Sebanyak 6.489 botol miras ilegal […]

  • Arus kendaraan pemudik di jalan tol Indonesia saat perjalanan mudik Lebaran 2026 menuju kampung halaman.

    Mau Mudik Tanpa Drama? Ikuti Panduan 2026 Ini

    • calendar_month Sabtu, 21 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 33
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Panduan Mudik 2026 menjadi pencarian utama masyarakat menjelang Lebaran. Banyak calon pemudik mulai mencari info mudik 2026, tips mudik aman, hingga strategi perjalanan agar terhindar dari kemacetan panjang. Tahun ini, mobilitas diprediksi meningkat sehingga persiapan perjalanan menjadi faktor paling menentukan kenyamanan. Karena itu, memahami panduan perjalanan mudik sejak awal dapat membantu […]

expand_less