Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Di Balik Gerak Jalan Galunggung, Bupati Soroti Makna Kebangkitan Tasikmalaya

Di Balik Gerak Jalan Galunggung, Bupati Soroti Makna Kebangkitan Tasikmalaya

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
  • visibility 205
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Galunggung Tasikmalaya pagi itu terlihat lebih hidup dari biasanya. Sejak matahari belum tinggi, kawasan wisata Cipanas sudah dipenuhi warga yang datang untuk mengikuti Gerak Jalan Tematik Galunggung “82” tahun 2026, Minggu (26/04/2026). Kegiatan ini juga dikenal sebagai gerak jalan Galunggung yang setiap tahun makin ramai dan jadi perhatian di kalender wisata daerah.

Di antara keramaian itu, Bupati Tasikmalaya, Cecep Nurul Yakin, tampak hadir langsung. Ia tidak hanya melepas peserta, tapi juga beberapa kali terlihat berbincang dengan panitia di pinggir rute. Suasananya santai, tapi tetap penuh perhatian.

Bukan Sekadar Jalan Santai, Warga Ikut Merasakan Atmosfer Galunggung

Kalau dilihat sekilas, ini seperti kegiatan olahraga biasa. Tapi suasananya lebih dari itu. Ribuan peserta berjalan melewati jalur yang mengelilingi kawasan wisata, sambil menikmati udara dingin khas Galunggung.

Beberapa warga bahkan datang bersama keluarga, hanya untuk ikut meramaikan. Ada yang membawa kamera, ada juga yang sekadar duduk di pinggir jalur sambil menikmati suasana.

Panitia dari Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Tasikmalaya memang sengaja mengemas kegiatan ini agar tidak terasa formal. Lebih dekat ke masyarakat, lebih ringan, tapi tetap punya pesan pariwisata.

Bupati Soroti Makna Galunggung, Bukan Hanya Destinasi

Dalam sambutannya, Bupati Cecep menyinggung hal yang cukup dalam. Ia menyebut Galunggung bukan hanya soal pemandangan atau wisata, tapi juga bagian dari perjalanan panjang masyarakat Tasikmalaya.

“Galunggung ini pernah mengajarkan kita tentang perubahan besar,” begitu kurang lebih yang ia sampaikan di hadapan peserta.

Ia menekankan bahwa kawasan ini punya nilai sejarah dan filosofi. Dari bencana masa lalu, muncul cerita tentang bertahan dan bangkit. Dan menurutnya, itu yang membuat Galunggung berbeda dari destinasi wisata lain.

Warga dan Pemerintah Bertemu di Satu Titik: Pariwisata

Di lapangan, terlihat jelas bagaimana warga dan pemerintah bertemu dalam satu kegiatan yang sama. Tidak ada jarak yang terlalu kaku. Banyak peserta yang memanfaatkan momen ini untuk sekadar berfoto atau mengobrol dengan petugas.

Pemerintah daerah melalui Disparpora Tasikmalaya menjadikan kegiatan ini sebagai bagian dari strategi memperkuat pariwisata lokal. Tapi di sisi lain, warga merasakannya sebagai acara kebersamaan.

Ada semacam titik temu yang tidak selalu terlihat di atas kertas: pariwisata yang hidup dari interaksi langsung.

Dorongan Ekonomi dan Infrastruktur Masih Jadi PR

Meski suasana meriah, Bupati juga menyinggung hal yang lebih serius. Ia menegaskan bahwa pengembangan wisata Galunggung tidak bisa berhenti pada acara seremonial saja.

Infrastruktur, akses, dan fasilitas pendukung masih perlu diperkuat. Tanpa itu, potensi besar kawasan ini tidak akan berkembang maksimal.

Ia juga menyebut pentingnya kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat. Karena menurutnya, pariwisata tidak bisa berdiri sendiri tanpa dukungan banyak pihak.

Galunggung Pelan-Pelan Naik Kelas

Dari tahun ke tahun, Galunggung terlihat mulai naik kelas sebagai destinasi wisata. Event seperti gerak jalan tematik ini menjadi salah satu cara memperkenalkan kembali kawasan tersebut ke publik yang lebih luas.

Tidak hanya wisata alam, tapi juga wisata pengalaman. Orang datang bukan hanya untuk melihat, tapi juga untuk ikut terlibat.

Dan di titik itu, Galunggung mulai punya cerita yang lebih kuat dari sekadar destinasi di peta.

Lebih dari Sekadar Event Tahunan

Gerak Jalan Tematik Galunggung 2026 mungkin terlihat sederhana di permukaan. Tapi di lapangan, kegiatan ini memperlihatkan sesuatu yang lebih besar: bagaimana wisata, masyarakat, dan pemerintah bisa bergerak dalam satu irama.

Tidak semua orang pulang dengan catatan besar. Tapi banyak yang membawa pengalaman kecil yang mungkin akan mereka ingat.

Dan di situlah Galunggung pelan-pelan membangun posisinya: bukan hanya tempat, tapi pengalaman. (GZ)


 

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • manfaat upacara bendera

    Upacara Bendera: Sekolah Karakter yang Kian Ditinggalkan

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 238
    • 0Komentar

    Upacara Senin: Sekolah Nilai yang Tak Tertulis albadarpost.com, CAKRAWALA – Setiap Senin pagi, lapangan sekolah sejatinya bukan sekadar ruang terbuka. Ia adalah kelas tanpa dinding, tempat nilai-nilai kebangsaan, kedisiplinan, dan kepemimpinan ditanamkan secara langsung. Upacara bendera, yang kerap dianggap rutinitas membosankan, sesungguhnya adalah laboratorium pendidikan karakter paling konkret yang pernah dimiliki sekolah Indonesia. Namun ironi […]

  • Piala AFF 2026

    Piala AFF 2026 Resmi Ubah Aturan, Begini Dampaknya bagi Timnas Indonesia

    • calendar_month Senin, 27 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 93
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Piala AFF 2026 tidak hanya menghadirkan persaingan baru di lapangan, tetapi juga membawa perubahan regulasi yang berpotensi memengaruhi jalannya pertandingan. Turnamen sepak bola paling bergengsi di Asia Tenggara itu akan mengadopsi sejumlah aturan yang sebelumnya diterapkan pada ajang Piala Dunia, sehingga setiap peserta dituntut bermain lebih disiplin. Bagi Timnas Indonesia, perubahan […]

  • Santunan Yatim Polres Tasikmalaya

    Polres Tasikmalaya Rutin Santuni Yatim, AKP Heru: Kami Datang Menjemput Berkah

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 127
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Santunan yatim Polres Tasikmalaya kembali menghadirkan cerita yang jarang terlihat publik. Di tengah tugas memburu pelaku kejahatan, mengungkap kasus kriminal, dan menjaga keamanan masyarakat, jajaran Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tasikmalaya ternyata memiliki rutinitas lain yang tak kalah penting: berbagi dengan anak-anak yatim piatu. Kegiatan sosial tersebut terus berlangsung secara konsisten di […]

  • Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan pesan persatuan saat empat hari besar keagamaan berlangsung berdekatan di Indonesia.

    Fenomena Langka! Empat Hari Besar Keagamaan Datang Beriringan di Indonesia

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 200
    • 0Komentar

    albadarpost.com, CAKRAWALA – Fenomena hari besar keagamaan beriringan tahun ini menjadi perhatian publik. Perayaan beberapa hari suci dari berbagai agama datang hampir bersamaan, menciptakan momentum yang jarang terjadi. Menteri Agama Nasaruddin Umar menilai situasi hari raya keagamaan yang berdekatan ini justru menjadi kesempatan penting untuk memperkuat persatuan dan kerukunan antarumat beragama di Indonesia. Momentum empat […]

  • Ilustrasi meal prep mingguan dengan sayuran, daging, dan buah tersimpan rapi dalam wadah kedap udara di kulkas.

    Cara Food Prep Agar Tahan Seminggu

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 262
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Banyak orang bersemangat saat belanja mingguan. Keranjang penuh sayuran segar, daging pilihan, dan buah berwarna cerah terasa seperti investasi untuk tujuh hari ke depan. Namun ironisnya, sebelum pekan berakhir, sebagian bahan justru berakhir di tempat sampah. Sayuran menguning, daun layu, bahkan daging mulai berbau. Padahal, dengan teknik food prep yang benar, bahan […]

  • Ilustrasi refleksi batin tentang syukur sebagai jalan ruhani dalam Islam berdasarkan Surat Ibrahim ayat 7

    Janji Allah di Jalan Syukur

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 267
    • 0Komentar

    albadarpost.com, OPINI – Ada ayat yang tidak turun untuk diperdebatkan, melainkan untuk direnungkan. Ia tidak menggedor telinga, tetapi mengetuk hati. Surat Ibrahim ayat 7 adalah salah satunya. Sebuah pengumuman dari langit yang tidak memaksa, tetapi mengundang kesadaran terdalam manusia. “Jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah nikmat kepadamu. Namun jika kamu mengingkari, sungguh azab-Ku sangat […]

expand_less