Breaking News
light_mode
Beranda » Opini » Zuhud atau Malas Berkedok Agama? Ini yang Jarang Berani Dibahas

Zuhud atau Malas Berkedok Agama? Ini yang Jarang Berani Dibahas

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
  • visibility 168
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

pi albadarpost.com, OPINI – Makna zuhud sering terdengar mulia. Namun dalam praktik, zuhud dalam Islam kerap berubah arah. Banyak yang menyebut hakikat zuhud sebagai hidup sederhana tanpa ambisi. Bahkan, ada yang menjadikannya alasan untuk tidak bergerak.

Pertanyaannya sederhana.
Ini benar zuhud… atau sekadar nyaman tidak berusaha?

Ketika Zuhud Dijadikan Alasan, Bukan Pilihan Sadar

Fenomena ini tidak sulit ditemukan.

Ada yang berkata, “Saya tidak mengejar dunia,” padahal peluang ada di depan mata.
Ada yang menolak berkembang, lalu menamainya “zuhud”.

Sekilas terdengar religius.
Namun jika ditelisik, ada yang janggal.

Tentu tidak semua orang demikian, namun fenomena ini cukup sering terjadi.

Dalam banyak kasus, kesalahpahaman ini muncul karena kurangnya pemahaman, bukan niat yang buruk.

Dalilnya Tegas, Tapi Sering Diambil Setengah

Rasulullah ﷺ bersabda:

“ازْهَدْ فِي الدُّنْيَا يُحِبَّكَ اللَّهُ”
“Zuhudlah terhadap dunia, niscaya Allah akan mencintaimu…” (HR. Ibnu Majah)

Kalimat ini sering dikutip.
Namun maknanya jarang dibahas tuntas.

Zuhud bukan berarti menolak dunia.
Zuhud berarti tidak menggantungkan hati pada dunia.

Allah juga berfirman:

“Agar kamu tidak bersedih terhadap apa yang luput darimu dan tidak terlalu gembira terhadap apa yang diberikan kepadamu.” (QS. Al-Hadid: 23)

Artinya jelas: kendali, bukan pelarian.

Ironi yang Terjadi: Tidak Punya, Tapi Terikat

Di sinilah diskusi sering memanas.

Ada yang tidak memiliki banyak, tetapi pikirannya terus mengejar dunia.
Ada yang sederhana, namun hatinya gelisah melihat orang lain berhasil.

Sebaliknya, ada yang berkecukupan, tetapi tetap tenang.

Mungkin kita juga pernah berada di posisi itu.

Jadi, siapa yang lebih dekat dengan zuhud?

Zuhud Itu Kuat, Bukan Lemah

Zuhud tidak identik dengan lemah.

Tapi zuhud justru menuntut kekuatan. Kekuatan untuk mengendalikan diri, bukan menghindar.

Para sahabat Nabi tidak berhenti bekerja. Mereka tetap berdagang, berjuang, dan membangun.

Namun satu hal membedakan: hati mereka tidak bergantung pada hasil.

Ini inti yang sering terlewat.

Di Era Sekarang, Zuhud Jadi Dua Ekstrem

Hari ini, kita melihat dua sisi.

Satu sisi mengejar dunia tanpa batas.
Sisi lain menolak dunia tanpa arah.

Keduanya sama-sama berlebihan.

Zuhud tidak berada di dua titik itu.
Zuhud ada di tengah.

Tetap berusaha, tetapi tidak terikat.

Diskusi yang Perlu Dilanjutkan

Pada akhirnya, makna zuhud bukan sekadar label.

Ia adalah proses.
Ia adalah latihan.

Namun ketika istilah ini mulai digunakan untuk membenarkan kondisi, di situlah perlu ada refleksi.

Bukan untuk saling menyalahkan.
Tetapi untuk meluruskan.

Karena bisa jadi, yang kita sebut zuhud… sebenarnya belum sampai ke sana.

وَاللّٰهُ أَعْلَمُ بِالصَّوَابِ

Penulis: Diki Samani (Pemimpin Redaksi AlbadarPost)


 

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KUHAP baru 2026

    Di Balik Pengesahan KUHAP Baru: Warga yang Menunggu Rasa Aman dari Hukum

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Pengesahan KUHAP baru memicu perdebatan antara DPR dan masyarakat sipil. Artikel ini mengupas dampaknya pada hak warga, perubahan proses pidana, serta kesiapan pemerintah menjelang implementasi penuh pada 2 Januari 2026. albadarpost.com, HUMANIORA – Di halaman depan Kompleks Parlemen, Selasa sore itu, beberapa mahasiswa duduk berjejer di aspal panas. Mereka mengangkat poster yang sudah lusuh oleh […]

  • Selawat Kebangsaan

    Monas Jadi Awal Doa Indonesia Menyambut Kemerdekaan

    • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 82
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Bendera Merah Putih mulai berkibar di berbagai sudut Indonesia saat Agustus tiba. Namun, tahun ini masyarakat diajak menyambut Bulan Kemerdekaan dengan cara yang berbeda. Melalui Selawat Kebangsaan dan Zikir dan Doa Kebangsaan, Kementerian Agama mengundang masyarakat berkumpul di Lapangan Monas, Jakarta, untuk memanjatkan doa bersama bagi Indonesia. Kehadiran Habib Syech bin […]

  • Kantor Pemerintah Kota Tasikmalaya terkait polemik penunjukan Plh Sekda Tasik dan isu administrasi birokrasi.

    Polemik Plh Sekda Tasik, Publik Menunggu Kepastian Tata Kelola

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 165
    • 0Komentar

    albadarpost.com, EDITORIAL – Polemik Plh Sekda Tasik tampaknya belum akan mereda dalam waktu dekat. Dalam dua hari terakhir, isu ini ramai dibahas, bukan hanya di lingkungan ASN Pemerintah Kota Tasikmalaya, tetapi juga di ruang percakapan publik dan media online lokal. Awalnya memang terdengar teknis. Soal administrasi jabatan. Namun perlahan, perdebatan itu berubah menjadi pertanyaan yang […]

  • Putusan Mahkamah Agung sengketa tindakan pemerintah

    Ketika Gugatan Warga Berhenti di Meja yang Salah

    • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 265
    • 0Komentar

    Putusan Mahkamah Agung menegaskan Pengadilan Negeri tidak berwenang mengadili perbuatan melanggar hukum oleh pejabat pemerintah. Apa dampaknya bagi warga dan pelayanan publik? albadarpost.com, PERSPEKTIF – Putusan Mahkamah Agung yang menegaskan bahwa Pengadilan Negeri tidak berwenang mengadili perbuatan melanggar hukum oleh badan atau pejabat pemerintah bukan sekadar perkara teknis hukum. Ia menyentuh satu soal mendasar: ke […]

  • bukti elektronik penyidikan

    KPK Tegaskan Bukti Elektronik Penyidikan Kasus Kuota Haji

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 239
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan penyidikan kasus dugaan korupsi kuota haji terus bergerak. Lembaga antirasuah itu menguatkan temuan bukti elektronik penyidikan terkait dugaan aliran dana kepada seorang tokoh besar organisasi keagamaan nasional. Penegasan ini disampaikan KPK setelah memeriksa pihak yang bersangkutan sebagai saksi, sekaligus menanggapi bantahan atas tudingan keterlibatan dalam perkara tersebut. […]

  • Suasana malam takbiran Dzulhijjah di kampung Indonesia dengan gema takbir, bedug musala, dan warga bersiap menyambut Idul Adha.

    Bukan Sekadar Kurban, Ini Rahasia Besar Bulan Dzulhijjah

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 198
    • 0Komentar

    analbadarpost.com, HIKMAH – Bulan Dzulhijjah selalu identik dengan haji, kurban, dan gema takbir Idul Adha. Namun ternyata, ada banyak fakta Dzulhijjah yang jarang diketahui masyarakat. Bulan terakhir dalam kalender Hijriah ini bukan hanya tentang penyembelihan hewan kurban, tetapi juga tentang perubahan hati, momentum memperbaiki hidup, hingga suasana spiritual yang terasa berbeda dibanding bulan lainnya. Bahkan […]

expand_less