Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Pria Bertopeng Masuk Rumah Dini Hari, Identitasnya Bikin Kaget

Pria Bertopeng Masuk Rumah Dini Hari, Identitasnya Bikin Kaget

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
  • visibility 86
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Suara kecil dari arah dapur pada dini hari biasanya dianggap sepele. Namun bagi penghuni sebuah rumah di Kampung Cinusa Hilir, Desa Nusawangi, Kecamatan Cisayong, suara itu justru menjadi awal dari peristiwa menegangkan yang berujung pada penangkapan seorang terduga pelaku pencurian.

Kasus pencurian sepeda listrik yang terjadi Senin, 25 Mei 2026 sekitar pukul 02.00 WIB itu tidak hanya menyisakan luka bagi korban. Lebih dari itu, warga dibuat terkejut ketika mengetahui identitas pelaku yang ternyata bukan orang asing.

Pelaku diketahui berinisial AS (63), warga setempat yang selama ini dikenal oleh para korban maupun warga sekitar.

Bermula dari Suara Mencurigakan Saat Bermain Game

Malam itu, Imas Masitoh bersama empat orang lainnya masih terjaga di dalam rumah. Mereka menghabiskan waktu dengan bermain game online ketika tiba-tiba terdengar suara mencurigakan dari arah dapur.

Awalnya suara tersebut terdengar seperti bunyi benda yang bergeser pelan.

“Kletek… kletek…”

Tidak terlalu keras. Namun cukup membuat penghuni rumah curiga.

Azhar Nurohman Saputra kemudian mencoba memeriksa sumber suara tersebut. Saat mendekati area dapur, ia melihat seseorang yang menggunakan penutup wajah sedang mengintip dari jendela dan berusaha membuka kunci pintu.

Situasi berubah cepat.

Penghuni rumah langsung bersiaga. Ketika pintu dapur berhasil dibuka, teriakan “maling” pun pecah di tengah suasana dini hari yang sebelumnya tenang.

Golok Berayun Saat Pelaku Hendak Kabur

Menyadari aksinya diketahui, pelaku berusaha melarikan diri.

Namun Wildan Jaenu Toyib mencoba menghentikannya dengan menarik bagian belakang tubuh pelaku.

Di titik itulah situasi berubah menjadi ricuh.

Pelaku yang membawa sebilah golok langsung mengayunkannya secara acak ke arah orang-orang yang berada di dekatnya.

Sabetan senjata tajam mengenai kepala dan punggung kiri atas Wildan.

Sementara itu, Azhar yang berusaha merebut golok juga mengalami luka pada punggung jari tangan kanan dan jari manis tangan kiri.

Di tengah kepanikan tersebut, teriakan warga mulai terdengar dari berbagai arah.

Lampu rumah menyala satu per satu.

Beberapa warga berlari menuju lokasi setelah mendengar keributan yang memecah kesunyian dini hari.

Identitas Pelaku Membuat Warga Terkejut

Sebelum berhasil diamankan warga, pelaku membuka penutup wajah yang dikenakannya.

Saat itulah para korban dan saksi menyadari sesuatu yang tidak mereka duga.

Pria tersebut ternyata bukan orang asing.

Ia adalah seseorang yang mereka kenal.

Pelaku bahkan masih berasal dari wilayah yang sama dengan para korban.

Fakta tersebut membuat banyak warga terkejut. Sebab dalam kehidupan masyarakat kampung, hubungan sosial biasanya cukup dekat. Orang saling mengenal, saling menyapa, bahkan mengetahui keluarga satu sama lain.

Karena itu, peristiwa ini menjadi pembicaraan tersendiri di lingkungan sekitar.

Polisi Sita Golok dan Sejumlah Barang Bukti

Setelah diamankan, kasus dugaan pencurian sepeda listrik ditangani pihak kepolisian.

Polisi menyita sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan peristiwa tersebut.

Barang bukti yang diamankan antara lain:

  • Satu bilah golok sepanjang 63 sentimeter
  • Kain penutup wajah
  • Tas ransel
  • Kaos singlet hitam
  • Celana panjang hitam
  • Hasil visum korban atas nama Wildan dan Azhar

Selain itu, polisi juga meminta keterangan sejumlah saksi, di antaranya Indra Tauhid Saputra, Yusuf Wildani, dan Tendi Febriansyah.

Terancam Hukuman Penjara Hingga 7 Tahun

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, pelaku dijerat dengan Pasal 17 jo Pasal 447 ayat (1) huruf e dan f serta Pasal 466 ayat (2) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.

Untuk dugaan percobaan pencurian dengan pemberatan, ancaman hukuman mencapai tujuh tahun penjara atau denda hingga Rp500 juta.

Sementara untuk dugaan penganiayaan yang menyebabkan luka berat, ancaman pidananya mencapai lima tahun penjara atau denda hingga Rp50 juta.

Ketika Ancaman Datang dari Orang yang Dikenal

Peristiwa di Cisayong ini menjadi pengingat bahwa kewaspadaan tidak selalu berkaitan dengan orang asing.

Kadang, ancaman justru datang dari lingkungan yang selama ini terasa akrab.

Karena itu, selain memperkuat keamanan rumah, masyarakat juga perlu terus menjaga kepedulian sosial di lingkungan sekitar agar tanda-tanda persoalan dapat dikenali lebih awal.

Di kampung, orang sering merasa aman karena saling mengenal.

Namun peristiwa di Cisayong mengingatkan satu hal: mengenal seseorang tidak selalu berarti mengetahui apa yang sedang terjadi di balik hidupnya.

Catatan Redaksi: Untuk menjaga asas praduga tak bersalah, status hukum pelaku tetap mengacu pada proses yang sedang berjalan di kepolisian hingga ada putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap. (GZ)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Surat PHK

    Surat PHK, Prosedur Wajib Ketenagakerjaan

    • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 182
    • 0Komentar

    Surat PHK bukan sekadar administrasi, tetapi instrumen hukum yang menentukan kepastian hak pekerja dan kehadiran negara. albadarpost.com, PERSPEKTIF – Pemutusan hubungan kerja bukan sekadar keputusan internal perusahaan. Ia adalah peristiwa hukum yang langsung menyentuh hidup warga. Di titik inilah Surat PHK menjadi penting, bukan sebagai formalitas administratif, melainkan sebagai penanda hadir atau absennya negara dalam […]

  • strategi UMKM

    Jarang Diketahui! Ini Cara UMKM Kalahkan Produk Raksasa

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 143
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Strategi UMKM menjadi kunci utama bagi pelaku usaha kecil untuk bersaing di pasar yang didominasi brand besar. Banyak yang mengira usaha kecil sulit menang, padahal dengan strategi UMKM cerdas, taktik bisnis kecil, dan cara bersaing UMKM yang tepat, peluang justru terbuka lebar. Oleh karena itu, memahami strategi UMKM yang jarang diketahui […]

  • Jadwal Timnas Indonesia

    Timnas Indonesia Main Lagi! Juni 2026 Dipenuhi Laga Panas

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 221
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Pecinta sepak bola nasional akhirnya mulai ramai membicarakan jadwal Timnas Indonesia Juni 2026. Dari Myanmar, Vietnam, Oman sampai Mozambik, skuad Garuda akan menjalani rangkaian pertandingan yang membuat suasana sepak bola tanah air kembali hidup. Bukan cuma soal lawan. Jam pertandingan malam hari juga mulai bikin banyak orang sibuk mengatur waktu. Ada […]

  • Naming Rights Stasiun Cirebon

    Kerugian Rp1 Miliar Akibat Pembatalan Naming Rights Stasiun Cirebon BT Batik Trusmi

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 202
    • 0Komentar

    Pembatalan kerja sama naming rights Stasiun Cirebon BT Batik Trusmi rugikan perusahaan hingga Rp1 miliar. albadarpost.com, LENSA -Dua hari sebelum peluncuran resmi, kerja sama naming rights Stasiun Cirebon antara PT Kereta Api Indonesia (Persero) dan perusahaan batik lokal BT Batik Trusmi mendadak dibatalkan. Keputusan itu bukan hanya menggagalkan rencana promosi besar pada Hari Batik Nasional, […]

  • Perbedaan malam Lailatul Qadr antara NU dan Muhammadiyah

    Malam 27 atau 28? Perbedaan Hitungan Lailatul Qadr, Ini Penjelasannya

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 122
    • 0Komentar

    albadarpost.com, PERSPEKTIF – Perbincangan mengenai Lailatul Qadr yang berbeda kembali muncul di tengah masyarakat. Tahun ini, sebagian umat Islam menyebut malam ini sebagai malam 27 Ramadan menurut pemerintah dan Nahdlatul Ulama, sementara bagi Muhammadiyah malam yang sama justru dihitung sebagai malam ke-28 Ramadan. Perbedaan ini membuat sebagian orang bertanya-tanya: apakah Lailatul Qadr berbeda bagi masing-masing […]

  • Kajian Kitab Hikam Syekh Athoillah tentang mengenal Allah dan pentingnya rasa syukur dalam kehidupan manusia.

    Manusia Sibuk Cari Tuhan di Langit, Padahal Nafasnya Saja Pemberian Allah

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 128
    • 0Komentar

    analbadarpost.com, LIFESTYLE – Ada manusia yang setiap hari sibuk mencari bukti keberadaan Tuhan. Ia memandangi langit, menghitung bintang, mengagumi gunung, lalu berkata, “Ini bukti Allah ada.” Padahal sejak bangun tidur sampai malam datang, jantungnya berdetak tanpa ia pernah tahu tombol “ON”-nya di mana. Inilah yang dijelaskan Syekh Ibnu Athoillah dalam Kitab Hikam tentang hakikat mengenal […]

expand_less