Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Puluhan Atlet Silat Rebut Tiket! Seleksi Popwilda Tasikmalaya 2026 Memanas

Puluhan Atlet Silat Rebut Tiket! Seleksi Popwilda Tasikmalaya 2026 Memanas

  • account_circle redaktur
  • calendar_month 3 jam yang lalu
  • visibility 14
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAHSeleksi Pekan Olahraga Pelajar Wilayah Daerah (Popwilda) Kabupaten Tasikmalaya 2026 resmi digelar dan langsung menghadirkan persaingan ketat. Ajang penjaringan tim Popwilda Tasikmalaya ini menjadi panggung awal bagi atlet pencak silat pelajar yang ingin naik level. Sejak hari pertama, atmosfer pertandingan terasa berbeda—lebih tegang, lebih serius, dan penuh ambisi.

Sorak penonton mulai terdengar sejak pagi. Pelatih sibuk memberi arahan. Atlet berdiri fokus menunggu giliran.

Di sinilah semuanya dimulai.

Digelar di Gedung Pramuka, Arena Langsung Panas

Kegiatan berlangsung pada 25–26 April 2026 di Gedung Kwarcab Pramuka Kabupaten Tasikmalaya. Sejak pembukaan oleh Ketua IPSI Kabupaten Tasikmalaya, H. Rd. Eres Ruslil Aeres, S.H., area pertandingan dipenuhi peserta dari berbagai perguruan.

Tidak butuh waktu lama untuk melihat tensi meningkat. Setiap laga berjalan cepat, tapi penuh perhitungan.

Beberapa pertandingan bahkan berlangsung sengit sejak detik awal.

Tidak ada yang ingin kalah cepat.

seleksi Popwilda Tasikmalaya 2026

Foto bersama Ketua IPSI Kabupaten Tasikmalaya, H. Rd. Eres Ruslil Aeres, S.H., beserta pengurus, pelatih dan panitia.

Bukan Sekadar Laga, Ini Perebutan Tiket Masa Depan

Seleksi ini bukan kompetisi biasa. Panitia dan tim pelatih mencari atlet terbaik untuk mewakili daerah di ajang Popwilda.

Artinya, setiap poin punya arti.

Setiap kesalahan bisa menentukan.

Banyak atlet datang dengan satu tujuan: lolos seleksi.

Namun, hanya sedikit yang akan terpilih.

Di sinilah persaingan benar-benar terasa.

Sistem Semi Sirkuit, Konsistensi Jadi Kunci

Panitia menerapkan sistem semi sirkuit dalam dua putaran. Setiap pertandingan terdiri dari tiga babak, masing-masing berdurasi dua menit.

Penilaian dilakukan secara akumulatif. Jadi, satu kemenangan tidak cukup.

Atlet harus tampil stabil di setiap laga.

Ini yang membuat seleksi terasa lebih menantang.

Sekali lengah, posisi bisa langsung turun.

Peserta Pelajar, Tapi Mental Sudah Kompetitif

Seleksi ini khusus untuk atlet pelajar kelahiran 1 Januari 2009 dan sesudahnya. Meski masih muda, mental bertanding mereka terlihat matang.

Beberapa pertandingan menunjukkan teknik tinggi dan strategi yang rapi.

Menariknya, panitia memperbolehkan perguruan yang kekurangan peserta untuk merekrut atlet dari perguruan lain dengan izin resmi.

Kebijakan ini membuat peta persaingan semakin dinamis.

Tidak bisa ditebak.

Kategori Tanding dan Seni Sama-sama Jadi Sorotan

Panitia mempertandingkan dua kategori, yakni tanding dan seni. Mereka menggelar masing-masing kategori dalam dua putaran.

Kategori tanding menghadirkan duel langsung antar atlet. Sementara itu, juri menilai gerakan pada kategori seni berdasarkan teknik dan ketepatan.

Keduanya sama-sama menyita perhatian.

Di satu sisi, ada adu fisik.
Di sisi lain, ada keindahan gerakan.

Semua punya daya tarik.

Disiplin Ketat, Dari Administrasi hingga Penimbangan

Panitia menerapkan aturan yang cukup ketat. Setiap peserta wajib melengkapi dokumen, mulai dari identitas hingga surat kesehatan.

Selain itu, panitia melakukan penimbangan setiap hari tanpa toleransi.

Hal kecil, tapi krusial.

Banyak atlet mulai menjaga pola makan sejak sebelum bertanding.

Karena di sini, detail menentukan hasil.

Antusiasme Tinggi, Sinyal Positif untuk Pembinaan Atlet

Jumlah peserta yang membludak menunjukkan satu hal: minat terhadap pencak silat masih tinggi.

Ini menjadi kabar baik bagi pembinaan olahraga di daerah.

Selain itu, ajang seperti ini memberi ruang bagi atlet muda untuk berkembang.

Mereka belajar menghadapi tekanan.
Mereka belajar menang dan kalah.

Dan yang paling penting, mereka belajar bertahan.

Dari Arena Kecil Menuju Panggung Besar

Melalui seleksi Popwilda Tasikmalaya 2026, perjalanan atlet muda mulai terbentuk. Tidak semua akan lolos.

Namun, setiap peserta membawa pengalaman berharga.

Dari sinilah para atlet daerah mulai menentukan masa depan mereka.

Langkah pertama sudah dimulai.
Sisanya, tinggal siapa yang siap bertahan. (GZ)


 

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi Luqman al-Hakim menasihati anaknya tentang tauhid, akhlak mulia, dan tanggung jawab sosial dalam Al-Qur’an Surat Luqman.

    Pesan Abadi Luqman al-Hakim untuk Generasi Masa Depan

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 22
    • 0Komentar

    albadarpost.com, OPINI – Suatu hari di masa depan, ketika dunia bergerak semakin cepat dan nilai-nilai kerap tergeser oleh ambisi, seorang anak mungkin akan bertanya: apa yang bisa menjadi pegangan hidup di tengah kebisingan zaman? Jawabannya ternyata telah lama hadir dalam Al-Qur’an, melalui wasiat Luqman al-Hakim kepada anaknya, yang terabadikan dalam Surat Luqman ayat 13–19. Luqman […]

  • Tokoh Quraisy

    Tokoh Quraisy Paling Berpengaruh: Dari Penentang Jadi Pembela

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 27
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Tokoh Quraisy selalu berada di pusat sejarah Islam. Dalam perjalanan Quraisy di Mekkah, kita melihat kontras yang tajam: ada tokoh Quraisy penentang Islam, ada pula tokoh Quraisy pendukung Islam. Namun yang jarang disadari, sebagian dari mereka justru berbalik arah—dari musuh menjadi pembela. Di titik inilah sejarah terasa hidup. Konflik tidak hanya terjadi di […]

  • Ilustrasi seorang muslim berdoa sebelum berpuasa yang menggambarkan makna niat puasa dalam perspektif tauhid dan keikhlasan ibadah.

    Rahasia Niat Puasa: Perspektif Tauhid yang Jarang Dibahas

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 17
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Banyak orang memahami puasa hanya sebagai menahan lapar dan dahaga. Padahal dalam Islam, niat puasa dalam tauhid memiliki makna yang jauh lebih dalam. Konsep niat puasa berdasarkan tauhid, atau keikhlasan ibadah kepada Allah, menjadi inti dari setiap amal seorang muslim. Dalam perspektif aqidah, niat puasa dalam tauhid menegaskan bahwa puasa bukan sekadar […]

  • gorengan renyah berwarna keemasan yang baru diangkat dari minyak panas di wajan besar

    7 Rahasia Gorengan Renyah Tahan Lama, Nomor 3 Jarang Diketahui

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 23
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Banyak orang heran mengapa gorengan yang dibuat di rumah sering cepat lembek. Padahal, gorengan yang dijual pedagang di pinggir jalan justru bisa tetap renyah berjam-jam. Rahasia gorengan renyah tahan lama ternyata bukan sekadar resep. Pedagang biasanya memakai beberapa trik sederhana yang jarang diketahui banyak orang. Jika Anda mengetahui cara ini, gorengan buatan […]

  • Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin memimpin rapat MBG dengan pembentukan 7 satgas dan pengawasan dapur via CCTV real-time

    Gerak Cepat Bupati Cecep: MBG Tasikmalaya Dikawal Ketat, UMKM Ikut Terdorong

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 29
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Program MBG Tasikmalaya atau Makan Bergizi Gratis di Tasikmalaya kini memasuki fase percepatan yang lebih serius. Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya langsung tancap gas, bukan hanya pada distribusi, tetapi juga pengawasan dan dampak ekonomi yang ditargetkan terasa cepat di masyarakat. Langkah ini dipimpin langsung oleh Bupati Tasikmalaya, Cecep Nurul Yakin, dalam rapat koordinasi […]

  • kasus penganiayaan Grabag

    Polsek Grabag Telusuri Kasus Penganiayaan Grabag yang Libatkan Anak di Bawah Umur

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Polsek Grabag menyelidiki kasus penganiayaan Grabag yang melibatkan dua anak di bawah umur dan memicu perhatian publik. albadarpost.com, HUMANIORA – Keluarga seorang pelajar SMP di Kecamatan Grabag, Purworejo, meminta penanganan tegas atas kasus penganiayaan Grabag yang melibatkan anak di bawah umur. Mereka menilai tindakan pelaku sudah melewati batas dan harus diproses sesuai aturan. Permintaan itu […]

expand_less