Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Puluhan Atlet Silat Rebut Tiket! Seleksi Popwilda Tasikmalaya 2026 Memanas

Puluhan Atlet Silat Rebut Tiket! Seleksi Popwilda Tasikmalaya 2026 Memanas

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
  • visibility 226
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAHSeleksi Pekan Olahraga Pelajar Wilayah Daerah (Popwilda) Kabupaten Tasikmalaya 2026 resmi digelar dan langsung menghadirkan persaingan ketat. Ajang penjaringan tim Popwilda Tasikmalaya ini menjadi panggung awal bagi atlet pencak silat pelajar yang ingin naik level. Sejak hari pertama, atmosfer pertandingan terasa berbeda—lebih tegang, lebih serius, dan penuh ambisi.

Sorak penonton mulai terdengar sejak pagi. Pelatih sibuk memberi arahan. Atlet berdiri fokus menunggu giliran.

Di sinilah semuanya dimulai.

Digelar di Gedung Pramuka, Arena Langsung Panas

Kegiatan berlangsung pada 25–26 April 2026 di Gedung Kwarcab Pramuka Kabupaten Tasikmalaya. Sejak pembukaan oleh Ketua IPSI Kabupaten Tasikmalaya, H. Rd. Eres Ruslil Aeres, S.H., area pertandingan dipenuhi peserta dari berbagai perguruan.

Tidak butuh waktu lama untuk melihat tensi meningkat. Setiap laga berjalan cepat, tapi penuh perhitungan.

Beberapa pertandingan bahkan berlangsung sengit sejak detik awal.

Tidak ada yang ingin kalah cepat.

seleksi Popwilda Tasikmalaya 2026

Foto bersama Ketua IPSI Kabupaten Tasikmalaya, H. Rd. Eres Ruslil Aeres, S.H., beserta pengurus, pelatih dan panitia.

Bukan Sekadar Laga, Ini Perebutan Tiket Masa Depan

Seleksi ini bukan kompetisi biasa. Panitia dan tim pelatih mencari atlet terbaik untuk mewakili daerah di ajang Popwilda.

Artinya, setiap poin punya arti.

Setiap kesalahan bisa menentukan.

Banyak atlet datang dengan satu tujuan: lolos seleksi.

Namun, hanya sedikit yang akan terpilih.

Di sinilah persaingan benar-benar terasa.

Sistem Semi Sirkuit, Konsistensi Jadi Kunci

Panitia menerapkan sistem semi sirkuit dalam dua putaran. Setiap pertandingan terdiri dari tiga babak, masing-masing berdurasi dua menit.

Penilaian dilakukan secara akumulatif. Jadi, satu kemenangan tidak cukup.

Atlet harus tampil stabil di setiap laga.

Ini yang membuat seleksi terasa lebih menantang.

Sekali lengah, posisi bisa langsung turun.

Peserta Pelajar, Tapi Mental Sudah Kompetitif

Seleksi ini khusus untuk atlet pelajar kelahiran 1 Januari 2009 dan sesudahnya. Meski masih muda, mental bertanding mereka terlihat matang.

Beberapa pertandingan menunjukkan teknik tinggi dan strategi yang rapi.

Menariknya, panitia memperbolehkan perguruan yang kekurangan peserta untuk merekrut atlet dari perguruan lain dengan izin resmi.

Kebijakan ini membuat peta persaingan semakin dinamis.

Tidak bisa ditebak.

Kategori Tanding dan Seni Sama-sama Jadi Sorotan

Panitia mempertandingkan dua kategori, yakni tanding dan seni. Mereka menggelar masing-masing kategori dalam dua putaran.

Kategori tanding menghadirkan duel langsung antar atlet. Sementara itu, juri menilai gerakan pada kategori seni berdasarkan teknik dan ketepatan.

Keduanya sama-sama menyita perhatian.

Di satu sisi, ada adu fisik.
Di sisi lain, ada keindahan gerakan.

Semua punya daya tarik.

Disiplin Ketat, Dari Administrasi hingga Penimbangan

Panitia menerapkan aturan yang cukup ketat. Setiap peserta wajib melengkapi dokumen, mulai dari identitas hingga surat kesehatan.

Selain itu, panitia melakukan penimbangan setiap hari tanpa toleransi.

Hal kecil, tapi krusial.

Banyak atlet mulai menjaga pola makan sejak sebelum bertanding.

Karena di sini, detail menentukan hasil.

Antusiasme Tinggi, Sinyal Positif untuk Pembinaan Atlet

Jumlah peserta yang membludak menunjukkan satu hal: minat terhadap pencak silat masih tinggi.

Ini menjadi kabar baik bagi pembinaan olahraga di daerah.

Selain itu, ajang seperti ini memberi ruang bagi atlet muda untuk berkembang.

Mereka belajar menghadapi tekanan.
Mereka belajar menang dan kalah.

Dan yang paling penting, mereka belajar bertahan.

Dari Arena Kecil Menuju Panggung Besar

Melalui seleksi Popwilda Tasikmalaya 2026, perjalanan atlet muda mulai terbentuk. Tidak semua akan lolos.

Namun, setiap peserta membawa pengalaman berharga.

Dari sinilah para atlet daerah mulai menentukan masa depan mereka.

Langkah pertama sudah dimulai.
Sisanya, tinggal siapa yang siap bertahan. (GZ)


 

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • pembunuhan penjaga konter

    Buruh di Bandung Bunuh Penjaga Konter demi Judi Online

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 244
    • 0Komentar

    Buruh di Bandung bunuh penjaga konter demi bayar utang judi online, polisi ungkap motif dan kronologinya. albadarpost.com, LENSA – Tiga hari pelarian seorang buruh berakhir di tangan polisi. Pelaku pembunuhan penjaga konter ponsel di kawasan Sukamulya, Kota Bandung, akhirnya ditangkap. Ia mengaku nekat menghabisi nyawa korban demi menutup utang judi online yang menjeratnya. Pelaku Pembunuhan […]

  • Jadwal PSGC Ciamis

    Jadwal PSGC Ciamis 2026/27: Ada PSIS, PSMS dan Persiraja

    • calendar_month Minggu, 16 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 59
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Jadwal PSGC Ciamis Championship 2026/27 mulai menjadi perhatian publik Tatar Galuh. Dalam materi jadwal yang diterima AlbadarPost, PSGC Ciamis tercantum menjalani delapan pertandingan awal, termasuk menghadapi Persikad, Sumsel United, Semen Padang FC, Persiku Kudus, Adhyaksa FC Bekasi, PSIS Semarang, Persiraja Banda Aceh, dan PSMS Medan. Nama-nama tersebut langsung membuat perjalanan PSGC […]

  • pendidikan pesantren

    Wapres ke Cipasung Soroti Peran Strategis Pendidikan Pesantren

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 192
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH — Pondok Pesantren Cipasung kembali menegaskan posisinya sebagai simpul penting kehidupan sosial dan pendidikan di Kabupaten Tasikmalaya. Hal itu tercermin dalam kunjungan kerja Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, ke pesantren yang telah lama menjadi rujukan pendidikan keagamaan di wilayah Priangan Timur tersebut. Kunjungan tersebut tidak hanya dimaknai sebagai agenda seremonial […]

  • PSM Makassar vs Persis Solo

    PSM Makassar vs Persis Solo: Rekor Berpihak, Tapi Tren Bicara Lain!

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 185
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Laga PSM Makassar vs Persis Solo akan tersaji pada 4 April 2026 pukul 15.30 WIB di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare. Pertandingan ini menjadi sorotan karena mempertemukan dua tim yang sama-sama sedang berjuang menjauh dari papan bawah klasemen Liga 1. Frasa kunci PSM Makassar vs Persis Solo, prediksi PSM vs Persis, […]

  • waspada hoaks rekrutmen

    Waspada Hoaks Rekrutmen CPNS dan PPPK Kemenag

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 226
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Kementerian Agama (Kemenag) menegaskan bahwa hingga saat ini tidak ada rekrutmen CPNS maupun PPPK di lingkungan kementerian tersebut. Masyarakat diminta waspada hoaks rekrutmen yang beredar luas di media sosial dan aplikasi pesan singkat, karena informasi tersebut berpotensi merugikan pencari kerja. Penegasan ini disampaikan menyusul maraknya unggahan dan pesan berantai yang mengatasnamakan […]

  • Suasana Balai Kota Tasikmalaya dengan spanduk kritik sebagai simbol kekecewaan publik terhadap komunikasi kepemimpinan wali kota.

    Kritik Wali Kota Tasikmalaya dan Ujian Komunikasi Publik

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 195
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kepemimpinan tidak hanya diukur dari kebijakan yang tertulis, tetapi juga dari cara seorang pemimpin hadir dan merespons warganya. Di Tasikmalaya, kritik wali kota Tasikmalaya kembali mengemuka, kali ini melalui sebuah spanduk yang terpasang di area Balai Kota. Spanduk itu sederhana, namun pesannya tajam: “Wapres Datang Wali Kota Terdepan. Giliran Masyarakat Datang […]

expand_less