Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Sejak Era Soekarno, Jalan Ini Jadi Harapan Warga Bojonggambir

Sejak Era Soekarno, Jalan Ini Jadi Harapan Warga Bojonggambir

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
  • visibility 73
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Jalan Cireundeu Tasikmalaya bukan sekadar ruas penghubung antar desa. Bagi warga, ini adalah jalur hidup yang tak kunjung berubah. Dari era Presiden Soekarno hingga hari ini, jalan poros Bojongkapol–Cikangkung–Cireundeu–Cihanura tetap berbatu. Saat kemarau, debu menutup pandangan. Saat hujan turun, lumpur membuat kendaraan harus merayap.

Masalahnya bukan baru kemarin. Ini sudah puluhan tahun.

Fakta Lama yang Baru Ramai Dibicarakan

Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Tasikmalaya, Luthfi Hizba Rusydia, membuka kembali fakta yang selama ini seolah dibiarkan.

“Dari zaman Presiden Soekarno sampai sekarang belum pernah diaspal,” ujarnya, Rabu (22/4/2026).

Pernyataan itu bukan sekadar kritik. Itu potret kondisi yang nyata di lapangan.

Sepanjang sekitar 15 kilometer, jalan tersebut menghubungkan beberapa desa penting di Kecamatan Bojonggambir hingga tembus ke Jalan Nasional Ciheras. Namun kondisinya masih jauh dari layak.

Bagi warga, ini bukan cerita baru. Mereka sudah terlalu lama menunggu.

Ketika Jalan Jadi Hambatan Utama

Di atas kertas, wilayah ini memiliki potensi besar. Lahan pertanian luas, hasil bumi melimpah, dan aktivitas ekonomi cukup hidup.

Namun di lapangan, semuanya tersendat.

Truk pengangkut hasil panen harus berjalan pelan. Ongkos distribusi meningkat. Waktu tempuh tidak bisa diprediksi.

Dalam kondisi darurat, situasinya lebih rumit. Ambulans sering kesulitan melintas, terutama saat hujan. Anak sekolah pun tidak jarang pulang dengan sepatu penuh lumpur.

Satu masalah yang sama: jalan.

Bukan Sekadar Infrastruktur, Ini Soal Akses Hidup

Luthfi menegaskan bahwa jalan Bojongkapol–Cikangkung–Cireundeu–Cihanura bukan jalan biasa. Ia menyebutnya sebagai poros penting yang menghubungkan sebagian wilayah kabupaten.

“Ini poros setengah kabupaten,” katanya.

Artinya jelas. Jika akses ini terhambat, maka pergerakan ekonomi, pendidikan, hingga layanan kesehatan ikut terhambat.

Karena itu, persoalan ini tidak bisa lagi dilihat sebagai proyek biasa. Ini menyangkut kebutuhan dasar masyarakat.

Harapan Baru Muncul, Tapi Belum Tuntas

Setelah bertahun-tahun tanpa kepastian, titik terang akhirnya muncul. Ruas jalan ini resmi masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

Pembahasan di Komisi III DPRD membawa hasil yang cukup menjanjikan. Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Tasikmalaya menyebut proyek ini berpotensi mulai direalisasikan tahun ini.

“Mudah-mudahan tidak ada halangan,” ujar pihak dinas.

Selain itu, jalan ini juga disebut sebagai salah satu prioritas dalam perencanaan pembangunan. Artinya, peluang realisasi semakin terbuka.

Namun warga masih menunggu bukti nyata.

DPRD Janji Kawal, Warga Diminta Ikut Mengawasi

Luthfi menegaskan komitmennya untuk mengawal proyek ini hingga terealisasi. Ia tidak ingin rencana kembali berhenti di tahap wacana.

“Saya akan kawal. Jalan ini memang harus dibangun,” tegasnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk ikut mengawasi. Menurutnya, keterlibatan publik penting agar proyek berjalan sesuai rencana.

Pengalaman sebelumnya menunjukkan, tanpa pengawasan, banyak rencana yang akhirnya tertunda.

Jika Terbangun, Dampaknya Tidak Main-main

Jika jalan Cireundeu Tasikmalaya benar-benar diperbaiki, dampaknya akan terasa langsung. Distribusi hasil pertanian menjadi lancar. Akses kesehatan lebih cepat. Mobilitas warga meningkat.

Selain itu, kualitas pendidikan juga berpotensi membaik karena akses menuju sekolah menjadi lebih mudah.

“Indeks pembangunan manusia bisa naik. Sekarang hanya terganjal jalan,” kata Luthfi.

Dengan kata lain, satu ruas jalan bisa mengubah banyak hal.

Jalan Cireundeu Tasikmalaya adalah contoh bagaimana infrastruktur menentukan arah perkembangan sebuah wilayah. Selama puluhan tahun, akses terbatas menjadi penghambat utama.

Kini, harapan mulai terlihat. Namun bagi warga, janji bukan hal baru.

Yang mereka tunggu hanya satu: jalan yang benar-benar dibangun. (Red)


 

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • puasa qadha digabung sunnah

    Bolehkah Puasa Qadha Digabung dengan Puasa Sunnah?

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 75
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Pertanyaan tentang puasa qadha digabung sunnah sering muncul setiap tahun, terutama setelah bulan Ramadan berakhir. Banyak umat Islam ingin tahu apakah puasa qadha bisa digabung dengan puasa sunnah, misalnya puasa Senin-Kamis atau puasa enam hari di bulan Syawal. Sebagian orang beranggapan bahwa menggabungkan puasa qadha dan sunnah akan otomatis mendapatkan dua pahala […]

  • kota inklusif Banjar

    Wali Kota Banjar Tegaskan Kebijakan Inklusi untuk Disabilitas Berdaya

    • calendar_month Sabtu, 13 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 75
    • 0Komentar

    Peringatan Hari Disabilitas Internasional 2025 menegaskan arah Kota Banjar sebagai kota inklusif dan berdaya. albadarpost.com, HUMANIORA — Peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) 2025 di Kota Banjar pada Jumat (12/12/2025), menjadi penanda penting arah pembangunan daerah yang semakin menempatkan inklusi sebagai fondasi kebijakan publik. Mengusung tema “Kota Banjar Inklusi, Penyandang Disabilitas Berdaya”, peringatan ini menegaskan komitmen […]

  • lagu Rukun Sama Teman

    Dari Upacara ke Ruang Kelas: Makna Sosial Lagu “Rukun Sama Teman”

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Pagi Senin di banyak sekolah kini berubah nadanya. Setelah bendera Merah Putih berkibar, siswa tidak langsung bubar. Mereka membaca ikrar, lalu menyanyikan lagu Rukun Sama Teman. Aturan ini mulai diterapkan secara nasional pada 2026. Bagi sebagian orang, ini sekadar tambahan seremoni. Namun bagi dunia pendidikan, keputusan ini menyentuh sesuatu yang lebih dalam: relasi sosial antarpelajar. […]

  • Diskon Tambah Daya PLN

    Promo PLN Mei 2026 Bikin Heboh, Tambah Daya Listrik Kini Diskon 50 Persen

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 108
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Diskon tambah daya PLN mulai ramai dibicarakan masyarakat setelah PT PLN (Persero) resmi meluncurkan program promo “MeiLaju Lebih Terang” dalam rangka Hari Kebangkitan Nasional 2026. Program ini memberikan potongan biaya tambah daya sebesar 50 persen bagi pelanggan rumah tangga satu fasa di seluruh Indonesia. Promo tersebut berlaku mulai 20 Mei hingga […]

  • Samuel Anderson Lee

    Samuel Anderson Lee: Bocah 7 Tahun Berprestasi di Olimpiade Matematika Internasional

    • calendar_month Senin, 29 Sep 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Bocah 7 tahun Samuel Anderson Lee raih 5 emas & 1 perak di Olimpiade Matematika internasional. albadarpost.com, PELITA. Prestasi membanggakan datang dari Kota Bandung, Jawa Barat. Seorang bocah berusia 7 tahun, Samuel Anderson Lee, berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan menjuarai berbagai kompetisi matematika, mulai dari tingkat nasional hingga internasional. Keberhasilan Samuel Anderson Lee menjadi sorotan […]

  • modus ganjal ATM

    Modus Ganjal ATM di Tasikmalaya: Polisi Buru Pelaku yang Tukar Kartu Nasabah

    • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 78
    • 0Komentar

    Kasus modus ganjal ATM di Tasikmalaya rugikan korban Rp21 juta. Polisi selidiki pola dan pelakunya. albadarpost.com, LENSA – Kesibukan pagi di pusat kota Tasikmalaya berubah menjadi kekhawatiran bagi seorang warga ketika saldo rekeningnya hilang setelah menjadi korban modus ganjal ATM. Kejadian ini menegaskan kembali celah keamanan yang masih menghantui layanan perbankan, terutama di gerai ATM […]

expand_less