Penuh Haru! Jamaah Haji Tasikmalaya Resmi Berangkat, Pesan Wali Kota Jadi Sorotan
- account_circle redaktur
- calendar_month 5 jam yang lalu
- visibility 12
- comment 0 komentar
- print Cetak

Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
albadarpost.com, BERITA DAERAH – Jamaah Haji Kota Tasikmalaya akhirnya resmi diberangkatkan. Suasana pelepasan jamaah haji Tasikmalaya 2026 di Masjid Agung berubah haru. Tangis keluarga pecah. Doa-doa mengalir tanpa henti.
Kamis (16/4/2026), Viman Alfarizi Ramadhan hadir langsung dalam prosesi pelepasan di Masjid Agung Kota Tasikmalaya. Ia berdiri di hadapan ratusan jamaah dan keluarga yang sejak pagi memadati area masjid.
Beberapa jamaah tampak menggenggam erat tangan keluarga. Sebagian lain tak kuasa menahan air mata. Momen ini bukan sekadar seremoni. Ini adalah titik awal perjalanan panjang menuju Tanah Suci.
Tangis, Pelukan, dan Doa Mengiringi Keberangkatan
Sejak pagi, suasana di sekitar masjid sudah berbeda. Lantunan doa terdengar bersahut-sahutan. Keluarga mengantar dengan wajah campur aduk—bangga, haru, sekaligus berat melepas.
Ada yang memeluk orang tua mereka lama sekali. Ada juga yang hanya bisa tersenyum sambil menahan tangis.
Di tengah suasana itu, kalimat takbir beberapa kali terdengar. Suasana menjadi semakin khidmat.
Perjalanan haji memang bukan perjalanan biasa. Tidak semua orang mendapatkan kesempatan ini. Karena itu, momen keberangkatan selalu terasa lebih dalam dibanding perjalanan lainnya.
Pesan Wali Kota: Haji Adalah Panggilan Istimewa
Dalam sambutannya, Viman Alfarizi Ramadhan menyampaikan pesan yang langsung menyentuh hati para jamaah.
“Perjalanan menuju Tanah Suci adalah panggilan istimewa dari Allah SWT.”
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kondisi fisik selama menjalani ibadah. Selain itu, ia berharap seluruh jamaah bisa fokus menjalankan setiap rangkaian ibadah dengan khusyuk.
“Semoga seluruh jamaah diberikan kesehatan, kelancaran, serta menjadi haji yang mabrur, dan kembali membawa keberkahan bagi keluarga, masyarakat, dan Kota Tasikmalaya.”
Para jamaah menyambut pesan tersebut dengan anggukan. Beberapa bahkan terlihat menitikkan air mata.
Lebih dari Perjalanan, Ini Transformasi Diri
Ibadah haji bukan hanya soal berpindah tempat dari Indonesia ke Makkah. Lebih dari itu, haji adalah perjalanan batin.
Setiap langkah memiliki makna. Setiap ritual mengandung pelajaran.
Mulai dari niat ihram hingga puncaknya di Arafah, semua mengajarkan kesabaran, keikhlasan, dan ketundukan. Karena itu, banyak jamaah yang pulang dengan perubahan besar dalam hidup mereka.
Mereka tidak hanya membawa gelar “haji”. Mereka membawa cara pandang baru.
Harapan Besar untuk Tasikmalaya
Pemerintah Kota Tasikmalaya menyampaikan rasa bangga atas keberangkatan para jamaah. Momentum ini sekaligus menjadi kebanggaan daerah.
Selain itu, pemerintah dan masyarakat menyematkan harapan besar kepada para jamaah. Mereka berharap para jamaah kembali dengan selamat serta membawa dampak positif bagi lingkungan sekitar.
Keberkahan dari Tanah Suci diharapkan tidak berhenti pada individu. Namun, menyebar ke keluarga hingga masyarakat luas.
Di akhir prosesi, doa kembali dipanjatkan. Langit Tasikmalaya siang itu seolah menjadi saksi perjalanan suci yang akan dimulai. (Red)
- Penulis: redaktur

Saat ini belum ada komentar