Breaking News
light_mode
Beranda » Lifestyle » Mengapa Manusia Sulit Lepas dari Dunia? Jawabannya Ada di Ali Imran 14

Mengapa Manusia Sulit Lepas dari Dunia? Jawabannya Ada di Ali Imran 14

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Minggu, 5 Apr 2026
  • visibility 134
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, LIFESTYLE – Banyak orang mencari arti Zuyyina Linnasi Hobbusyahawat setelah potongan ayat ini viral di media sosial. Frasa Zuyyina Linnasi Hobbusyahawat atau “dijadikan indah pada pandangan manusia kecintaan terhadap hal-hal yang diinginkan” berasal dari Surah Ali Imran ayat 14. Ayat ini menjelaskan mengapa manusia sangat mencintai dunia, mulai dari wanita, anak, harta, kendaraan, hingga kemewahan hidup.

Menariknya, Al-Qur’an tidak langsung melarang semua itu. Sebaliknya, Allah menjelaskan bahwa rasa cinta tersebut memang menjadi fitrah manusia. Namun, di balik keindahan itu, ada ujian besar yang sering tidak disadari.

Arti Zuyyina Linnasi Hobbusyahawat dalam Surah Ali Imran Ayat 14

Allah berfirman dalam Surah Ali Imran ayat 14:

زُيِّنَ لِلنَّاسِ حُبُّ ٱلشَّهَوَٰتِ مِنَ ٱلنِّسَآءِ وَٱلْبَنِينَ وَٱلْقَنَٰطِيرِ ٱلْمُقَنطَرَةِ مِنَ ٱلذَّهَبِ وَٱلْفِضَّةِ وَٱلْخَيْلِ ٱلْمُسَوَّمَةِ وَٱلْأَنْعَٰمِ وَٱلْحَرْثِ ۗ ذَٰلِكَ مَتَٰعُ ٱلْحَيَوٰةِ ٱلدُّنْيَا ۖ وَٱللَّهُ عِندَهُۥ حُسْنُ ٱلْمَـَٔابِ 

Artinya:

“Dijadikan indah pada pandangan manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu perempuan-perempuan, anak-anak, harta benda yang banyak berupa emas, perak, kuda pilihan, hewan ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia, dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik.”

Melalui ayat ini, Allah menggambarkan bahwa manusia memang cenderung tertarik pada hal-hal yang menyenangkan. Karena itu, manusia sering bekerja keras demi uang, jabatan, keluarga, dan kemewahan.

Akan tetapi, Allah juga mengingatkan bahwa semua itu hanya bersifat sementara. Dunia memang tampak indah. Namun, keindahan itu tidak akan bertahan selamanya.

Mengapa Dunia Terasa Sangat Indah?

Kata “zuyyina” berarti dihiasi atau dibuat tampak indah. Para ulama tafsir menjelaskan bahwa kecintaan terhadap dunia dapat muncul sebagai ujian dari Allah. Di sisi lain, setan juga berusaha mempercantik dunia agar manusia lupa kepada akhirat.

Dalam Tafsir Al-Wajiz dijelaskan bahwa perempuan, anak, harta, kendaraan, ternak, dan sawah hanyalah simbol dari seluruh kenikmatan dunia. Pada masa sekarang, simbol itu bisa berubah menjadi rumah mewah, mobil mahal, popularitas, bisnis besar, atau kehidupan yang terlihat sempurna di media sosial.

Karena itu, tidak sedikit orang yang rela mengorbankan waktu ibadah, keluarga, bahkan kejujuran demi mengejar semua itu. Padahal, semakin seseorang terlalu mencintai dunia, semakin besar pula kemungkinan ia merasa kecewa, cemas, dan tidak pernah puas.

Dalil lain yang menegaskan hal tersebut terdapat dalam Surah Al-Hadid ayat 20:

“Ketahuilah, sesungguhnya kehidupan dunia itu hanyalah permainan, senda gurau, perhiasan, saling bermegah di antara kamu, serta berlomba dalam kekayaan dan anak keturunan…”

Ayat ini memperlihatkan bahwa dunia sering membuat manusia sibuk berlomba. Akibatnya, banyak orang lupa bahwa semua yang dimiliki suatu saat akan hilang.

Islam Tidak Melarang Harta dan Keluarga

Banyak orang salah paham ketika membaca Ali Imran ayat 14. Mereka mengira Islam melarang mencintai pasangan, anak, atau harta. Padahal, Islam justru mendorong umatnya untuk bekerja, mencari rezeki, dan membangun keluarga.

Yang dilarang adalah cinta berlebihan hingga membuat seseorang lalai dari Allah. Sebab, ketika harta menjadi tujuan utama, manusia bisa kehilangan arah.

Rasulullah ﷺ bersabda:

“Celakalah hamba dinar, celakalah hamba dirham.”

Hadis riwayat Imam Bukhari itu menjelaskan bahwa seseorang akan sengsara jika hidupnya hanya berputar pada uang dan materi.

Karena itu, Islam mengajarkan keseimbangan. Seseorang boleh kaya, tetapi ia juga harus bersyukur. Seseorang boleh mencintai keluarga, tetapi ia tetap harus taat kepada Allah. Selain itu, seseorang boleh menikmati dunia, asalkan tidak melupakan akhirat.

Allah juga berfirman dalam Surah Al-Qashash ayat 77:

“Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu kebahagiaan negeri akhirat, tetapi janganlah kamu lupakan bagianmu di dunia.”

Ayat ini menjadi bukti bahwa Islam tidak memusuhi dunia. Sebaliknya, Islam mengajarkan agar dunia dijadikan jalan menuju akhirat.

Ayat 15: Ada yang Jauh Lebih Baik dari Dunia

Setelah menjelaskan keindahan dunia pada ayat 14, Allah langsung memberikan jawaban pada ayat berikutnya. Dalam Surah Ali Imran ayat 15, Allah berfirman:

“Katakanlah: Maukah aku kabarkan kepadamu apa yang lebih baik dari yang demikian itu? Untuk orang-orang yang bertakwa tersedia di sisi Tuhan mereka surga…”

Ayat ini menegaskan bahwa surga dan ridha Allah jauh lebih baik daripada semua kenikmatan dunia. Jika harta bisa habis, surga tidak akan pernah hilang. Jika kecantikan bisa pudar, kenikmatan surga tidak akan berakhir.

Karena itu, Ali Imran ayat 14 sebenarnya bukan hanya berbicara tentang cinta dunia. Ayat ini juga menjadi peringatan agar manusia tidak tertipu oleh keindahan sementara.

Pada akhirnya, semua manusia akan kembali kepada Allah. Harta akan tertinggal. Jabatan akan berakhir. Bahkan keluarga dan kemewahan dunia tidak akan ikut masuk ke dalam kubur. Yang tersisa hanyalah amal dan kedekatan seseorang dengan Allah.

Itulah sebabnya potongan ayat Zuyyina Linnasi Hobbusyahawat begitu menyentuh hati. Ayat ini tidak melarang manusia menikmati hidup. Namun, ayat ini mengingatkan bahwa tujuan akhir manusia bukan dunia, melainkan surga dan ridha Allah.(Red)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • MBG Ramadhan

    MBG di Saat Ramadhan, Pengawasan Tak Boleh Libur

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Editorial Albadarpost: MBG di Ramadhan harus diawasi ketat agar tak berubah jadi proyek simbolik. Program Jalan, Pengawasan Jangan Libur albadarpost.com, EDITORIAL – Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berjalan selama bulan Ramadhan, dengan sasaran ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Keputusan ini diumumkan sebagai bentuk komitmen negara menekan stunting. Namun […]

  • Ilustrasi pejabat atau pimpinan yang menerima laporan korupsi namun memilih diam di meja kerjanya

    Ketika Atasan Memilih Diam Padahal Sudah Terima Laporan

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 124
    • 0Komentar

    albadarpost.com, EDITORIAL – Di banyak kantor pemerintahan—dan juga di berbagai organisasi—cerita tentang korupsi sering kali dimulai dari bawah. Seorang staf bermain anggaran. Pejabat teknis memanipulasi laporan. Proyek disulap menjadi ladang keuntungan pribadi.Namun dalam banyak kasus, cerita itu tidak berhenti pada pelaku utama. Ia merambat naik, perlahan, menuju meja pimpinan. Pertanyaannya sederhana: jika atasan sudah menerima […]

  • Ilustrasi 4 Sifat Wajib Rasul: Sidiq Amanah Tabligh Fathonah sebagai teladan kepemimpinan Islam.

    Sidiq Amanah Tabligh Fathonah: Teladan Kepemimpinan

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 186
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Empat Sifat Wajib Rasul—yakni Sidiq, Amanah, Tabligh, dan Fathonah—menjadi fondasi utama dalam memahami karakter nabi dan rasul dalam Islam. Empat sifat rasul ini bukan sekadar konsep teologis, melainkan teladan kepemimpinan dan akhlak mulia yang relevan sepanjang zaman. Melalui sifat jujur, terpercaya, menyampaikan kebenaran, serta cerdas dan bijaksana, para rasul menunjukkan standar moral […]

  • Patroli Siber

    Patroli Siber Bongkar Modus Baru Judi Online

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Patroli siber Polri membongkar modus baru judi online memakai perusahaan fiktif untuk menyamarkan aliran dana ilegal. Patroli Siber Ungkap Modus Baru Judi Online albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Aparat kepolisian kembali mengungkap wajah baru kejahatan judi online di Indonesia. Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri membongkar penggunaan perusahaan fiktif sebagai alat penampung dan pencuci uang hasil […]

  • Upacara Hari Kebangkitan Nasional di Kecamatan Pamarican dengan peserta pelajar, ASN, TNI, dan tokoh masyarakat.

    Camat Pamarican: Ancaman Bangsa Kini Bukan Lagi Penjajahan Fisik

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 97
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Harkitnas Pamarican Kabupaten Ciamis menjadi lebih dari sekadar upacara seremonial tahunan. Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-118 tingkat Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Rabu (20/05/2026), berubah menjadi momentum refleksi tentang arah masa depan bangsa di tengah derasnya arus transformasi digital. Upacara berlangsung khidmat di Lapang Olahraga SMP Negeri 1 Pamarican. Hadir unsur Forkopimcam, […]

  • pemimpin rumah tangga Islami

    Makna Kepemimpinan yang Bertanggung Jawab

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Pemimpin rumah tangga Islami menuntut tanggung jawab, etika, dan kasih sayang, bukan sekadar otoritas dalam keluarga. albadarpost.com, LIFESTYLE – Peran suami dalam Islam kembali menjadi perhatian publik seiring meningkatnya diskursus tentang kualitas kepemimpinan dalam keluarga. Islam memposisikan suami sebagai pemimpin rumah tangga Islami, namun kepemimpinan tersebut tidak dimaknai sebagai kekuasaan sepihak. Ajaran Islam menekankan tanggung […]

expand_less