Breaking News
light_mode
Beranda » Humaniora » Korlantas Polri Tegaskan Penyitaan Kendaraan Hanya Langkah Terakhir, Prioritaskan Ketertiban dan Transparansi

Korlantas Polri Tegaskan Penyitaan Kendaraan Hanya Langkah Terakhir, Prioritaskan Ketertiban dan Transparansi

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
  • visibility 119
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Korlantas Polri menegaskan penyitaan kendaraan hanya dilakukan pada kasus berisiko tinggi dan tidak sesuai aturan.


Korlantas Polri Pastikan Penyitaan Kendaraan Bukan Langkah Utama

albadarpost.com, HUMANIORA – Korlantas Polri menegaskan bahwa tindakan penyitaan kendaraan tidak akan dilakukan terhadap pelanggar lalu lintas biasa. Langkah tersebut, menurut Polri, merupakan upaya terakhir apabila kendaraan terbukti digunakan untuk aktivitas berisiko tinggi atau tidak memenuhi spesifikasi teknis sesuai ketentuan.

Kepala Korlantas Polri, Irjen Pol Agus Suryonugroho, menjelaskan bahwa kebijakan ini dimaksudkan untuk memberikan kepastian hukum sekaligus melindungi hak masyarakat dalam proses penegakan aturan lalu lintas. Ia menyebut, penyitaan hanya akan dilakukan jika kendaraan secara nyata membahayakan keselamatan atau digunakan dalam kegiatan yang melanggar hukum berat.

“Dalam situasi tertentu, penyitaan kendaraan dapat dilakukan sebagai langkah terakhir apabila kendaraan digunakan untuk kegiatan berisiko tinggi atau tidak memenuhi spesifikasi teknis,” ujar Agus di Jakarta, Minggu (2/11/2025).

Agus menegaskan, langkah ini merupakan bentuk pengawasan proporsional yang tetap mengedepankan asas kehati-hatian dan keadilan. Ia meminta seluruh jajaran di bawahnya untuk tidak bertindak sewenang-wenang di lapangan, mengingat tindakan penyitaan dapat berdampak langsung pada aktivitas dan mata pencaharian masyarakat.

Kebijakan ini juga mempertegas arah baru Korlantas Polri dalam membangun budaya keselamatan di jalan raya. Fokus penegakan hukum lalu lintas kini bukan lagi pada jumlah pelanggaran yang ditindak, melainkan pada peningkatan ketertiban dan kesadaran hukum masyarakat dalam berlalu lintas.


Transparansi Penegakan Hukum Lewat Body Cam dan e-TLE

Dalam kesempatan yang sama, Irjen Agus Suryonugroho menginstruksikan seluruh petugas di lapangan untuk menggunakan perangkat body camera (body cam) serta sistem Electronic Traffic Law Enforcement (e-TLE) dalam setiap proses penindakan.

Menurutnya, pemanfaatan teknologi ini penting untuk memastikan proses penegakan hukum berlangsung transparan dan akuntabel. Setiap interaksi petugas dengan masyarakat harus terekam dengan baik, sehingga tidak ada ruang bagi kesalahpahaman maupun pelanggaran prosedur.

“Penggunaan teknologi pendukung seperti e-TLE Mobile dan body cam agar setiap proses penindakan terekam secara transparan dan akuntabel,” tutur Agus.

Implementasi e-TLE dan body cam, lanjutnya, juga menjadi bagian dari reformasi layanan publik Polri dalam bidang lalu lintas. Dengan sistem digital, data pelanggaran dapat terpantau secara real-time dan mengurangi potensi penyalahgunaan wewenang di lapangan.

Agus menilai, kehadiran teknologi tersebut sekaligus membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian. Masyarakat dapat melihat secara langsung bahwa setiap tindakan penegakan hukum memiliki dasar dan bukti yang jelas.


Fokus Polri: Ketertiban dan Keselamatan di Jalan Raya

Lebih jauh, Korlantas menegaskan bahwa keberhasilan aparat lalu lintas tidak lagi diukur dari banyaknya jumlah tilang yang dikeluarkan. Indikator utama yang kini menjadi tolok ukur adalah stabilitas ketertiban dan keselamatan di jalan.

Baca juga: BMKG Peringatkan Gelombang Tinggi di Sejumlah Perairan Indonesia, Nelayan Diminta Waspada

“Keberhasilan satuan wilayah tidak diukur dari banyaknya jumlah tilang, melainkan dari stabilitas ketertiban dan keselamatan lalu lintas di masyarakat,” ujar Agus.

Ia menambahkan, Polantas harus menjadi pelindung dan pelayan masyarakat, bukan sekadar penegak sanksi. Pendekatan persuasif dan edukatif dinilai lebih efektif dalam jangka panjang untuk menumbuhkan kesadaran berlalu lintas yang aman dan tertib.

Kebijakan ini menandai arah baru Polri dalam memperkuat kehadiran polisi lalu lintas yang humanis, profesional, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Agus menutup pernyataannya dengan menegaskan komitmen Korlantas untuk terus memperkuat peran polisi lalu lintas sebagai penjaga keselamatan publik di jalan raya. “Korlantas Polri berkomitmen untuk memperkuat kehadiran Polantas sebagai pelindung dan pelayan masyarakat,” ucapnya.

Korlantas Polri menegaskan penyitaan kendaraan hanya langkah terakhir, fokus pada transparansi, keselamatan, dan kepercayaan publik di jalan raya. (Red)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • penebangan ilegal hutan

    Perkara Penebangan Ilegal Hutan: Apa Arti Putusan MA bagi Warga

    • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 251
    • 0Komentar

    Perspektif: Putusan MA soal penebangan ilegal hutan menguji konsistensi negara melindungi lingkungan dan kepentingan publik. albadarpost.com, PERSPEKTIF – Putusan Mahkamah Agung yang memenjarakan pelaku penebangan ilegal di kawasan hutan lindung kembali menempatkan hukum kehutanan pada titik krusial: seberapa jauh negara konsisten melindungi hutan dari ekspansi perkebunan. Perkara ini penting bukan hanya karena ada vonis pidana, […]

  • Ilustrasi seorang muslim menunaikan Salat Dhuha di pagi hari dengan cahaya matahari masuk melalui jendela.

    Salat Dhuha: Rahasia Rezeki yang Sering Dilupakan

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 194
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Salat Dhuha sering disebut sebagai salat pembuka rezeki. Salat sunnah pagi ini dipercaya membawa keberkahan dan kelapangan hidup. Namun, Salat Dhuha bukan sekadar ritual mencari rezeki, melainkan ibadah sunnah yang memiliki dalil kuat dan manfaat spiritual yang mendalam. Banyak orang bangun pagi, bergegas bekerja, lalu lupa memberi ruang bagi ruhnya. Padahal, justru […]

  • Nobar Piala Dunia Tasikmalaya

    Piala Dunia Satukan Warga dan Polisi, Nobar di Polres Tasikmalaya Disambut Antusias

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 154
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Nobar Piala Dunia Tasikmalaya menjadi momen yang berbeda dari biasanya. Bukan hanya menghadirkan keseruan pertandingan sepak bola dunia, kegiatan nonton bareng atau nobar tersebut juga mempertemukan polisi, organisasi kemasyarakatan, dan masyarakat dalam satu ruang kebersamaan yang hangat dan penuh keakraban. Kegiatan yang berlangsung di Mapolres Tasikmalaya, Jalan Raya Mangunreja No. 01, […]

  • Umar bin Abdul Aziz

    Pemimpin Paling Adil dalam Sejarah? Ini Kisah Umar bin Abdul Aziz

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 228
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Kisah Umar bin Abdul Aziz menjadi salah satu cerita paling menginspirasi dalam sejarah Islam. Sosok ini dikenal sebagai pemimpin adil, khalifah sederhana, dan teladan integritas yang langka. Tak hanya itu, perjalanan hidupnya menunjukkan perubahan luar biasa dari kehidupan mewah menuju kepemimpinan penuh tanggung jawab. Oleh karena itu, kisah Umar bin Abdul Aziz […]

  • kasus HIV pelajar

    Kasus HIV Pelajar Terungkap, Disdik Pangandaran Perketat Pengawasan

    • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 218
    • 0Komentar

    Kasus HIV pelajar di Pangandaran memicu pengetatan pengawasan sekolah dan kolaborasi lintas instansi. albadarpost.com, LENSA – Kasus HIV pelajar kembali mencuat di Kabupaten Pangandaran. Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga menemukan indikasi kasus HIV pelajar setelah pemeriksaan kesehatan oleh Puskesmas mengonfirmasi adanya siswa SMP yang terjangkit. Temuan ini berasal dari satuan pendidikan di Kecamatan Padaherang dan […]

  • Botol Miras di Sawah Tasikmalaya

    Sawah Tasikmalaya Dipenuhi Botol Miras, Petani Resah

    • calendar_month Minggu, 5 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 105
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Botol miras di sawah Tasikmalaya menjadi keluhan serius para petani di Kecamatan Tawang dan Kecamatan Purbaratu. Setiap pagi, mereka tidak hanya memeriksa pertumbuhan padi, tetapi juga harus membersihkan ratusan botol minuman beralkohol yang berserakan di pematang, saluran irigasi, dan lahan pertanian. Kondisi tersebut memunculkan kekhawatiran karena sampah kaca tidak hanya mengganggu […]

expand_less