Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Nasional » Muhammadiyah Gunakan Kalender Global, Hari Raya Bisa Serentak

Muhammadiyah Gunakan Kalender Global, Hari Raya Bisa Serentak

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
  • visibility 32
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA NASIONALKalender hijriah global kini menjadi pendekatan baru yang digunakan oleh Muhammadiyah dalam menetapkan hari raya Islam. Sistem ini, yang juga dikenal sebagai Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT), membawa perubahan besar dari metode lokal ke sistem global yang berlaku untuk seluruh dunia.

Selain itu, metode ini tidak lagi bergantung pada batas negara. Penentuan awal bulan Hijriah kini mengacu pada satu standar global, sehingga potensi perbedaan hari raya bisa ditekan secara signifikan.

Dari Lokal ke Global: Perubahan Besar dalam Penentuan Hari Raya

Selama ini, penentuan hari raya Islam sering berbeda antarnegara. Hal ini terjadi karena setiap wilayah menggunakan metode masing-masing, baik hisab maupun rukyat.

Namun, melalui kalender hijriah global, Muhammadiyah mengubah pendekatan tersebut. Sistem ini menegaskan bahwa jika hilal sudah terlihat di satu titik di dunia, maka hasilnya berlaku secara global.

Sebagai contoh, jika hilal muncul di wilayah seperti Alaska, maka seluruh dunia dapat mengikuti penetapan tersebut tanpa harus menunggu observasi lokal.

Dengan demikian, konsep ini menghadirkan keseragaman yang sebelumnya sulit dicapai.

Bagaimana Sistem Ini Bekerja?

Kalender Hijriah Global Tunggal menggunakan prinsip ilmiah berbasis astronomi. Penentuan awal bulan tidak lagi bergantung pada pengamatan lokal semata, melainkan pada kriteria global yang terukur.

Selain itu, sistem ini mengusung konsep “satu hari, satu tanggal” untuk seluruh dunia. Artinya, umat Islam di berbagai negara bisa merayakan hari besar pada waktu yang sama.

Pendekatan ini juga didukung oleh kajian ilmiah dan ijtihad modern. Oleh karena itu, Muhammadiyah melihatnya sebagai langkah maju dalam pembaruan sistem penanggalan Islam.

Mengapa Metode Ini Dianggap Penting?

Perbedaan hari raya sering menjadi perdebatan di masyarakat. Bahkan, dalam satu negara, perbedaan bisa terjadi setiap tahun.

Dengan adanya kalender hijriah global, potensi perbedaan tersebut dapat diminimalkan. Selain itu, sistem ini juga dianggap mampu memperkuat persatuan umat Islam di seluruh dunia.

Lebih jauh lagi, pendekatan ini menunjukkan bahwa ilmu pengetahuan dan agama dapat berjalan beriringan. Oleh sebab itu, banyak pihak mulai melihat metode ini sebagai solusi jangka panjang.

Perbedaan Tetap Ada, Tapi Tidak Perlu Dipertajam

Meski demikian, Muhammadiyah menegaskan bahwa perbedaan metode tetap wajar. Setiap pendekatan memiliki dasar argumentasi masing-masing.

Oleh karena itu, perbedaan dalam penentuan hari raya tidak seharusnya menjadi sumber konflik. Sebaliknya, hal tersebut perlu disikapi dengan bijak.

Selain itu, ijtihad dalam Islam memang membuka ruang bagi berbagai pandangan. Dengan demikian, keberagaman justru menjadi bagian dari dinamika keilmuan.

Menuju Sistem Waktu Islam yang Lebih Modern

Langkah Muhammadiyah ini tidak hanya bersifat lokal, tetapi juga memiliki visi global. Bahkan, sistem ini telah mendapatkan dukungan dari sejumlah negara.

Dengan pendekatan yang lebih terstandar, kalender hijriah global berpotensi menjadi rujukan internasional di masa depan. Selain itu, sistem ini juga dinilai lebih konsisten dan mudah diterapkan.

Oleh karena itu, perubahan ini bisa menjadi titik awal menuju penyatuan kalender Islam secara global.


Awal Era Baru Penentuan Hari Raya?

Akhirnya, penerapan kalender hijriah global menandai babak baru dalam sejarah penentuan hari raya Islam. Ini bukan sekadar perubahan teknis, tetapi juga perubahan cara pandang.

Dari sistem lokal yang terpisah, kini menuju sistem global yang terintegrasi.

Pertanyaannya sekarang:
Apakah dunia Islam siap bersatu dalam satu waktu yang sama? (Red)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • ayah perkosa anak

    Terungkap! Ayah di Garut Diduga Perkosa Anak Kandung

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 30
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kasus ayah perkosa anak menggemparkan publik setelah aparat kepolisian mengungkap dugaan kekerasan seksual terhadap anak di Kabupaten Garut. Peristiwa ayah melakukan kekerasan terhadap anak kandung ini terungkap setelah keluarga korban melapor ke pihak berwajib. Polisi bergerak cepat dan langsung mengamankan pelaku berinisial S (43), warga Tarogong Kidul. Dugaan ayah perkosa anak […]

  • Kawal Haji

    “Kawal Haji” Mulai Aktif, Jemaah Kini Bisa Lapor dan Langsung Ditindaklanjuti

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 12
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Di tengah padatnya aktivitas pelayanan haji 2026, satu sistem baru mulai terasa dampaknya di lapangan. Kawal Haji, sebuah kanal pengaduan digital jemaah haji, kini benar-benar digunakan sebagai jalur utama penyampaian keluhan. Beberapa jemaah yang ditemui di area layanan menyebut perubahan ini cukup terasa. Tidak seperti sebelumnya yang harus menunggu lama, laporan […]

  • MBG 5 hari

    MBG Jadi 5 Hari: Strategi Hemat atau Risiko Baru bagi Pelajar?

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 36
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Kebijakan MBG 5 hari langsung memicu perbincangan publik setelah pemerintah mengurangi frekuensi program Makan Bergizi Gratis menjadi lima hari dalam sepekan. Program makan bergizi atau bantuan nutrisi sekolah ini disebut mampu menghemat anggaran hingga Rp20 triliun. Namun, di tengah klaim efisiensi tersebut, muncul kekhawatiran baru terkait keberlanjutan gizi anak, kualitas asupan nutrisi […]

  • Ilustrasi futuristik seorang Muslim salat di tengah kota modern bercahaya sebagai simbol perbaikan hidup melalui ibadah.

    Perbaiki Salatmu, Reset Hidupmu

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 43
    • 0Komentar

    albadarpost.com, OPINI – Pada tahun-tahun mendatang, manusia mungkin akan menciptakan teknologi yang mampu membaca gelombang pikiran. Mereka akan merancang algoritma untuk memprediksi keputusan. Mereka bahkan mungkin menciptakan kecerdasan buatan yang mampu meniru empati. Namun tetap saja, mereka lupa satu tombol paling tua yang sudah tersedia sejak berabad-abad lalu: takbir. Prinsip “Perbaiki salatmu maka Allah akan […]

  • peradaban Islam Andalusia

    Fakta Tersembunyi Andalusia: Peradaban Islam yang Lebih Maju dari Eropa

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 39
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Peradaban Islam Andalusia, kejayaan Islam di Andalusia, hingga warisan Islam Spanyol sering hanya dikenal dari sisi kemegahan arsitektur. Namun, di balik itu, terdapat lapisan sejarah yang jauh lebih kompleks, dinamis, dan jarang dibahas. Justru dari sisi inilah peradaban Islam Andalusia memberi dampak besar pada dunia modern—baik dalam ilmu pengetahuan, toleransi sosial, maupun […]

  • Anak perempuan berhijab berdiri di trotoar pusat Kota Tasikmalaya pada malam hari, kisah pengemis anak Tasikmalaya yang viral.

    Nisa dan Realita Kota: Ranking Dua yang Mengemis di Malam Hari

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 20
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pengemis Anak Tasikmalaya mendadak menjadi sorotan publik setelah kisah seorang siswi SD berprestasi terungkap. Bocah bernama Nisa itu viral karena fakta yang mengusik nurani: di siang hari ia pelajar ranking dua, namun pada malam hari ia turun ke jalan sebagai pengemis anak di Kota Tasikmalaya. Peristiwa ini terjadi di pusat Kota […]

expand_less