Breaking News
light_mode
Beranda » Lifestyle » Kisah Asiyah Istri Firaun, Pelindung Nabi Musa

Kisah Asiyah Istri Firaun, Pelindung Nabi Musa

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
  • visibility 88
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, LIFESTYLE – Kisah Asiyah istri Firaun sering tenggelam di balik cerita besar Nabi Musa. Padahal, Asiyah, perempuan istana Mesir kuno yang juga dikenal sebagai istri Firaun, memainkan peran penting dalam menyelamatkan bayi Musa dari kebijakan kejam penguasa Mesir. Tanpa keberanian Asiyah istri Firaun, perjalanan hidup Nabi Musa mungkin berakhir bahkan sebelum dimulai.

Peristiwa ini bermula ketika penguasa Mesir, Firaun, memerintahkan pembunuhan bayi laki-laki dari Bani Israil. Ia khawatir seorang anak dari kaum itu akan menggulingkan kekuasaannya. Namun sejarah sering bergerak melalui jalan yang tidak terduga.

Justru dari dalam istana Firaun sendiri, muncul sosok yang menggagalkan rencana itu.

Penemuan Bayi Musa di Sungai Nil

Menurut Al-Qur’an, ibu Musa menghanyutkan bayinya ke Sungai Nil demi menyelamatkan nyawanya. Allah kemudian mengatur peristiwa yang mengejutkan: bayi itu ditemukan oleh keluarga Firaun.

Allah berfirman:

“Lalu ia dipungut oleh keluarga Firaun agar kelak menjadi musuh dan kesedihan bagi mereka.”
(QS. Al-Qashash: 8)

Ketika bayi itu ditemukan, Asiyah istri Firaun melihat sesuatu yang berbeda. Ia tidak melihat ancaman politik. Ia melihat seorang bayi tak berdaya yang membutuhkan perlindungan.

Karena itu, ia segera berbicara kepada suaminya.

“Ia penyejuk mata bagiku dan bagimu. Janganlah kamu membunuhnya, mudah-mudahan ia bermanfaat bagi kita atau kita jadikan dia anak.”
(QS. Al-Qashash: 9)

Kalimat ini bukan sekadar permohonan seorang istri. Ia adalah keputusan berani yang secara langsung menyelamatkan kehidupan Nabi Musa.

Strategi Ilahi: Musa Kembali ke Ibunya

Kisah ini semakin menarik ketika bayi Musa menolak disusui oleh perempuan lain di istana. Situasi tersebut membuat keluarga kerajaan kebingungan.

Namun Allah telah menyiapkan jalan lain.

Saudari Musa, yang diam-diam mengikuti peti bayi di sungai, menawarkan solusi kepada keluarga istana. Ia menyarankan seorang wanita yang mampu merawat bayi tersebut.

Wanita itu ternyata adalah ibu Musa sendiri.

Allah berfirman:

“Maka Kami kembalikan dia kepada ibunya agar senang hatinya dan tidak bersedih.”
(QS. Al-Qashash: 13)

Dengan cara yang menakjubkan, Musa akhirnya tumbuh di bawah perlindungan istana, tetapi tetap mendapatkan kasih sayang ibunya.

Iman Asiyah yang Tumbuh di Istana Tirani

Kisah Asiyah istri Firaun tidak berhenti pada penyelamatan Musa. Dalam perjalanan waktu, ia justru menjadi salah satu orang yang beriman kepada ajaran Musa.

Hal ini sangat luar biasa. Bayangkan situasinya: ia hidup di istana penguasa yang mengaku sebagai tuhan.

Meski begitu, Asiyah tetap memilih iman.

Al-Qur’an bahkan menjadikan Asiyah sebagai teladan bagi orang beriman.

“Dan Allah membuat perumpamaan bagi orang-orang yang beriman, yaitu istri Firaun.”
(QS. At-Tahrim: 11)

Dalam ayat tersebut, Asiyah berdoa:

“Ya Tuhanku, bangunkanlah untukku rumah di sisi-Mu di surga.”

Doa ini menunjukkan sesuatu yang sangat kuat: ia lebih memilih kedekatan dengan Tuhan daripada kemewahan istana.

Mengapa Kisah Asiyah Jarang Dibahas?

Banyak kisah Nabi Musa berfokus pada mukjizat, tongkat, atau peristiwa Laut Merah. Padahal, bagian awal kehidupan Musa justru menampilkan peran seorang perempuan yang luar biasa.

Baca juga: Aturan Ketat Singapura: Ini Alasan ART Asing Dilarang Hamil

Tanpa keputusan Asiyah istri Firaun, bayi Musa bisa saja menjadi korban kebijakan brutal kerajaan.

Lebih menarik lagi, sejarah menunjukkan ironi yang hampir puitis. Penguasa yang takut pada seorang bayi justru membesarkan bayi itu di istananya sendiri.

Dengan kata lain, kekuasaan Firaun runtuh melalui keputusan yang lahir dari rumahnya sendiri.

Pelajaran Besar dari Kisah Asiyah

Kisah Asiyah istri Firaun menyimpan beberapa pelajaran penting.

Pertama, keberanian moral tidak selalu muncul dari luar kekuasaan. Kadang ia lahir dari dalam sistem yang paling keras sekalipun.

Kedua, sejarah besar sering dipengaruhi oleh keputusan kecil yang diambil pada saat yang tepat.

Ketiga, iman dapat tumbuh bahkan di tempat yang tampaknya paling gelap.

Itulah sebabnya para ulama menempatkan Asiyah sebagai salah satu wanita paling mulia dalam sejarah manusia. (Red)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Operasi Ketupat 2026

    Operasi Ketupat 2026 Resmi Ditutup, Polisi Waspadai Gelombang Kedua Arus Balik

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 80
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Libur Lebaran hampir berakhir, tetapi Operasi Ketupat 2026 belum benar-benar selesai dalam arti pengamanan di lapangan. Meski Operasi Ketupat 2026 resmi ditutup, kepolisian masih menyiagakan personel untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan pada gelombang kedua arus balik Lebaran. Bagi jutaan pemudik, perjalanan kembali ke kota tujuan masih berlangsung. Karena itu, Polri memastikan pengamanan […]

  • Bupati Tasikmalaya menghadiri Temu Strategis KWT dan mendorong pemanfaatan lahan pekarangan untuk ketahanan pangan.

    KWT Tasikmalaya Didorong Jadi Penopang Program Makan Bergizi Gratis

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 58
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya mulai memperkuat peran KWT Tasikmalaya atau Kelompok Wanita Tani dalam mendukung ketahanan pangan daerah. Selain mendorong pemanfaatan lahan pekarangan produktif, pemerintah juga menyiapkan bantuan bibit hortikultura untuk masyarakat melalui kelompok tani perempuan di berbagai wilayah. Program tersebut disampaikan Bupati Cecep Nurul Yakin saat menghadiri Temu Strategis bersama Forum […]

  • reintroduksi banteng jawa

    BBKSDA Jabar Perkuat Reintroduksi Banteng Jawa di Pangandaran

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 63
    • 0Komentar

    BBKSDA Jawa Barat memperkuat reintroduksi banteng jawa di Pangandaran guna menekan ancaman kepunahan. albadarpost.com, HUMANIORA — Program reintroduksi banteng jawa kembali menjadi fokus konservasi Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Barat. Langkah ini dilakukan untuk mengatasi ancaman kepunahan banteng jawa (Bos javanicus) yang statusnya meningkat menjadi “sangat terancam punah”. Intervensi dilakukan di Pusat […]

  • HSBC Rain Vortex

    HSBC Rain Vortex Digelar, Daya Tarik Jewel Changi Kian Konsisten

    • calendar_month Sabtu, 13 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Pertunjukan HSBC Rain Vortex di Jewel Changi menguatkan strategi pariwisata Singapura berbasis ruang publik ikonik. Atraksi Ikonik yang Menggerakkan Pariwisata albadarpost.com, BERITA DUNIA – Pengelola Jewel Changi Airport, Singapura, kembali menggelar pertunjukan HSBC Rain Vortex pada Sabtu, 13 Desember 2025. Atraksi air terjun dalam ruangan tertinggi di dunia itu menjadi magnet pengunjung, baik wisatawan mancanegara […]

  • Program sosial

    Kolaborasi Polda Jabar Dorong Perbaikan RTLH

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 93
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Polda Jawa Barat terus memperkuat peran sosial kepolisian dengan mendorong seluruh jajaran Polres untuk terlibat aktif dalam program perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Langkah ini menjadi bagian dari program sosial yang menyasar langsung peningkatan kualitas hidup masyarakat kurang mampu di berbagai daerah di Jawa Barat. Kapolda Jawa Barat Irjen Pol […]

  • SKCK online

    Polri Terapkan SKCK Online, Warga Bebas Pilih Lokasi Pengambilan

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Layanan SKCK online lewat Super Apps Polri memudahkan pengajuan tanpa mengikuti domisili dan akses lebih praktis. albadarpost.com, LENSA – Masyarakat kini tak lagi bergantung pada kantor polisi untuk mengurus SKCK online. Polri resmi menghadirkan layanan daring melalui aplikasi Super Apps Polri yang memungkinkan pengajuan dokumen secara mandiri dari ponsel. Kebijakan ini menjadi penting karena menekan […]

expand_less