Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Status Pantai Pasir Putih Pangandaran Diusulkan Jadi Kawasan Wisata Alam

Status Pantai Pasir Putih Pangandaran Diusulkan Jadi Kawasan Wisata Alam

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
  • visibility 186
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Usulan perubahan status Pantai Pasir Putih Pangandaran dari cagar alam jadi kawasan wisata alam berkelanjutan.

albadarpost.com, LENSA – Pemerintah daerah bersama Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Pangandaran tengah mengkaji perubahan status Pantai Pasir Putih Pangandaran dari kawasan cagar alam menjadi kawasan wisata alam. Langkah ini diambil sebagai upaya menyesuaikan antara aturan konservasi dan realitas lapangan yang menjadikan pantai tersebut sebagai destinasi wisata favorit sejak lama.


Usulan Perubahan Status Cagar Alam Jadi Kawasan Wisata Alam

Pantai Pasir Putih yang berada di kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Cagar Alam Pangandaran, Kabupaten Pangandaran, menjadi perhatian serius pemerintah daerah dan BKSDA. Kawasan ini sejak lama menjadi magnet wisatawan karena keindahan pasir putih, laut jernih, dan ekosistem bawah lautnya yang memikat. Namun, di sisi lain, area tersebut masih berstatus sebagai kawasan konservasi yang membatasi aktivitas wisata.

Kepala Resor BKSDA Pangandaran, Kusnadi, menjelaskan bahwa secara hukum, setiap orang yang masuk ke kawasan cagar alam wajib mengantongi Surat Izin Masuk Kawasan (Simaksi). Izin tersebut biasanya diberikan untuk kepentingan tertentu seperti penelitian, praktik kerja lapangan, atau penyusunan karya ilmiah.
“Secara aturan, cagar alam itu memang ketat. Simaksi sifatnya terbatas, tidak untuk kegiatan wisata massal,” ujarnya, Rabu (29/10/2025).

Namun, realitas di lapangan berbeda. Menurut Kusnadi, Pantai Pasir Putih sudah lama menjadi destinasi wisata populer, bahkan sebelum adanya aturan ketat mengenai kawasan konservasi. Aktivitas masyarakat sekitar dan pengunjung membuat kawasan ini berfungsi layaknya objek wisata tanpa status legal formal.
“Sulit dibendung, masyarakat sekitar sudah menjadikannya tempat wisata, apalagi sejak wisatawan makin ramai datang,” tambahnya.


Dorongan DPRD dan Pemerintah Daerah untuk Legalitas Pengelolaan

Melihat situasi tersebut, BKSDA bersama Pemerintah Kabupaten Pangandaran dan DPRD setempat mulai membahas rencana perubahan status Pantai Pasir Putih Pangandaran dari cagar alam menjadi kawasan wisata alam. Menurut Kusnadi, langkah ini dianggap penting agar pengelolaan wisata di kawasan tersebut bisa berjalan secara legal, berkelanjutan, dan terarah.

“Saya sudah berdiskusi dengan Ketua DPRD dan pemerintah daerah. Harapannya, status kawasan Pantai Pasir Putih bisa diubah agar tidak lagi berbenturan dengan aturan konservasi,” jelas Kusnadi.
Ia menambahkan, pihaknya berharap perubahan status bisa terealisasi pada tahun mendatang. “Kami minta DPRD mendorong percepatan perubahan status ini agar tidak terus menjadi masalah berulang,” katanya.

Selain pembenahan status kawasan, perhatian lain tertuju pada kondisi terumbu karang di sekitar pantai. Aktivitas wisata yang intens dan keberadaan bangkai kapal Viking yang ditenggelamkan di wilayah tersebut mulai memberi dampak ekologis. “Kalau terus dieksploitasi, luas terumbu karang akan semakin menyempit. Apalagi kapal Viking itu sudah lama mengganggu area bawah laut,” ungkap Kusnadi.


Kerusakan Terumbu Karang dan Upaya Pemulihan Ekosistem Laut

Berdasarkan perkiraan BKSDA, hanya sekitar 40 persen dari total area terumbu karang yang masih dalam kondisi baik. Padahal sebelumnya, kawasan ini dikenal sangat asri dengan keanekaragaman hayati laut yang tinggi.
“Sebelum ramai wisatawan dan sebelum ada kapal Viking, biota laut sangat melimpah. Terumbu karang di sana menjadi tempat hidup dan berkembang biaknya beragam spesies,” ujar Kusnadi.

Baca juga: Rusa Cagar Alam Pangandaran Kian Sering Masuk Permukiman, BKSDA Pangandaran Lakukan Patroli Ketat

Untuk memperbaiki kondisi tersebut, sejumlah komunitas pecinta lingkungan dan lembaga konservasi laut telah melakukan transplantasi terumbu karang di beberapa titik. Salah satu metode yang dilakukan bahkan cukup unik, yakni dengan menenggelamkan becak sebagai media tumbuhnya karang baru.
“Beberapa kali dilakukan transplantasi terumbu karang, dan hasilnya cukup positif untuk menahan laju kerusakan,” ujarnya.

Selain itu, Kusnadi menyebutkan bahwa wilayah Batu Dua dan Rajamantri di sekitar Pantai Pasir Putih masih tergolong aman dari kerusakan. Namun, persoalan kapal Viking yang ditenggelamkan masih menjadi pekerjaan rumah besar.
“Sudah beberapa kali kami bersurat ke pihak terkait untuk pemindahan kapal Viking. Tapi karena melibatkan banyak pihak mulai dari Pemda, BKSDA, Polairud, Angkatan Laut hingga Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), prosesnya belum bisa cepat,” jelasnya.


Menyeimbangkan Wisata dan Konservasi

BKSDA menegaskan bahwa usulan perubahan status Pantai Pasir Putih Pangandaran menjadi kawasan wisata alam bukan berarti menghapus nilai konservasinya. Justru, langkah ini dimaksudkan agar pengelolaan kawasan bisa dilakukan dengan sistem yang jelas dan aturan yang adaptif.
“Kita ingin ada keseimbangan. Kawasan ini tetap lestari, tapi juga bisa dimanfaatkan secara legal untuk wisata. Dengan status wisata alam, akan ada mekanisme pengawasan yang lebih baik,” kata Kusnadi.

Rencana ini disambut positif oleh banyak pihak, terutama pelaku wisata dan masyarakat sekitar yang menggantungkan hidup dari aktivitas pariwisata. Mereka menilai, status wisata alam akan memberi ruang bagi pengelolaan ekonomi lokal tanpa mengorbankan kelestarian lingkungan.

Perubahan status Pantai Pasir Putih Pangandaran jadi kawasan wisata alam diharapkan jaga keseimbangan antara konservasi dan pariwisata berkelanjutan. (Red/Arrian)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gedung Bank Syariah Indonesia Tasikmalaya sebagai simbol layanan publik perbankan yang dituntut transparansi informasi.

    Ketika Amanah Diuji di Bank BSI Tasikmalaya

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 173
    • 0Komentar

    albadarpost.com, EDITORIAL – Dalam Islam, amanah bukan sekadar istilah etis. Ia adalah perjanjian antara manusia dan Allah. Setiap harta yang dikelola, terlebih yang bersumber dari dana publik, kelak akan dimintai hisab. Karena itu, lembaga keuangan syariah tidak cukup hanya berlabel “Islam”, tetapi wajib menjelmakan nilai-nilai Islam dalam praktik nyata. Peresmian gedung megah Bank Syariah Indonesia […]

  • modal usaha UMKM

    Modal Usaha UMKM Tanpa Bank, Ternyata Ini Caranya

    • calendar_month Minggu, 5 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 186
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Banyak pelaku usaha kecil mengira modal usaha UMKM hanya bisa didapat dari pinjaman bank atau koperasi. Padahal, ada banyak cara mencari modal usaha, tambahan dana bisnis, dan sumber pendanaan UMKM yang justru lebih ringan, cepat, dan minim risiko. Sayangnya, cara-cara ini jarang dibahas media sehingga banyak pelaku usaha terjebak pada utang berbunga […]

  • Prediksi Indonesia vs Kamboja

    Prediksi Indonesia vs Kamboja, Nadeo Siap Pimpin Garuda

    • calendar_month Senin, 27 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 12
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Prediksi Indonesia vs Kamboja menjadi perhatian besar menjelang laga pembuka Timnas Indonesia vs Kamboja pada ajang Piala AFF 2026. Selain hasil pertandingan, publik juga menunggu seperti apa susunan pemain Indonesia vs Kamboja yang akan dipilih pelatih John Herdman untuk mengawali turnamen dengan kemenangan. Laga yang berlangsung di Stadion Pakansari, Bogor, pada […]

  • lonjakan kendaraan Bandung

    Arus Nataru Padati Bandung, One Way Disiapkan

    • calendar_month Sabtu, 27 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Lonjakan kendaraan Bandung saat Natal capai 524 ribu unit. Polisi siapkan one way dan pemantauan jalur wisata. albadarpost.com, FOKUS – Arus kendaraan menuju Kota Bandung melonjak tajam pada perayaan Natal 2025. Kepolisian mencatat lebih dari setengah juta kendaraan masuk dalam satu malam. Lonjakan ini berdampak langsung pada kepadatan jalan, terutama di jalur wisata dan pusat […]

  • gaji caregiver Singapura

    Intip Gaji Caregiver di Singapura

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 254
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Peluang kerja luar negeri kembali terbuka bagi lulusan SMA dan SMK. Salah satu sektor yang kini banyak dilirik adalah caregiver di Singapura. Informasi ini menjadi perhatian karena gaji caregiver Singapura dinilai kompetitif dan proses rekrutmennya dilakukan secara resmi. Bagi pencari kerja dengan pendidikan menengah, kesempatan ini memberi harapan baru. Tidak hanya […]

  • tabrakan kereta Bekasi Timur 2026

    Jalur KA Lumpuh Usai Tabrakan Maut di Bekasi Timur

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 128
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL — Malam di jalur padat Jabodetabek berubah menjadi kepanikan setelah tabrakan kereta Bekasi Timur 2026 terjadi pada Sabtu malam, 27 April 2026 pukul 20.52 WIB. Insiden serudukan antar rangkaian di km 28+920 lintas Jakarta Kota–Manggarai–Jatinegara–Cikampek ini menewaskan sedikitnya 7 orang dan melukai 81 penumpang lainnya. Kejadian berlangsung di area Stasiun Bekasi Timur, […]

expand_less