Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Nasional » Kisah Theodore Kwan, Bocah 7 Tahun Kuliah Kimia di NTU dengan IQ 154

Kisah Theodore Kwan, Bocah 7 Tahun Kuliah Kimia di NTU dengan IQ 154

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
  • visibility 304
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bocah jenius berusia 7 tahun, Theodore Kwan, kuliah di NTU Singapura dengan IQ 154 dan semangat tinggi belajar kimia.

albadarpost.com, PELITA – Di tengah aula kuliah Nanyang Technological University (NTU) Singapura, seorang bocah berusia tujuh tahun duduk di antara mahasiswa dewasa, mencatat dengan serius setiap rumus kimia yang terpampang di layar. Namanya Theodore Kwan, anak ajaib dengan IQ 154 yang kini mencuri perhatian dunia pendidikan karena telah mengikuti perkuliahan kimia tingkat universitas—padahal usianya baru setara dengan siswa kelas satu sekolah dasar.


Bakat Tak Mengenal Usia: Theodore Kwan Kuliah di NTU

Theodore Kwan menjadi mahasiswa tamu di NTU sejak Agustus 2025. Setiap pekan, bocah ini mengikuti kuliah dasar kimia sebanyak tiga kali, di bawah bimbingan dosen senior Dr. Sumod Pullarkat. Meskipun tidak terdaftar sebagai mahasiswa resmi dan tidak menjalani ujian atau sesi laboratorium, Theodore hadir dengan semangat dan rasa ingin tahu yang luar biasa.

Selama perkuliahan, Theodore duduk berdampingan dengan mahasiswa lain seperti Tianya, Constance Han, dan Samuel Chew. Dengan tablet dan buku catatan di pangkuannya, ia menatap layar presentasi dengan fokus penuh. “Sampai di kampus saja sudah membuatnya senang luar biasa,” ujar ibunya, Crystal Tang, yang kerap mendampingi Theodore selama dua jam kuliah.

Anak kecil ini bukan tanpa alasan menekuni dunia kimia. Ia tertarik mendalami teori orbital molekul—konsep yang menjelaskan bagaimana elektron berperilaku di dalam atom dan molekul. “Dia sering membaca buku kimia universitas di rumah dan bertanya hal-hal yang bahkan membuat saya terdiam,” tutur ibunya.


IQ 154 dan Rekor Akademik Mengesankan

Kecerdasan Theodore memang di atas rata-rata. Dengan IQ 154, ia menjadi anak termuda di Singapura yang meraih nilai A untuk ujian International General Certificate of Secondary Education (IGCSE) bidang kimia, setara ujian O Level, ketika baru berusia enam tahun sepuluh bulan.

Tak hanya itu, bocah ini juga memegang lima rekor nasional—termasuk sebagai peserta termuda yang mendapatkan nilai sempurna dalam olimpiade sains Singapura.

Wakil Presiden sekaligus Rektor NTU, Prof. Christian Wolfrum, menyatakan bahwa kampusnya terbuka untuk semua talenta yang haus ilmu, tanpa batas usia.
“Sebagai universitas, NTU terbuka untuk semua talenta terbaik. Kami senang minat Theodore terhadap kimia bisa berkembang di sini. Kehadirannya di kelas bukan hanya memberi inspirasi, tapi juga memantik semangat belajar mahasiswa lainnya,” ujar Wolfrum dalam pernyataannya di laman resmi NTU, Senin (27/10/2025).

Ia menambahkan, “Bakat tidak mengenal batasan usia. Tugas kita adalah menumbuhkan dan memfasilitasi bakat itu agar berdampak bagi banyak orang.”


Didampingi Ibu Mahasiswa S3 NTU

Menariknya, ibu Theodore, Crystal Tang, juga tercatat sebagai mahasiswa doktoral (PhD) di sekolah kedokteran NTU. Ia mengisahkan awal mula sang putra bisa ikut kuliah di kampus bergengsi tersebut.

Semula, Crystal hanya menghubungi Dr. Pullarkat untuk urusan administrasi kuliah. Namun setelah mengetahui minat luar biasa Theodore terhadap kimia, dosen itu justru mengundang sang bocah untuk menghadiri kelasnya. “Kami bersyukur atas kesempatan langka ini. Theodore sangat haus belajar, dan kesempatan belajar langsung di NTU membuatnya seperti berada di surga ilmu,” ujarnya.

Setiap Kamis, Theodore selalu duduk di barisan depan, menjawab pertanyaan dosen dengan penuh percaya diri. Tak jarang, mahasiswa dewasa di kelas terkesan dengan antusiasmenya. “Dia tidak hanya mendengarkan, tapi juga benar-benar memahami konsep yang dibahas,” tutur salah satu mahasiswa NTU.

Dr. Pullarkat, sang dosen, menegaskan bahwa kelasnya selalu terbuka bagi siapa pun yang ingin mengeksplorasi potensi diri. “Saya percaya minat dan bakat perlu dirawat sejak dini. Dengan menjadi tamu di kelas kimia, Theodore bisa mendalami konsep-konsep lanjutan tanpa tekanan ujian,” ucapnya.


NTU dan Tradisi Inklusif Pendidikan STEM

Kisah Theodore Kwan menambah panjang daftar prestasi NTU sebagai salah satu kampus terbaik dunia dalam bidang STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics). Berdasarkan data QS World University Rankings (WUR) 2026, NTU menempati peringkat ke-12 dunia dan posisi ketiga terbaik di Asia.

Filosofi pendidikan NTU menekankan keterbukaan terhadap inovasi dan talenta. Pihak universitas menyebut, mendidik anak seperti Theodore berarti membangun generasi baru ilmuwan yang berani berpikir melampaui batas usianya.

Dalam wawancara lain, Dr. Pullarkat menyebut bahwa semangat Theodore seolah menjadi pengingat bahwa rasa ingin tahu adalah bahan bakar utama ilmu pengetahuan. “Ilmu kimia itu kompleks, tetapi bagi Theodore, setiap teori adalah permainan logika yang ingin ia pecahkan,” katanya.


Inspirasi dari Seorang Bocah Jenius

Kehadiran Theodore Kwan di NTU membuktikan bahwa pendidikan sejati tidak mengenal umur. Dengan IQ 154, semangat belajar tanpa batas, dan dukungan keluarga serta dosen, ia menjadi simbol bahwa rasa ingin tahu adalah kunci menuju masa depan ilmu pengetahuan yang lebih cerah.

Semangat Theodore menjadi pesan universal: kecerdasan bukan untuk dipamerkan, tetapi untuk dipelihara dan dibagikan.

Kisah Theodore Kwan di NTU membuktikan, usia bukan batas untuk belajar. Dengan IQ 154, ia jadi simbol semangat ilmu pengetahuan tanpa henti. (Red/Arrian)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • penjualan tahun baru

    Omzet Terompet Tahun Baru Turun

    • calendar_month Jumat, 26 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Penjualan Tahun Baru Turun, Ekonomi Rumah Tangga Tertekan dan Empati Sosial Menguat albadarpost.com, HUMANIORA – Menjelang pergantian Tahun Baru 2026, aktivitas perdagangan terompet dan petasan di Kota Depok, Jawa Barat, mengalami penurunan tajam. Pantauan di Pasar Depok Jaya, Kecamatan Pancoran Mas, menunjukkan suasana yang jauh lebih lengang dibanding tahun-tahun sebelumnya. Penurunan penjualan ini tidak sekadar […]

  • Atlet Pangandaran

    Pemkab Pangandaran Apresiasi Atlet Peraih Medali SEA Games 2025

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 198
    • 0Komentar

    Pemkab Pangandaran apresiasi Atlet Pangandaran Regi Mulya Ramdhani atas perak SEA Games 2025. albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pemerintah Daerah Kabupaten Pangandaran memberikan apresiasi kepada Atlet Pangandaran, Regi Mulya Ramdhani, atas prestasi yang diraihnya bersama Tim Nasional Polo Air Indonesia pada ajang SEA Games 2025 di Thailand. Regi berhasil mempersembahkan medali perak bagi Indonesia, sekaligus mengharumkan […]

  • Umat Islam menunggu adzan Maghrib sesuai ketentuan maghrib menurut MUI sebelum berbuka puasa Ramadan.

    Sering Ikuti Adzan Tercepat? MUI Tegaskan Aturan Waktu Berbuka

    • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 199
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL — Ketentuan maghrib menurut MUI kembali menjadi perhatian di tengah kebiasaan sebagian masyarakat yang mengikuti adzan tercepat untuk berbuka puasa. Majelis Ulama Indonesia menegaskan bahwa waktu berbuka puasa yang sah harus mengacu pada masuknya Maghrib di lokasi masing-masing, bukan berdasarkan siaran atau suara adzan dari wilayah lain. Penegasan ini muncul karena fenomena […]

  • Pungli Dishub

    Pungli Dishub Bekasi, Saatnya Benahi Sistem

    • calendar_month Selasa, 4 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 88
    • 0Komentar

    albadarpost.com, PERSPEKTIF – Satu usulan pemecatan kembali membuka pertanyaan yang sebenarnya sudah lama mengemuka. Pungli Dishub, pungutan liar, dan penyalahgunaan kewenangan masih menjadi isu yang berulang di sektor pelayanan publik. Di tengah sorotan terhadap dugaan praktik pungli Dishub Bekasi, publik kini tidak hanya menunggu sanksi bagi oknum yang terlibat, tetapi juga ingin melihat apakah pemerintah […]

  • ilustrasi transaksi menjual barang kredit dalam hukum Islam dan fiqih muamalah

    Bolehkah Menjual Barang Kredit? Simak Jawabannya

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 236
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Pertanyaan tentang menjual barang kredit sering muncul di tengah masyarakat. Banyak orang ingin tahu hukum menjual barang kredit, terutama ketika seseorang membeli barang secara cicilan lalu ingin menjualnya kembali sebelum lunas. Praktik menjual barang yang masih kredit atau jual barang cicilan memang cukup sering terjadi, misalnya pada kendaraan, elektronik, atau properti. Namun, […]

  • Penyelamatan Nyawa

    Detik Penyelamatan Dramatis di Kawalu Tasikmalaya

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 112
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Suara panik di ujung telepon siang itu menjadi awal dari sebuah penyelamatan yang tidak akan mudah dilupakan. Sebuah laporan darurat mengenai kondisi seorang perempuan muda di Kecamatan Kawalu membuat petugas Damkar Kota Tasikmalaya bergerak cepat untuk melakukan penyelamatan nyawa. Respons cepat tersebut akhirnya berhasil mencegah sebuah tragedi yang berpotensi merenggut masa […]

expand_less