Breaking News
light_mode
Beranda » Opini » Sombong dalam Ibadah: Dosa yang Terlihat Suci

Sombong dalam Ibadah: Dosa yang Terlihat Suci

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
  • visibility 232
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, OPINISombong dalam ibadah sering hadir dengan wajah paling sopan. Ia menyamar sebagai kesalehan, bersembunyi dalam kesombongan spiritual, dan tumbuh pelan sebagai ujub dalam amal. Banyak orang takut pada dosa terang-terangan, tetapi sedikit yang waspada pada ilusi kesalehan yang diam-diam menggerogoti hati. Padahal penyakit hati religius justru lebih sulit terdeteksi karena ia memakai jubah suci.

Manusia gemar menghitung rakaat. Namun jarang ada yang menghitung kadar kesombongan yang ikut naik setiap kali dipuji. Ia rajin berzikir, tetapi tersinggung ketika tidak disebut alim. Ia gemar bersedekah, tetapi kecewa ketika namanya tidak diumumkan.

Di titik ini, satir kehidupan terasa getir. Kita khawatir terlihat hina di mata manusia, tetapi santai saja ketika terlihat angkuh di hadapan Tuhan.

Dosa yang Menundukkan, Ibadah yang Meninggikan Diri

Syekh Ibnu Athaillah dalam Hikam pernah menyentil logika keagamaan yang terlalu percaya diri. Beliau menegaskan bahwa maksiat yang melahirkan penyesalan bisa lebih baik daripada ibadah yang menumbuhkan kesombongan. Pernyataan ini bukan pembelaan terhadap dosa. Justru ini tamparan halus bagi mereka yang merasa sudah sampai.

Baca juga: Strategi Pemkot dalam Upaya Revitalisasi Pasar Cikurubuk

Seseorang terjatuh dalam dosa, lalu ia menangis dalam sunyi. Ia merasa kecil. Ia mengetuk pintu ampunan tanpa percaya diri sedikit pun. Namun justru dari kehinaan itu tumbuh ketergantungan kepada rahmat Allah.

Sebaliknya, ada yang berdiri tegak setelah tahajud panjang. Ia merasa selangkah lebih dekat ke surga dibanding tetangganya. Ia berbicara tentang keikhlasan sambil diam-diam menikmati reputasi. Tanpa sadar, ibadah berubah fungsi. Sujud tak lagi menjadi tunduk, melainkan panggung pertunjukan moral.

Al-Qur’an mengingatkan dengan tegas dalam QS. An-Nisa: 36 bahwa Allah tidak menyukai orang yang sombong dan membanggakan diri. Artinya jelas. Ukuran kemuliaan bukan pada banyaknya amal, melainkan pada bersihnya hati.

Kesombongan Spiritual yang Tak Terlihat

Kesombongan spiritual jarang mengaku sombong. Ia hadir dalam bentuk nasihat panjang yang terasa merendahkan. Ia menyelinap dalam ceramah yang penuh sindiran. Bahkan ia bisa tersembunyi dalam doa yang terdengar khusyuk.

Rasulullah SAW bersabda dalam riwayat Muslim bahwa seseorang tidak akan masuk surga jika di hatinya ada kesombongan walau sebesar biji sawi. Ukurannya kecil. Dampaknya besar. Ia seperti debu di lensa; tipis, tetapi cukup untuk mengaburkan pandangan.

Imam Al-Ghazali dalam tradisi tasawuf menekankan bahwa penyakit hati lebih berbahaya daripada penyakit tubuh. Tubuh yang sakit masih bisa beribadah dengan hati yang bersih. Namun hati yang sakit bisa membuat ibadah kehilangan makna.

Karena itu, muhasabah menjadi penting. Evaluasi diri bukan sekadar menghitung amal, melainkan meneliti niat. Kita perlu bertanya dalam diam: apakah sujud ini benar-benar tunduk, atau hanya ingin terlihat tunduk?

Antara Kehinaan dan Kemuliaan

Syekh Ibnu Athaillah mengingatkan agar kehinaan tidak membuat putus asa, dan kemuliaan tidak membuat lupa diri. Nasihat ini sederhana, tetapi daya ledaknya besar.

Kehinaan bisa menjadi pintu tawadhu jika seseorang mengubahnya menjadi energi taubat. Namun kemuliaan bisa menjelma jebakan ketika ia memicu rasa unggul atas orang lain. Di sinilah paradoks itu muncul. Kita takut reputasi rusak, tetapi jarang takut hati mengeras.

Baca juga: Saat Diky Candra Marah, Publik Soroti Koordinasi Pemkot Tasikmalaya

QS. An-Najm: 32 menutup ruang klaim kesalehan dengan kalimat yang tajam: jangan merasa diri suci. Hanya Allah yang mengetahui siapa yang benar-benar bertakwa. Ayat ini meruntuhkan panggung kesalehan instan. Ia mengingatkan bahwa takwa bukan trofi publik.

Menjadi Hamba, Bukan Pesaing Surga

Pada akhirnya, keselamatan tidak bergantung pada daftar amal yang panjang. Ia bergantung pada rahmat Allah yang luas. Amal penting, tetapi kerendahan hati jauh lebih menentukan.

Maksiat tetap harus ditinggalkan. Namun ujub dalam amal perlu diwaspadai setiap hari. Oleh sebab itu, setiap keberhasilan perlu diikat dengan syukur. Setiap pujian perlu dibalas dengan kesadaran bahwa semua berasal dari-Nya.

Jika suatu hari terjatuh, bangkit dengan istighfar. Sebaliknya, jika suatu hari dipuji, tundukkan hati sebelum tepuk tangan merusak niat. Dengan cara itu, kehinaan tidak menjatuhkan martabat, dan kemuliaan tidak mengangkat ego.

Sombong dalam ibadah adalah ironi paling sunyi dalam kehidupan religius. Ia tidak berteriak. Ia berbisik. Namun bisikannya mampu mengubah sujud menjadi sekadar gerakan tanpa makna.

Dan pada akhirnya, yang menyelamatkan bukanlah jumlah ibadah, melainkan kerendahan hati yang terus dijaga.

وَاللَّهُ أَعْلَمُ بِالصَّوَابِ

Penulis: Diki Samani (Pemimpin Redaksi)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi pasukan darat Amerika Serikat dan militer Iran dalam skenario invasi militer di kawasan Timur Tengah.

    AS Siapkan Pasukan Darat ke Iran? Ini 4 Skenario yang Bisa Terjadi di Medan Perang

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 205
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Ketegangan geopolitik kembali menjadi perhatian dunia setelah muncul berbagai analisis tentang kemungkinan invasi AS ke Iran. Skenario serangan pasukan darat Amerika ke Iran atau operasi militer AS terhadap Iran dinilai dapat memicu perubahan besar di kawasan Timur Tengah. Para analis militer menyebut konflik ini tidak hanya berpotensi memicu pertempuran langsung antara […]

  • oseng kangkung saus premium tampilan hijau segar dengan bumbu gurih pedas ala masakan rumahan modern

    Oseng Kangkung Premium, Simpel Tapi Bikin Nagih

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 177
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Oseng Kangkung Premium belakangan ini mulai sering dibicarakan. Bukan tanpa alasan. Menu sederhana seperti oseng kangkung saus premium kini terasa berbeda—lebih kaya rasa, lebih “hidup”, dan jelas lebih menggugah selera. Banyak yang awalnya menganggap biasa saja, tapi berubah pikiran setelah mencobanya. Jujur saja, ini salah satu menu yang sering jadi penyelamat saat […]

  • Zuyyina Linnasi Hobbusyahawat

    Mengapa Manusia Sulit Lepas dari Dunia? Jawabannya Ada di Ali Imran 14

    • calendar_month Minggu, 5 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 185
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Banyak orang mencari arti Zuyyina Linnasi Hobbusyahawat setelah potongan ayat ini viral di media sosial. Frasa Zuyyina Linnasi Hobbusyahawat atau “dijadikan indah pada pandangan manusia kecintaan terhadap hal-hal yang diinginkan” berasal dari Surah Ali Imran ayat 14. Ayat ini menjelaskan mengapa manusia sangat mencintai dunia, mulai dari wanita, anak, harta, kendaraan, hingga […]

  • gempa Jepang

    Jepang Siaga: Gempa 7,7 SR Picu Risiko Besar

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 179
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Jepang kembali diguncang gempa besar. Bukan sekadar getaran biasa, gempa berkekuatan 7,7 skala Richter ini langsung memicu peringatan serius dari pemerintah: risiko gempa besar (megaquake) meningkat drastis dalam waktu dekat. Guncangan kuat terjadi di lepas pantai timur laut Jepang dan terasa hingga ke berbagai wilayah. Aktivitas warga sempat lumpuh, transportasi terganggu, […]

  • Curanmor Cipatujah

    Persahabatan Berujung Penjara, Tiga Pemuda Cipatujah Diduga Curanmor

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 120
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kasus curanmor Tasikmalaya kembali menjadi sorotan setelah polisi mengungkap dugaan aksi pencurian kendaraan bermotor yang melibatkan tiga pemuda asal Kecamatan Cipatujah. Perkara pencurian motor di Tasikmalaya Selatan ini menarik perhatian karena ketiga terduga pelaku diketahui berteman sejak kecil dan disebut beraksi bersama di sejumlah wilayah selama beberapa bulan terakhir. Pengungkapan kasus […]

  • Kompleks kepemimpinan Iran di Teheran rusak parah setelah serangan udara yang menewaskan Ali Khamenei pada dini hari.

    Serangan Presisi Hantam Pusat Kekuasaan Iran, Ali Khamenei Tewas

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 190
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA — Ali Khamenei tewas setelah serangan udara menghantam pusat kepemimpinan Iran pada Sabtu (28/2/2026) dini hari waktu setempat. Kematian pemimpin tertinggi Iran atau Supreme Leader Iran terjadi setelah ledakan kuat merusak kompleks strategis di jantung ibu kota. Peristiwa ini langsung memicu siaga militer nasional dan meningkatkan ketegangan di kawasan Timur Tengah. Ledakan […]

expand_less