Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Kapolda Jabar Pimpin Aksi Bersih-bersih Pantai Pangandaran

Kapolda Jabar Pimpin Aksi Bersih-bersih Pantai Pangandaran

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
  • visibility 13
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Semangat menjaga kelestarian pesisir kembali menggema di kawasan wisata unggulan Jawa Barat. Aksi bersih-bersih Pantai Pangandaran yang melibatkan unsur kepolisian, pemerintah daerah, tokoh nasional, hingga masyarakat menjadi bukti nyata bahwa laut adalah masa depan yang harus dijaga bersama.

Kegiatan yang digelar pada Jumat, 6 Februari 2026 ini dipimpin langsung Kapolda Jawa Barat. Ia hadir bersama Kapolres Pangandaran, Bupati Pangandaran, serta sejumlah elemen masyarakat yang sejak pagi telah memadati titik kegiatan di sepanjang pesisir.

Sejak awal kegiatan, peserta tampak antusias memungut sampah yang tersebar di area pantai. Selain botol dan kemasan plastik, puntung rokok menjadi salah satu jenis sampah yang paling banyak ditemukan. Kondisi ini menjadi perhatian serius aparat dan pemerintah daerah.

Kapolda Jabar, Irjen Pol. Dr. Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H., menegaskan bahwa Pangandaran memiliki kekayaan alam luar biasa yang tidak boleh diabaikan.

“Pangandaran mempunyai 91 kilometer panjang pantai. Ini suatu anugerah dan harus kita jaga. Umumnya pantai ini sudah bisa dikatakan bersih, cuma kami banyak menemukan puntung rokok dan sampah berbahan plastik yang dibuang sembarangan. Mari kita jaga laut, jaga masa depan dengan menjaga kebersihannya,” ujarnya.

Menurutnya, menjaga pantai bukan hanya tugas pemerintah, melainkan tanggung jawab kolektif. Karena itu, ia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk membangun kebiasaan baru yang lebih ramah lingkungan, terutama saat berwisata.

Baca juga: Surat Pembaca: Ruang Aman untuk Keluhan Warga. Gratis!

Kolaborasi Aparat dan Warga

Aksi bersih pantai ini tidak berdiri sendiri. Berbagai instansi bergabung, mulai dari TNI-Polri, dinas lingkungan hidup, relawan komunitas, pelaku wisata, hingga warga lokal. Kolaborasi tersebut memperlihatkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan telah menjadi gerakan bersama.

Bupati Pangandaran dalam kesempatan yang sama menekankan pentingnya kesadaran wisatawan. Ia tidak melarang aktivitas wisata, termasuk merokok di area pantai, namun menuntut tanggung jawab pengunjung terhadap sampah yang dihasilkan.

“Kepada masyarakat maupun pengunjung yang datang ke pantai diperbolehkan untuk merokok, hanya buanglah puntung rokok pada tempat sampah. Mari kita jaga kebersihan Pantai Pangandaran,” tegasnya.

Ajakan tersebut dinilai penting karena lonjakan wisatawan setiap musim liburan kerap berbanding lurus dengan peningkatan volume sampah. Oleh sebab itu, edukasi langsung di lapangan terus diperkuat.

Selain memungut sampah, petugas juga memberikan imbauan persuasif, membagikan kantong sampah, serta mengingatkan pengunjung agar tidak meninggalkan limbah di pasir maupun laut.

Susi Pudjiastuti: Harus Ada Denda

Kehadiran mantan Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Susi Pudjiastuti, menambah gaung kegiatan ini. Tokoh yang dikenal vokal terhadap isu kelautan itu menyampaikan pandangan tegas mengenai penanganan sampah di destinasi wisata.

Menurutnya, edukasi saja tidak cukup tanpa diiringi aturan yang memiliki daya paksa.

“Harus ada aturan denda bagi pembuang sampah sembarangan di Pangandaran ini,” ujarnya.

Susi menilai, kebijakan denda akan menimbulkan efek jera sekaligus membangun disiplin publik. Ia juga mengingatkan bahwa kerusakan laut berdampak langsung pada ekonomi masyarakat pesisir, khususnya nelayan dan pelaku wisata.

Lebih jauh, ia menegaskan bahwa kebersihan pantai merupakan wajah daerah. Jika pantai kotor, maka citra wisata ikut tercoreng.

Jaga Wisata, Jaga Masa Depan

Pangandaran selama ini dikenal sebagai salah satu magnet wisata bahari di Jawa Barat. Garis pantai sepanjang 91 kilometer menghadirkan potensi besar, mulai dari pariwisata, perikanan, hingga ekonomi kreatif.

Baca juga: Janji Allah di Jalan Syukur

Karena itu, menjaga kebersihannya berarti menjaga sumber penghidupan masyarakat.

Aksi bersih pantai ini sekaligus menjadi pengingat bahwa ancaman terbesar ekosistem laut saat ini berasal dari sampah plastik sekali pakai. Jika tidak dikendalikan, limbah tersebut akan merusak biota laut, mencemari rantai makanan, bahkan mengancam kesehatan manusia.

Melalui kegiatan kolaboratif seperti ini, pemerintah daerah berharap kesadaran publik terus tumbuh. Apalagi, gerakan bersih pantai tidak berhenti pada seremoni, tetapi diharapkan menjadi budaya.

Kapolda Jabar menutup kegiatan dengan pesan kuat yang menjadi semangat bersama:

“Jaga laut, jaga masa depan.”

Pesan tersebut menegaskan bahwa laut bukan hanya ruang wisata, melainkan warisan yang harus diserahkan dalam kondisi terbaik kepada generasi mendatang.

Dengan keterlibatan aparat, tokoh nasional, dan masyarakat, Pangandaran mengirim sinyal optimistis: pesisir bersih bukan mimpi, melainkan gerakan nyata yang wajib terus dijaga. (GZ)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • tanda usaha berkembang

    Bisnis Anda Naik Level? Ini 9 Tandanya

    • calendar_month Senin, 23 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 12
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Tanda usaha berkembang sering kali tidak disadari oleh pelaku bisnis sendiri. Padahal, ciri bisnis maju atau usaha yang mulai bertumbuh bisa terlihat dari perubahan kecil yang konsisten. Dalam dunia yang kompetitif, memahami tanda usaha berkembang menjadi penting agar Anda bisa mengambil keputusan tepat dan mempercepat pertumbuhan bisnis. 1. Omzet Mulai Stabil dan […]

  • pemudik nyasar Google Maps

    Viral! Ratusan Mobil Pemudik Nyasar ke Sawah Setelah Ikuti Google Maps

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 12
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Peristiwa pemudik nyasar Google Maps mendadak viral setelah ratusan mobil masuk ke jalur sawah di wilayah Sleman, Yogyakarta. Video kejadian tersebut memperlihatkan antrean panjang kendaraan yang tersesat setelah mengikuti jalur mudik Google Maps yang dianggap sebagai rute tercepat. Awalnya para pengendara mencoba mencari jalan alternatif agar terhindar dari kemacetan jalur utama. […]

  • anak tidak sekolah

    Data Sudah Ada, Aksi Ditunggu! Wabup Tasikmalaya Soroti Anak Putus Sekolah

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 16
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Anak tidak sekolah kini menjadi isu panas di Tasikmalaya. Fenomena anak putus sekolah dan ATS (anak tidak sekolah) bahkan mulai dianggap sebagai alarm serius yang tak bisa lagi diabaikan. Wakil Bupati Tasikmalaya, Asep Sopari Al-Ayubi, langsung angkat suara. Ia menegaskan bahwa persoalan ini tidak boleh berhenti di atas kertas. Sebaliknya, seluruh pihak […]

  • judi online

    Tasikmalaya dan Lahirnya Gelombang Judi Online

    • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 4
    • 0Komentar

    Editorial Albadarpost menyoroti ledakan judi online di Kabupaten Tasikmalaya sebagai bukti kegagalan literasi digital dan tekanan ekonomi yang tak kunjung teratasi. Luka Sunyi yang Muncul dari Layar Kecil albadarpost.com, EDITORIAL – Ledakan judi online di Tasikmalaya bukan semata perkara moral. Ini adalah cermin luka ekonomi yang jarang diakui pemerintah daerah, tetapi terasa dalam setiap rumah […]

  • sertifikat tanah

    Saat Sertifikat Tanah Menentukan Sengketa Warga

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Sengketa tanah menunjukkan sertifikat tanah belum sepenuhnya melindungi warga dalam kebijakan agraria. albadarpost.com, PERSPEKTIF – Kasus yang menimpa Nenek Elina Widjajati di Surabaya bukan sekadar perkara sengketa rumah. Ia adalah potret kebijakan agraria yang belum sepenuhnya bekerja melindungi warga paling rentan. Ketika konflik tanah berujung pada pengusiran dan perobohan rumah, pertanyaannya bukan hanya siapa yang […]

  • pengawasan infrastruktur

    Pemprov Jabar Libatkan Mahasiswa Teknik Sipil Awasi Infrastruktur Daerah

    • calendar_month Sabtu, 29 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Pemprov Jabar libatkan mahasiswa Teknik Sipil dalam pengawasan infrastruktur untuk mempercepat proyek publik. albadarpost.com, LENSA – Pemerintah Provinsi Jawa Barat melibatkan mahasiswa Teknik Sipil untuk mendukung pengawasan infrastruktur pada proyek pembangunan daerah. Langkah ini menyusul instruksi Presiden Prabowo Subianto, yang menargetkan percepatan pembangunan jembatan dan fasilitas publik untuk membuka akses mobilitas masyarakat. Langkah Pemerintah dan […]

expand_less