Berita Daerah

PAD Pangandaran Lampaui Target 2025

Pendapatan pariwisata Pangandaran 2025 mencapai Rp47,5 miliar. Retribusi wisata efektif dorong PAD daerah.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Pangandaran dari sektor pariwisata sepanjang tahun 2025 tercatat mencapai Rp47,5 miliar. Capaian tersebut melampaui target yang telah ditetapkan pemerintah daerah dan menunjukkan kinerja positif sektor pariwisata sebagai salah satu sumber utama pendapatan daerah.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Pangandaran, Sarlan, menyampaikan bahwa pendapatan tersebut berasal dari retribusi kunjungan wisata di sejumlah objek wisata yang dikelola pemerintah daerah. Selama 2025, aktivitas pariwisata di Pangandaran berlangsung relatif stabil dengan tingkat kunjungan yang cukup tinggi.

Menurut Sarlan, realisasi PAD pariwisata ini tidak lepas dari meningkatnya jumlah wisatawan yang datang ke Pangandaran sepanjang tahun, terutama pada periode libur nasional dan akhir pekan.

Retribusi Wisata Efektif Tingkatkan Pendapatan

Selain didorong oleh tingginya kunjungan wisatawan, peningkatan PAD pariwisata Pangandaran juga dipengaruhi oleh perbaikan sistem pengelolaan retribusi. Pemerintah daerah melakukan pembenahan dalam proses pemungutan retribusi agar berjalan lebih tertib dan transparan.

Baca juga: Tekanan Fiskal Menghimpit APBD Jabar 2026, Ini Sikap Pemprov

Sarlan menjelaskan bahwa retribusi wisata efektif menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga pendapatan daerah. Dengan sistem pengelolaan yang lebih baik, potensi kebocoran dapat ditekan dan penerimaan daerah dapat dicatat secara optimal.

Penertiban dilakukan di pintu-pintu masuk kawasan wisata, termasuk melalui pengawasan terhadap distribusi dan penggunaan tiket. Pemerintah daerah juga terus berkoordinasi dengan pengelola objek wisata untuk memastikan pemungutan retribusi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Langkah ini dinilai mampu meningkatkan akurasi pencatatan pendapatan serta memberikan gambaran riil kontribusi sektor pariwisata terhadap PAD Pangandaran.

Kunjungan Wisatawan Tetap Tinggi Sepanjang 2025

Bapenda Pangandaran mencatat jumlah kunjungan wisatawan sepanjang 2025 mencapai jutaan orang. Wisatawan yang datang berasal dari berbagai daerah, baik dari Jawa Barat maupun luar provinsi.

Sejumlah destinasi wisata unggulan masih menjadi tujuan utama wisatawan, di antaranya Pantai Pangandaran, Pantai Batukaras, Pantai Batuhiu, Pantai Karapyak, Green Canyon, dan Pantai Madasari. Konsistensi minat wisatawan terhadap destinasi tersebut memberikan kontribusi signifikan terhadap pendapatan daerah.

Lonjakan kunjungan biasanya terjadi pada momen libur panjang dan hari besar nasional. Kondisi tersebut berdampak langsung pada penerimaan retribusi wisata serta menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat di sekitar kawasan wisata.

Baca juga: Banjir Tahunan dan Laporan yang Selalu Rapi

Pemerintah daerah menilai bahwa tingginya kunjungan wisatawan menjadi indikator penting keberlangsungan sektor pariwisata Pangandaran.

Pariwisata Masih Jadi Sumber PAD Andalan

Dengan realisasi PAD yang melampaui target, sektor pariwisata kembali menjadi salah satu andalan pendapatan Kabupaten Pangandaran. Pemerintah daerah berupaya menjaga capaian tersebut melalui pengelolaan destinasi yang berkelanjutan dan peningkatan tata kelola retribusi.

Ke depan, Pemkab Pangandaran akan terus melakukan evaluasi terhadap sistem pengelolaan pariwisata agar kontribusinya terhadap PAD dapat dipertahankan. Perbaikan infrastruktur, pelayanan wisata, serta pengawasan retribusi menjadi bagian dari upaya tersebut.

Capaian PAD pariwisata tahun 2025 diharapkan dapat menjadi dasar perencanaan yang lebih baik pada tahun berikutnya. Dengan retribusi wisata efektif dan tingkat kunjungan yang stabil, sektor pariwisata diproyeksikan tetap memberikan kontribusi positif bagi pembangunan daerah. (ARR)


Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button