Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » DLH Kota Bandung Laporkan Sampah Tahun Baru

DLH Kota Bandung Laporkan Sampah Tahun Baru

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Kamis, 1 Jan 2026
  • visibility 139
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DLH Bandung mencatat 63 ton sampah malam Tahun Baru 2026, didominasi plastik, dengan kesadaran warga mulai meningkat.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Perayaan malam Tahun Baru 2026 di Kota Bandung kembali menyisakan persoalan klasik perkotaan: sampah. Namun, di tengah lonjakan aktivitas warga dan wisatawan di sejumlah titik favorit kota, volume sampah yang dihasilkan tercatat relatif stabil, bahkan sedikit menurun dibandingkan tahun sebelumnya. Data ini menjadi indikator penting dalam membaca perubahan perilaku publik terhadap kebersihan ruang kota.

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandung mencatat total timbulan sampah pada perayaan pergantian malam Tahun Baru 2025 ke 2026 mencapai 63,76 ton atau setara 117 meter kubik. Angka ini berasal dari enam wilayah utama konsentrasi massa, seperti Alun-alun Bandung, kawasan Jalan Asia Afrika, Braga, hingga Jalan Diponegoro. Tahun sebelumnya, timbulan sampah tercatat sebesar 64 ton.

Kepala DLH Kota Bandung, Darto, menyebut perbedaan jumlah tersebut memang tidak signifikan, tetapi menunjukkan tren positif. “Kalau dibandingkan tahun lalu, justru ada sedikit penurunan. Ini menandakan mulai tumbuhnya kesadaran masyarakat,” ujar Darto saat dihubungi, Kamis (1/1/2026).

Sampah Plastik Masih Mendominasi

Dari keseluruhan sampah Tahun Baru Bandung yang terkumpul, jenis sampah anorganik masih mendominasi. DLH mencatat sebagian besar sampah berupa plastik, kertas, kardus pembungkus makanan, serta styrofoam. Sementara itu, sampah organik berupa sisa makanan jumlahnya relatif kecil.

Baca juga: Pemkab Karawang Rotasi Ratusan ASN

Menurut Darto, pola konsumsi masyarakat pada malam pergantian tahun masih sangat bergantung pada makanan cepat saji dan jajanan jalanan. “Sebagian besar itu sampah plastik dan bungkus makanan. Food waste atau sisa makanan justru tidak terlalu banyak,” katanya.

Selain plastik, DLH juga menemukan tingginya volume sampah tusukan makanan, seperti tusuk cilok, sate, cilor, dan telur gulung. Jenis sampah ini menjadi perhatian khusus karena berpotensi membahayakan petugas kebersihan.

Jalan Diponegoro Jadi Titik Rawan

Salah satu titik dengan karakter sampah paling spesifik adalah Jalan Diponegoro. Dari sekitar 1,6 meter kubik sampah yang terkumpul di kawasan ini, mayoritas berupa tusukan bambu bekas jajanan. “Sampah tusukan cilok mendominasi. Ini perlu ekstra kehati-hatian karena runcing dan berisiko melukai petugas,” ujar Darto.

Temuan ini memperlihatkan bahwa persoalan kebersihan tidak hanya soal volume, tetapi juga jenis sampah yang dihasilkan. Penanganan sampah tajam membutuhkan perlakuan khusus, mulai dari alat pelindung hingga proses pemilahan yang lebih aman.

Respons Cepat dan Kerja Malam Petugas

DLH memastikan pengangkutan sampah dilakukan segera setelah perayaan berakhir. Proses pembersihan dimulai sekitar satu jam setelah pergantian tahun, yakni sejak pukul 01.00 WIB hingga pukul 04.00 WIB. Seluruh sampah kemudian langsung diangkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sarimukti mulai pukul 05.00 WIB.

Baca juga: Arah Baru Menteri Kebudayaan Thailand

Langkah cepat ini ditujukan untuk memastikan aktivitas kota kembali normal pada pagi hari. Jalan-jalan utama dan kawasan publik dibersihkan sebelum arus kendaraan dan aktivitas warga kembali meningkat.

Indikasi Perubahan Perilaku Publik

Meski jumlah sampah tergolong besar, DLH menilai kondisi di beberapa titik menunjukkan perkembangan positif. Kawasan Jalan Asia Afrika, misalnya, tetap padat oleh pengunjung, namun tidak menghasilkan lonjakan sampah yang signifikan.

“Asia Afrika itu sangat padat, tapi sampahnya relatif terkendali. Artinya, kesadaran masyarakat mulai terbentuk,” kata Darto. Ia mengapresiasi warga dan wisatawan yang menjaga ketertiban dan kebersihan selama perayaan berlangsung.

Catatan untuk Tata Kelola Kota

Fenomena sampah Tahun Baru Bandung kembali menegaskan pentingnya pengelolaan ruang publik dan edukasi berkelanjutan kepada masyarakat. Penurunan tipis volume sampah menjadi sinyal awal bahwa perubahan perilaku memungkinkan, tetapi belum cukup untuk mengatasi persoalan struktural pengelolaan sampah perkotaan.

Ke depan, tantangan tidak hanya pada penanganan pascakegiatan, tetapi juga pada upaya pengurangan sampah dari sumbernya, termasuk pembatasan plastik sekali pakai dan pengelolaan pedagang kaki lima di kawasan keramaian.

Volume sampah Tahun Baru Bandung 2026 stabil di 63 ton, memberi sinyal awal tumbuhnya kesadaran warga menjaga ruang kota. (Red/Asep Chandra)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Frame of Garut

    Frame of Garut Jadi Sorotan, Pameran Foto Ini Bikin Pesona Garut Makin Mendunia

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 114
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pameran fotografi Frame of Garut resmi dibuka Bupati Garut Abdusy Syakur Amin di Lantai UG Ciplaz Garut, Jumat 1 Mei 2026. Ajang yang digelar dalam rangka hari jadi ke-6 Garut Photo Club (GPC) itu langsung mencuri perhatian karena menghadirkan puluhan karya visual yang menampilkan keindahan wisata Garut dari berbagai sudut. Melalui […]

  • FGD May Day Tasikmalaya 2026 mempertemukan pemerintah, pekerja, dan pelaku usaha dalam dialog ketenagakerjaan di Kota Tasikmalaya

    FGD May Day 2026: Langkah Baru Hubungan Industrial Tasikmalaya

    • calendar_month Minggu, 3 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 100
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day di Kota Tasikmalaya tahun ini tidak hanya berlangsung sebagai agenda seremonial. Pemerintah Kota Tasikmalaya justru memilih pendekatan yang lebih terbuka dengan menggelar Focus Group Discussion (FGD) yang mempertemukan pemerintah, pelaku usaha, dan pekerja dalam satu meja dialog, Minggu (3/5/2026). Kegiatan yang digelar oleh Dinas […]

  • Ilustrasi seseorang termenung tentang tanda hati mati di tengah kehidupan modern.

    Ketika Dosa Dirasa Biasa, Mungkin Hati Sedang Bermasalah

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 152
    • 0Komentar

    albadarpost.com, OPINI – Di zaman sekarang, pembahasan tentang hati mati sering terdengar seperti potongan ceramah yang lewat begitu saja di beranda media sosial. Padahal ketika kalimat Syekh Athaillah dibaca pelan-pelan, rasanya tidak nyaman juga. Beliau berkata: “مِنْ عَلَامَاتِ مَوْتِ الْقَلْبِ عَدَمُ الْحُزْنِ عَلَى مَا فَاتَكَ مِنَ الْمُوَافَقَاتِ، وَتَرْكُ النَّدَمِ عَلَى مَا فَعَلْتَهُ مِنْ وُجُودِ الزَّلَّاتِ” […]

  • Pemain muslim top dunia Mohamed Salah, Karim Benzema, Sadio Mane, Antonio Rudiger, dan Ousmane Dembele di liga sepak bola profesional

    5 Pemain Muslim Top Dunia, Tetap Bersinar Saat Ramadan

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 190
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Sepak bola dunia terus melahirkan banyak bintang dari berbagai latar belakang. Menariknya, pemain muslim top dunia kini semakin banyak menghiasi liga sepak bola elite. Para bintang sepak bola muslim ini tidak hanya tampil konsisten di kompetisi tertinggi, tetapi juga tetap menjalankan identitas dan nilai yang mereka pegang. Selain itu, keberhasilan mereka […]

  • BSMSS 2026

    Dandim Tasikmalaya Resmikan BSMSS 2026, Desa Jahiang Dapat Jalan Baru

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 107
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH — Program BSMSS 2026 resmi dimulai di Desa Jahiang, Kecamatan Salawu, Kabupaten Tasikmalaya. Melalui program pembangunan jalan desa sepanjang 1,5 kilometer tersebut, pemerintah daerah bersama TNI berharap akses ekonomi masyarakat semakin terbuka dan mobilitas warga menjadi lebih mudah. Pembangunan jalan desa melalui BSMSS 2026 menjadi salah satu upaya memperkuat konektivitas wilayah pedesaan. […]

  • Upacara mutasi Polres Tasikmalaya 2026 dengan pergantian 12 jabatan di Lapangan Hitam Mapolres

    Mutasi Polres Tasikmalaya 2026: 12 Jabatan Berganti, Biasa atau Ada Sesuatu?

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 139
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Mutasi Polres Tasikmalaya 2026 langsung menyedot perhatian. Sebanyak 12 jabatan strategis diganti dalam satu momentum. Rotasi polisi, sertijab, dan pergeseran posisi kunci terjadi bersamaan—dan itu jarang dianggap sekadar rutinitas. Publik mulai membaca lebih dalam. Apakah ini hanya penyegaran? Atau sinyal bahwa ada sesuatu yang sedang dibenahi? “Penyegaran Organisasi”, Kata Kapolres Upacara […]

expand_less