Breaking News
light_mode
Beranda » Humaniora » Tampilan Beda Kereta pada Nataru 2025–2026

Tampilan Beda Kereta pada Nataru 2025–2026

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Minggu, 28 Des 2025
  • visibility 136
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kolaborasi Kementerian Ekraf dan KAI hadirkan IP lokal di kereta Nataru untuk perkuat ekonomi kreatif nasional.

albadarpost.com, HUMANIORA – Libur Natal dan Tahun Baru biasanya identik dengan koper besar, jadwal padat, dan kursi kereta yang penuh. Namun bagi sebagian penumpang kereta api pada Nataru 2025–2026, perjalanan kali ini menghadirkan kejutan kecil yang menyenangkan: rangkaian kereta yang mereka naiki tampil berbeda, lebih ceria, dan terasa “hidup”.

Saat kereta perlahan meninggalkan peron, mata penumpang tak hanya tertuju pada layar ponsel atau pemandangan luar jendela. Badan kereta yang dihiasi ilustrasi karakter lokal menjadi latar baru untuk berfoto, berbagi cerita, atau sekadar tersenyum di tengah perjalanan jauh. Inilah wajah dari program Kereta IP, kolaborasi antara Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif, PT Kereta Api Indonesia (KAI), Jumbo, dan IP Factory Commuterline.

Selama masa libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, sebanyak 11 karya Intellectual Property (IP) lokal hadir melalui desain livery di rangkaian kereta api dan area stasiun. Nama-nama seperti Jumbo, Lokerserem, Belanja Ria, Pletesan, Arlo, hingga Kosanimal tampil sebagai bagian dari ruang publik transportasi yang selama ini identik dengan fungsi semata.

Bagi penumpang KA Argo Dwipangga, misalnya, karakter Jumbo kini menjadi “teman perjalanan” di rute Gambir–Bandung–Semarang Tawang–Surabaya Pasar Turi. Sementara di lintasan lain, livery tematik Natal dan Tahun Baru menghiasi KA Argo Wilis/Turangga, Jayabaya, Gaya Baru Malam Selatan, hingga KA Pandalungan, yang melayani relasi strategis antarkota di Pulau Jawa.

Perjalanan yang Biasanya Biasa
Bagi sebagian penumpang, perubahan ini terasa sederhana, tetapi bermakna. Kereta yang biasanya tampil seragam kini menjadi ruang visual yang memberi suasana baru. Anak-anak lebih antusias, orang dewasa lebih santai, dan stasiun menjadi tempat singgah yang tak sekadar dilalui, tetapi dinikmati.

Baca juga: Priangan Timur Dalam Sepekan

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar menyebut kolaborasi ini sebagai perubahan cara pandang terhadap aset publik. Kereta api, menurutnya, tidak lagi dilihat hanya sebagai perangkat transportasi, tetapi sebagai kanvas besar untuk menampilkan kekayaan intelektual bangsa. Pernyataan itu disampaikan dalam keterangan resmi di Jakarta, Sabtu (27/12/2025).

Pendekatan ini terasa relevan di tengah mobilitas libur panjang, ketika jutaan orang bergerak dari satu kota ke kota lain. Dengan menjangkau banyak mata dalam waktu singkat, IP lokal tidak hanya dipamerkan, tetapi juga diperkenalkan secara alami kepada publik luas.

Cerita yang Bergerak di Atas Rel
Konsep yang diusung melalui Kereta IP bukan sekadar dekorasi. Pemerintah melihatnya sebagai pengalaman kreatif bergerak—sebuah cara bercerita yang menyatu dengan aktivitas harian masyarakat. Dalam konteks penumpang, cerita itu hadir tanpa paksaan: terlihat, dirasakan, lalu dibawa pulang sebagai kesan.

Irene menyebut peran Kementerian Ekonomi Kreatif sebagai fasilitator yang mempertemukan kreator dengan pengelola ruang publik. Hasilnya adalah perjalanan yang bukan hanya soal tiba di tujuan, tetapi juga soal pengalaman di sepanjang jalan.

Dari sudut pandang penumpang, pengalaman ini sederhana: perjalanan terasa lebih ramah dan berwarna. Namun di balik itu, ada upaya membangun nilai ekonomi baru bagi kreator lokal sekaligus menumbuhkan rasa bangga terhadap karya dalam negeri.

Komitmen Layanan yang Lebih Bermakna
Bagi PT KAI, program Kereta IP menjadi bagian dari upaya menghadirkan layanan bernilai tambah. Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin menyatakan bahwa perjalanan kereta diharapkan tidak hanya aman dan nyaman, tetapi juga meninggalkan kesan.

Kolaborasi ini juga menunjukkan bagaimana layanan publik dapat beradaptasi dengan kebutuhan zaman—tidak hanya efisien, tetapi juga relevan secara kultural. Di tengah kepadatan Nataru, sentuhan visual ini menjadi jeda kecil yang menyegarkan.

Pada akhirnya, bagi penumpang, Kereta IP mungkin hanya terlihat sebagai desain menarik di badan kereta. Namun justru di sanalah kekuatannya: menghadirkan pengalaman ringan yang membekas, tanpa mengganggu fungsi utama perjalanan. Sebuah pengingat bahwa di balik rutinitas mobilitas, ruang publik masih bisa menjadi tempat cerita dan kebanggaan bersama. (Red/Arrian)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Greenland

    Greenland, di Tengah Persaingan AS, China, dan Rusia

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Greenland kini jadi sorotan dunia. Letak strategis dan sumber daya membuat AS, China, dan Rusia berebut pengaruh. albadarpost.com, BERITA DUNIA – Greenland selama ini dikenal sebagai bentang alam es yang ekstrem dan jarang tersentuh. Bagi banyak orang, wilayah ini identik dengan destinasi wisata petualangan dan panorama Arktik yang eksotis. Namun dalam perkembangan mutakhir, citra tersebut […]

  • nikah fest 2026

    Cari Pasangan Serius? Kemenag Gelar Golek Garwo di Nikah Fest 2026

    • calendar_month Kamis, 18 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 115
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Ta’aruf Kemenag menjadi salah satu program yang menarik perhatian menjelang pelaksanaan Nikah Fest 2026. Melalui kegiatan ini, Kementerian Agama menghadirkan sesi perkenalan atau ta’aruf resmi bagi Muslim dan Muslimah yang serius mencari pasangan hidup sesuai syariat Islam. Program yang dikenal dengan nama Golek Garwo atau Ta’aruf Session tersebut menjadi bagian dari rangkaian […]

  • Peta Kekuatan Piala Dunia 2026

    Piala Dunia 2026 Lahirkan Raja Baru Sepak Bola

    • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 35
    • 0Komentar

    albadarpost.com, PERSPEKTIF – Peta Kekuatan Piala Dunia 2026 mulai menunjukkan perubahan yang sulit diabaikan. Babak 16 Besar tidak hanya menghadirkan persaingan menuju perempat final, tetapi juga memperlihatkan bergesernya pusat kekuatan sepak bola dunia. Jika selama puluhan tahun panggung utama didominasi negara-negara Eropa dan Amerika Selatan, kini Afrika, kawasan CONCACAF, serta sejumlah tim nontradisional tampil sebagai […]

  • Kasus OJK Indosaku terkait penagihan pinjol brutal yang memicu kemarahan publik dan sorotan nasional

    Tak Bisa Lagi Sembunyi, OJK Bongkar Praktik Brutal Penagihan Pinjol

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 141
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – OJK Indosaku kini menjadi pusat perhatian setelah praktik penagihan pinjol brutal memicu gelombang kemarahan publik. Isu debt collector pinjol, penagihan yang melanggar hukum, hingga tekanan psikologis terhadap nasabah kembali menyeruak—dan kali ini, publik sulit menutupi kenyataan itu. Ini bukan sekadar kasus biasa. Ini alarm keras. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bergerak cepat. PT […]

  • Kunjungan kerja DPR RI dan Kemenhub meninjau pengembangan perkeretaapian Kabupaten Tasikmalaya di Stasiun Rajapolah

    Rajapolah–Pirusa, Strategi Transportasi Baru Tasikmalaya

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 144
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya terus mendorong penguatan sektor transportasi sebagai fondasi pertumbuhan ekonomi jangka panjang. Salah satu langkah strategis yang kini menguat adalah reaktivasi stasiun dan pengembangan perkeretaapian Kabupaten Tasikmalaya, yang mulai mendapat dukungan serius dari pemerintah pusat. Komitmen tersebut tampak dalam kunjungan kerja Wakil Ketua DPR RI bersama Direktur Jenderal Perkeretaapian […]

  • Banner penjualan sapi kurban dan domba aqiqah milik Ari di Sukahurip, Sukaratu, Tasikmalaya.

    Domba Kurban Tasikmalaya, Penjual Tawarkan Daging Siap Santap

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 101
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pencarian domba kurban Tasikmalaya mulai meningkat di berbagai wilayah menjelang Idul Adha 2026. Tidak sedikit warga yang kini mencari hewan kurban dengan harga terjangkau, kondisi sehat, sekaligus layanan yang praktis. Di tengah kebutuhan itu, penjualan Sapi Qurban dan Domba Aqiqah milik Ari di Kampung Sukahurip, Desa Sinagar, Kecamatan Sukaratu, Kabupaten Tasikmalaya […]

expand_less