Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Kebakaran Lahan 3 Hektare di Ciganjeng, Medan Jadi Kendala

Kebakaran Lahan 3 Hektare di Ciganjeng, Medan Jadi Kendala

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Senin, 7 Sep 2026
  • visibility 29
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH — Kebakaran lahan Pangandaran melanda area sekitar tiga hektare di Blok Pamoyanan, Dusun Pasar, Desa Ciganjeng, Kecamatan Padaherang, Minggu (6/9/2026). Kebakaran lahan Ciganjeng itu berlangsung di kawasan perbukitan sehingga petugas menghadapi medan yang cukup sulit saat melakukan pemadaman.

Informasi tersebut disampaikan Polres Pangandaran. Berdasarkan informasi yang dihimpun, api diduga berasal dari sisa pembakaran sampah yang belum sepenuhnya padam. Selanjutnya, kondisi lahan yang kering akibat musim kemarau membuat api cepat merambat ke area kebun warga.

Petugas bersama masyarakat kemudian melakukan penanganan untuk mencegah kobaran api meluas.

Kebakaran Lahan Meluas di Tengah Musim Kemarau

Kobaran api muncul di kawasan Blok Pamoyanan, Desa Ciganjeng. Area yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar tiga hektare.

Pada saat yang sama, kondisi lahan yang kering membuat api lebih mudah menjalar. Vegetasi dan material kering di sekitar lokasi juga menjadi faktor yang perlu diperhatikan ketika kebakaran terjadi pada musim kemarau.

Menurut informasi Polres Pangandaran, api diduga berasal dari sisa pembakaran sampah yang belum sepenuhnya padam. Artinya, penyebab tersebut masih berada dalam konteks dugaan dan bukan kesimpulan definitif mengenai sumber kebakaran.

Karena itu, aktivitas pembakaran sampah di area terbuka perlu mendapat perhatian serius. Bara yang terlihat sudah mengecil belum tentu benar-benar padam. Apalagi, kondisi angin dan lingkungan yang kering dapat membuat api kembali menyala.

Kobaran kemudian merambat menuju area kebun warga. Situasi tersebut membuat penanganan tidak hanya berfokus pada titik api awal, tetapi juga pada upaya membatasi penyebaran kobaran.

Medan Perbukitan Hambat Petugas Padamkan Api

Pemadaman kebakaran lahan Ciganjeng berlangsung sekitar tiga jam. Namun, petugas tidak menghadapi kondisi lapangan yang mudah.

Lokasi kebakaran berada di kawasan perbukitan dengan medan yang cukup sulit dijangkau. Kondisi tersebut menjadi salah satu kendala dalam proses pemadaman.

Di sisi lain, warga ikut membantu petugas menangani kobaran api. Kerja sama tersebut melibatkan masyarakat, Polsek Padaherang, Damkar, dan BPBD.

Koordinasi berbagai unsur menjadi penting karena kebakaran terjadi di area yang memiliki akses terbatas. Selain memadamkan api, petugas juga perlu mengantisipasi kemungkinan kobaran bergerak ke area lain.

Setelah sekitar tiga jam melakukan penanganan, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 16.00 WIB.

Tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa kebakaran lahan tersebut.

Warga Diimbau Tidak Membakar Sampah Sembarangan

Peristiwa kebakaran lahan sekitar tiga hektare di Ciganjeng menjadi perhatian tersendiri pada musim kemarau. Kondisi lahan yang kering dapat memperbesar risiko ketika masyarakat menyalakan api di ruang terbuka.

Karena itu, masyarakat diimbau tidak melakukan pembakaran sampah sembarangan selama musim kemarau. Jika pembakaran tetap dilakukan, masyarakat perlu memastikan api benar-benar padam dan tidak meninggalkan bara yang berpotensi menyulut material di sekitarnya.

Selain itu, warga yang tinggal dekat lahan perkebunan atau kawasan perbukitan perlu meningkatkan kewaspadaan. Sebab, api yang awalnya berada di area terbatas dapat merambat ketika menemukan material yang mudah terbakar.

Pencegahan juga menjadi semakin penting karena medan yang sulit dapat memperlambat petugas ketika kebakaran sudah meluas. Dalam kasus Ciganjeng, petugas membutuhkan waktu sekitar tiga jam untuk memastikan kobaran berhasil dikendalikan.

Kebakaran Ciganjeng Jadi Pengingat di Musim Kemarau

Kebakaran lahan Pangandaran di Ciganjeng menunjukkan bahwa persoalan kebakaran tidak selalu berhenti pada luas area yang terbakar. Kondisi lingkungan dan karakter medan juga dapat menentukan cepat atau lambatnya proses penanganan.

Di kawasan perbukitan, akses menjadi salah satu tantangan. Sementara itu, lahan kering pada musim kemarau dapat mempercepat perambatan api.

Karena itu, kewaspadaan masyarakat menjadi bagian penting dalam pencegahan. Tidak membakar sampah sembarangan dan memastikan api benar-benar padam merupakan langkah sederhana yang dapat mengurangi risiko.

Peristiwa ini juga memperlihatkan pentingnya kerja sama di tingkat lokal. Warga, kepolisian, Damkar, dan BPBD bergerak bersama hingga api berhasil dipadamkan.

Bagi masyarakat, pesan terpentingnya cukup jelas: jangan meremehkan api kecil di tengah lahan yang kering.

Sebab, ketika bara bertemu musim kemarau dan medan yang sulit, api yang awalnya hanya terlihat di satu titik bisa berubah menjadi kebakaran lahan seluas tiga hektare. (Red)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sinergi media dan Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya dalam membangun keterbukaan informasi publik yang akurat dan bertanggung jawab

    Media dan Pemkab Tasikmalaya Perkuat Kolaborasi Informasi

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 224
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Keterbukaan informasi publik menjadi salah satu indikator penting dalam tata kelola pemerintahan daerah. Di Kabupaten Tasikmalaya, kebutuhan akan informasi yang akurat, cepat, dan dapat dipertanggungjawabkan terus meningkat. Dalam konteks inilah, sinergi media dan pemerintah Tasikmalaya memegang peran strategis untuk memastikan masyarakat memperoleh informasi yang benar, bukan sekadar ramai. Media dan pemerintah […]

  • Musik Digital Tasikmalaya

    Menuju Platform Streaming, Pelajar Tasikmalaya Belajar Industri Musik Digital

    • calendar_month Sabtu, 30 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 146
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Musik Digital Tasikmalaya mulai menunjukkan geliat baru. Ratusan pelajar SMA, SMK, dan sederajat memadati Gedung Creative Center (GCC) Dadaha Kota Tasikmalaya dalam Seminar Industri Musik dan Ekonomi Kreatif Berbasis Digital Tahap 1 yang digelar Sabtu (30/5/2026). Kegiatan hasil kolaborasi Rumusarindo, Polresta Tasikmalaya, dan Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya tersebut tidak hanya berbicara […]

  • Bhabinkamtibmas Desa Cigunung berdialog dengan warga Kampung Nangorak Parungponteng Tasikmalaya

    Bhabinkamtibmas Cigunung Turun ke Kampung, Warga: Polisi Kini Lebih Dekat

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 169
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Bhabinkamtibmas Cigunung kembali menunjukkan pendekatan humanis Polri melalui kegiatan sambang warga di Kampung Nangorak, Desa Cigunung, Kecamatan Parungponteng, Kabupaten Tasikmalaya, Sabtu (2/5/2026). Langkah polisi desa atau pembinaan masyarakat ini menjadi strategi penting dalam menjaga keamanan lingkungan sekaligus memperkuat hubungan emosional antara polisi dan masyarakat. Kegiatan yang dilakukan Bripka Anggi Anugrah Pratama […]

  • Narkoba Indramayu

    27 Kasus Narkoba Terungkap di Indramayu

    • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 125
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Narkoba Indramayu kembali menjadi sorotan. Dalam kurun Juni hingga Juli 2026, Polres Indramayu berhasil mengungkap 27 kasus peredaran gelap narkoba yang melibatkan 29 tersangka. Pengungkapan tersebut tidak hanya menghasilkan penyitaan ratusan gram sabu dan tembakau sintetis, tetapi juga memperlihatkan bahwa peredaran narkoba di Indramayu masih menjadi ancaman nyata yang memerlukan penanganan […]

  • Rotasi Kepala Sekolah Jabar

    Kebijakan Baru Rotasi Kepala Sekolah di Jawa Barat: 641 Pendidik Kembali ke Daerah Asal

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 137
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Pemerintah Provinsi Jawa Barat resmi menerapkan kebijakan baru dalam sistem rotasi kepala sekolah dengan melantik 641 pejabat pendidikan, sebagian besar kini ditempatkan kembali di wilayah asal mereka. Langkah ini dinilai sebagai upaya memperkuat kualitas pendidikan berbasis kedekatan sosial dan kultural antara kepala sekolah dan lingkungan tempatnya bertugas. Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa […]

  • BSMSS 2026

    Dandim Tasikmalaya Resmikan BSMSS 2026, Desa Jahiang Dapat Jalan Baru

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 173
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH — Program BSMSS 2026 resmi dimulai di Desa Jahiang, Kecamatan Salawu, Kabupaten Tasikmalaya. Melalui program pembangunan jalan desa sepanjang 1,5 kilometer tersebut, pemerintah daerah bersama TNI berharap akses ekonomi masyarakat semakin terbuka dan mobilitas warga menjadi lebih mudah. Pembangunan jalan desa melalui BSMSS 2026 menjadi salah satu upaya memperkuat konektivitas wilayah pedesaan. […]

expand_less