Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Bukan Cuma 64 Warga, Masjid An-Nur Banjar Juga Dapat Bantuan

Bukan Cuma 64 Warga, Masjid An-Nur Banjar Juga Dapat Bantuan

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Jumat, 4 Sep 2026
  • visibility 41
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

AlbadarPost.com, BERITA DAERAHPemerintah Kota Banjar menyalurkan Program Berdaya Bantu kepada 64 warga Kelurahan Bojongkantong, Kecamatan Langensari, Jumat (4/9/2026). Berdasarkan keterangan DOKPROPIM Kota Banjar, penyaluran tersebut tidak hanya menyasar warga, tetapi juga mencakup bantuan untuk DKM An-Nur.

Agenda itu menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memberikan dukungan kepada masyarakat yang membutuhkan sekaligus memperkuat fungsi sosial-keagamaan di lingkungan warga.

Selain Program Berdaya Bantu bagi 64 warga, Wali Kota Banjar Ir. H. Sudarsono juga menyerahkan Bantuan Harian Darurat serta Bantuan Kemakmuran Masjid kepada DKM An-Nur Bojongkantong.

Dua sasaran bantuan tersebut memperlihatkan bahwa perhatian pemerintah dalam agenda tersebut mencakup kebutuhan masyarakat sekaligus fasilitas sosial-keagamaan.

64 Warga Bojongkantong Menerima Program Berdaya Bantu

Program Berdaya Bantu diarahkan untuk membantu warga yang membutuhkan dukungan dalam menghadapi kondisi sosial dan ekonomi.

Dalam kegiatan di Bojongkantong, bantuan diberikan kepada 64 warga. Pemerintah berharap bantuan tersebut tidak hanya meringankan kebutuhan dalam jangka pendek, tetapi juga dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat kemandirian keluarga.

Harapan itu penting karena bantuan sosial pada akhirnya tidak hanya diukur dari proses penyerahannya. Dampak setelah bantuan diterima juga menjadi bagian penting yang perlu diperhatikan.

Sebelumnya, Program Berdaya Bantu telah menjadi salah satu bagian dari Program Berdaya Pemerintah Kota Banjar yang ditujukan untuk memperkuat perlindungan sosial dan kapasitas masyarakat.

Karena itu, penyaluran di Bojongkantong dapat dilihat bukan sekadar agenda seremonial, tetapi sebagai bagian dari kebijakan perlindungan masyarakat yang membutuhkan.

Bantuan Juga Menyasar DKM An-Nur

Selain warga, DKM An-Nur Bojongkantong menjadi penerima bantuan dalam agenda tersebut.

Menurut keterangan DOKPROPIM Kota Banjar, bantuan yang diserahkan kepada DKM An-Nur berupa Bantuan Harian Darurat dan Bantuan Kemakmuran Masjid.

Dukungan tersebut diharapkan dapat membantu kebutuhan yang bersifat mendesak sekaligus mendukung keberlangsungan fungsi masjid sebagai pusat kegiatan keagamaan dan sosial masyarakat.

Masjid dalam konteks kehidupan masyarakat tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah. Di banyak lingkungan, masjid juga menjadi ruang berkumpul, pendidikan keagamaan, kegiatan sosial, hingga penguatan solidaritas warga.

Karena itu, dukungan terhadap pengelolaan masjid memiliki dimensi sosial yang lebih luas.

Wali Kota Tekankan Bantuan Harus Tepat Manfaat

Dalam keterangannya, Sudarsono menekankan pentingnya bantuan sosial yang berkelanjutan dan menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung.

Ia berharap penerima dapat memanfaatkan bantuan dengan baik sehingga dukungan tersebut memberikan manfaat bagi peningkatan kualitas hidup keluarga.

Pemerintah Kota Banjar juga menempatkan perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan sebagai bagian dari upaya pembangunan yang inklusif.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan tersebut turut melibatkan sejumlah unsur pemerintah dan lembaga terkait.

Wali Kota Banjar didampingi Staf Ahli Wali Kota, Kepala Dinas Sosial Kota Banjar, Sekretaris Kecamatan Langensari, Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan Langensari, serta Ketua Baznas Kota Banjar.

Keterlibatan lintas instansi dan lembaga tersebut menunjukkan bahwa penyaluran bantuan membutuhkan koordinasi agar program dapat berjalan sesuai sasaran.

Bantuan Tidak Cukup Berhenti di Serah Terima

Ada satu hal yang lebih penting setelah bantuan diserahkan: apa dampaknya bagi penerima?

Bagi 64 warga Bojongkantong, keberhasilan Program Berdaya Bantu tidak hanya terlihat dari jumlah penerima. Pemerintah juga perlu memastikan bantuan benar-benar menjawab kebutuhan dan, jika memungkinkan, memberikan ruang bagi keluarga penerima untuk menjadi lebih mandiri.

Hal serupa berlaku bagi bantuan kepada DKM An-Nur.

Dukungan kepada masjid akan lebih bermakna apabila benar-benar digunakan untuk kebutuhan yang berkaitan dengan fungsi sosial dan keagamaan masyarakat.

Dengan demikian, transparansi sasaran, ketepatan penerima, pemanfaatan bantuan, serta evaluasi manfaat menjadi bagian penting dari keberlanjutan program.

Bantuan pemerintah pada akhirnya bukan hanya soal berapa banyak yang disalurkan, tetapi juga seberapa besar manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat.

Penyaluran bantuan di Bojongkantong menjadi salah satu contoh bahwa perlindungan sosial dan penguatan lembaga kemasyarakatan dapat berjalan dalam satu agenda. Tantangan berikutnya adalah memastikan setiap bantuan tidak berhenti sebagai seremoni, melainkan menghasilkan manfaat yang nyata bagi warga. (Red)

 

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • kompetensi profesional guru abad 21

    PENGEMBANGAN KOMPETENSI PROFESIONAL GURU DALAM MENGHADAPI ABAD 21 

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 224
    • 0Komentar

    (Studi Kasus di SDN Karyasari Desa Bunisari Kecamatan Agrabinta Kabupaten Cianjur) Oleh Maman Herman1, Heni Purnamasari2maman.herman@unigal.ac.id ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi kompetensi guru abad 21 di SDN Karyasari Desa Bunisari Kecamatan Agrabinta Kabupaten Cianjur belum optimal. hal ini berhubungan dengan kompetensi profesional guru. Tujuan penelitian ini adalah: 1) Untuk mengetahui gambaran kompetensi professional guru dalam menghadapi […]

  • WBTb Pangandaran

    WBTb Pangandaran 2026: Benjang Batok dan Pindang Gunung

    • calendar_month Selasa, 8 Sep 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Albadarpost.com | HUMANIORA – WBTb Pangandaran kembali mencuri perhatian di tingkat nasional. Seni pertunjukan Benjang Batok dan kuliner tradisional Pindang Gunung dari Kabupaten Pangandaran masuk dalam 25 karya budaya Jawa Barat yang mendapat pengakuan dalam rangkaian WBTb Indonesia 2026 tahap kedua. Benjang Batok tercatat pada domain seni pertunjukan, sedangkan Pindang Gunung masuk domain keterampilan dan […]

  • Kerusuhan Cicalengka

    6 Jam Usai Kericuhan Karnaval Cicalengka, Polisi Amankan Terduga

    • calendar_month Selasa, 18 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 82
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kerusuhan Cicalengka dalam kegiatan karnaval memperingati HUT ke-81 RI pada Senin, 17 Agustus 2026, berujung pada penanganan cepat aparat kepolisian. Dalam waktu sekitar enam jam, Unit Reskrim Polsek Cicalengka bersama Satreskrim Polresta Bandung berhasil mengamankan pihak yang diduga terlibat dalam insiden tersebut. Peristiwa karnaval Cicalengka itu menjadi perhatian setelah video mengenai […]

  • kekuatan militer Iran

    Jarang Disorot, Kekuatan Militer Iran Ternyata Bukan Sekadar Senjata

    • calendar_month Minggu, 22 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 221
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Pembahasan tentang kekuatan militer Iran sering berfokus pada jumlah senjata. Namun, realitas di lapangan jauh lebih kompleks. Strategi militer Iran dan pendekatan perang asimetris justru menjadi kunci utama yang membuat negara ini diperhitungkan. Karena itu, memahami kekuatan Iran tidak cukup hanya melihat tank atau jet tempur. Selain itu, Iran mengembangkan cara […]

  • korupsi dana desa

    Kepala Desa Mancagar Diduga Selewengkan Dana Desa hingga Rp 1 Miliar Lebih

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Kasus korupsi dana desa di Kuningan menguak kerugian negara lebih dari Rp1 miliar dalam dua tahun anggaran. Dampak pada Warga, Bukan Sekadar Angka albadarpost.com, HUMANIORA – Dugaan korupsi dana desa kembali menyeruak di Jawa Barat, kali ini menimpa Desa Mancagar, Kecamatan Lebakwangi, Kabupaten Kuningan. Program pembangunan dan bantuan sosial dua tahun anggaran diduga diselewengkan untuk […]

  • Remaja 14 tahun asal Tasikmalaya mengikuti Hackclub Campfire di Perpustakaan Jakarta Cikini bersama puluhan peserta ngoding.

    Keren! Siswa SMP Tasikmalaya Tampil di Hackclub Campfire Jakarta

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 187
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Hackclub Campfire menjadi sorotan setelah remaja 14 tahun asal Tasikmalaya tampil percaya diri dalam ajang ngoding nasional tersebut. Kompetisi teknologi bertajuk Hackclub Campfire atau lomba game development ini digelar di Perpustakaan Jakarta Cikini dan diikuti sekitar 90 peserta, mayoritas dari Jabodetabek. Event ini membuka ruang kolaborasi lintas daerah sekaligus memperkuat ekosistem […]

expand_less