Breaking News
light_mode
Beranda » Hikmah » Surat Al Kahfi Hari Jumat: Benarkah Ada Cahaya di Antara Dua Jumat?

Surat Al Kahfi Hari Jumat: Benarkah Ada Cahaya di Antara Dua Jumat?

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Jumat, 4 Sep 2026
  • visibility 43
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

AlbadarPost.com, HIKMAH Bolehkah membaca Surat Al-Kahfi pada Kamis malam? Apakah harus selesai sebelum salat Jumat? Dan dari mana sebenarnya keutamaan berupa “cahaya antara dua Jumat” yang sering disebut dalam hadis?

Pertanyaan tersebut muncul setiap pekan ketika umat Islam menyambut hari Jumat. Membaca Surat Al Kahfi hari Jumat dikenal sebagai salah satu amalan yang dianjurkan berdasarkan sejumlah riwayat tentang keutamaannya.

Salah satu keutamaan yang paling masyhur adalah memperoleh cahaya di antara dua Jumat. Hadis tentang keutamaan tersebut dinilai sahih oleh sejumlah ulama hadis, meski terdapat pembahasan mengenai sebagian jalur periwayatannya di kalangan ahli hadis.

Yang perlu digarisbawahi, membaca Surat Al-Kahfi pada Jumat merupakan amalan yang dianjurkan, bukan kewajiban. Karena itu, orang yang tidak membacanya tidak dapat langsung dianggap meninggalkan kewajiban agama.

Hadis tentang Surat Al-Kahfi Hari Jumat

Salah satu riwayat yang menjadi dasar pembahasan keutamaan membaca Surah Al-Kahfi pada hari Jumat berasal dari Abu Sa’id Al-Khudri RA.

Dalam riwayat tersebut disebutkan:

مَنْ قَرَأَ سُورَةَ الْكَهْفِ فِي يَوْمِ الْجُمُعَةِ أَضَاءَ لَهُ مِنَ النُّورِ مَا بَيْنَ الْجُمُعَتَيْنِ

Makna hadis tersebut secara ringkas:

“Barang siapa membaca Surat Al-Kahfi pada hari Jumat, maka akan dipancarkan cahaya baginya di antara dua Jumat.”

Riwayat dengan makna tersebut antara lain tercantum dalam Al-Mustadrak karya Al-Hakim dan As-Sunan Al-Kubra karya Al-Baihaqi.

Sejumlah ulama memberikan penilaian positif terhadap riwayat tersebut. Al-Hakim menilai salah satu jalurnya sahih. Al-Albani juga menilai hadis tentang keutamaan membaca Surat Al-Kahfi pada Jumat sebagai hadis sahih dalam sejumlah karyanya.

Namun, terdapat pula pembahasan mengenai jalur periwayatan hadis tersebut di kalangan ahli hadis. Karena itu, penyebutan hadis sebaiknya tetap disertai konteks mengenai penilaian ulama, bukan disampaikan secara berlebihan seolah tidak ada pembahasan ilmiah sama sekali.

Yang jelas, riwayat tersebut menjadi salah satu dasar yang digunakan ulama dalam menganjurkan membaca Surah Al-Kahfi pada hari Jumat.

Apa Makna “Cahaya di Antara Dua Jumat”?

Ungkapan “cahaya di antara dua Jumat” menjadi bagian yang paling banyak dikenal dari hadis tersebut.

Cahaya dalam konteks ini tidak harus dipahami sebagai cahaya secara fisik. Para ulama menjelaskannya dalam kaitan dengan petunjuk, kebaikan, dan cahaya yang Allah berikan kepada seorang hamba.

Dengan demikian, keutamaan tersebut dapat menjadi pengingat agar hubungan seorang Muslim dengan Al-Qur’an tidak berhenti pada rutinitas membaca.

Surah Al-Kahfi sendiri berisi sejumlah kisah yang sarat pelajaran.

Kisah para pemuda penghuni gua mengingatkan tentang keteguhan iman. Kisah pemilik dua kebun berbicara tentang ujian harta dan kesombongan. Kisah Nabi Musa AS bersama Khidir mengajarkan keterbatasan pengetahuan manusia. Sementara kisah Dzulqarnain memberikan pelajaran tentang kekuasaan dan tanggung jawab.

Karena itu, membaca Al Kahfi hari Jumat akan lebih bermakna jika bacaan tersebut juga diikuti dengan usaha memahami dan merenungkan kandungannya.

Bolehkah Membaca Surat Al-Kahfi pada Kamis Malam?

Boleh.

Salah satu pertanyaan yang sering muncul adalah apakah membaca Surat Al-Kahfi harus dilakukan pada Jumat pagi.

Tidak harus.

Dalam pemahaman kalender Islam, malam Jumat dimulai sejak matahari terbenam pada Kamis. Karena itu, membaca Surah Al-Kahfi setelah Magrib pada Kamis malam termasuk waktu yang biasa dijelaskan untuk mengamalkan keutamaan tersebut.

Artinya, seseorang dapat membaca Surat Al-Kahfi setelah Magrib atau Isya pada Kamis malam apabila waktu tersebut lebih memungkinkan.

Jika belum sempat, bacaan dapat dilakukan pada Jumat pagi atau siang.

Dengan demikian, tidak ada alasan untuk menunggu sampai waktu tertentu apabila kesempatan membaca Al-Qur’an sudah tersedia.

Al Kahfi Jumat Sampai Kapan?

Pertanyaan berikutnya adalah: Al Kahfi Jumat sampai kapan?

Dalam penjelasan yang banyak dirujuk, waktu membaca Surah Al-Kahfi berkaitan dengan malam Jumat dan hari Jumat. Secara umum, rentang tersebut dimulai sejak Kamis setelah Magrib hingga Jumat sebelum Magrib.

Jadi, membaca Surat Al-Kahfi tidak harus dilakukan tepat setelah salat Jumat.

Orang yang baru memiliki waktu pada Jumat pagi masih dapat membacanya. Begitu pula seseorang yang memilih membaca pada Kamis malam.

Yang perlu diperhatikan adalah adanya perbedaan istilah antara malam Jumat dan hari Jumat dalam kalender Islam. Malam Jumat dimulai sejak matahari terbenam pada Kamis, sedangkan hari Jumat berakhir ketika matahari terbenam pada Jumat.

Pemahaman tersebut membantu menjawab pertanyaan praktis yang sering muncul di tengah masyarakat.

Apakah Membaca Surat Al-Kahfi Wajib?

Tidak.

Membaca Surat Al-Kahfi pada Jumat merupakan amalan yang dianjurkan berdasarkan riwayat tentang keutamaannya. Ia tidak sama dengan kewajiban seperti salat Jumat bagi orang yang memang terkena kewajibannya.

Karena itu, tidak tepat apabila seseorang langsung menganggap orang yang tidak membaca Al-Kahfi pada Jumat sebagai orang yang berdosa.

Pembahasan mengenai keutamaan ibadah seharusnya mendorong umat untuk beramal, bukan menjadi alasan untuk saling menyalahkan.

Setiap Muslim juga memiliki kemampuan dan kondisi yang berbeda. Ada yang mampu menyelesaikan seluruh Surah Al-Kahfi dalam satu waktu, sementara yang lain mungkin membutuhkan waktu lebih panjang.

Bagi orang yang belum lancar membaca Al-Qur’an, Jumat juga dapat menjadi kesempatan untuk belajar secara bertahap.

Apakah Mendengarkan Al-Kahfi Sama dengan Membacanya?

Mendengarkan bacaan Al-Qur’an merupakan aktivitas yang baik. Namun, mendengarkan dan membaca adalah dua aktivitas yang berbeda.

Jika pembahasannya secara khusus mengenai keutamaan membaca Surah Al-Kahfi berdasarkan hadis tersebut, maka yang dimaksud adalah membaca Surah Al-Kahfi.

Karena itu, memutar rekaman Surah Al-Kahfi dapat menjadi sarana mendengarkan dan membantu proses belajar. Namun, tidak perlu langsung diklaim sebagai pengganti membaca ketika membahas keutamaan khusus yang disebutkan dalam riwayat.

Pendekatan tersebut lebih hati-hati dan tidak membuat kesimpulan keagamaan yang melampaui keterangan sumber.

Jangan Hanya Mengejar Selesai Bacaan

Surah Al-Kahfi terdiri dari 110 ayat. Menyelesaikannya pada hari Jumat dapat menjadi kesempatan untuk memperbanyak interaksi dengan Al-Qur’an.

Namun, membaca tidak harus berhenti pada target menyelesaikan seluruh ayat.

Ada pesan yang dapat dibawa setelah bacaan selesai.

Kisah penghuni gua mengajarkan keteguhan iman ketika berada dalam tekanan. Kisah pemilik kebun mengingatkan bahwa harta dapat menjadi ujian. Kisah Nabi Musa AS dan Khidir menunjukkan bahwa pengetahuan manusia memiliki batas. Sementara kisah Dzulqarnain memperlihatkan bahwa kekuasaan juga membawa tanggung jawab.

Pesan-pesan tersebut tetap relevan ketika manusia menghadapi berbagai ujian kehidupan.

Karena itu, keutamaan Surat Al-Kahfi tidak seharusnya dipahami hanya sebagai target mendapatkan sebuah keistimewaan, tetapi juga sebagai kesempatan untuk kembali mendekat kepada Al-Qur’an.

Jumat datang setiap pekan. Kesempatan membaca Al-Qur’an pun kembali terbuka.

Jika memiliki waktu, membaca Surah Al-Kahfi dapat menjadi salah satu amalan untuk mengisi hari Jumat. Tidak perlu menjadikannya perlombaan, apalagi alasan untuk menilai ibadah orang lain.

Sebab, membaca Al-Kahfi pada Jumat bukan hanya tentang menyelesaikan bacaannya, tetapi juga tentang membawa pesan Al-Qur’an untuk menghadapi berbagai ujian kehidupan. (Red)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mendong Tasikmalaya

    Mendong Tasikmalaya Siap Naik Kelas ke Pasar Nasional

    • calendar_month Selasa, 4 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 73
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Mendong Tasikmalaya kembali mendapat perhatian sebagai salah satu produk unggulan yang berpeluang menjadi penggerak ekonomi lokal. Melalui kolaborasi Pemerintah Kota Tasikmalaya dan Bank Indonesia (BI), kerajinan mendong didorong agar mampu menembus pasar nasional melalui peningkatan kualitas produk, inovasi, serta perluasan akses pemasaran bagi UMKM Tasikmalaya. Langkah tersebut terlihat saat Wali Kota […]

  • Upacara Peringatan KH Zaenal Mustafa ke-82 dihadiri Bupati, Forkopimda, dan pelajar dengan suasana khidmat.

    Peringatan KH Zaenal Mustafa, Pemda Serukan Persatuan

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 192
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Peringatan KH Zaenal Mustafa ke-82 menjadi momentum penting untuk meneguhkan kembali nilai perjuangan dan nasionalisme. Upacara mengenang Pahlawan Nasional KH Zaenal Mustafa ini sekaligus menguatkan komitmen masyarakat dalam menjaga persatuan serta meneruskan semangat perjuangan ulama pejuang tersebut. Rabu, 25 Februari 2026, Bupati dan Wakil Bupati menghadiri langsung upacara peringatan yang berlangsung […]

  • Gempa Pangandaran

    Gempa M5,3 Guncang Pangandaran, BMKG Rilis Data Awal

    • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 193
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Suasana malam di kawasan selatan Jawa Barat mendadak menjadi perhatian setelah Gempa Pangandaran berkekuatan Magnitudo 5,3 terjadi pada Rabu (5/8/2026) pukul 21.55.41 WIB. Berdasarkan data awal BMKG, pusat gempa berada di laut, sekitar 79 kilometer barat daya Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat. Informasi awal yang disampaikan BMKG mencatat episentrum gempa berada pada […]

  • penganiayaan lansia Garut

    Tiga Minggu Diburu, Terduga Pelaku Penganiayaan Lansia Ditangkap

    • calendar_month Sabtu, 15 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 50
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kasus penganiayaan lansia Garut akhirnya memasuki babak baru setelah Tim Sancang Polres Garut menangkap seorang pria berinisial S (24). Polisi mengamankan pria tersebut di Jalan Otista, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Sabtu (15/8/2026). Penangkapan itu dilakukan setelah polisi menjalankan penyelidikan selama kurang lebih tiga minggu. S diduga terkait kasus penganiayaan menggunakan […]

  • Haji Palsu Makkah

    Polisi Saudi Bongkar Dugaan Haji Palsu, Tiga WNI Ikut Diamankan

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 171
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Kasus dugaan haji palsu di Makkah kembali menyeret warga negara Indonesia. Tiga WNI diamankan aparat keamanan Arab Saudi setelah diduga menawarkan layanan haji ilegal kepada calon jemaah menjelang musim haji 2026. Informasi penangkapan itu ramai diperbincangkan setelah video operasi aparat Saudi beredar di media sosial. Dalam rekaman tersebut, petugas terlihat memasuki […]

  • Donor Darah Tasikmalaya

    Diky Chandra Apresiasi Para Pendonor Darah di Tasikmalaya

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 125
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Suasana Aula Bapelitbangda Kota Tasikmalaya, Selasa (23/6/2026), terasa berbeda dari biasanya. Sejumlah warga tampak saling menyapa, berbincang hangat, dan berbagi pengalaman tentang satu hal yang sama: donor darah. Di tengah pertemuan itu, tersimpan banyak kisah yang jarang terdengar. Ada yang sudah mendonorkan darah puluhan kali. Ada pula yang mengaku pertama kali […]

expand_less