Breaking News
light_mode
Beranda » Editorial » Pemkot Tasikmalaya Diduga Retak: Konflik Internal Ancam Tata Kelola Daerah

Pemkot Tasikmalaya Diduga Retak: Konflik Internal Ancam Tata Kelola Daerah

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
  • visibility 105
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Editorial Albadarpost menyoroti kisruh internal Pemkot Tasikmalaya dan dampaknya bagi tata kelola serta pelayanan publik.


Alarm dari Ruang Dalam Pemkot

albadarpost.com, EDITORIAL – Unggahan status WhatsApp Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Diky Candra Negara, pekan ini mengungkap sesuatu yang lebih besar dari sekadar pesan bernuansa metafora. Ia memperlihatkan retakan komunikasi di tubuh Pemerintah Kota Tasikmalaya yang berpotensi mengganggu jalannya pelayanan publik. Ketika seorang pejabat setingkat wakil wali kota merasa perlu menyampaikan kegelisahan melalui ruang publik, itu menunjukkan masalah internal telah melewati batas kewajaran.

Status itu—menyinggung prajurit yang bingung karena perintah tidak jelas—beresonansi karena menggambarkan realitas birokrasi daerah: arah pemerintahan tak solid, dan ritme kerja aparatur menjadi tidak presisi.


Fakta Dasar dan Data Pendukung

Reaksi cepat muncul dari sejumlah pejabat dan ASN di lingkungan Pemkot Tasikmalaya. Beberapa mengakui pesan itu menggambarkan situasi faktual. Ada kesenjangan komunikasi antara wali kota dan kepala SKPD, yang menyebabkan pengambilan keputusan berjalan tersendat.

Informasi dari pejabat internal menunjukkan pola komunikasi yang terlalu normatif. Para kepala SKPD merasa kurang dirangkul dan belum mendapat kejelasan strategi pemerintahan. ASN, yang pada dasarnya tunduk kepada pimpinan, pada akhirnya bergerak hati-hati karena minim arahan langsung.

Masalah tak berhenti di situ. Kehadiran lingkaran orang dekat wali kota yang menjadi jalur komunikasi tidak resmi ikut menambah panjang rantai informasi. Keputusan yang seharusnya diambil cepat tersendat karena pesan melewati terlalu banyak perantara. Situasi ini membuat sebagian SKPD gagap membaca kehendak pimpinan daerah.

Sumber lain menambahkan adanya individu tertentu yang menempatkan diri sebagai “filter” bagi wali kota. Tidak banyak jumlahnya, tetapi dominasi mereka berpengaruh besar terhadap dinamika pemerintahan.


Analisis Redaksi: Krisis Komando dan Dampaknya

Editorial Albadarpost melihat persoalan ini bukan sebagai drama politik lokal, melainkan krisis tata kelola yang harus segera diperbaiki. Pemerintahan yang sehat membutuhkan kepemimpinan yang hadir, mengarahkan, dan menegaskan prioritas. Ketika koordinasi melemah, ujungnya adalah pelayanan publik yang terganggu.

Kisruh internal Pemkot Tasikmalaya memperlihatkan absennya komando yang konsisten. Transparansi, akuntabilitas, dan kecepatan respons menjadi taruhannya. Publik berhak atas pemerintahan yang bekerja secara presisi, bukan yang terjebak dalam kerumitan komunikasi personal.

Kecenderungan menggunakan jalur informal—entah ajudan, sekretaris pribadi, atau lingkaran non-struktural—menciptakan ruang bias informasi. Dalam birokrasi modern, itu adalah kemunduran. Komando yang tidak jelas akan membuat SKPD tidak bergerak, atau justru bergerak tanpa sinkronisasi. Dampaknya: kebijakan publik tidak efektif.


Konteks Historis dan Perbandingan

Fenomena seperti ini bukan hal baru dalam politik lokal Indonesia. Sejumlah daerah sebelumnya pernah terganggu oleh pola komunikasi panjang yang menyebabkan distorsi kebijakan. Daerah-daerah dengan reformasi birokrasi maju cenderung meniadakan jalur tidak resmi dan memperkuat kepemimpinan langsung.

Di negara-negara dengan kultur administrasi yang kuat, pemimpin daerah diharuskan mengelola hubungan dengan birokrasi secara disiplin. Kejelasan arah, koordinasi rutin, dan komunikasi terbuka menjadi standar. Pemkot Tasikmalaya perlu belajar dari pengalaman tersebut.


Sikap Redaksi dan Seruan

Albadarpost berpandangan, situasi yang terungkap melalui status WA Diky Candra harus dipandang sebagai peringatan dini. Wali Kota Viman Alfarizi Ramadhan wajib memberikan klarifikasi dan memastikan tata kelola pemerintahan berjalan dalam rel yang benar.

Komunikasi langsung antara wali kota dan kepala SKPD perlu diperkuat. Rantai perantara harus dipangkas. Keputusan strategis tak boleh bergantung pada segelintir individu yang tidak memiliki posisi struktural jelas.

Pemerintahan yang efektif dibangun melalui kolaborasi, bukan kecurigaan; melalui komando yang tegas, bukan pesan yang berlapis-lapis.


Reflektif

Retakan kecil pada komunikasi bisa menjadi ancaman besar bagi tata kelola. Pemkot Tasikmalaya perlu kembali ke prinsip dasar birokrasi: kepemimpinan jelas, arah presisi, dan pelayanan publik sebagai prioritas.

Kisruh internal Pemkot Tasikmalaya menunjukkan lemahnya komando dan komunikasi. Pemerintah daerah perlu kembali fokus pada arah yang jelas dan pelayanan publik. (Ds)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dana MBG Raib

    Program Makan Bergizi Gratis Jadi Investasi Gizi Anak, Ahli Gizi Dorong Evaluasi Berkelanjutan

    • calendar_month Minggu, 2 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Ahli gizi nilai program makan bergizi gratis penting untuk masa depan anak, namun perlu evaluasi agar manfaatnya maksimal. Program Makan Bergizi Gratis Dorong Generasi Sehat Indonesia albadarpost.com, HUMANIORA – Program makan bergizi gratis (MBG) yang diluncurkan Presiden Prabowo Subianto menjadi salah satu kebijakan unggulan di bidang kesehatan masyarakat. Tujuannya sederhana namun krusial: memperbaiki status gizi […]

  • P3K Paruh Waktu

    Pemkab Pangandaran Serahkan SK P3K Paruh Waktu

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 210
    • 0Komentar

    Pemkab Pangandaran serahkan SK P3K paruh waktu untuk perkuat manajemen ASN dan layanan publik. albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pemerintah Kabupaten Pangandaran menyerahkan surat keputusan (SK) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) paruh waktu kepada ribuan aparatur pada Rabu, 24 Desember 2025. Penyerahan dilakukan melalui apel resmi di Alun-alun Parigi dan menjadi langkah penting dalam penataan […]

  • resep opor ayam

    Rahasia Opor Ayam Gurih Ala Keluarga, Wajib Ada Saat Lebaran

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 205
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Resep opor ayam selalu menjadi incaran menjelang hari raya. Banyak orang mencari cara membuat opor ayam lezat, resep opor ayam gurih, hingga opor ayam khas Lebaran yang autentik. Namun, tidak semua tahu bahwa rahasia kelezatan hidangan ini sering tersembunyi dalam resep warisan keluarga yang sederhana tetapi penuh makna. Selain itu, opor ayam […]

  • Apel pagi ASN Tasikmalaya 2026

    ASN Tasikmalaya Didorong Perkuat Kinerja dan Integritas

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Apel pagi ASN Tasikmalaya 2026 menegaskan komitmen wali kota membangun pelayanan publik dan kota yang maju. albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pemerintah Kota Tasikmalaya mengawali tahun kerja 2026 dengan menggelar Apel Pagi Gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) di halaman Bale Kota Tasikmalaya, Senin (5/1/2026). Kegiatan ini menjadi penanda dimulainya agenda pemerintahan di awal tahun sekaligus momentum […]

  • Disiplin ASN Garut

    Disiplin ASN Garut Diperketat Lewat Sistem Real-Time

    • calendar_month Senin, 27 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 53
    • 0Komentar

    AlbadarPost.com, BERITA DAERAH – Mulai sekarang, kehadiran aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Garut tidak lagi sekadar tercatat sebagai absensi harian. Disiplin ASN Garut memasuki babak baru setelah pemerintah daerah menerapkan sistem pemantauan kehadiran secara real-time yang akan menjadi salah satu dasar dalam evaluasi kinerja aparatur. Langkah ini diharapkan memperkuat akuntabilitas sekaligus meningkatkan […]

  • guru digantikan AI

    Apakah AI Akan Menggantikan Guru? Ini Fakta yang Jarang Dibahas

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 186
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Isu guru digantikan AI semakin sering muncul dalam diskusi tentang masa depan pendidikan. Seiring berkembangnya artificial intelligence, banyak orang mulai bertanya apakah peran guru di era AI masih diperlukan. Namun di balik kekhawatiran tersebut, terdapat fakta penting tentang guru di era artificial intelligence yang justru jarang dibahas. Teknologi AI memang berkembang sangat […]

expand_less