Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Pemprov Jabar Tingkatkan Mitigasi Hadapi Cuaca Ekstrem di Puncak Hujan

Pemprov Jabar Tingkatkan Mitigasi Hadapi Cuaca Ekstrem di Puncak Hujan

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
  • visibility 9
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Pemprov Jabar meminta warga meningkatkan kewaspadaan menghadapi cuaca ekstrem pada puncak musim hujan 2025–2026.

albadarpost.com, LENSAPeringatan resmi mengenai cuaca ekstrem kembali dikeluarkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. BPBD Jabar menyebut puncak musim hujan yang diprediksi BMKG akan berlangsung pada Desember 2025 serta Februari hingga Maret 2026 berpotensi memicu banjir, longsor, dan pergerakan tanah. Situasi ini menjadi sorotan karena cuaca ekstrem dapat berdampak langsung pada keselamatan warga di wilayah rawan bencana.

Kepala Pelaksana BPBD Jawa Barat, Teten Ali Mulku Engkun, menjelaskan bahwa intensitas hujan pada periode tersebut berpotensi lebih tinggi dibanding tahun sebelumnya. Dalam keterangan tertulis yang diterima Kamis (4/12/2025), ia menegaskan bahwa kewaspadaan masyarakat diperlukan untuk meminimalkan risiko. “Puncak musim hujan berada di depan mata. Kami mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama yang tinggal di wilayah rawan banjir dan longsor,” kata Teten.

Pemprov Jabar juga meminta masyarakat menjaga kebersihan saluran air agar fungsi drainase tetap optimal. Warga diminta memantau kondisi lingkungan ketika hujan deras berlangsung, termasuk memanfaatkan aplikasi InaRISK Personal untuk membaca potensi risiko di wilayah masing-masing.


Waspada Cuaca Ekstrem di Wilayah Rawan

Penguatan mitigasi kini menjadi fokus BPBD. Masyarakat yang tinggal di daerah perbukitan diminta memperhatikan tanda awal pergerakan tanah, terutama retakan di permukaan tanah atau perubahan kemiringan bangunan. Indikator sederhana ini kerap menjadi penanda sebelum terjadi longsor. “Jika terdapat tanda-tanda pergerakan tanah, segera menjauh dari lokasi dan menuju titik aman,” ujar Teten.

Selain risiko tanah bergerak, ancaman lain berupa angin puting beliung juga patut diperhatikan. BPBD mengimbau warga menghindari area berisiko seperti pohon berukuran besar, tiang reklame, atau bangunan yang tampak rapuh saat angin kencang melanda. Langkah preventif tersebut dinilai lebih efektif dibandingkan penanganan pascabencana.

Dalam beberapa tahun terakhir, pola curah hujan di Jawa Barat menunjukkan variasi ekstrem. Karena itu, BPBD menilai kesiapsiagaan masyarakat menjadi faktor penting. Menurut Teten, mitigasi bukan hanya soal perangkat pemerintah, tetapi juga partisipasi publik. “Kalau kita menjaga alam, maka alam akan menjaga kita,” katanya memberikan penekanan pada aspek perilaku lingkungan.


Status Darurat Bencana dan Koordinasi Daerah

Provinsi Jawa Barat telah menetapkan Status Siaga Darurat Bencana sejak 15 September 2025. Status ini akan berlangsung hingga 30 April 2026. Pemerintah daerah bersama 27 kabupaten dan kota memperkuat koordinasi untuk memastikan langkah mitigasi berjalan seragam, mulai dari kesiapan logistik, sistem peringatan dini, hingga penataan jalur evakuasi.

Penetapan status siaga dianggap penting mengingat cuaca ekstrem kerap memicu kejadian tidak terduga. Dengan koordinasi lintas wilayah, pemerintah berharap proses tanggap darurat dapat berlangsung lebih cepat dan tepat sasaran. Kebijakan ini dirancang untuk melindungi warga pada masa puncak musim hujan yang disebut BMKG sebagai periode paling krusial.

Baca juga: Pemerintah Perkuat Pemberantasan Judi Online di Jawa Barat

Kesiapan masyarakat tetap menjadi elemen utama dalam menghadapi cuaca ekstrem. Pemerintah mengajak warga ikut menjaga lingkungan, memperhatikan kondisi sekitar, dan mengikuti arahan resmi ketika peringatan dini dikeluarkan. Pada periode cuaca ekstrem mendatang, kombinasi kesiapsiagaan pemerintah dan partisipasi masyarakat menjadi kunci mengurangi dampak bencana di Jawa Barat.

Jawa Barat memasuki periode cuaca ekstrem. Pemerintah dan warga perlu siaga bersama untuk mengurangi risiko banjir, longsor, dan pergerakan tanah. (Red/Asep Chandra)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Galunggung Fest 2026

    Galunggung Fest 2026: Silat Buhun Bangkit, Tasikmalaya Bergema

    • calendar_month Minggu, 12 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 30
    • 0Komentar

    albadarpost.com, CAKRAWALA – Pasanggiri Galunggung Fest 2026 sukses mencuri perhatian publik. Digelar di Cipanas Galunggung, Kecamatan Sukaratu, Kabupaten Tasikmalaya, festival ini bukan sekadar acara budaya biasa—melainkan momentum kebangkitan silat buhun yang sarat nilai sejarah dan identitas lokal. Selama dua hari, Sabtu–Minggu (11–12 April 2026), kawasan wisata alam tersebut berubah menjadi lautan manusia. Warga dari berbagai […]

  • utang Whoosh

    Pemerintah Bahas Pembayaran Utang Whoosh Gunakan Dana Hasil Korupsi

    • calendar_month Selasa, 11 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Pemerintah bahas pembayaran utang Whoosh dengan dana sitaan korupsi, skema fiskal dan negosiasi dengan Tiongkok masih disusun. albadarpost.com, HUMANIORA – Rencana pemerintah membayar utang Whoosh menggunakan dana hasil sitaan korupsi memasuki tahap pembahasan teknis antarkementerian. Mekanisme pelunasan utang proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung itu belum diputuskan, namun pemerintah memastikan skema fiskalnya sedang disusun sebelum kembali bernegosiasi […]

  • evaluasi kinerja desa

    Wabup Garut Dorong Evaluasi Kinerja Desa untuk Perkuat Pemberdayaan

    • calendar_month Sabtu, 6 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Garut sambut tim evaluasi kinerja desa dan dorong penguatan pemberdayaan serta inovasi masyarakat. albadarpost.com, LENSA – Pemerintah Kabupaten Garut menegaskan kembali pentingnya evaluasi kinerja desa sebagai fondasi pembangunan berbasis masyarakat. Penegasan itu disampaikan saat Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, menerima Tim Klarifikasi Lapangan Evaluasi Kinerja Desa Anugerah Gapura Sri Baduga Jawa Barat 2025 di Desa […]

  • drainase Tasikmalaya

    Evaluasi Drainase Tasikmalaya Menguat pada Musim Hujan

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 6
    • 0Komentar

    Editorial Albadarpost menilai ujian nyata drainase Tasikmalaya dan dampaknya bagi keselamatan publik. Kota di Ambang Ujian albadarpost.com, EDITORIAL – Peringatan BMKG tentang hujan lebat sepanjang Desember menempatkan drainase Tasikmalaya pada momen pembuktian paling krusial. Kota ini, yang saban tahun berhadapan dengan banjir di titik-titik langganan, kembali harus menilai apakah ratusan proyek infrastruktur tahun 2025 benar-benar […]

  • remaja tenggelam Pangandaran

    Pencarian Remaja Tenggelam di Pangandaran Berakhir Haru, Ini Kronologinya

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 86
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Peristiwa remaja tenggelam Pangandaran kembali menyita perhatian publik. Insiden tragis ini melibatkan seorang pelajar berusia 14 tahun yang hilang di perairan Pantai Timur Pangandaran. Kasus remaja tenggelam di Pangandaran ini tidak hanya mengejutkan warga sekitar, tetapi juga memicu kekhawatiran tentang keselamatan di kawasan wisata laut. Muhamad Luthfi Padilah (14), warga Dusun […]

  • Shalat Istikharah

    Shalat Istikharah: Panduan Etis Umat

    • calendar_month Minggu, 28 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 8
    • 0Komentar

    Perspektif hukum dan etika Shalat Istikharah sebagai panduan pengambilan keputusan dalam Islam. Shalat Istikharah sebagai Etika Keputusan dalam Islam albadarpost.com, OPINI – Dalam kehidupan yang dipenuhi pilihan—dari urusan pribadi hingga keputusan yang berdampak luas—manusia kerap menggantungkan diri pada kalkulasi rasional semata. Padahal, dalam Islam, pengambilan keputusan tidak dilepaskan dari kerangka etika dan tuntunan ibadah. Di […]

expand_less