Breaking News
light_mode
Beranda » Opini » Kesaktian Pancasila: Refleksi dan Tantangan Bangsa

Kesaktian Pancasila: Refleksi dan Tantangan Bangsa

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Rabu, 1 Okt 2025
  • visibility 22
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, PERSPEKTIF. Pagi ini, bangsa Indonesia kembali mengenang Kesaktian Pancasila lewat upacara kenegaraan di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya. Di tengah keragaman tantangan zaman, momentum 1 Oktober 2025 menjadi cermin agar nilai-nilai dasar bangsa tak luntur, tapi kokoh sebagai fondasi persatuan.

Sejarah dan Latar Peringatan

Peringatan Kesaktian Pancasila setiap tanggal 1 Oktober lahir dari kisah kelam 30 September 1965, ketika peristiwa G30S/PKI mengguncang dasar ideologi bangsa. Menurut catatan sejarah, delapan perwira tinggi dan satu anak tewas dalam upaya kudeta yang mencoba menggantikan Pancasila dengan ideologi lain.

Pada periode selanjutnya, sejak Orde Baru, Presiden Soeharto mengeluarkan Keputusan Presiden Nomor 153 Tahun 1967 yang menetapkan 1 Oktober sebagai Hari Kesaktian Pancasila. Pemerintah menetapkan bahwa peringatan ini dilaksanakan secara khidmat oleh seluruh rakyat, meski hari tersebut bukan hari libur nasional.

Dalam upacara kenegaraan, elemen-elemen resmi seperti pembacaan teks Pancasila, UUD 1945, pembacaan ikrar, serta doa menjadi rangkaian inti. Menariknya, untuk tahun 2025 pemerintah menetapkan bahwa pengibaran bendera Merah Putih pada momen upacara utama tidak dilakukan, karena bendera sudah dikibarkan satu tiang penuh saat pagi hari.

Monumen Pancasila Sakti di Lubang Buaya menjadi pusat peringatan nasional. Tujuh patung perwira yang gugur menjadi simbol pengingat bahwa Pancasila pernah diujikan oleh agenda kekerasan dan ideologi alternatif.

Relevansi dan Tantangan Kini

Makna Refleksi Ideologi

Peringatan Kesaktian Pancasila tak hanya berkutat pada ritual simbolik; ia diharapkan mendorong refleksi bangsa terhadap tantangan kontemporer. Menurut BPIP, peringatan ini penting untuk meneguhkan nasionalisme dan kecintaan terhadap ideologi negara agar tidak rapuh di hadapan pengaruh global atau ajakan ideologi ekstrem.

Di sejumlah pemerintah daerah, momentum ini turut dijadikan panggilan agar pelayanan publik, penegakan hukum, dan kebijakan lokal menyatu dengan nilai Pancasila seperti keadilan sosial, kemanusiaan, dan persatuan.

Tema dan Pelaksanaan 2025

Tahun 2025, Peringatan Kesaktian Pancasila mengusung tema “Pancasila Perekat Bangsa Menuju Indonesia Raya”. Pesan tematik ini menyiratkan harapan agar nilai-nilai dasar tetap menjadi perekat di tengah keberagaman budaya, agama, dan tantangan zaman.

Upacara inti akan digelar pukul 08.00 WIB di Lubang Buaya, Jakarta Timur, dengan Presiden bertindak sebagai inspektur upacara. Di daerah, instansi pemerintah, sekolah, dan lembaga diharapkan menyelenggarakan rangkaian kegiatan serupa.

Meski peringatan ini bersifat nasional, sifatnya bukan sebagai hari libur. Aktivitas pemerintahan, sekolah, dan perkantoran tetap berjalan normal. Pemerintah melalui Kemendikbud telah mengeluarkan pedoman agar peringatan tidak hanya formalitas, melainkan jadi momentum internalisasi nilai-nilai Pancasila ke masyarakat luas.

Kritik dan Persoalan Interpretasi

Beberapa pengamat menyebut bahwa Hari Kesaktian Pancasila juga memiliki sisi “mitologis” dalam legitimasi politik pemerintahan Orde Baru dan selanjutnya. Menurut Arya Wanda dari Universitas Airlangga, narasi sejarah tentang G30S dan penetapan peringatan itu punya elemen konstruksi simbolik negara.

Di sisi lain, tantangan aktual tampak ketika nilai-nilai Pancasila diuji realitas: ketimpangan sosial, konflik identitas, intoleransi, dan polarisasi politik. Relevansi Kesaktian Pancasila diuji ketika masyarakat menuntut bahwa peringatan tidak sekadar seremoni kosong, melainkan berimplikasi dalam kebijakan nyata, perundang-undangan, dan budaya politik.

Penutup

Peringatan Kesaktian Pancasila diharapkan tak sekadar ritual kolektif tahunan, melainkan momentum aktif guna menghadirkan nilai-nilai dasar bangsa dalam tindakan nyata. Di tengah pergeseran zaman dan tantangan generasi baru, Pancasila harus tetap sakti, tak hanya sebagai simbol, tapi sebagai pedoman hidup bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. (AlbadarPost/Deni H.)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi futuristik sufistik tentang manusia terbuai kemewahan dunia sebagai gambaran istidraj dalam Islam berdasarkan QS Al-A’raf 182.

    Istidraj dalam Islam: Nikmat yang Menipu Jiwa

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 18
    • 0Komentar

    albadarpost.com, OPINI – Allah SWT berfirman dalam QS. Al-A’raf: 182: وَالَّذِينَ كَذَّبُوا بِآيَاتِنَا سَنَسْتَدْرِجُهُمْ مِنْ حَيْثُ لَا يَعْلَمُونَWallażīna każżabụ bi`āyātinā sanastadrijuhum min ḥaiṡu lā ya’lamụn “Dan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami, akan Kami biarkan mereka berangsur-angsur (ke arah kebinasaan), dengan cara yang tidak mereka ketahui.” Pada suatu masa yang terasa semakin dekat, manusia memuja dunia […]

  • Pemain Timnas Indonesia menghadapi jadwal padat 2026 usai FIFA Series dengan ekspresi fokus dan penuh tekanan

    Belum Bernapas, Timnas Indonesia Sudah Dihantam Jadwal Brutal 2026

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 24
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Jadwal Timnas Indonesia 2026 langsung memicu perhatian publik setelah Garuda finis sebagai runner-up FIFA Series. Jadwal Timnas Indonesia, agenda Garuda, hingga kalender pertandingan Indonesia kini terlihat padat, bahkan cenderung ekstrem bagi sebuah tim yang sedang berkembang. Alih-alih mendapat waktu istirahat, Timnas Indonesia justru harus bersiap menghadapi rangkaian laga tanpa jeda panjang. […]

  • Kolaborasi PKK

    Bupati Tasikmalaya Dorong Kolaborasi PKK untuk Perkuat Pembangunan Daerah

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 7
    • 0Komentar

    Pemkab Tasikmalaya dorong kolaborasi PKK untuk perkuat program pembangunan berbasis kebutuhan warga. albadarpost.com, HUMANIORA – Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya menegaskan pentingnya kolaborasi PKK sebagai motor penggerak program pembangunan berbasis masyarakat. Pesan itu disampaikan Bupati Tasikmalaya, Cecep Nurul Yakin, saat menghadiri puncak peringatan HKG PKK Ke-53 di Islamic Center Tasikmalaya, Rabu, 3 Desember 2025. Acara yang mengangkat […]

  • doa hari jumat

    Jangan Terlewat! Ini Doa Mustajab di Malam dan Hari Jumat

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 34
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Doa hari Jumat menjadi salah satu amalan penting yang dianjurkan dalam Islam, terutama pada malam dan hari Jumat. Banyak umat Muslim mencari doa malam Jumat, doa mustajab hari Jumat, serta amalan yang dapat mendatangkan keberkahan. Menariknya, hari Jumat bukan sekadar hari biasa, melainkan waktu istimewa yang penuh peluang dikabulkannya doa. Oleh karena […]

  • pelaku anak kriminal

    Ketika Anak Menjadi Pelaku Kriminal

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 19
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Siang hari yang biasanya identik dengan aktivitas aman berubah menjadi ruang cemas ketika kasus pelaku anak kriminal terungkap di kawasan perkotaan. Aksi kekerasan seksual yang melibatkan anak sebagai pelaku dan menyasar anak serta remaja sebagai korban ini menimbulkan pertanyaan serius: seberapa aman ruang publik bagi generasi muda? Kepolisian bergerak cepat setelah laporan […]

  • Prediksi Persija vs Persebaya

    Duel Panas Persija vs Persebaya, Ini Skor yang Paling Masuk Akal

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 23
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Pertandingan Persija Jakarta vs Persebaya Surabaya pada 11 April 2026 menjadi salah satu laga paling dinanti di Liga 1. Prediksi Persija vs Persebaya langsung menarik perhatian karena mempertemukan dua tim besar dengan karakter berbeda. Selain itu, banyak penggemar juga mencari prediksi skor Persija vs Persebaya serta analisis kekuatan kedua tim jelang […]

expand_less