Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Tiga Minggu Berlatih, 80 Paskibra Sukaratu Kibarkan Merah Putih

Tiga Minggu Berlatih, 80 Paskibra Sukaratu Kibarkan Merah Putih

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Selasa, 18 Agt 2026
  • visibility 19
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAHPaskibra Sukaratu sukses menjalankan tugas pengibaran Bendera Merah Putih dalam upacara peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 tingkat Kecamatan Sukaratu, Kabupaten Tasikmalaya. Sebanyak 80 anggota Paskibra dari perwakilan 11 sekolah mengikuti tugas tersebut setelah menjalani latihan bersama selama sekitar tiga minggu.

Upacara HUT RI Sukaratu berlangsung khidmat dan lancar. Sejumlah unsur masyarakat turut hadir, mulai dari tokoh masyarakat, kepala sekolah, guru dan tenaga pendidik, MUI, Puskesmas, KUA, organisasi kemasyarakatan, Karang Taruna, hingga warga sekitar.

Bagi para anggota Paskibra, pengibaran Merah Putih menjadi hasil dari proses latihan yang menuntut disiplin, kekompakan, ketepatan gerakan, serta kesiapan mental.

Momen ketika Sang Saka berkibar pun mendapat perhatian warga yang menyaksikan langsung jalannya upacara.

Tiga Minggu Latihan Mengantar Paskibra ke Lapangan

Di balik lancarnya upacara HUT RI Sukaratu, terdapat proses persiapan yang berlangsung selama sekitar tiga minggu.

Babinsa Desa Tawangbanteng sekaligus pelatih Paskibra Sukaratu, Sertu Koko Koswara, menyampaikan bahwa latihan dilakukan bersama rekan-rekan dari unsur TNI dan kepolisian.

Menurut Koko, proses latihan tersebut akhirnya berjalan sesuai harapan. Para anggota Paskibra dapat melaksanakan tugas pengibaran tanpa hambatan berarti.

Latihan menjadi bagian penting karena setiap anggota harus mampu menjaga formasi, mengikuti aba-aba, mengatur langkah, serta bekerja sebagai satu kesatuan.

Kesiapan tersebut kemudian terlihat ketika pasukan memasuki lapangan dan menjalankan rangkaian tugas pengibaran Merah Putih.

Koko juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang ikut mendukung persiapan hingga pelaksanaan upacara.

80 Paskibra dari 11 Sekolah Bawa Semangat Kemerdekaan

Sebanyak 80 anggota Paskibra terlibat dalam upacara tingkat Kecamatan Sukaratu. Mereka berasal dari perwakilan 11 sekolah se-Kecamatan Sukaratu.

Keterlibatan lintas sekolah membuat momentum tersebut menjadi ruang kebersamaan bagi para pelajar.

Tidak hanya siswa, berbagai elemen masyarakat juga hadir. Unsur pendidikan, pemerintahan, tokoh agama, organisasi kemasyarakatan, hingga warga ikut menyaksikan peringatan HUT RI ke-81.

Suasana tersebut memperlihatkan bahwa peringatan kemerdekaan tidak hanya menjadi agenda institusi tertentu. Masyarakat dapat mengambil bagian melalui kehadiran, dukungan, dan semangat kebersamaan.

Bagi para pelajar yang bertugas sebagai Paskibra, pengalaman itu juga menjadi kesempatan untuk belajar menjalankan tanggung jawab di hadapan masyarakat.

Warga Sukaratu Terharu Melihat Merah Putih Berkibar

Bagi warga yang hadir, momen pengibaran Merah Putih memiliki kesan tersendiri.

Nina, salah seorang warga, mengaku terharu ketika melihat bendera Merah Putih terbuka dan kemudian berkibar dalam rangkaian upacara.

Perasaan tersebut muncul ketika para anggota Paskibra menjalankan tugas mereka dengan tertib di tengah suasana upacara yang khidmat.

Kesaksian sederhana itu menunjukkan bahwa simbol Merah Putih masih menghadirkan ikatan emosional bagi masyarakat.

Apalagi, pengibaran tersebut melibatkan generasi muda yang telah menjalani latihan selama beberapa pekan.

Camat Sukaratu Tekankan Gotong Royong

Dalam keterangannya kepada wartawan Sri TV, Camat Sukaratu, Wawan, S.Sos. menekankan pentingnya semangat gotong royong masyarakat.

Pesan tersebut berkaitan dengan cita-cita bersama untuk mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur.

Menurutnya, semangat kemerdekaan tidak cukup diwujudkan melalui seremoni. Masyarakat juga perlu menjaga kebersamaan dan bekerja bersama dalam kehidupan sehari-hari.

Pesan itu terasa relevan dengan suasana upacara di Sukaratu. Para pelajar, guru, pemerintah, organisasi masyarakat, tokoh agama, serta warga hadir dalam satu momentum untuk memperingati kemerdekaan.

Dengan demikian, gotong royong bukan hanya menjadi pesan dalam pidato. Kehadiran berbagai elemen masyarakat juga menjadi bagian dari semangat tersebut.

Lebih dari Sekadar Upacara 17 Agustus

Peringatan HUT RI ke-81 di Sukaratu meninggalkan cerita yang lebih panjang daripada rangkaian upacara.

Bagi 80 anggota Paskibra, tiga minggu latihan menjadi pengalaman untuk membangun disiplin dan kekompakan. Bagi sekolah, kegiatan tersebut menjadi ruang bagi siswa untuk belajar menjalankan tanggung jawab.

Sementara itu, bagi masyarakat, pengibaran Merah Putih menjadi momentum untuk kembali mengingat makna persatuan.

Semangat tersebut diharapkan tidak berhenti ketika lapangan kembali sepi. Nilai disiplin, gotong royong, sportivitas, dan cinta tanah air dapat terus tumbuh melalui tindakan sehari-hari.

Karena itu, keberhasilan Paskibra Sukaratu menjalankan tugas bukan sekadar catatan dalam sebuah upacara. Ada proses yang menyertainya dan ada nilai yang dapat dibawa pulang oleh para peserta.

Tiga minggu latihan mungkin berakhir ketika Merah Putih mencapai puncak tiang. Namun, semangat yang mereka bawa seharusnya terus berkibar dalam kehidupan—karena kemerdekaan bukan hanya untuk dikenang, tetapi untuk diisi dengan kerja, persatuan, dan prestasi. (Red)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • hukum islam

    MUI Kritik Pasal KUHP Baru

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 207
    • 0Komentar

    MUI menilai pasal KUHP baru soal nikah siri dan poligami berpotensi bertentangan dengan hukum Islam. albadarpost.com, LIFESTYLE – Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyoroti sejumlah pasal dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru yang mengatur pemidanaan terhadap praktik nikah siri dan poligami. MUI menilai pengaturan tersebut berpotensi bertentangan dengan hukum Islam serta prinsip perdata yang selama […]

  • Al-Hikam Syekh Athaillah

    Al-Hikam: Mengapa Akhir Hidup Ditentukan dari Langkah Pertama?

    • calendar_month Sabtu, 18 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 98
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH — Pernahkah kita memperhatikan dua orang yang memulai perjalanan pada waktu yang sama? Yang satu berjalan pelan, tidak banyak bicara, tetapi langkahnya mantap. Yang lain berlari kencang, gemar memamerkan arah tujuan, namun beberapa saat kemudian justru kehilangan jalan. Anehnya, keadaan seperti itu bukan hanya terjadi dalam urusan dunia. Dalam kehidupan spiritual pun, Al-Hikam […]

  • Bupati Tasikmalaya Dr Cecep Nurul Yakin saat memberikan pernyataan tentang Sekolah Maung SMAN 1 Singaparna dan pendidikan unggulan.

    Bupati Tasikmalaya Soroti Sekolah Maung, Sebut Sejalan dengan Program Presiden

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 153
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Bupati Tasikmalaya Dr. Cecep Nurul Yakin memberikan apresiasi terhadap keberadaan Sekolah Maung di SMAN 1 Singaparna. Program pendidikan unggulan tersebut dinilai memiliki arah yang sejalan dengan konsep sekolah berkualitas yang saat ini didorong pemerintah pusat maupun Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Menurut Cecep, Sekolah Maung menjadi salah satu contoh pengembangan pendidikan yang […]

  • Ratusan pelajar SMA sederajat mengikuti seleksi Rekrutmen Paskibraka 2026 Kota Tasikmalaya di Kantor Kesbangpol.

    Rekrutmen Paskibraka 2026 Kota Tasikmalaya Resmi Dibuka

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 236
    • 0Komentar

    albadarpost.com, CAKRAWALA – Rekrutmen Paskibraka 2026 Kota Tasikmalaya resmi dimulai. Program seleksi Calon Pengibar Bendera Pusaka (Capaska) ini terbuka bagi pelajar kelas X SMA/MA/SMK sederajat yang berusia 16–18 tahun pada 17 Agustus 2026. Seleksi Paskibraka 2026 ini dilaksanakan secara daring melalui Aplikasi Transparansi Paskibraka BPIP di laman resmi https://paskibraka.bpip.go.id. Sejak pagi, Rabu, 25 Februari 2026, […]

  • klausula parkir

    Klausula Parkir Dilarang Hukum, Mengapa Masih Marak?

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 253
    • 0Komentar

    Klausula parkir yang mengalihkan tanggung jawab dilarang hukum. Negara diuji pada pengawasan dan perlindungan konsumen. albadarpost.com, PERSPEKTIF – Tulisan kecil di sudut area parkir kerap luput dari perhatian: “kehilangan bukan tanggung jawab pengelola.” Kalimat ini terlihat sederhana, tetapi dampaknya besar. Ia menyentuh hak dasar konsumen, relasi kuasa antara warga dan pelaku usaha, serta kehadiran negara […]

  • Ilustrasi proses pengadaan barang dan jasa pemerintah Indonesia berdasarkan Perpres 12 Tahun 2021 dan prinsip akuntabilitas hukum.

    Pengadaan Pemerintah di Persimpangan Hukum dan Akuntabilitas

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 195
    • 0Komentar

    albadarpost.com, PERSPEKTIF – Pengadaan barang dan jasa pemerintah merupakan salah satu titik paling menentukan dalam penyelenggaraan negara. Melalui mekanisme inilah anggaran publik dialihkan menjadi infrastruktur, layanan sosial, dan program strategis yang menyentuh kehidupan masyarakat. Karena itu, pengadaan tidak boleh dipahami semata sebagai urusan teknis, melainkan sebagai amanah kekuasaan yang mengandung tanggung jawab hukum dan moral. […]

expand_less