Paskibraka Tasikmalaya 2026 Dikukuhkan, Amanah Besar Menanti
- account_circle redaktur
- calendar_month Minggu, 16 Agt 2026
- visibility 45
- comment 0 komentar
- print Cetak

Kesbangpol Kota Tasikmalaya, Drs. Ade Hendar, M.M., pandu Ikrar Putra Indonesia, Sabtu (15/8/2026). (Foto: Pemkot Tasikmalaya).
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
albadarpost.com, BERITA DAERAH – Paskibraka Tasikmalaya resmi dikukuhkan untuk menjalankan tugas pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Sebanyak 35 pelajar yang menjadi Paskibraka Kota Tasikmalaya 2026 mengikuti prosesi pengukuhan yang dipimpin Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan di Aula Galuh Brigif Raider 13/Galuh Rahayu/1 Kostrad, Sabtu (15/8/2026).
Namun, momen tersebut bukan sekadar seremoni menjelang upacara kemerdekaan. Di balik barisan para pelajar itu terdapat proses seleksi, latihan, pembinaan, dan pembentukan karakter yang mengantarkan mereka sampai tahap pengukuhan.
Komposisi Paskibraka Tasikmalaya tahun ini terdiri dari 19 putra dan 16 putri. Selain itu, dua pelajar asal Kota Tasikmalaya memperoleh kepercayaan untuk menjalankan tugas pada tingkat Provinsi Jawa Barat.
Dengan demikian, mereka tidak hanya membawa tanggung jawab pribadi. Nama keluarga, sekolah, dan Kota Tasikmalaya ikut melekat dalam tugas yang akan mereka jalankan.
Ade Hendar Pimpin Ikrar Putra Indonesia
Sebelum prosesi pengukuhan berlangsung, para anggota Paskibraka mengikrarkan Putra Indonesia.
Momen tersebut dipandu Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik atau Kesbangpol Kota Tasikmalaya, Ade Hendar.
Peran Ade Hendar menjadi bagian penting dalam rangkaian pengukuhan. Sebagai Kepala Kesbangpol, ia terlibat langsung dalam pembinaan kebangsaan yang berkaitan dengan kegiatan Paskibraka.
Kehadiran Ade Hendar juga menegaskan bahwa pembentukan Paskibraka tidak hanya berkaitan dengan kesiapan teknis baris-berbaris. Nilai kebangsaan, kedisiplinan, tanggung jawab, dan karakter menjadi bagian dari proses yang harus mereka jalani.
Sebelumnya, Ade Hendar juga tercatat memimpin kegiatan pembinaan dan pengukuhan Paskibraka Kota Tasikmalaya dalam rangkaian persiapan 2026.
Karena itu, pengucapan ikrar sebelum pengukuhan menjadi salah satu tahapan yang memiliki makna tersendiri bagi para anggota Paskibraka.
Viman: Tugas Paskibraka Bukan Sekadar Mengibarkan Bendera
Dalam sambutannya, Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan menyampaikan selamat kepada 35 peserta didik yang telah resmi dikukuhkan.
Viman menilai pengukuhan tersebut menjadi titik penting setelah para peserta melewati proses seleksi dan penggemblengan karakter.
Menurutnya, para anggota Paskibraka membawa kehormatan keluarga, sekolah, dan Kota Tasikmalaya ketika menjalankan tugas kenegaraan pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Pesan tersebut menjadi relevan karena tugas Paskibraka tidak berhenti pada gerakan baris-berbaris atau pengibaran bendera.
Viman menekankan pentingnya karakter, kepemimpinan, kemampuan bekerja sama, serta keberanian mengambil tanggung jawab.
Dengan begitu, pengalaman menjadi Paskibraka diharapkan tidak hanya menjadi kenangan selama masa sekolah. Nilai kedisiplinan dan tanggung jawab yang mereka dapatkan juga dapat menjadi bekal ketika memasuki kehidupan yang lebih luas.
19 Putra, 16 Putri, Dua Wakili Jawa Barat
Sebanyak 35 anggota Paskibraka tingkat Kota Tasikmalaya tahun 2026 terdiri dari 19 putra dan 16 putri.
Jumlah tersebut menjadi bagian dari barisan muda yang akan menjalankan tugas dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Kebanggaan Kota Tasikmalaya semakin bertambah karena dua pelajar mendapat kepercayaan untuk bertugas pada Paskibraka tingkat Provinsi Jawa Barat.
Bagi daerah, kesempatan tersebut menjadi representasi tersendiri. Sebab, dua pelajar itu tidak hanya membawa nama pribadi, tetapi juga membawa identitas Kota Tasikmalaya di tingkat provinsi.
Sementara itu, 35 anggota Paskibraka tingkat kota memiliki tugas yang tidak kalah penting. Mereka harus menjaga kekompakan dan kesehatan agar dapat menjalankan amanah pada hari pelaksanaan upacara.
Banyak Pihak Berdiri di Belakang Paskibraka
Pengukuhan Paskibraka Tasikmalaya juga memperlihatkan bahwa keberhasilan para pelajar tersebut tidak lahir dari kerja satu pihak.
Dalam kegiatan itu hadir Wakil Wali Kota Tasikmalaya Diky Candra, Sekretaris Daerah Asep Goparullah, Wakil Ketua DPRD Hilman Wiranata, Kepala Kesbangpol Ade Hendar, unsur Forkopimda, jajaran Purna Paskibraka Indonesia, serta para orang tua anggota Paskibraka.
Wali Kota memberikan apresiasi kepada Purna Paskibraka Indonesia, para pembina, pelatih, pembimbing, perangkat daerah, dan keluarga yang telah memberikan dukungan selama proses pembinaan.
Khusus kepada para pelatih dari Brigif 13/Galuh Rahayu/1 Kostrad, pemerintah daerah juga menyampaikan penghargaan atas pendampingan yang diberikan kepada para calon pengibar bendera.
Dukungan tersebut penting karena proses Paskibraka membutuhkan kesiapan fisik dan mental. Selain itu, keluarga juga memiliki peran besar dalam menjaga semangat para pelajar selama mengikuti pembinaan.
Setelah Dikukuhkan, Tantangan Sebenarnya Dimulai
Pengukuhan bukanlah akhir perjalanan bagi 35 Paskibraka Tasikmalaya.
Justru setelah prosesi tersebut, tanggung jawab mereka semakin dekat dengan pelaksanaan tugas sebenarnya.
Viman meminta seluruh anggota Paskibraka menjaga kesehatan, kekompakan, serta kehormatan selama menjalankan amanah.
Pesan itu sederhana, tetapi memiliki arti besar. Sebab, satu kesalahan kecil dalam tugas dapat menjadi perhatian publik. Karena itu, kesiapan dan kerja sama menjadi modal utama ketika mereka berdiri dalam barisan pada upacara kemerdekaan.
Pada akhirnya, tugas Paskibraka tidak hanya berbicara mengenai bendera yang dikibarkan.
Ada proses panjang yang membentuk kedisiplinan. Ada latihan yang mengajarkan ketepatan. Ada pembinaan yang menanamkan tanggung jawab. Dan ada keluarga yang terus memberikan dukungan dari belakang.
Bagi 35 pelajar tersebut, kesempatan ini mungkin hanya berlangsung dalam satu momentum. Namun, pengalaman yang mereka bawa dapat menjadi bagian penting dalam perjalanan hidup mereka.
Dari Barisan Paskibraka, Ada Harapan untuk Masa Depan
Paskibraka Tasikmalaya 2026 menjadi gambaran bagaimana generasi muda diberi ruang untuk belajar bertanggung jawab atas sebuah amanah.
Ade Hendar mengambil bagian dalam rangkaian tersebut melalui perannya sebagai Kepala Kesbangpol dan pemandu ikrar Putra Indonesia. Sementara itu, Viman Alfarizi Ramadhan memberikan pesan agar para pelajar menjaga kehormatan, kesehatan, dan kekompakan ketika menjalankan tugas.
Dua peran tersebut bertemu pada satu tujuan: memastikan para anggota Paskibraka tidak hanya siap secara teknis, tetapi juga memahami nilai tanggung jawab yang mereka bawa.
Kini, 35 pelajar itu tinggal menunggu saat ketika Merah Putih harus mereka kawal dengan penuh kehormatan.
Sebab, menjadi Paskibraka bukan sekadar mendapat tempat di barisan terdepan saat upacara. Mereka sedang belajar bahwa ketika sebuah amanah diberikan, yang diuji bukan hanya langkah kaki—tetapi juga keteguhan hati untuk menjaganya sampai selesai. (Red)
- Penulis: redaktur







Saat ini belum ada komentar