Gudang Barang Bekas Terbakar, Damkar Tasikmalaya Bergerak Cepat
- account_circle redaktur
- calendar_month 17 jam yang lalu
- visibility 17
- comment 0 komentar
- print Cetak

Kebakaran gudang barang bekas di Jalan Sambong Jaya, Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, Selasa (4/8/2026).
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kebakaran Gudang Tasikmalaya kembali terjadi. Sebuah gudang barang bekas di Jalan Sambong Jaya, Kelurahan Sambong Jaya, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, terbakar pada Selasa (4/8/2026). Api juga merambat ke dua unit dump truk yang berada di area gudang. Berkat response time sekitar delapan menit, petugas Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Tasikmalaya segera melakukan penanganan sehingga kobaran api tidak meluas ke bangunan lain di sekitarnya.
Peristiwa ini menunjukkan pentingnya pelaporan cepat dari masyarakat. Semakin singkat waktu penanganan, semakin besar peluang mencegah kebakaran meluas dan mengurangi risiko kerugian yang lebih besar.
Hingga kini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan, sedangkan nilai kerugian material belum dapat dipastikan.
Warga Melihat Api Saat Kobaran Sudah Membesar
Berdasarkan laporan resmi Regu 3 Damkar Kota Tasikmalaya, kebakaran diperkirakan mulai terjadi sekitar pukul 17.42 WIB.
Menurut keterangan pemilik gudang, Saepul Kamal, warga sekitar pertama kali mengetahui kejadian ketika kobaran api sudah membesar. Karena gudang menyimpan banyak barang bekas dan material yang mudah terbakar, api dengan cepat menyebar ke seluruh bangunan.
Melihat kondisi tersebut, warga segera menghubungi Damkar Kota Tasikmalaya agar api tidak merambat ke bangunan lain di sekitar lokasi.
Laporan diterima petugas pada 17.52 WIB. Satu menit kemudian armada langsung diberangkatkan dan tiba di lokasi pada 18.01 WIB. Dengan waktu tanggap sekitar delapan menit, target response time Damkar berhasil tercapai.
Pemadaman Berlangsung Lebih dari Tiga Jam
Setibanya di lokasi, Regu 3 Damkar Kota Tasikmalaya langsung menyusun strategi pemadaman dan mulai menjinakkan api pada 18.02 WIB.
Namun, banyaknya material yang mudah terbakar membuat proses pemadaman berlangsung cukup lama. Petugas baru berhasil menguasai situasi sekitar 21.22 WIB, atau lebih dari tiga jam sejak proses pemadaman dimulai.
Sesudah api berhasil dipadamkan, petugas melanjutkan proses pendinginan dan pemeriksaan menyeluruh untuk memastikan tidak ada titik api yang berpotensi memicu kebakaran kembali.
Sejumlah Armada dan Instansi Turut Membantu
Dalam operasi pemadaman, Damkar Kota Tasikmalaya mengerahkan:
- 1 unit Fire Truck 03
- 1 unit Fire Truck 04
- 1 unit Water Supply 05
Selain armada utama, berbagai instansi turut mengirimkan kendaraan dan personel pendukung, di antaranya:
- BPBD Kota Tasikmalaya
- Damkar Kabupaten Tasikmalaya
- PMI Kota Tasikmalaya
- PMI Kabupaten Tasikmalaya
- Tagana Kota Tasikmalaya
- Tagana Kabupaten Tasikmalaya
- Fire Truck TNI AD
- Relawan Rescue Emergency Kota Tasikmalaya
Kolaborasi lintas instansi tersebut membantu mempercepat pengendalian api sekaligus mengurangi risiko perambatan ke area sekitar.
Gudang Rusak Berat, Penyebab Masih Diselidiki
Laporan Damkar menyebut objek yang terdampak kebakaran meliputi gudang barang bekas dan dua unit dump truk.
Tingkat kerusakan pada lokasi kejadian dikategorikan berat, sedangkan nilai kerugian material masih dalam proses pendataan.
Hingga berita ini diterbitkan, penyebab kebakaran belum diketahui dan masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut.
Dalam kejadian tersebut tidak dilaporkan adanya korban meninggal dunia maupun korban luka-luka.
Damkar Imbau Warga Segera Melapor Jika Terjadi Kebakaran
Damkar Kota Tasikmalaya mengingatkan masyarakat agar segera menghubungi petugas apabila melihat tanda-tanda kebakaran, sekecil apa pun.
Pelaporan sejak dini akan mempercepat penanganan di lapangan sehingga peluang api meluas dapat ditekan. Selain itu, masyarakat juga diimbau memastikan instalasi listrik dan penyimpanan bahan mudah terbakar berada dalam kondisi aman untuk mengurangi risiko kebakaran.
Api bisa membesar hanya dalam hitungan menit. Namun kepedulian warga yang segera melapor dan respons cepat petugas menjadi pembeda antara sebuah insiden dan bencana yang lebih besar. Keselamatan selalu dimulai dari aksi cepat dan kerja sama. (Red)
- Penulis: redaktur



Saat ini belum ada komentar