Breaking News
light_mode
Beranda » Humaniora » Mengapa Pembakaran Masjid Al-Aqsa Masih Diperingati?

Mengapa Pembakaran Masjid Al-Aqsa Masih Diperingati?

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
  • visibility 49
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, HUMANIORA – Sudah lebih dari setengah abad berlalu sejak pembakaran Masjid Al-Aqsa mengguncang dunia Islam. Namun hingga kini, Masjid Al-Aqsa masih menjadi pusat perhatian setiap kali tanggal 21 Agustus mendekat. Mengapa sebuah peristiwa yang terjadi pada 1969 terus diperingati dan dianggap tetap relevan di tengah perubahan zaman?

Bagi Majelis Ulama Indonesia (MUI), jawabannya bukan sekadar soal mengenang sejarah. Tragedi itu menjadi pengingat penting tentang perlindungan tempat suci, perjuangan kemanusiaan, dan solidaritas internasional bagi rakyat Palestina. Karena alasan tersebut, MUI bersama DPR RI akan menggelar Forum Dialog Internasional pada 19–21 Agustus 2026 sebagai bagian dari peringatan tragedi pembakaran Masjid Al-Aqsa.

Agenda tersebut diharapkan menjadi ruang bertemunya tokoh agama, anggota parlemen, akademisi, serta mitra internasional untuk memperkuat komitmen terhadap perdamaian dan penyelesaian konflik Palestina melalui jalur dialog.

Tragedi yang Mengubah Arah Solidaritas Dunia Islam

Peristiwa pembakaran Masjid Al-Aqsa terjadi pada 21 Agustus 1969. Kebakaran menghanguskan sebagian bangunan bersejarah, termasuk Mimbar Salahuddin yang memiliki nilai sejarah tinggi bagi umat Islam.

Peristiwa itu memicu kecaman luas dari berbagai negara. Gelombang respons internasional kemudian mendorong lahirnya kerja sama yang lebih erat di antara negara-negara Islam.

Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional MUI, Prof. Sudarnoto Abdul Hakim, menjelaskan bahwa tragedi pembakaran Masjid Al-Aqsa menjadi salah satu momentum penting lahirnya Organisasi Kerja Sama Islam (OKI).

Menurutnya, peristiwa tersebut bukan hanya catatan sejarah, melainkan juga titik awal menguatnya solidaritas dunia Islam dalam memperjuangkan perlindungan tempat-tempat suci dan hak-hak rakyat Palestina.

Mengapa MUI Masih Memperingatinya?

Di tengah dinamika geopolitik yang terus berubah, MUI menilai nilai-nilai yang lahir dari peristiwa itu tetap relevan. Karena itulah, forum internasional yang akan digelar pada Agustus 2026 tidak hanya berisi agenda seremonial, tetapi juga pembahasan mengenai diplomasi kemanusiaan, perdamaian, dan peran masyarakat internasional.

Forum tersebut dijadwalkan menghadirkan berbagai narasumber dari dalam dan luar negeri untuk mendiskusikan langkah-langkah memperkuat dukungan terhadap Palestina melalui pendekatan yang damai dan konstruktif.

Bagi MUI, memperingati pembakaran Masjid Al-Aqsa juga menjadi sarana edukasi agar generasi muda memahami latar belakang sejarah yang membentuk perhatian dunia terhadap isu Palestina hingga saat ini.

Masjid Al-Aqsa Bukan Sekadar Bangunan Bersejarah

Masjid Al-Aqsa memiliki kedudukan istimewa dalam ajaran Islam. Selain dikenal sebagai kiblat pertama umat Islam, kawasan tersebut juga menjadi lokasi peristiwa Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW.

Nilai sejarah, spiritual, dan peradaban itulah yang membuat perhatian terhadap Al-Aqsa tidak pernah surut. Berbagai organisasi internasional, lembaga keagamaan, hingga komunitas kemanusiaan terus mengangkat isu tersebut dalam berbagai forum sebagai bagian dari upaya menjaga perdamaian dan penghormatan terhadap warisan dunia.

Karena itu, peringatan tahunan tidak hanya dimaknai sebagai mengenang sebuah kebakaran, tetapi juga sebagai ajakan untuk menjaga nilai-nilai kemanusiaan yang melampaui batas negara dan agama.

Indonesia Terus Menunjukkan Komitmennya

Indonesia selama ini dikenal konsisten mendukung perjuangan rakyat Palestina melalui jalur diplomasi, bantuan kemanusiaan, serta kerja sama internasional.

Penyelenggaraan Forum Dialog Internasional oleh MUI bersama DPR RI menjadi salah satu bentuk kontribusi tersebut. Selain memperkuat kesadaran publik, forum itu diharapkan melahirkan rekomendasi yang dapat memperkuat kolaborasi antarnegara dalam mendukung perdamaian yang berkeadilan.

Melalui pendekatan dialog, Indonesia ingin menunjukkan bahwa penyelesaian konflik memerlukan kerja sama, penghormatan terhadap hukum internasional, dan kepedulian bersama terhadap nilai-nilai kemanusiaan.

Sejarah yang Terus Mengingatkan Dunia

Lebih dari 50 tahun setelah tragedi itu terjadi, pembakaran Masjid Al-Aqsa tetap menjadi salah satu peristiwa yang dikenang dalam sejarah dunia Islam. Bukan semata karena bangunan yang terdampak, melainkan karena dampaknya terhadap lahirnya solidaritas global dan meningkatnya perhatian internasional terhadap Palestina.

Bagi MUI, peringatan tersebut menjadi momentum untuk mengajak masyarakat melihat sejarah secara utuh, sekaligus memperkuat komitmen terhadap perdamaian dan keadilan.

Sejarah tidak dapat diulang, tetapi pelajarannya dapat terus diwariskan. Selama Masjid Al-Aqsa menjadi simbol keimanan, peradaban, dan harapan, memperingati tragedinya bukan sekadar mengenang masa lalu, melainkan menjaga agar semangat kemanusiaan, solidaritas, dan perdamaian tetap hidup bagi generasi yang akan datang. (Red)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jagawana

    Jagawana, Penjaga Sunyi Hutan Jawa Barat

    • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 64
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Jagawana atau penjaga hutan merupakan garda terdepan dalam menjaga kelestarian kawasan hutan. Di Indonesia, tugas tersebut banyak dijalankan oleh Polisi Kehutanan (Polhut) yang setiap hari berpatroli, memantau kondisi kawasan, hingga mencegah berbagai ancaman terhadap hutan. Momentum Hari Jagawana Sedunia yang diperingati setiap 31 Juli menjadi pengingat bahwa di balik hutan yang tetap […]

  • rkpd 2027 tasikmalaya

    Pemkab Tasikmalaya Susun RKPD 2027

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 186
    • 0Komentar

    Editorial Albadarpost menilai RKPD 2027 Tasikmalaya akan menentukan apakah perencanaan berpihak pada warga atau sekadar rutinitas. Perencanaan Daerah dan Taruhan Masa Depan Warga albadarpost.com, EDITORIAL – Orientasi penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Tasikmalaya Tahun 2027 telah digelar. Kegiatan ini bukan sekadar forum teknis. Ia adalah titik awal yang menentukan ke mana arah pembangunan […]

  • Gugatan nasabah bank

    Nasabah Gugat Bank, Dana Talang Rp6,85 Miliar Belum Kembali

    • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 120
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Gugatan nasabah bank menjadi sorotan setelah seorang nasabah mengklaim masih memiliki dana talang sebesar Rp6,85 miliar yang belum dikembalikan. Sengketa tersebut kini mengarah ke proses hukum setelah upaya penyelesaian melalui somasi belum menghasilkan kesepakatan. Kuasa hukum nasabah, Dr. H. Nana Suryana, SH., S.Sos., MH, mengatakan kliennya telah melayangkan tiga kali somasi […]

  • doa Nabi Zakaria

    Kisah Nabi Zakaria Memohon Anak, Mukjizat yang Menggetarkan

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 183
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Doa Nabi Zakaria menjadi salah satu kisah paling menyentuh dalam Al-Qur’an. Kisah Nabi Zakaria memohon keturunan menggambarkan harapan besar seorang nabi yang telah memasuki usia sangat tua. Meski tubuh melemah dan istrinya dikenal tidak mampu melahirkan, Nabi Zakaria tetap memanjatkan doa memohon anak kepada Allah dengan penuh keyakinan. Kisah ini tidak hanya […]

  • Truk BBM Terbakar Cianjur

    Truk BBM Terbakar, Jalur Cianjur Sukabumi Lumpuh

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 74
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Truk BBM terbakar Cianjur memicu kepanikan warga di Jalan Raya Sukabumi, Kecamatan Warungkondang, Kabupaten Cianjur, Senin (6/7/2026) petang. Kebakaran truk tangki BBM terbakar yang mengangkut sekitar 24.000 liter bahan bakar minyak itu membuat arus lalu lintas di jalur penghubung Cianjur-Sukabumi lumpuh total selama proses penanganan berlangsung. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam […]

  • pertanian lokal

    Gagal Panen, Siapa Menjaga Hak Petani dalam Pertanian Lokal?

    • calendar_month Minggu, 18 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 178
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH — Gagal panen jagung yang dialami petani di Pangandaran bukan sekadar peristiwa teknis pertanian. Peristiwa ini menyentuh persoalan yang lebih mendasar: bagaimana amanah menjaga bumi, melindungi penghidupan petani, dan memastikan keadilan dalam sistem pangan lokal dijalankan secara nyata. Sejumlah lahan jagung rusak akibat serangan babi hutan yang datang berulang menjelang masa panen. […]

expand_less