Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Nasional » Tarif Listrik Dunia: Iran Termurah, Bermuda Termahal

Tarif Listrik Dunia: Iran Termurah, Bermuda Termahal

  • account_circle redaktur
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 13
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Tarif listrik dunia menunjukkan jurang perbedaan yang sangat lebar. Berdasarkan data GlobalPetrolPrices yang dipublikasikan kembali oleh DataIndonesia.id, Iran menjadi negara dengan tarif listrik termurah di dunia, sedangkan Bermuda mencatat tarif listrik termahal untuk pelanggan rumah tangga. Selisih harga keduanya bahkan mencapai sekitar 155 kali lipat. Lalu, bagaimana gambaran tarif listrik Indonesia jika dibandingkan dengan negara-negara tersebut?

Angka tersebut menarik perhatian karena listrik merupakan kebutuhan pokok masyarakat sekaligus penopang aktivitas ekonomi. Perbedaan tarif antarnegeri tidak hanya dipengaruhi biaya produksi energi, tetapi juga kebijakan subsidi, sumber energi, hingga kondisi geografis masing-masing negara.

Iran Memimpin Daftar Negara dengan Tarif Listrik Termurah

Data GlobalPetrolPrices memperlihatkan Iran berada di posisi teratas sebagai negara dengan tarif listrik rumah tangga paling rendah.

Masyarakat Iran hanya membayar sekitar US$0,003 per kWh atau setara sekitar Rp54 per kWh.

Di bawah Iran terdapat Ethiopia dengan tarif US$0,006 per kWh. Selanjutnya Kuba mencatat US$0,014 per kWh, sedangkan Bhutan, Kirgizstan, dan Irak sama-sama berada di angka US$0,015 per kWh.

Daftar tersebut kemudian dilengkapi Angola (US$0,016), Sudan (US$0,017), serta Zambia dan Mesir yang sama-sama mencatat US$0,023 per kWh.

Mayoritas negara dalam kelompok ini memiliki kebijakan subsidi energi yang cukup besar atau sumber energi domestik yang membantu menjaga harga listrik tetap rendah bagi masyarakat.

Bermuda Menjadi Negara dengan Tarif Listrik Termahal

Di sisi lain, Bermuda menempati posisi pertama sebagai negara dengan tarif listrik rumah tangga paling mahal.

Tarifnya mencapai US$0,465 per kWh atau sekitar Rp8.337 per kWh.

Setelah Bermuda, Irlandia berada di posisi kedua dengan US$0,450 per kWh, disusul Italia (US$0,414), Kepulauan Cayman (US$0,410), Jerman dan Belgia (masing-masing US$0,406), Inggris (US$0,402), Liechtenstein (US$0,399), Swiss (US$0,367), serta Denmark (US$0,355 per kWh).

Jika dibandingkan secara langsung, tarif listrik rumah tangga di Bermuda sekitar 155 kali lebih mahal daripada Iran. Selisih yang sangat besar ini menggambarkan bahwa biaya listrik di setiap negara sangat dipengaruhi oleh kondisi ekonomi dan kebijakan energinya.

Bagaimana Posisi Indonesia?

Indonesia tidak tercantum dalam daftar 10 negara dengan tarif listrik rumah tangga termurah maupun 10 negara dengan tarif tertinggi berdasarkan data GlobalPetrolPrices yang dipublikasikan kembali oleh DataIndonesia.id.

Karena itu, data tersebut tidak dapat digunakan untuk menyimpulkan posisi Indonesia dalam peringkat tarif listrik dunia.

Meski demikian, tarif listrik di Indonesia memiliki karakteristik yang berbeda dibanding banyak negara lain. Pemerintah bersama PT PLN (Persero) menerapkan skema tarif sesuai golongan pelanggan. Selain itu, sebagian pelanggan masih memperoleh subsidi atau kompensasi sehingga besaran tarif yang dibayar masyarakat tidak selalu mengikuti pergerakan harga energi global.

Dengan sistem tersebut, tarif listrik nasional dipengaruhi berbagai faktor, mulai dari kebijakan fiskal, biaya pembangkitan, nilai tukar, hingga harga bahan bakar yang digunakan pembangkit listrik.

Mengapa Tarif Listrik Antarnegara Bisa Berbeda Jauh?

Perbedaan tarif listrik dunia tidak terjadi begitu saja. Ada beberapa faktor utama yang memengaruhinya.

Pertama, ketersediaan sumber energi. Negara yang memiliki cadangan gas alam, minyak bumi, batu bara, atau potensi tenaga air dalam jumlah besar umumnya mampu menghasilkan listrik dengan biaya lebih rendah.

Kedua, kebijakan subsidi pemerintah. Sejumlah negara memilih memberikan subsidi besar agar masyarakat dapat menikmati listrik dengan harga murah, meskipun biaya produksinya tinggi.

Selain itu, biaya distribusi juga berpengaruh. Negara kepulauan kecil atau wilayah yang bergantung pada impor bahan bakar biasanya menghadapi ongkos produksi dan distribusi yang lebih mahal.

Tak kalah penting, investasi infrastruktur kelistrikan dan kebijakan transisi menuju energi bersih juga ikut membentuk besaran tarif listrik yang dibayar pelanggan.

Data Ini Memberikan Gambaran, Bukan Penilaian

Perbandingan tarif listrik dunia sebaiknya dipahami sebagai gambaran kondisi energi di berbagai negara, bukan sebagai ukuran tunggal untuk menilai keberhasilan suatu kebijakan.

Negara dengan tarif listrik murah belum tentu memiliki sistem energi yang paling efisien. Sebaliknya, negara yang menetapkan tarif tinggi bisa saja menghadapi biaya produksi besar, mengembangkan energi terbarukan, atau memiliki karakteristik geografis yang berbeda.

Karena itu, setiap angka perlu dibaca bersama konteks ekonomi, kebijakan, dan kondisi energi masing-masing negara agar menghasilkan pemahaman yang lebih utuh.

Tagihan listrik memang dibayar setiap bulan. Namun, di balik setiap angka per kWh, tersimpan cerita tentang kebijakan energi, kekuatan ekonomi, dan strategi sebuah negara menjaga kesejahteraan warganya. Memahami tarif listrik dunia berarti memahami bagaimana setiap negara memilih jalan menuju ketahanan energinya. (Red)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Yajuj dan Majuj

    Misteri Yajuj dan Majuj Mulai Ramai Dibahas, Benarkah Sudah Dekat?

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 131
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Nama Yajuj dan Majuj belakangan kembali ramai di media sosial. Banyak orang mendadak mencari tahu siapa sebenarnya kaum misterius yang disebut dalam Al-Qur’an itu. Sebagian bahkan mulai menghubungkan berbagai kekacauan dunia dengan tanda-tanda kemunculan Yajuj dan Majuj menjelang kiamat. Pembahasan tentang kisah ini memang selalu memancing rasa penasaran. Bukan hanya karena kisahnya […]

  • Al Hikam

    Al Hikam: Mengapa Orang Kaya Tetap Merasa Miskin?

    • calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 50
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH — Hampir setiap orang bekerja keras agar penghasilannya terus bertambah. Rekening bertambah, aset meningkat, dan usaha berkembang dianggap sebagai tanda keberhasilan. Namun, Al Hikam karya Syekh Ibnu Athaillah As-Sakandari justru mengajukan sebuah pertanyaan yang membuat banyak orang terdiam: apakah yang bertambah benar-benar kekayaan, atau hanya angka? Pertanyaan itu terasa semakin relevan di tengah […]

  • Cek Kesehatan Gratis

    Dinkes Tasikmalaya Jemput Bola, Pegawai Kini Bisa Cek Kesehatan di Kantor

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 101
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA TASIKMALAYA – Program cek kesehatan gratis yang digelar Dinas Kesehatan Kabupaten Tasikmalaya mulai menarik perhatian banyak aparatur sipil negara (ASN). Kali ini, Dinkes tidak menunggu masyarakat datang ke fasilitas kesehatan. Sebaliknya, petugas langsung mendatangi kantor-kantor instansi pemerintah untuk melakukan pemeriksaan penyakit tidak menular secara gratis. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya deteksi dini berbagai […]

  • efisiensi anggaran DPRD

    Efisiensi Anggaran DPRD, Akankah Tasikmalaya Ambil Langkah Berani?

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Tasikmalaya di Persimpangan Keputusan albadapost.com, EDITORIAL – Efisiensi anggaran DPRD kembali menjadi isu publik di Tasikmalaya. Saat Kota Banjar dan Kabupaten Ciamis memangkas tunjangan legislatif sebagai respon tekanan fiskal, DPRD Tasikmalaya belum menunjukkan sikap tegas. Keraguan ini bukan sekadar soal kebijakan anggaran, tetapi menyentuh dimensi moral dan kepercayaan rakyat. Publik bertanya dengan wajar. Ketika beban […]

  • edukasi HIV/AIDS

    Pemda Majalengka Perluas Edukasi HIV/AIDS Lewat Platform Digital

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Edukasi HIV/AIDS Majalengka diperkuat lewat platform digital baru untuk menekan kasus dan perluas akses informasi publik. albadarpost.com, LENSA – Pemerintah Kabupaten Majalengka memperluas edukasi HIV/AIDS dengan meluncurkan situs Pojok Lajur Pesat. Langkah ini dinilai penting karena angka kasus baru HIV/AIDS di Majalengka masih berada pada tingkat tertinggi di kawasan Cirebon Raya. Pemerintah Kabupaten Majalengka, Jawa […]

  • Ilustrasi umat muslim berbagi makanan berbuka puasa kepada jamaah di masjid saat bulan Ramadhan.

    Cuma Beri Takjil? Ini Hadis Nabi yang Mengejutkan

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 151
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Banyak orang belum menyadari keutamaan memberi makan orang berbuka. Padahal, dalam hadis Nabi tentang memberi makan orang berbuka, Rasulullah SAW menjelaskan bahwa pahala amalan ini bisa menyamai pahala orang yang menjalankan puasa. Karena itu, tradisi berbagi takjil yang sering terlihat di jalan, masjid, atau lingkungan masyarakat sebenarnya memiliki nilai ibadah yang […]

expand_less