Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Nasional » ASEAN Siapkan 145 Program Pendidikan Baru

ASEAN Siapkan 145 Program Pendidikan Baru

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Minggu, 26 Jul 2026
  • visibility 127
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA NASIONALPendidikan ASEAN memasuki fase baru. Negara-negara Asia Tenggara sepakat memperkuat kerja sama pendidikan melalui 145 program hingga 2030, mulai dari pemanfaatan kecerdasan artifisial (AI), perluasan beasiswa, peningkatan kompetensi guru, hingga penguatan pendidikan inklusif. Kesepakatan tersebut dinilai menjadi langkah penting untuk menyiapkan generasi yang mampu bersaing di tengah perubahan teknologi dan kebutuhan dunia kerja yang terus berkembang.

Bagi Indonesia, hasil pertemuan ini membuka peluang lebih luas bagi guru, mahasiswa, dosen, serta lembaga pendidikan untuk terlibat dalam program pertukaran, pelatihan, riset, dan kolaborasi lintas negara. Dengan demikian, kerja sama regional tidak hanya berhenti pada kesepakatan antarpemerintah, tetapi juga berpotensi memberikan manfaat langsung bagi dunia pendidikan nasional.

Kesepakatan itu dihasilkan dalam Pertemuan Menteri Pendidikan ASEAN ke-14 (14th ASEAN Education Ministers Meeting/ASED) yang berlangsung di Singapura pada 22 Juli 2026. Forum tersebut dipimpin oleh Menteri Pendidikan Singapura Y.M. Desmond Lee dengan mengusung tema “Memperkuat ASEAN melalui Pendidikan”.

Dilansir dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), para menteri menyepakati sejumlah agenda strategis untuk memperkuat kualitas pendidikan, memperluas kolaborasi antarnegera, serta meningkatkan daya saing sumber daya manusia di kawasan.

Abdul Mu’ti: Pendidikan Inklusif, AI, dan Pemerataan Menjadi Kesepakatan Bersama

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menyampaikan bahwa seluruh negara anggota ASEAN telah mencapai kesepakatan mengenai berbagai isu strategis pendidikan.

“Ya, tadi sudah disepakati pernyataan bersama dan juga mungkin kita mengikutinya dengan kesepakatan negara-negara ASEAN tentang berbagai isu pendidikan, termasuk di dalamnya mengenai pendidikan inklusif, pemerataan pendidikan, AI, dan juga beberapa program yang telah disepakati dalam pertemuan-pertemuan sebelumnya,” ujar Abdul Mu’ti.

Menurutnya, kesepakatan tersebut menunjukkan arah baru pendidikan ASEAN yang semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi tanpa mengabaikan prinsip pemerataan akses belajar dan pendidikan yang inklusif.

Karena itu, kolaborasi regional diharapkan mampu mempercepat peningkatan kualitas pendidikan di seluruh negara anggota.

145 Program Pendidikan ASEAN Disiapkan hingga 2030

Salah satu keputusan penting dalam forum tersebut adalah pengesahan ASEAN Work Plan on Education (AWPE) 2026–2030.

Rencana kerja lima tahunan itu memuat:

  • 6 hasil pencapaian utama
  • 28 tujuan program
  • 145 aktivitas strategis

Program tersebut menjadi pedoman kerja sama pendidikan ASEAN dalam lima tahun mendatang.

Selain itu, negara-negara anggota juga mendukung Deklarasi ASEAN tentang Pembelajaran Fondasional yang berfokus pada penguatan literasi, numerasi, dan keterampilan sosial-emosional. Deklarasi ini dijadwalkan untuk diadopsi dalam KTT ASEAN ke-49 pada November 2026.

AI, Beasiswa, dan Guru Menjadi Prioritas Baru

Selain menyusun rencana kerja, forum ASED ke-14 juga menghasilkan sejumlah inisiatif yang menyentuh kebutuhan pendidikan masa depan.

Program Beasiswa Intra-ASEAN kini memasuki fase pengembangan ASEAN GEMS+. Skema tersebut dirancang untuk memperluas mobilitas mahasiswa, memperkuat kolaborasi perguruan tinggi, serta meningkatkan saling pengertian di antara negara anggota.

Di bidang pendidikan tinggi, ASEAN juga mengembangkan ASEAN GEMS Plus yang mengintegrasikan program pertukaran mahasiswa, beasiswa, hibah penelitian, dan platform Sustainable Development Goals (SDGs).

Sementara itu, untuk meningkatkan kualitas tenaga pendidik, ASEAN sepakat membentuk ASEAN Centre for Teacher Excellence and Development (ACTED) atau Pusat Keunggulan ASEAN untuk Guru.

Inisiatif ini diharapkan memperluas akses pelatihan bagi guru, terutama pendidik pemula dan tenaga pengajar di daerah perdesaan yang selama ini menghadapi keterbatasan akses pengembangan kompetensi.

Teknologi dan Pemerataan Pendidikan Berjalan Bersama

Perkembangan teknologi menjadi salah satu perhatian utama dalam pertemuan tersebut.

Negara-negara ASEAN sepakat memanfaatkan kecerdasan artifisial (AI) untuk memperluas akses pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas pembelajaran. Namun, pemanfaatannya harus tetap memperhatikan etika, kesetaraan, keamanan data, dan perlindungan peserta didik maupun pendidik.

Di sisi lain, forum juga mengadopsi pembaruan Kerangka Acuan Kelompok Kerja ASEAN untuk Anak dan Remaja Putus Sekolah.

Langkah tersebut menunjukkan bahwa transformasi digital tidak boleh meninggalkan kelompok masyarakat yang masih menghadapi hambatan dalam memperoleh pendidikan.

Kemitraan ASEAN Semakin Luas

Selain memperkuat kerja sama internal, para menteri juga menyepakati pembahasan lanjutan atas usulan Republik Rakyat Tiongkok untuk menyelenggarakan Pertemuan Menteri Pendidikan ASEAN–Tiongkok beserta mekanisme pejabat senior terkait.

Forum juga menetapkan bahwa Pertemuan Menteri Pendidikan ASEAN ke-15 akan berlangsung pada 2028 di bawah keketuaan Brunei Darussalam.

Rangkaian keputusan tersebut menunjukkan bahwa kerja sama pendidikan ASEAN terus berkembang seiring meningkatnya tantangan global, kebutuhan inovasi, dan pentingnya penguatan kualitas sumber daya manusia di kawasan.

Kesepakatan di Singapura bukan sekadar dokumen diplomasi. Jika seluruh komitmen ini diwujudkan secara konsisten, jutaan guru, mahasiswa, dan pelajar di Asia Tenggara akan merasakan manfaatnya melalui akses pendidikan yang lebih luas, teknologi yang lebih inklusif, serta peluang belajar lintas negara yang semakin terbuka. Masa depan ASEAN tidak hanya dibangun oleh kecanggihan teknologi, tetapi juga oleh kualitas pendidikan yang mampu menjangkau setiap generasi. (Red)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Guru Bukan Lagi Pengajar Biasa, Ini Peran Baru yang Mengejutkan!

    Guru Bukan Lagi Pengajar Biasa, Ini Peran Baru yang Mengejutkan!

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 159
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Peran guru motivator kini semakin penting dalam dunia pendidikan. Guru tidak lagi cukup hanya mengajar, tetapi juga harus menjadi inspirator, pembimbing, dan pendorong semangat belajar. Konsep guru motivator, pengajar inspiratif, dan pendidik yang membangun karakter mulai menjadi sorotan utama di tengah perubahan zaman yang begitu cepat. Perubahan ini tidak muncul tanpa alasan. […]

  • teror air keras

    Terungkap! Teror Air Keras Andrie Yunus, CCTV Bongkar Wajah Pelaku

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 192
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Kasus teror air keras, penyiraman air keras, dan aksi brutal terhadap aktivis Andrie Yunus akhirnya memasuki babak baru. Sejak awal, publik terus mengikuti perkembangan kasus ini. Kini, rekaman CCTV dan investigasi ilmiah membuka jalan untuk mengungkap identitas pelaku secara lebih jelas. Perkembangan tersebut langsung menyita perhatian. Selain itu, temuan terbaru mengindikasikan […]

  • doa dimudahkan urusan

    Saat Hidup Terasa Sulit, Amalkan Doa Ini untuk Jalan Keluar

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 231
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Banyak orang mencari doa dimudahkan urusan saat menghadapi masalah hidup, tekanan pekerjaan, atau kesulitan rezeki. Doa agar segala urusan lancar, doa dimudahkan rezeki, hingga amalan pembuka jalan menjadi harapan spiritual yang terus dicari. Dalam Islam, doa bukan sekadar permintaan, tetapi juga bentuk keyakinan penuh kepada Allah bahwa setiap kesulitan pasti ada kemudahan. […]

  • caregiver Indonesia

    Beban Caregiver Kian Berat di Tengah Minimnya Kebijakan Negara

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 204
    • 0Komentar

    Caregiver Indonesia memikul beban perawatan lansia tanpa perlindungan negara di tengah tekanan keluarga. albadarpost.com, LIFESTYLE – Di banyak rumah, aktivitas dimulai jauh sebelum subuh. Ada warga yang bangun bukan untuk bekerja, melainkan mengganti popok orang tua, menyiapkan obat, atau memastikan alat bantu napas berfungsi. Mereka bukan tenaga kesehatan, tetapi menjadi penopang utama perawatan harian. Peran […]

  • Kekeringan Ciamis

    Krisis Air Bersih Meluas, Ciamis Resmi Siaga Darurat

    • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 117
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Ember-ember mulai berjajar di depan rumah warga. Sebagian sumur yang selama ini menjadi sumber kehidupan perlahan kehilangan air. Di sejumlah titik di Kabupaten Ciamis, musim kemarau 2026 mulai memperlihatkan dampaknya. Kekeringan Ciamis kini tidak lagi sebatas potensi, tetapi sudah berubah menjadi krisis air bersih yang dirasakan warga di beberapa desa. Merespons […]

  • kebakaran Pasar Andir Garut

    Kebakaran Pasar Andir Garut, Aset Rp500 Juta Terselamatkan

    • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 59
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH — Kebakaran Pasar Andir Garut terjadi pada Rabu malam, 26 Agustus 2026. Api melanda area tempat usaha atau komersial di Kampung Pasar Andir, Desa Mulyasari, Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut. Informasi tersebut dirilis dari Damkar Garut, yang mencatat petugas bergerak cepat setelah menerima laporan dan berhasil mengendalikan api sebelum menjalar ke kios maupun […]

expand_less