Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Tasikmalaya Bidik PLTSa Lewat Program PTLS Kemendagri

Tasikmalaya Bidik PLTSa Lewat Program PTLS Kemendagri

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
  • visibility 93
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH PLTSa Tasikmalaya menjadi salah satu agenda yang dibahas Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dalam upaya mencari solusi jangka panjang terhadap persoalan sampah. Melalui usulan program PTLS (Pengelolaan Tata Kelola Lingkungan & Sosial), Pemkab Tasikmalaya menyatakan kesiapan menjadi daerah penerima manfaat dengan menyiapkan lahan seluas 17 hektare untuk mendukung pengelolaan sampah modern sekaligus pengembangan energi berbasis limbah.

Pembahasan tersebut berlangsung saat Bupati Tasikmalaya, Cecep Nurul Yakin, bertemu Direktur Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kemendagri, Restuardy Daud, di Jakarta, Rabu (22/7/2026). Pertemuan itu berfokus pada peluang kerja sama antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, dan investor dalam mengembangkan sistem pengelolaan sampah yang terintegrasi.

Pemkab Tasikmalaya Siapkan Lahan 17 Hektare

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Tasikmalaya menyampaikan bahwa pemerintah daerah telah menyiapkan lahan sekitar 17 hektare sebagai salah satu syarat utama apabila Kabupaten Tasikmalaya ditetapkan sebagai penerima manfaat program PTLS.

Menurut Bupati, kesiapan lahan tersebut menjadi bentuk komitmen pemerintah daerah untuk mendukung penyelesaian persoalan sampah yang selama ini menjadi tantangan di berbagai wilayah.

Ia juga menjelaskan bahwa fasilitas pendukung lain akan disiapkan sesuai ketentuan yang ditetapkan dalam proses pengembangan program.

Program PTLS sendiri dirancang untuk menangani sekitar 600 hingga 800 ton sampah per hari melalui skema kerja sama antara pemerintah dan investor.

Tidak Hanya Kelola Sampah, Program Juga Dorong Ketahanan Energi

Selain menangani sampah, program yang dibahas juga mencakup pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa).

Apabila terealisasi, fasilitas tersebut diharapkan mampu mengubah limbah menjadi sumber energi sekaligus mengurangi beban tempat pembuangan akhir.

Direktur Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kemendagri, Restuardy Daud, menyampaikan bahwa program ini tidak hanya memberikan manfaat dari sisi lingkungan.

Menurutnya, keberadaan proyek tersebut juga berpotensi menghadirkan berbagai dampak ekonomi bagi daerah.

Beberapa manfaat yang disebutkan meliputi peningkatan kebersihan lingkungan, pelaksanaan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) secara berkelanjutan, penyerapan tenaga kerja, hingga terbukanya peluang usaha baru bagi masyarakat.

Studi Kelayakan Masih Berlangsung

Meski pemerintah daerah telah menyatakan kesiapan, pembangunan fasilitas tersebut belum memasuki tahap pelaksanaan.

Restuardy menjelaskan bahwa proses berikutnya masih berupa studi kelayakan dan evaluasi terhadap kesiapan infrastruktur serta dukungan fasilitas di daerah.

Kajian tersebut akan melibatkan tiga pihak, yaitu Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya, Kemendagri, dan investor yang akan menjadi mitra dalam pelaksanaan program.

Hasil studi itu nantinya menjadi dasar untuk menentukan daerah yang memenuhi persyaratan sebagai penerima manfaat program PTLS.

Berdasarkan rencana awal yang disampaikan dalam pertemuan tersebut, pembangunan fasilitas diproyeksikan mulai berlangsung pada 2027, setelah seluruh tahapan kajian dan persiapan selesai.

Solusi Jangka Panjang untuk Persoalan Sampah

Persoalan pengelolaan sampah menjadi tantangan yang dihadapi banyak daerah, termasuk Kabupaten Tasikmalaya.

Karena itu, Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya memandang program PTLS sebagai peluang untuk menghadirkan sistem pengelolaan sampah yang lebih modern sekaligus memberikan nilai tambah melalui pemanfaatan energi.

Di sisi lain, realisasi program masih bergantung pada hasil studi kelayakan, kesiapan infrastruktur, serta kesepakatan kerja sama antara pemerintah dan investor.

Apabila seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, proyek ini berpotensi menjadi salah satu langkah strategis dalam memperkuat pengelolaan lingkungan sekaligus mendukung ketahanan energi nasional.

Mengatasi sampah bukan lagi sekadar memindahkan limbah dari satu tempat ke tempat lain. Ketika pengelolaan lingkungan mampu menghasilkan energi dan membuka peluang ekonomi, persoalan lama bisa berubah menjadi investasi bagi masa depan daerah. (GZ)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Masakan sederhana berbuka berupa sup ayam, tempe goreng, sayur bening, dan kolak pisang di meja makan keluarga saat Ramadan.

    Menu Berbuka Hemat tapi Penuh Berkah, Wajib Coba!

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 193
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Masakan sederhana berbuka selalu menjadi pilihan favorit saat Ramadan. Selain praktis, menu berbuka puasa yang simpel dan hemat tetap mampu menghadirkan kehangatan di meja makan. Bahkan, hidangan sederhana untuk buka puasa sering kali terasa lebih nikmat karena dimasak dengan niat berbagi dan penuh syukur. Oleh karena itu, memilih masakan sederhana berbuka bukan […]

  • Peternak Jangkrik Ciamis

    Pemberdayaan Kelompok Peternak Jangkrik di Desa Margaharja Melalui Peningkatan Kualitas Produksi dan Digital Marketing Untuk Peningkatan Pendapatan Masyarakat

    • calendar_month Kamis, 20 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 89
    • 0Komentar

    albadarpost.com, OPINI | Jurnal Ilmiah. PEMBERDAYAAN KELOMPOK PETERNAK JANGKRIK DI DESA MARGAHARJA MELALUI PENINGKATAN KUALITAS PRODUKSI DAN DIGITAL MARKETING UNTUK PENINGKATAN PENDAPATAN MASYARAKAT Skema Pemberdayaan Berbasis Masyarakat  Ruang Lingkup Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat Oleh:  Maman Herman*, Iwan Setiawan, Eva Faridah, Rizky Eka Maulana, Rendi Ramdani, Wendry Galih Bahtiar, Fadilah Nurdin Tim PKM Universitas Galuh Ciamis Jl. R. […]

  • Bulan Allah

    Mengapa Muharram Disebut Bulan Allah? Ini Alasannya

    • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 276
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH – Menjelang datangnya Muharram, suasana di banyak kampung mulai berubah. Selepas Magrib, halaman masjid terlihat lebih ramai. Anak-anak berlarian membawa obor yang akan digunakan untuk pawai Tahun Baru Islam. Di sudut lain, para orang tua berbincang sambil menyiapkan pengajian dan santunan yatim. Pemandangan seperti itu juga mudah ditemukan di berbagai daerah Priangan Timur. […]

  • perahu terdampar Pangandaran

    Perahu Terdampar di Pangandaran, Ternyata Ini Penyebabnya

    • calendar_month Senin, 31 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 47
    • 0Komentar

    AlbadarPost.com, BERITA DAERAH – Perahu terdampar Pangandaran di kawasan Pantai Barat sempat menarik perhatian warga pada Sabtu malam. Namun, berdasarkan keterangan kepolisian, perahu nelayan tersebut bukan perahu tanpa pemilik. Kapal itu terbawa arus setelah tali jangkar putus ketika berada di perairan Ciborok. Peristiwa tersebut terjadi di depan Pantai Pos 5 Taman Sunset, Pangandaran, pada Sabtu […]

  • ngarumat hulu cai

    Hari Ini Rawat Alam, Besok Alam Jaga Kita: Momen Menggetarkan di Tasikmalaya

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 201
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Udara pagi di kawasan Gunung Kokosan Kelurahan Cibunigeulis Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya, terasa berbeda pada peringatan Hari Bumi 2026, Rabu 22 April 2026. Di tengah hijaunya pepohonan dan gemericik air, gaung ngarumat hulu cai menggema—bukan sekadar seremoni, melainkan ajakan nyata menjaga sumber kehidupan: air. Sejak awal kegiatan dimulai, pesan tentang pelestarian […]

  • Gambaran seorang muslim merenung dengan tenang di alam terbuka melambangkan ridha dalam tauhid dan keikhlasan menerima takdir Allah

    Hidup Tak Sesuai Rencana? Ini Rahasia Ridha dalam Tauhid

    • calendar_month Sabtu, 18 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 207
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Pernah merasa hidup tidak berjalan sesuai rencana? Harapan sudah disusun rapi, tetapi kenyataan justru berbalik arah. Di titik inilah ridha dalam tauhid menjadi kunci. Konsep ini bukan sekadar menerima takdir, melainkan sikap hati yang yakin bahwa setiap ketentuan Allah selalu membawa kebaikan. Dalam Islam, ridha juga sering dipahami sebagai ikhlas menerima takdir […]

expand_less