Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Dugaan Fosfor Tugu Koperasi Tasikmalaya Tunggu Kajian Ahli

Dugaan Fosfor Tugu Koperasi Tasikmalaya Tunggu Kajian Ahli

  • account_circle redaktur
  • calendar_month 8 jam yang lalu
  • visibility 13
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Fosfor Tugu Koperasi menjadi perhatian setelah muncul informasi mengenai dugaan material fosfor yang disebut berada di sebuah kolam di belakang kawasan Tugu Koperasi, Kota Tasikmalaya. Hingga kini, material yang diduga fosfor tersebut belum dievakuasi karena masih menunggu kajian teknis dari instansi yang berwenang.

Informasi awal mengenai keberadaan material itu disampaikan oleh Aan Suherman (65), penjaga kawasan Tugu Koperasi. Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tasikmalaya menegaskan bahwa setiap langkah penanganan harus melalui prosedur dan melibatkan pihak yang memiliki kompetensi.

Penjaga Lokasi Mengaku Material Sudah Ada Sejak Puluhan Tahun

Aan Suherman mengatakan material yang disebutnya sebagai fosfor berada di dalam kolam berukuran sekitar 2 x 3 meter dengan kedalaman kurang lebih 3 meter.

Menurut keterangannya, material tersebut telah berada di lokasi sejak dekade 1980-an.

“Katanya itu material fosfor impor dari Jerman. Tujuannya ke PT Dahana, tetapi dititipkan di belakang Tugu Koperasi. Sampai sekarang tidak ada yang tahu bagaimana keberadaannya,” ujar Aan, Jumat (17/7/2026).

Redaksi belum memperoleh dokumen maupun keterangan resmi yang dapat memverifikasi asal-usul material tersebut. Informasi mengenai dugaan asal material masih berdasarkan penuturan narasumber.

Aan juga mengaku pengurus Tugu Koperasi, menurut sepengetahuannya, tidak mengetahui keberadaan material tersebut.

“Sudah hampir 40 tahun berada di kolam itu,” katanya.

BPBD: Penanganan Harus Berdasarkan Kajian Ahli

Kepala BPBD Kota Tasikmalaya, Budi Martanova, mengatakan pihaknya belum dapat melakukan tindakan sebelum menerima pemberitahuan resmi dari pemilik aset maupun Pemerintah Kota Tasikmalaya.

Menurut Budi, penanganan material yang diduga fosfor tidak dapat dilakukan secara sembarangan karena harus mempertimbangkan aspek keselamatan.

“Kami menunggu pemberitahuan resmi dari pemilik dan Pemerintah Kota. Setelah itu akan dilakukan kajian bersama PT Dahana dan instansi terkait. Penanganannya harus sesuai standar demi keamanan,” ujarnya.

Ia menjelaskan material tersebut memerlukan penanganan oleh tenaga yang memiliki keahlian khusus.

“Kalau memang itu material fosfor olahan, tentu proses pengambilannya harus dilakukan oleh pihak yang kompeten,” kata Budi.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa identifikasi jenis material masih memerlukan kajian lebih lanjut.

Fosfor Tugu Koperasi

Batu Fosfor Impor Jerman menyala keluar api dan asap putih pekat, Jumat(17/7/2026).

Kekhawatiran Warga Muncul Seiring Belum Adanya Kepastian

Aan mengaku merasa khawatir karena material yang berada di kolam tersebut belum dipindahkan.

Menurut pengalamannya, material tersebut selama ini tetap berada di dalam air.

Ia juga menyampaikan pandangannya mengenai pentingnya menjaga kondisi kolam sebagaimana selama ini berlangsung. Namun demikian, redaksi tidak dapat memverifikasi secara independen penjelasan teknis yang disampaikan narasumber mengenai karakteristik material tersebut.

Selain itu, Aan mengaku pernah mendengar bahwa pada masa lalu material tersebut sempat disalahgunakan oleh sebagian orang. Pernyataan tersebut merupakan keterangan narasumber dan belum didukung data maupun dokumen resmi.

Menunggu Kepastian dari Instansi Berwenang

Hingga kini belum ada keputusan mengenai langkah penanganan material yang diduga berada di kawasan Tugu Koperasi.

BPBD menegaskan proses selanjutnya akan bergantung pada hasil koordinasi dengan pemilik aset, Pemerintah Kota Tasikmalaya, serta instansi teknis yang memiliki kewenangan menangani material berbahaya.

Di sisi lain, keberadaan material tersebut menjadi perhatian karena menyangkut aspek keselamatan masyarakat. Oleh sebab itu, kajian teknis menjadi langkah penting sebelum tindakan apa pun dilakukan.

Hingga artikel ini diterbitkan, redaksi masih berupaya memperoleh konfirmasi dari Pemerintah Kota Tasikmalaya, pengelola aset Tugu Koperasi, serta PT Dahana terkait informasi yang berkembang mengenai dugaan material tersebut.

Keselamatan Publik Menjadi Prioritas

Penanganan material yang diduga berbahaya memerlukan kehati-hatian dan harus mengikuti standar keselamatan yang berlaku.

Karena itu, setiap informasi mengenai identitas maupun karakteristik material perlu menunggu hasil pemeriksaan dari pihak yang berwenang agar masyarakat memperoleh informasi yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.

Sementara proses tersebut berlangsung, masyarakat diharapkan tidak mendekati lokasi ataupun melakukan tindakan yang dapat mengganggu proses identifikasi apabila nantinya dilakukan oleh tim teknis.

Di balik kolam tua yang tampak tenang, tersimpan pertanyaan yang belum terjawab. Kini publik menunggu bukan sekadar kepastian tentang jenis material itu, tetapi juga langkah nyata untuk memastikan keselamatan masyarakat tetap menjadi prioritas utama. (GZ)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Program return to work Singapura membantu pekerja cedera kembali bekerja dengan dukungan medis dan perusahaan

    Return to Work Singapura Ubah Nasib Pekerja Sakit

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 145
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Return to work Singapura menjadi sorotan karena kebijakan ini tidak hanya melindungi pekerja sakit, tetapi juga membuka peluang baru bagi sistem ketenagakerjaan modern. Program kembali bekerja ini, yang dikenal sebagai return-to-work system, langsung menyasar masalah besar: pekerja cedera yang selama ini sering kehilangan pekerjaan. Selama bertahun-tahun, banyak pekerja—termasuk pekerja migran Indonesia—harus […]

  • Timnas Indonesia vs Italia

    Timnas Indonesia vs Italia? FIFA Matchday 2026 Jadi Laga Terbesar Garuda!

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 489
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Timnas Indonesia vs Italia menjadi topik panas yang mulai ramai dibicarakan jelang FIFA Matchday Juni 2026. Isu ini tidak muncul tanpa alasan. Selain Italia, sejumlah lawan Timnas Indonesia dari kategori elite dunia juga berpotensi hadir. Bahkan, peluang ini membuka jalan bagi Garuda untuk kembali menghadapi tim besar seperti saat melawan Argentina. […]

  • Truk Terguling Garut

    Truk Bermuatan 5 Ton Terguling di Garut

    • calendar_month 8 jam yang lalu
    • account_circle redaktur
    • visibility 14
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Truk terguling Garut kembali terjadi di jalur selatan Kabupaten Garut. Sebuah truk Hino yang mengangkut sekitar 5 ton material bangunan mengalami kecelakaan di Tikungan Sumadra, Jalan Raya Cisandaan, Kampung Cisandaan, Desa Pananjung, Kecamatan Pamulihan, Jumat (17/7/2026). Akibat insiden tersebut, material bangunan berhamburan ke badan jalan sehingga arus lalu lintas sempat tersendat. […]

  • Pengrusakan Rumah

    Datang untuk Klarifikasi, Pria di Taraju Dobrak Rumah Advokat

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 143
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH — Niat awalnya ingin melakukan klarifikasi terkait sebuah persoalan hukum. Namun emosi yang tidak terkendali justru membawa seorang pria di Kecamatan Taraju, Kabupaten Tasikmalaya, ke ranah pidana. Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tasikmalaya mengungkap kasus dugaan pengrusakan rumah milik seorang advokat berinisial A.S di Kampung Semah Madu, Desa Purwarahayu, Kecamatan Taraju. Tersangka […]

  • Dokter Lapas Tasikmalaya

    Lapas Tasikmalaya Krisis Dokter, 435 Warga Binaan Bergantung pada Rujukan RS

    • calendar_month Kamis, 18 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 71
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Dokter Lapas Tasikmalaya kini menjadi kebutuhan mendesak yang belum terpenuhi. Di balik tembok Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tasikmalaya, sebanyak 435 warga binaan menjalani aktivitas sehari-hari tanpa dukungan dokter umum maupun dokter gigi. Kondisi ini memunculkan kekhawatiran terhadap kualitas layanan kesehatan sekaligus meningkatkan risiko keterlambatan penanganan medis bagi para penghuni lapas. […]

  • simbol aspirasi

    Jalan Berlubang Jadi Kolam, Warga Tebar Lele sebagai Simbol Aspirasi

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 145
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL — Aksi tak biasa dilakukan warga Lampung Selatan. Puluhan warga Dusun Banjarjo, Desa Merak Batin, Kecamatan Natar, memprotes kondisi jalan rusak dengan cara menebar ribuan ikan lele ke aspal berlubang. Aksi ini menjadi simbol aspirasi warga atas lambatnya perhatian pemerintah terhadap perbaikan infrastruktur jalan daerah. Jalan yang diprotes warga dipenuhi lubang besar […]

expand_less