Breaking News
light_mode
Beranda » Opini » Puasa: Jalan Sunyi Menuju Takwa

Puasa: Jalan Sunyi Menuju Takwa

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
  • visibility 166
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, OPINI – Ada ayat yang setiap Ramadhan selalu terdengar, namun sering kita lewati begitu saja. Padahal, ia bukan sekadar pengumuman kewajiban, melainkan undangan penuh cinta dari langit. “Ya ayyuhalladzina amanu kutiba ‘alaikumus shiyam…”wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kalian berpuasa.

Allah tidak memanggil manusia secara umum. Dia memanggil orang-orang beriman. Panggilan ini istimewa. Ia menandakan kedekatan. Seolah Allah berkata, “Jika iman telah tumbuh di dadamu, maka puasa adalah jalannya.”

Puasa, dalam ayat ini, bukan sekadar ritual menahan lapar dan dahaga. Ia adalah proses pendidikan jiwa—sunyi, perlahan, dan sering kali berat, tetapi membentuk.

Puasa: Kewajiban yang Mengandung Tujuan

Kata kutiba dalam QS Al-Baqarah ayat 183 bermakna ditetapkan dengan penuh kepastian. Ia bukan pilihan, bukan pula sekadar anjuran. Namun, Allah tidak berhenti pada perintah. Ayat itu ditutup dengan tujuan yang sangat luhur: la‘allakum tattaqun agar kamu bertakwa.

Baca juga: Kesulitan yang Tak Pernah Datang Sendiri

Takwa bukan sekadar takut. Takwa adalah kesadaran batin bahwa Allah selalu hadir, bahkan ketika tidak ada manusia yang melihat. Dan puasa adalah ibadah paling jujur untuk melatih kesadaran itu. Tidak ada kamera. Tidak ada saksi. Hanya hati dan Tuhan.

Karena itu Rasulullah SAW bersabda:

“Barangsiapa berpuasa Ramadhan karena iman dan mengharap pahala, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.”
(HR. Bukhari dan Muslim)

Puasa bekerja di wilayah yang tak kasat mata. Ia mengikis kesombongan, menundukkan hawa nafsu, dan menata ulang prioritas hidup.

Jalan Lama Para Nabi dan Orang Saleh

Allah menegaskan bahwa puasa bukan ibadah baru. Ia telah diwajibkan kepada umat-umat sebelum kita. Para nabi, orang-orang saleh, bahkan kaum beriman lintas zaman, mengenal puasa sebagai jalan penyucian.

Imam Al-Ghazali menjelaskan bahwa puasa adalah ibadah yang menghancurkan dominasi syahwat, sebab syahwat adalah pintu masuk bagi banyak dosa. Ketika perut dikendalikan, anggota tubuh lain ikut tertib.

Inilah sebabnya puasa tidak hanya menahan makan, tetapi juga lisan, pandangan, dan niat. Jika lapar tidak mengubah akhlak, maka puasa itu hanya menggugurkan kewajiban belum menumbuhkan takwa.

Ramadhan dan Pertanyaan yang Sering Kita Lupa

Ramadhan selalu datang dengan pertanyaan sunyi: apakah puasa kita benar-benar mengubah kita?

Banyak orang kuat menahan lapar, tetapi mudah melukai dengan kata. Banyak yang sabar di siang hari, tetapi kembali lalai di malam hari. Padahal puasa sejatinya adalah latihan konsistensi iman, bukan sekadar rutinitas tahunan.

Baca juga: Efek Sergio Castel: Persib Harus Rombak Slot Pemain Asing

Ibnu Rajab Al-Hanbali pernah mengingatkan, tanda diterimanya amal adalah perubahan setelahnya. Maka, jika Ramadhan berlalu tanpa perubahan sikap, boleh jadi puasa kita masih sebatas ritual, belum menjadi perjalanan ruhani.

Menuju Takwa, Bukan Sekadar Menahan Lapar

Ayat ini mengajarkan keseimbangan: menjalani kewajiban, memahami tujuan, dan menjaga kesadaran. Puasa mengingatkan manusia bahwa hidup bukan soal memuaskan keinginan, melainkan menata ketaatan.

Di tengah dunia yang serba cepat dan bising, puasa mengajak manusia untuk melambat. Mendengar suara hati. Menimbang ulang arah hidup. Dan pada akhirnya, mendekat kepada Allah dengan cara yang paling jujur.

Karena itu, puasa bukan beban. Ia adalah karunia kesempatan tahunan untuk kembali menjadi hamba yang sadar.

Dan mungkin, itulah makna terdalam dari panggilan itu:
Ya ayyuhalladzina amanu…
Wahai mereka yang masih menyimpan iman di dada, mari pulang melalui puasa.

وَاللَّهُ أَعْلَمُ بِالصَّوَابِ

Penulis: Diki Samani (Pemimpin Redaksi AlbadarPost)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • keamanan siber

    Siswa MAN Lampung Temukan Bug NASA dan Dorong Kesadaran Keamanan Siber

    • calendar_month Minggu, 7 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Siswa Lampung temukan bug NASA dan dorong pentingnya keamanan siber di era digital yang makin rentan. albadarpost.com, HIKMAH – Laporan soal temuan celah keamanan oleh seorang siswa MAN 1 Bandar Lampung kembali menempatkan Indonesia pada radar lembaga antariksa Amerika Serikat. Di tengah meningkatnya kebutuhan keamanan siber, temuan ini memperlihatkan bagaimana kemampuan teknis generasi muda dapat […]

  • Tim SAR mengevakuasi korban pemancing tenggelam di Sungai Blok Bong Indramayu setelah pencarian dua hari.

    Operasi SAR Berakhir Duka, Pemancing Tenggelam Ditemukan di Sungai Indramayu

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 103
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kasus pemancing tenggelam Indramayu kembali memicu perhatian publik. Insiden pemancing tenggelam di Indramayu ini berujung duka setelah korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia oleh tim SAR gabungan, Senin (4/5/2026). Korban diketahui bernama Agus Gunawan (24), warga yang dilaporkan hilang saat memancing di aliran sungai kawasan Sungai Blok Bong, tepatnya di Desa […]

  • ketentuan allah

    Khutbah Jumat: Ketentuan Allah

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 65
    • 0Komentar

    Khutbah Pertama اَلْحَمْدُ لِلَّهِ، اَلْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي هَدَانَا لِلْإِيمَانِ وَالْإِسْلَامِ، وَجَعَلَنَا مِنْ أُمَّةِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ عَلَيْهِ أَفْضَلُ الصَّلَاةِ وَأَتَمُّ السَّلَامِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِينُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوذُ بِاللَّهِ مِنْ شُرُورِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللَّهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ، وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا […]

  • gempa Manado 2026

    Terungkap! 5 Fakta Tersembunyi di Balik Gempa Manado 2026

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 126
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Gempa Manado kembali menjadi perhatian publik setelah getaran kuat terasa pada Kamis, 2 Maret 2026, dengan magnitudo 7,6. Peristiwa gempa bumi Manado ini memicu kekhawatiran warga, terutama karena wilayah Sulawesi Utara dikenal rawan aktivitas tektonik. Selain data resmi yang beredar, terdapat sejumlah fakta lain dari gempa Manado yang jarang dibahas, namun penting […]

  • OSS RBA

    OSS RBA Diperketat, Pelaporan LKPM Jadi Kunci

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Perubahan aturan OSS RBA 2025 memperketat izin usaha dan kewajiban LKPM bagi pelaku usaha. albadarpost.com, FOKUS – Perubahan regulasi OSS RBA dan kewajiban pelaporan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) pada 2025 mengubah lanskap perizinan usaha di Indonesia. Pemerintah memperketat mekanisme pengawasan, mulai dari tahap perizinan berbasis risiko hingga kewajiban pelaporan investasi yang lebih disiplin. Kebijakan […]

  • MBG Santri

    15,6 Juta Santri Masuk Target MBG, Kemenag Kebut Integrasi Data

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 111
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Program MBG santri mulai memasuki fase paling menentukan. Pemerintah kini tidak hanya berbicara soal distribusi makan bergizi gratis, tetapi juga membenahi fondasi utama: data penerima. Tanpa data yang presisi, program bantuan gizi santri berisiko meleset dari target. Sejak awal, program makan bergizi gratis, intervensi nutrisi, dan penguatan gizi santri memang dirancang untuk […]

expand_less