Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Status Pantai Pasir Putih Pangandaran Diusulkan Jadi Kawasan Wisata Alam

Status Pantai Pasir Putih Pangandaran Diusulkan Jadi Kawasan Wisata Alam

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
  • visibility 237
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Usulan perubahan status Pantai Pasir Putih Pangandaran dari cagar alam jadi kawasan wisata alam berkelanjutan.

albadarpost.com, LENSA – Pemerintah daerah bersama Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Pangandaran tengah mengkaji perubahan status Pantai Pasir Putih Pangandaran dari kawasan cagar alam menjadi kawasan wisata alam. Langkah ini diambil sebagai upaya menyesuaikan antara aturan konservasi dan realitas lapangan yang menjadikan pantai tersebut sebagai destinasi wisata favorit sejak lama.


Usulan Perubahan Status Cagar Alam Jadi Kawasan Wisata Alam

Pantai Pasir Putih yang berada di kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Cagar Alam Pangandaran, Kabupaten Pangandaran, menjadi perhatian serius pemerintah daerah dan BKSDA. Kawasan ini sejak lama menjadi magnet wisatawan karena keindahan pasir putih, laut jernih, dan ekosistem bawah lautnya yang memikat. Namun, di sisi lain, area tersebut masih berstatus sebagai kawasan konservasi yang membatasi aktivitas wisata.

Kepala Resor BKSDA Pangandaran, Kusnadi, menjelaskan bahwa secara hukum, setiap orang yang masuk ke kawasan cagar alam wajib mengantongi Surat Izin Masuk Kawasan (Simaksi). Izin tersebut biasanya diberikan untuk kepentingan tertentu seperti penelitian, praktik kerja lapangan, atau penyusunan karya ilmiah.
“Secara aturan, cagar alam itu memang ketat. Simaksi sifatnya terbatas, tidak untuk kegiatan wisata massal,” ujarnya, Rabu (29/10/2025).

Namun, realitas di lapangan berbeda. Menurut Kusnadi, Pantai Pasir Putih sudah lama menjadi destinasi wisata populer, bahkan sebelum adanya aturan ketat mengenai kawasan konservasi. Aktivitas masyarakat sekitar dan pengunjung membuat kawasan ini berfungsi layaknya objek wisata tanpa status legal formal.
“Sulit dibendung, masyarakat sekitar sudah menjadikannya tempat wisata, apalagi sejak wisatawan makin ramai datang,” tambahnya.


Dorongan DPRD dan Pemerintah Daerah untuk Legalitas Pengelolaan

Melihat situasi tersebut, BKSDA bersama Pemerintah Kabupaten Pangandaran dan DPRD setempat mulai membahas rencana perubahan status Pantai Pasir Putih Pangandaran dari cagar alam menjadi kawasan wisata alam. Menurut Kusnadi, langkah ini dianggap penting agar pengelolaan wisata di kawasan tersebut bisa berjalan secara legal, berkelanjutan, dan terarah.

“Saya sudah berdiskusi dengan Ketua DPRD dan pemerintah daerah. Harapannya, status kawasan Pantai Pasir Putih bisa diubah agar tidak lagi berbenturan dengan aturan konservasi,” jelas Kusnadi.
Ia menambahkan, pihaknya berharap perubahan status bisa terealisasi pada tahun mendatang. “Kami minta DPRD mendorong percepatan perubahan status ini agar tidak terus menjadi masalah berulang,” katanya.

Selain pembenahan status kawasan, perhatian lain tertuju pada kondisi terumbu karang di sekitar pantai. Aktivitas wisata yang intens dan keberadaan bangkai kapal Viking yang ditenggelamkan di wilayah tersebut mulai memberi dampak ekologis. “Kalau terus dieksploitasi, luas terumbu karang akan semakin menyempit. Apalagi kapal Viking itu sudah lama mengganggu area bawah laut,” ungkap Kusnadi.


Kerusakan Terumbu Karang dan Upaya Pemulihan Ekosistem Laut

Berdasarkan perkiraan BKSDA, hanya sekitar 40 persen dari total area terumbu karang yang masih dalam kondisi baik. Padahal sebelumnya, kawasan ini dikenal sangat asri dengan keanekaragaman hayati laut yang tinggi.
“Sebelum ramai wisatawan dan sebelum ada kapal Viking, biota laut sangat melimpah. Terumbu karang di sana menjadi tempat hidup dan berkembang biaknya beragam spesies,” ujar Kusnadi.

Baca juga: Rusa Cagar Alam Pangandaran Kian Sering Masuk Permukiman, BKSDA Pangandaran Lakukan Patroli Ketat

Untuk memperbaiki kondisi tersebut, sejumlah komunitas pecinta lingkungan dan lembaga konservasi laut telah melakukan transplantasi terumbu karang di beberapa titik. Salah satu metode yang dilakukan bahkan cukup unik, yakni dengan menenggelamkan becak sebagai media tumbuhnya karang baru.
“Beberapa kali dilakukan transplantasi terumbu karang, dan hasilnya cukup positif untuk menahan laju kerusakan,” ujarnya.

Selain itu, Kusnadi menyebutkan bahwa wilayah Batu Dua dan Rajamantri di sekitar Pantai Pasir Putih masih tergolong aman dari kerusakan. Namun, persoalan kapal Viking yang ditenggelamkan masih menjadi pekerjaan rumah besar.
“Sudah beberapa kali kami bersurat ke pihak terkait untuk pemindahan kapal Viking. Tapi karena melibatkan banyak pihak mulai dari Pemda, BKSDA, Polairud, Angkatan Laut hingga Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), prosesnya belum bisa cepat,” jelasnya.


Menyeimbangkan Wisata dan Konservasi

BKSDA menegaskan bahwa usulan perubahan status Pantai Pasir Putih Pangandaran menjadi kawasan wisata alam bukan berarti menghapus nilai konservasinya. Justru, langkah ini dimaksudkan agar pengelolaan kawasan bisa dilakukan dengan sistem yang jelas dan aturan yang adaptif.
“Kita ingin ada keseimbangan. Kawasan ini tetap lestari, tapi juga bisa dimanfaatkan secara legal untuk wisata. Dengan status wisata alam, akan ada mekanisme pengawasan yang lebih baik,” kata Kusnadi.

Rencana ini disambut positif oleh banyak pihak, terutama pelaku wisata dan masyarakat sekitar yang menggantungkan hidup dari aktivitas pariwisata. Mereka menilai, status wisata alam akan memberi ruang bagi pengelolaan ekonomi lokal tanpa mengorbankan kelestarian lingkungan.

Perubahan status Pantai Pasir Putih Pangandaran jadi kawasan wisata alam diharapkan jaga keseimbangan antara konservasi dan pariwisata berkelanjutan. (Red/Arrian)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemutusan internet

    Internet Diputus, Kerusuhan Iran Memburuk

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Pemutusan internet menyertai kerusuhan brutal Iran, ratusan tewas dilaporkan medis independen akibat tindakan aparat. albadarpost.com, BERITA DUNIA – Kerusuhan massal di Iran memasuki fase paling brutal setelah laporan medis independen menyebut ratusan orang tewas akibat tindakan keras pasukan keamanan. Di tengah eskalasi kekerasan tersebut, pemerintah Iran melakukan pemutusan internet secara luas, membatasi arus informasi dari […]

  • reintroduksi banteng jawa

    Reintroduksi Banteng Jawa: Mandat Negara, Regulasi Konservasi, dan Celah Pertanggungjawaban

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 247
    • 0Komentar

    BBKSDA Jawa Barat memperkuat reintroduksi banteng jawa di Pangandaran guna menekan ancaman kepunahan. albadarpost.com, PERSPEKTIF – Pusat Reintroduksi Banteng Jawa di Pangandaran bukan sekadar proyek konservasi. Program ini berdiri di atas kerangka hukum yang mengikat, dengan konsekuensi administratif dan pidana bagi pihak yang melanggar. Reintroduksi banteng jawa, menurut otoritas kehutanan, adalah implementasi langsung kewajiban negara […]

  • Rampas HP Pelajar

    Pasutri Diduga Rampas HP Pelajar, Motifnya Terungkap

    • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 61
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Seorang pelajar di Kota Bandung kehilangan telepon genggam setelah menjadi korban dugaan perampasan handphone di Jalan Sindangsari, Kelurahan Cipadung Kulon, Kecamatan Panyileukan. Tidak lama setelah laporan diterima, polisi berhasil menangkap dua orang yang merupakan pasangan suami istri. Dalam pemeriksaan awal, keduanya mengaku melakukan aksi tersebut karena alasan ekonomi dan tidak memiliki […]

  • bawang putih Korea di Garut

    Bawang Putih Korea Akan Diuji Coba di Garut, Ada Apa?

    • calendar_month Sabtu, 8 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 79
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Rencana bawang putih Korea di Garut mulai menjadi perhatian setelah Pemerintah Kabupaten Garut menjajaki kerja sama pengembangan komoditas hortikultura bersama praktisi industri asal Korea dan akademisi Universitas Padjadjaran (Unpad). Bukan hanya bawang putih. Rencana uji coba juga mencakup kentang dan stroberi. Penjajakan tersebut diarahkan untuk melihat peluang pengembangan pertanian Garut melalui […]

  • Nyawang Bulan Mulud

    Nyawang Bulan Mulud di Panglayungan, Diky Chandra Hadir

    • calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 34
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Nyawang Bulan Mulud di Panglayungan, Kota Tasikmalaya, menjadi bagian dari rangkaian kegiatan keagamaan dalam memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Rd. Diky Chandra Negara, turut hadir dalam kegiatan yang dikemas melalui Tabligh Akbar tersebut. Kegiatan berlangsung di Lapang Cikiara, Kelurahan Panglayungan, Kecamatan Cipedes, Kota Tasikmalaya, Kamis (27/8/2026). Dikutip […]

  • RS TNT Tasikmalaya

    Tanpa Banyak Sorotan, RS TNT Tasikmalaya Siap Naik Kelas

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 169
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – RS Tani dan Nelayan (TNT) Kabupaten Tasikmalaya kini tengah bersiap naik level menjadi rumah sakit tipe D. Perubahan ini tidak banyak disorot, namun dampaknya besar bagi layanan kesehatan Tasikmalaya dan akses masyarakat terhadap fasilitas medis yang lebih baik. Selain itu, langkah ini menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam memperluas jangkauan pelayanan […]

expand_less