Memupuk Nasionalisme Generasi Emas Lewat Permainan

albadarpost.com – WARTA MITRA. Membentuk karakter dan nasionalisme generasi muda kini bisa dilakukan dengan cara yang menyenangkan. Kesbang Kab. Tasikmalaya mengajak 150 siswa SMP Negeri 1 Cigalontang mengikuti sosialisasi wawasan kebangsaan melalui permainan kartu modern. Kegiatan ini dirancang untuk menumbuhkan nilai persatuan, kerja sama, dan tanggung jawab sejak dini.
Meskipun berbasis kartu fisik, permainan ini memiliki desain modern dan ilustrasi menarik, membuat pengalaman belajar lebih interaktif dan memikat perhatian siswa.
Menanamkan Nilai Kebangsaan Sejak Dini
Kegiatan dibuka oleh Sana Andriana, S.Pd., S.E., M.M., Kepala Bidang Ideologi dan Wawasan Kebangsaan. Ia menegaskan bahwa generasi SMP adalah usia yang tepat untuk menanamkan nasionalisme dan semangat kebangsaan.
“Kesbang Kab. Tasikmalaya ingin menyiapkan generasi emas Indonesia. Saat Indonesia mencapai usia 100 tahun kemerdekaan, mereka akan menjadi pengendali bangsa. Dengan permainan ini, anak-anak belajar nilai kebangsaan dengan cara menyenangkan dan partisipatif,” ujar Sana.
Bermain Sambil Belajar
Menurut Mariyani, S.H., Kepala Seksi Ideologi dan Wawasan Kebangsaan, permainan kartu ini mampu membuat siswa lebih antusias.
“Alhamdulillah, mereka sangat terlibat. Game ini kompetitif, seru, dan ada hadiah untuk memotivasi. Dengan metode ini, pembelajaran tidak hanya informatif, tapi juga berkesan,” jelas Mariyani.
Permainan ini mengajarkan persatuan, kerja sama, dan tanggung jawab. Anak-anak belajar nilai sosial dan kebangsaan secara langsung, sambil berinteraksi dengan teman-teman sebayanya.
Dukungan Sekolah dan Komunitas
Kepala SMPN 1 Cigalontang, Hj. Suryakania, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasinya.
“Anak-anak terlihat aktif dan bahagia. Mereka belajar kebangsaan dengan cara yang dekat dengan kehidupan mereka sehari-hari. Semoga kegiatan ini bisa terus berlanjut dan memberi dampak positif lebih luas,” ungkap Suryakania.
Inspirasi bagi Aktivis Sosial
Langkah Kesbang Kab. Tasikmalaya menjadi contoh bahwa kreativitas dapat menghidupkan semangat nasionalisme. Pendekatan partisipatif ini bisa menjadi inspirasi bagi aktivis sosial untuk melibatkan generasi muda dalam kegiatan edukatif yang bermakna, mendorong rasa tanggung jawab sosial, dan membangun rasa cinta tanah air sejak dini.
Permainan kartu ini bukan sekadar hiburan. Ia menjadi media bagi anak-anak untuk memahami persatuan, belajar berkolaborasi, dan menumbuhkan patriotisme—bekal penting bagi masa depan bangsa.
(AA)




