Breaking News
light_mode
Beranda » Editorial » Belanja Internet “Siluman” di AMEL Kominfo Tasikmalaya

Belanja Internet “Siluman” di AMEL Kominfo Tasikmalaya

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Selasa, 16 Des 2025
  • visibility 15
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Redaksi Albadarpost menilai kekosongan data AMEL Kominfo Tasikmalaya melemahkan transparansi dan pengawasan uang publik.


Etalase Transparansi yang Sengaja Dikaburkan

albadarpost.com, EDITORIAL – Aplikasi Monitoring-Evaluasi Lokal atau AMEL dirancang sebagai etalase transparansi pengadaan barang dan jasa negara. Di dalamnya, publik seharusnya dapat melihat siapa membeli apa, dari siapa, dengan nilai berapa. Namun pada belanja internet Dinas Kominfo Kota Tasikmalaya, etalase itu justru tampak ditutup separuh.

Selama empat tahun berturut-turut, kolom Nama Penyedia dan NPWP Penyedia pada belanja internet di data AMEL dibiarkan kosong. Ini bukan sekadar persoalan administrasi. Ini menyentuh inti hak publik untuk mengetahui ke mana uang negara mengalir.


Fakta Dasar: Kekosongan yang Berulang

Penelusuran terhadap data AMEL menunjukkan pola yang konsisten. Dari tahun anggaran 2022 hingga 2025, belanja internet Kominfo Kota Tasikmalaya selalu muncul tanpa identitas penyedia. Tidak ada nama perusahaan. Tidak ada NPWP. Tidak ada jejak yang bisa ditelusuri publik.

Yang membuatnya kian janggal, pada saat yang sama, belanja jaringan intranet di dinas yang sama justru tercatat lengkap. Nama penyedia muncul jelas. NPWP tercantum. Bahkan satu perusahaan, PT Trans Indonesia Superkoridor, muncul berulang dalam beberapa tahun.

Fakta ini penting: sistem AMEL bekerja. Kolom identitas penyedia bisa diisi dan memang diisi—asal untuk belanja tertentu. Artinya, kekosongan pada belanja internet bukan keterbatasan sistem, melainkan pilihan pengisian data.


Analisis Redaksi: Transparansi yang Dipilih Setengah

Dalam tata kelola modern, identitas penyedia bukan pelengkap. Ia fondasi akuntabilitas. Tanpa nama penyedia di data AMEL, publik tidak bisa menilai rekam jejak perusahaan. Tanpa NPWP, publik tidak bisa menelusuri afiliasi, kepemilikan, atau potensi konflik kepentingan.

Data kosong di AMEL Kominfo Kota Tasikmalaya

Kekosongan ini juga tidak bisa dimaafkan sebagai kelalaian sesaat. Empat tahun berturut-turut adalah pola. Dan pola dalam kebijakan publik hampir selalu mencerminkan desain, bukan kecelakaan.

Pertanyaan kuncinya sederhana: mengapa identitas penyedia internet perlu disembunyikan? Apakah penyedianya selalu sama? Apakah ada relasi tertentu yang jika dibuka akan memicu pertanyaan lanjutan? Ataukah ini sekadar praktik lama yang dibiarkan karena tidak pernah dipersoalkan?

Baca juga: Anggaran Jaringan Kominfo Tasikmalaya Menyisakan Tanda Tanya

Redaksi tidak menuduh. Tetapi redaksi menegaskan: dalam pengelolaan uang publik, pertanyaan yang tidak dijawab jauh lebih berbahaya daripada tuduhan yang salah.


Konteks Historis dan Perbandingan

AMEL dikembangkan LKPP justru untuk mencegah praktik gelap pengadaan yang dulu marak terjadi di balik dokumen internal. Di banyak daerah, aplikasi ini dipakai sebagai alat kontrol sosial. Media, LSM, hingga warga bisa ikut mengawasi.

Di daerah lain di Jawa Barat, identitas penyedia belanja internet lazim ditampilkan terbuka. Tidak ada alasan teknis untuk menyembunyikannya. Justru belanja bernilai besar selalu menjadi prioritas keterbukaan.

Dalam konteks ini, praktik Kominfo Kota Tasikmalaya terlihat menyimpang. Bukan karena melanggar aturan secara eksplisit, melainkan karena mengosongkan semangat transparansi yang menjadi roh AMEL itu sendiri.


Sikap Redaksi: Hak Publik Tidak Boleh Dikebiri

Albadarpost berpihak pada prinsip dasar: uang publik harus bisa ditelusuri publik. Jika belanja internet nilainya miliaran rupiah setiap tahun, maka keterbukaannya harus berlipat, bukan dipangkas.

Kami mendorong Inspektorat Daerah, LKPP, dan aparat pengawas untuk tidak berhenti pada kepatuhan formal, tetapi menilai kualitas transparansi. Mengisi aplikasi secara setengah-setengah adalah bentuk pengabaian terhadap akuntabilitas.

Jika memang tidak ada yang perlu disembunyikan, maka membuka data AMEL seharusnya tidak menjadi masalah.


Reflektif

Dalam tata kelola anggaran publik, bahaya terbesar bukan teriakan yang gaduh, melainkan kesunyian yang dipelihara. Kekosongan data yang dibiarkan berulang bukan sekadar kelalaian. Ia adalah keputusan.

Dan setiap keputusan dalam keuangan negara, pada akhirnya, akan dimintai pertanggungjawaban di dunia dan di akhirat. (Ds)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rincian pembagian Dana Desa 2026 sebesar Rp 60,57 triliun sesuai PMK Nomor 7 Tahun 2025.

    Dana Desa 2026 Resmi Rp 60,57 Triliun, Ini Skemanya

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 10
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Pemerintah memastikan Dana Desa 2026 mencapai Rp 60,57 triliun untuk Tahun Anggaran 2026. Kebijakan anggaran desa 2026 atau pagu dana desa nasional tersebut menjadi salah satu instrumen utama dalam memperkuat pembangunan berbasis desa. Melalui Peraturan Menteri Keuangan Nomor 7 Tahun 2025, pemerintah menetapkan tata kelola, skema pembagian, serta prioritas penggunaan Dana […]

  • Ilustrasi penipuan emas dengan pelaku menyerahkan barang berharga dalam transaksi mencurigakan di area perkotaan

    Geger! Wanita Singapura Rugi 8,6 Kg Emas Akibat Penipuan Canggih

    • calendar_month Minggu, 22 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 15
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Kasus penipuan emas kembali menghebohkan publik setelah seorang wanita di Singapura kehilangan 8,6 kilogram emas akibat modus penipuan yang sangat rapi. Penipuan emas ini, yang juga dikenal sebagai scam penyamaran pejabat atau penipuan aset, menunjukkan bagaimana pelaku memanfaatkan rasa takut korban untuk melancarkan aksinya. Peristiwa ini bermula ketika korban menerima panggilan […]

  • perdagangan orang

    Polres Garut Bongkar Perdagangan Orang di Bali

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Polres Garut ungkap perdagangan orang di Bali melalui penyamaran polwan. 20 korban berhasil diselamatkan. albadarpost.com, LENSA – Pengungkapan jaringan perdagangan orang yang melibatkan warga Garut terjadi awal 2018. Dua polwan Polres Garut, Brigadir Popy Puspasari dan Bripda Fitria, menyamar sebagai pekerja seks komersial untuk menelusuri modus perekrutan korban yang berujung eksploitasi di Bali. Penindakan ini […]

  • Meja Iftar Timur Tengah paling mewah dengan dekorasi emas, lampu gantung kristal, dan hidangan khas Arab premium.

    Meja Iftar Timur Tengah Paling Mewah dan Menggoda

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 14
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Meja Iftar Timur Tengah Paling Mewah selalu menarik perhatian setiap Ramadhan tiba. Tradisi berbuka puasa di kawasan Arab ini tidak hanya menonjolkan cita rasa, tetapi juga menghadirkan kemegahan yang memikat. Bahkan, meja iftar mewah kerap menjadi simbol keramahan, status sosial, dan penghormatan terhadap tamu. Di berbagai negara seperti Uni Emirat Arab, […]

  • peacekeeper Indonesia Lebanon

    Duka di Lebanon! Prajurit Indonesia Tewas Saat Misi Perdamaian UNIFIL

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 18
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Kabar duka datang dari misi perdamaian dunia. Peacekeeper (Pasukan Penjaga Perdamaian) Indonesia Lebanon menjadi sorotan setelah satu prajurit gugur akibat serangan proyektil di wilayah konflik. Insiden ini kembali menegaskan tingginya risiko yang dihadapi pasukan penjaga perdamaian Indonesia di Lebanon, terutama di tengah memanasnya konflik Israel dan Hezbollah. Selain itu, tragedi ini […]

  • Pelabuhan dan kawasan wisata Singapura ramai wisatawan internasional sebagai dampak target 18 juta pelawat pada 2026

    Singapura Tancap Gas Menuju Target Wisata 2026

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 14
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Singapura kembali menunjukkan ambisinya sebagai magnet wisata global. Negeri kota itu secara terbuka membidik 17 hingga 18 juta wisatawan internasional pada 2026, dengan proyeksi pendapatan pariwisata mencapai S$31–32,5 miliar. Target ini tidak lahir dari optimisme kosong. Sebaliknya, ia bertumpu pada data, tren, dan strategi yang terukur. Dalam tiga kuartal pertama 2025 […]

expand_less