Berita Daerah

Rajapolah–Pirusa, Strategi Transportasi Baru Tasikmalaya

albadarpost.com, BERITA DAERAH Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya terus mendorong penguatan sektor transportasi sebagai fondasi pertumbuhan ekonomi jangka panjang. Salah satu langkah strategis yang kini menguat adalah reaktivasi stasiun dan pengembangan perkeretaapian Kabupaten Tasikmalaya, yang mulai mendapat dukungan serius dari pemerintah pusat.

Komitmen tersebut tampak dalam kunjungan kerja Wakil Ketua DPR RI bersama Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan RI ke Stasiun Kereta Api Rajapolah, Jumat (6/2/2026). Bupati Tasikmalaya H. Cecep Nurul Yakin dan Wakil Bupati H. Asep Sopari Al-Ayubi menyambut langsung agenda tersebut sebagai momentum penting pembangunan daerah.

Kunjungan ini tidak sekadar bersifat seremonial. Pemerintah pusat dan daerah membahas secara langsung pengembangan fungsi Stasiun Rajapolah serta rencana reaktivasi Stasiun Pirusa, yang selama ini belum beroperasi optimal. Dua stasiun ini diproyeksikan menjadi simpul baru mobilitas orang dan barang di wilayah selatan Jawa Barat.

Perkeretaapian sebagai Pilar Ekonomi Daerah

Bupati Cecep menegaskan bahwa pengembangan transportasi telah menjadi prioritas utama dalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Tasikmalaya Tahun 2024–2044. Pemerintah daerah menempatkan sektor perkeretaapian sebagai instrumen strategis untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi lokal.

Baca juga: Fabiayyi Ala Irobbikuma Tukadziban: Teguran Langit yang Terus Menggema

Menurutnya, kehadiran sistem transportasi kereta api yang efektif mampu menurunkan biaya logistik secara signifikan. Selain itu, akses pasar bagi produk lokal juga akan semakin terbuka, terutama bagi pelaku UMKM dan sektor pertanian yang menjadi tulang punggung ekonomi Tasikmalaya.

Lebih jauh, penguatan perkeretaapian Kabupaten Tasikmalaya diharapkan mendorong konektivitas antarwilayah, memperlancar distribusi hasil produksi, serta meningkatkan daya saing daerah di tingkat regional maupun nasional. Oleh karena itu, pemerintah daerah memandang reaktivasi Stasiun Pirusa dan pengembangan Stasiun Rajapolah sebagai investasi jangka panjang, bukan sekadar proyek fisik.

Rajapolah dan Pirusa, Simpul Transportasi Masa Depan

Stasiun Rajapolah memiliki posisi strategis karena berada di jalur penting perlintasan ekonomi masyarakat. Dengan pengembangan fungsi yang tepat, stasiun ini berpotensi menjadi pusat aktivitas logistik, perdagangan, dan mobilitas harian warga.

Sementara itu, reaktivasi Stasiun Pirusa membuka peluang pemerataan pembangunan di wilayah sekitar. Pemerintah daerah melihat potensi besar wilayah hinterland yang selama ini belum terhubung secara optimal dengan jaringan transportasi massal.

Melalui kolaborasi lintas sektor, pemerintah pusat, DPR RI, BUMN perkeretaapian, dan pemerintah daerah menyusun langkah bertahap agar rencana ini berjalan berkelanjutan. Sinkronisasi kebijakan menjadi kunci agar pembangunan perkeretaapian tidak berhenti pada tahap perencanaan.

Sinergi Pusat dan Daerah Jadi Kunci

Bupati Cecep menyampaikan harapan besar agar kunjungan kerja ini menghasilkan dukungan konkret, baik dalam bentuk kebijakan maupun penganggaran. Ia menilai sinergi antara pemerintah pusat dan daerah sebagai faktor penentu keberhasilan pembangunan sektor perkeretaapian.

Baca juga: Muktamar NU ke-35 Jadi Titik Balik Kepemimpinan Baru

Selain itu, keterlibatan DPR RI memberi kekuatan politik yang signifikan untuk mengawal program strategis daerah. Dengan dukungan tersebut, Tasikmalaya berpeluang mempercepat realisasi proyek transportasi yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

Ke depan, pemerintah Kabupaten Tasikmalaya berkomitmen menjaga konsistensi arah pembangunan transportasi. Pengembangan perkeretaapian tidak hanya menjawab kebutuhan hari ini, tetapi juga mempersiapkan daerah menghadapi tantangan ekonomi masa depan.

Melalui reaktivasi stasiun dan penguatan sistem perkeretaapian Kabupaten Tasikmalaya, daerah ini menatap babak baru pembangunan. Transportasi bukan lagi sekadar sarana, melainkan motor penggerak ekonomi yang membawa Tasikmalaya melaju lebih cepat dan berdaya saing. (GZ)


Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button