Berita Nasional

Statistik & Rekam Jejak Maarten Paes

albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Maarten Vincent Paes menjadi salah satu kiper paling menarik di kancah sepak bola Indonesia dan internasional. Lahir di Nijmegen, Belanda, pada 14 Mei 1998, Paes mengawali karier profesionalnya di Eropa sebelum tampil impresif di Amerika Serikat bersama FC Dallas.

Menurut data resmi kariernya, Paes telah tampil 176 kali di level klub dari berbagai kompetisi internasional hingga pertengahan 2025, termasuk Eredivisie Belanda dan Major League Soccer (MLS) di Amerika Serikat – dengan jumlah pertandingan mencakup 18 laga di Jong Utrecht, 44 di Utrecht, dan 114 di FC Dallas.

Statistik Kiper: Penyelamatan, Clean Sheet, dan Catatan Season MLS

Saat menjadi kiper utama FC Dallas di MLS, Paes menunjukkan tingkat penyelamatan yang tinggi dan konsisten. Pada musim 2024, misalnya, ia tercatat melakukan 118 penyelamatan dan meraih gelar Save of the Year di MLS.

Baca juga: APBN 2026 Digugat Mahasiswa dan Guru Honorer

Selama memperkuat FC Dallas, statistik Paes juga meliputi:

  • 20 clean sheet yang menunjukkan performa stabil di bawah mistar gawang.
  • Persentase penyelamatan mencapai sekitar 73,7% pada satu musim penuh MLS.
  • Total penyelamatan karier mencapai puluhan kali per pertandingan penting, termasuk momen ketika ia hanya satu langkah di belakang performa kiper papan atas di kompetisi.

Catatan musim 2024 juga menunjukkan bahwa ia pernah mencatat lebih dari 102 saves serta 5 clean sheets, dengan beberapa pertandingan di mana ia melakukan lima atau lebih penyelamatan dalam satu laga.

Jejak Karier Klub: Dari Eredivisie ke MLS dan Laju ke Eropa Kembali

Karier klub Paes dimulai di Belanda bersama NEC Nijmegen, kemudian ia berlanjut di FC Utrecht dengan puluhan penampilan di Eredivisie. Setelah itu, ia pindah ke FC Dallas MLS pada 2022, awalnya sebagai pemain pinjaman dan kemudian dipermanenkan.

Statistik dan rekam jejak Maarten Paes.

Berkat performanya bersama Dallas, Paes menarik minat klub besar Eropa. Pada Januari 2026, Ajax Amsterdam menyepakati transfer permanen untuk Paes dengan kontrak hingga Juni 2029 — sebuah tonggak besar dalam kariernya.

Performa Internasional: Dari Belanda Muda ke Timnas Indonesia

Sebelum memilih Indonesia, Paes sempat membela beberapa tim nasional Belanda di level junior (U-19, U-20, dan U-21). Namun, setelah resmi menjadi WNI pada 2024 berkat silsilah neneknya yang lahir di Indonesia, Paes memilih membela Timnas Indonesia senior.

Debutnya bersama Garuda dimulai pada window FIFA di 2024, dan hingga Oktober 2025, ia telah mengumpulkan 10 caps atau penampilan internasional. Penampilannya termasuk penyelematan penting yang membantu tim mendapatkan poin di luar negeri dan di kandang sendiri dalam kualifikasi Piala Dunia.

Momen Statistik Menonjol di MLS dan Internasional

Beberapa statistik spesifik yang menunjukkan kekuatan Paes di level klub dan internasional:

  • Paes pernah mencatat 9 penyelamatan dalam satu pertandingan MLS pada Juni 2024, menandai performa puncaknya.
  • Ia mendapatkan beberapa kali penghargaan Team of the Matchday di MLS yang mencerminkan performa dominan sepanjang musim.
  • Di level internasional, Paes berada dalam jajaran kiper inti Timnas Indonesia di sejumlah laga kualifikasi yang kompetitif.

Analisis statistik ini menunjukkan bahwa Paes bukan hanya kiper solid secara teknis, tetapi juga memiliki mental kompetitif yang kuat — faktor penting bagi penjaga gawang yang bermain di Liga top seperti Eredivisie.

Baca juga: Maarten Paes Gabung Ajax hingga 2029, Sejarah Baru Kiper Timnas

Statistik yang Menjadi Bukti Kualitas

Statistik statistik Maarten Paes menggambarkan perjalanan karier yang gradual namun konsisten. Dari Eredivisie hingga MLS dan kini ke Ajax, catatan penyelamatan tinggi, clean sheet signifikan, dan keterlibatan reguler di tim utama menempatkannya di level yang patut diapresiasi oleh suporter Indonesia.

Tidak hanya sebagai bagian sejarah Maarten Paes kontrak 2029 dengan Ajax, statistik yang ia miliki memberikan gambaran jelas bahwa ia siap menjadi figur penting bagi klub Eropa dan tim nasional Indonesia di masa mendatang. (GZ)


Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button